$type=grid$meta=0$readmmore=0$snippet=0$count=4$hide=mobile$show=home

$type=ticker$meta=0$readmore=0$snippet=0$columns=4$hide=mobile$show=home

Tentang Rasa Yang Harusnya Sirna (Sebuah Kisah Nyata)

Jurnalmuslim.com - Farid. 16 tahun. Saat ini ia duduk di bangku kelas tiga SMA. Tidak jauh berbeda dengan siswa lainnya, ia sibuk mempersiapkan ujian nasional yang sudah di depan mata. Ia dikenal sebagai pemuda pendiam. Meskipun begitu dia sangat mudah bergaul. Pribadinya yang menyenangkan membuat dia dikenal banyak orang.

illlustrasi, pasangan pasutri dalam islam

Farid bukanlah siswa yang langganan juara. Prestasi terbaiknya hanya peringkat ke 5 di kelas 2. Itupun hanya sekali. Sisanya ia hanya bertengger di peringkat 8 sampai 12. Meskipun pendiam dia tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Kesukaannya terhadap Sarah sering menjadi bulan-bulanan bagi teman-temannya. Semua bermula ketika Imam memancingnya untuk bercerita tentang perempuan yang ia sukai. Sarah. Ia bercerita kalau keanggunan sikap gadis itu yang membuat ia suka. Keindahan sosoknya. Kecerdasannya. Semua terasa begitu memesona. Mereka bercerita panjang lebar hingga azan ashar menghentikan mereka berdua. Awalnya Imam berjanji untuk menjaga rahasia hatinya itu hanya berdua saja. Tapi entah kenapa sekarang hampir satu sekolah mengetahuinya.

Kabar itu pun terdengar di telinga sarah. Namun ia hanya menanggapinya dengan sikap dingin. Farid hanyalah satu dari sekian banyak laki-laki yang menyukainya. Jika ia adalah sebuah pilihan, mungkin akan menjadi pilihan kesekian di mata Sarah. Farid pun sadar. Siapalah dirinya. Sarah yang selalu juara umum, mungkin akan menyukai yang setidaknya bisa menyainginya. Ia yang berparas cantik, sangat mungkin memilih yang setidaknya selevel dengan dirinya. Menyadari itu Farid menahan hatinya hanya untuk sekedar berniat meminang gadis yang menjadi cinta pertamanya itu kelak.

*****

Waktu berlalu. Baju seragam yang dulu putih abu-abu kini sudah tidak karuan. Rambut panjang yang dahulu dilarang kini sudah dibebaskan. Inilah dunia kuliah. Dunia yang sedang ditapaki Farid dan kawan-kawannya. Sedikit berbeda dengan ketika ia masih di SMA, di kampus ia sering menghadiri kajian-kajian islam. Banyak ilmu yang ia dapatkan. Tentang aqidah, adab, akhlak, dan masih banyak lagi lainnya. Ia amat suka mendalami itu semua sebagai bekal hidupnya.

Tentang jodoh... Farid sudah mendapatkan yang ia inginkan. Bukan Sarah. Gadis yang ia nikahi adalah saudara teman sepengajiannya di kampus. Laili namanya. Kebetulan mereka berdua berada di kampus yang sama. Namun beda fakultas. Farid fakultas teknik, sedangkan Laili fakultas kedokteran. Farid yang kini tinggal menyelesaikan skripsinya itu berjibaku menghidupi keluarga kecilnya dengan berjualan online. Apapun ia jual asalkan untung.

Hidup terasa bahagia untuknya dan Laili. Meski pas-pasan tak ada keluhan di mata istrinya. Laili tahu, Farid hanyalah mahasiswa yang kerja serabutan, belum mempunyai penghasilan yang tetap. Tapi hidup bersama suaminya sudah sangat membahagiakannya.

"Sa... sarah?" Tiba-tiba ia berjumpa dengan teman lamanya dulu semasa SMA di sebuah cafe di pinggir kota.

Farid tak menyangka akan berjumpa Sarah di tempat itu. Yang ia tahu gadis itu telah menyelesaikan kuliahnya dua tahun lalu dan menikah dengan seorang dosen muda di kampus tempat ia kuliah di kota seberang dan menetap disana.

"Hei... ada apa?" Matanya yang sembab membuat Farid tidak tega meninggalkannya begitu saja.

Mereka pun duduk di satu meja kecil di dekat jendela. Sampai kopi yang ada di meja itu dingin Sarah pun belum membuka mulutnya. Farid sedikit terkejut dengan penampilan Sarah. Meskipun pendek Sarah sudah berjilbab. Tapi soal bawahan tidak jauh berbeda dengan pakaiannya dahulu. Sedikit ketat.

"Apa yang terjadi sarah? Cerita... biar kita selesaikan sama-sama." Tanya Farid yang tak sabar menunggu.

Perempuan itu sedikit demi sedikit membuka mulutnya. Ia bercerita kalau ia baru saja bercerai dengan suaminya. Masalah rumah tangga yang tidak kunjung usai membuat keduanya memutuskan untuk berpisah. Namun Sarah masih belum mampu menerima status janda yang melekat padanya diusia yang masih teramat senja.

