Sambil Menahan Tangis, Ananda Badudu Ungkap Mahasiswa yang Ditangkap Tak Diperlakukan Secara Etis - Jurnalmuslim.com

Advertisement

Sambil Menahan Tangis, Ananda Badudu Ungkap Mahasiswa yang Ditangkap Tak Diperlakukan Secara Etis

Kamis, 03 Oktober 2019
Sambil Menahan Tangis, Ananda Badudu Ungkap Mahasiswa yang Ditangkap Tak Diperlakukan Secara Etis

Jurnalmuslim.com - Aktivis yang memprakarsai penggalangan dana untuk aksi demo mahasiswa, Ananda Badudu akhirnya bisa menghirup udara bebas pada Jumat (27/9/2019).

Ananda keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat (27/9/2019) pukul 10.17 WIB.

Nama Ananda Badudu mulai ramai diperbincangkan setelah ikut aktif dalam penggalangan dana untuk demo Mahasiswa di Senayan.

Dilansir dari Kompas.com polisi mengatakan musisi Ananda Badudu mentransfer uang senilai Rp10 juta kepada mahasiswa yang menggelar aksi demo di Senayan, Jakarta Pusat.

"Awalnya ada massa demo yang dijadikan tersangka karena melawan petugas.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mendapat transfer (uang) Rp 10 juta dari saksi (Ananda Badudu)," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dikutip dari Kompas pada Jumat (27/9/2019).

Argo memastikan Ananda hanya dimintai klarifikasi sebagai saksi terkait aliran dana itu saat dia diperiksa polisi Jumat pagi.

Pada pukul 10.17 Ananda kemudian dibebaskan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Ananda menyebutkan jika dirinya tergolong beruntung bisa dibebaskan sebab dirinya adalah segelintir orang yang bisa mendapat jaminan hukum.

"Saya salah satu orang yang beruntung punya privilege untuk bisa segera dibebaskan.

Tapi di dalam saya lihat banyak sekali mahasiswa yang diproses tanpa pendampingam, diproses dengan cara-cara tidak etis.

Mereka butuh pertolongan lebih dari saya," ujar Ananda sambil menahan tangis.

Dilansir dari Tribunnews.com Ananda menyampaikan hal apa yang ia dapati di dalam kantor polisi itu.

Dalam ceritanya ia merasa jika mahasiswa yang ditangkap diproses secara tidak etis.

"Di dalam sana, saya lihat banyak sekali mahasiswa yang diproses tanpa pendampingan, mereka diproses dengan cara-cara tidak etis" ucap Ananda dikutip dari Tribunnews.com.

Musisi tersebut berharap akan ada uluran tangan untuk menolong para mahasiswa itu.


"Mereka butuh pertolongan lebih dari saya." ungkapnya.

Sebelumnya telah ada satu aktivis yang juga ditangkap oleh pihak kepolisian, yakni Dandhy Dwi Laksono.

Dandhy sendiri telah dibebaskan namun dengan status sebagai tersangka.

Penangkapan dua aktivis ini sontak ramai diperbincangkan di media sosial Twitter.

Tagar #BebaskanAnandaBadudu dan #BebaskanDandhy menjadi bentuk dukungan warganet pada kasus kedua aktivis ini.

Ananda dibawa oleh pihak polisi untuk dimintai keterangan pada Jumat (27/9/2019) pagi.

Dalam Twitternya @anandabadudu, ia mengabarkan bahwa dirinya telah 'dijemput' oleh pihak aparat.

"Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa," cuitnya. hype.grid.id

loading...