Penanganan Corona, Veronica Koman: Anies-FX Rudyatmo Lebih Baik dari Jokowi - Jurnalmuslim.com

Advertisement

Penanganan Corona, Veronica Koman: Anies-FX Rudyatmo Lebih Baik dari Jokowi

Selasa, 17 Maret 2020
Penanganan Corona, Veronica Koman: Anies-FX Rudyatmo Lebih Baik dari Jokowi

Jurnalmuslim.com - Aktivis dan pengacara HAM Veronica Koman memberikan apresiasi pada Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Veronica Koman bahkan menganggap kerja dua kepala daerah itu lebih baik daripada langkah Presiden Jokowi dalam menangani corona.

"Gubernur Jakarta dan Wali Kota Solo dalam menangani krisis Covid-19 lebih baik daripada Presiden Indonesia sejauh ini" seperti dikutip dari cuitannya.

Cuitan Veronica Koman yang diunggah pada Sabtu (14/3/2020) itu mendapatkan berbagai respon warganet, seperti:

"Setuju dengan statement ini," komentar akun @lowlife_anon.

"Sebagai informasi, presiden adalah mantan Gubernur Jakarta dan mantan Wali Kota Solo, betapa kebetulannya," sahut akun @rhezanpp_

Langkah Solo dan Jakarta

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat yang digelar pada Jumat (13/3/2020) malam di Loji Gandrung.

Dalam keputusan yang ditetapkan, semua kegiatan keramaian dan sekolah yang ada di wilayah tersebut dihentikan atau diliburkan hingga 14 hari mendatang.

Untuk diketahui, sebelumnya Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo telah menyatakan semua kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan. Kebijakan tersebut pun bisa diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi.

"Untuk jenjang SMA tetap masuk karena sedang ada ujian," kata Rudy seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Jumat (13/3/2020).

Selain meliburkan sekolah, pihaknya juga menunda sejumlah agenda yang digelar dalam waktu dekat.

Selain Solo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengambil tindakan pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19. Anies Baswedan menegaskan meminta seluruh pihak sekolah meliburkan anak didiknya selama dua pekan mulai Senin (16/3), besok.

Penghentian kegiatan belajar mengajar itu dihentikan guna mengantisipasi penyebaran virus corona alias COVID-19 di Jakarta. suara.com

loading...