Muadzin Masjid London yang Ditusuk Sudah Maafkan Pelaku - Jurnalmuslim.com

Advertisement

Muadzin Masjid London yang Ditusuk Sudah Maafkan Pelaku

Jumat, 28 Februari 2020
Muadzin Masjid London yang Ditusuk Sudah Maafkan Pelaku

Muadzin Masjid London Raafat Maglad ditusuk pria tak dikenal ketika sedang shalat, pada Kamis (20/2) siang waktu setempat. Belum diketahui motif penusukan itu namun Raafat telah memaafkan orang yang menganiayanya itu. 

"Seorang pria yang ditusuk dalam masjid pusat London saat shalat. Dia (Raafat) mengatakan telah mengampuni penyerangnya," kata Raafat kepada BBC, Jumat (21/2).

Pria berusia 70 ini langsung dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan karena mendapat luka tusukan di lehernya setelah mendapat serangan.

Raafat kembali ke masjid dekat taman Regent untuk shalat Jumat. Saat ditemui media Raafat mengatakan tidak membenci penyerangnya akan tetapi merasa kasihan terhadap penyerangnya.

Dilaporkan pascapenikaman terhadap Raafat, jamaah masjid London langsung ramai-ramai menangkap seorang pria 29 tahun. Peria itu ditangkap atas tuduhan percobaan pembunuhan tetap dalam tahanan polisi. "Dia ditangkap jamaah setelah selesai doa sebelum para petugas tiba," tulis BBC.

Kepada BBC Raafat menceritakan, ketika itu dia merasa ada seseorang mendekat dan memukulkan benda tajam dari belakang. Setelah itu terasa darah mengalir di lehernya dan semua terjadi secara tiba-tiba.

"Setelah itu Aku hanya merasa darah mengalir dari leher saya dan hanya itu, mereka bergegas membawa saya ke rumah sakit. Semuanya terjadi tiba-tiba," katanya.

Ketika ditanya mengapa kembali ke Masjid Pusat London begitu cepat setelah serangan, Raafat mengatakan sangat penting baginya sebagai seorang Muslim untuk menghadiri shalat Jumat.

"Jika aku melewatkannya, aku hanya melewatkan sesuatu yang sangat penting. Hal ini sangat penting bagi kita sebagai Muslim," katanya.

Wali Kota Londo, Sadiq Khan, saat mengikuti shalat Jumat di Masjid London mengatakan, pihakya tidak memperlakukan serangan itu terkait terorisme Namun, dia tetap meminta jamaah tetap waspada. khazanah.republika.co.id

loading...