Curhatan-curhatan itu berlanjut di alam maya. Chat demi chat bersahut-sahutan di antara mereka berdua. Farid dengan sabar membalas satu persatu curhatan Sarah. Dan terjadilah pertemuan kedua.

"Kau mencintaiku kan Rid?"

Sontak dada Farid terguncang. Ingatan masa lalu yang hampir ia lupa kini seolah dihadirkan kembali di hadapannya. Angan-angan untuk memiliki Sarah yang dulu amat memenuhi hatinya yang terpaksa ia buang kini bagai bunga di musim semi yang semakin mekar.

"A... aku sudah menikah Sarah." Ia menyesali kata-kata yang ia nanti-nantikan dahulu itu kini muncul di saat yang tidak tepat. Di saat ia sudah menikahi perempuan lain.

"Aku tak masalah Farid kau poligami."

Setelah beberapa pembicaraan kecil, mereka pun pulang. Farid melangkahkan kakinya ke rumah bagai membawa beban berat... sangat berat. Saking tak kuatnya ia pun langsung tidur tanpa banyak berbicara dengan istrinya, Laili.

"Mas... mas... bangun mas..." ujar Laili sambil menggerak-gerakkan badan Farid.

"Apa sih..!!!" Balas Farid agak kasar.

Laili kaget melihat tingkah suaminya itu yang tidak seperti biasa. "Waktu magribnya sudah hampir habis..."

"Astagfirullah... kenapa tidak dibangunkan dari tadi..."

"Aku lihat mas Farid tadi kayaknya lelah sekali..."

Tanpa menggubris penjelasan istrinya Farid langsung ke kamar mandi. Laili bingung dengan sikap suaminya. Ada apa? Ia berharap keanehan ini akan hilang di kemudian hari. Tapi harapan itu tidak berbuah nyata. Hari berganti hari membuatnya berkesimpulan, "Suamiku sudah berubah..." beberapa kali ia menyakan perihal perubahan sikap Farid hanya dibalas dengan ucapan, "Tidak ada apa-apa..."

Laili mencari tahu. Ia tak ingin hidup keluarganya seperti ini terus. Ketika suaminya tidur, ia membuka hp suaminya, berharap ada penjelasan yang ia dapatkan atas rentetan kejadian yang menimpanya.

*****

"Mana makanannya kok nggak ada?" Tanya Farid dengan nada tinggi.

Laili duduk termenung di ruang tamu kecil di kontrakan mereka.

"Mas... mas bilang kalau mau menikah lagi mas... jangan perlakukan aku seperti ini..." ujar Laili sambil menahan tangisnya.

Farid hanya diam. Ia menduga bahwa istrinya itu sudah membuka chay Sarah yang menanyakan kejelasan Farid atas permintaan menikahinya.

"Aku tak kuat mas... aku ingin keluarga kita seperti dulu... penuh dengan keceriaan."

"Aku rela mas poligami, asal mas jangan perlakukan aku seperti ini. Aku ini perempuan mas." Ujar Laili sesenggukan.

Melihatnya Farid tak tega. Ia mulai menyadari betapa sikapnya sudah menyakiti istrinya begitu dalam. Sedangkan perasaannya terhadap Sarah, sudah berhari-hari ia lawan namun berhari-hari pula ia bertambah kuat.

"Aku tak bisa poligami Laili... aku tak sanggup..."

"Kalau begitu... mas ceraikan saja aku." Kata Laili dengan sedikit mengancam.

Mereka pun bercerai. Farid sangat menyayangkan perceraian itu. Namun ia tak mampu menahan hatinya. Kemelut di hatinya seperti perang yang tiada akhir. Beberapa bulan setelahnya Farid akhirnya menikahi Sarah. Gadis yang ia impi-impikan sejak dulu. Perempuan yang selalu mengisi angan-angannya sampai ia menikahi Laili. Bahkan setelah pernikahannya dengan Laili angan-angan itu tidak sirna. Ia hanya tertidur sampai sesuatu membangunkannya. Namun, indahnya angan tidak selalu mengindahkan kenyataan. Kehidupan Sarah yang sangat berbeda dengan Laili membuatnya kaget. Tidak ada teh hangat di pagi hari. Tidak ada makanan di meja makan. Tidak ada yang mau mencuci baju baju kotor. Semua diantar ke tempat laundry. Kehidupan mereka yang tidak satu arah membuat banyak konflik. Gaya hidup Sarah yang boros membuat Farid tak sanggup menabung. Agama yang belum tertata membuatnya merasa bebas jalan dengan teman-temannya di luar. Tanpa seizin suaminya. Bahkan ngobrol dengan laki-laki terasa tanpa ada yang membatasi. Melihat kondisi yang semakin lama semakin tidak baik ini ia rindu dengan Laili yang ia ceraikan dahulu. Tak lama Farid dan Sarah pun bercerai setelah pertengkaran hebat yang merupakan bom waktu dari rentetan pertengkaran kecil tempo hari. Kini ia menyesali... menyesali kebodohan-kebodohannya. Disaat ia datang kembali ke hadapan Laili... pintu hatinya sudah tertutup rapat.

(Diceritakan ulang dan sedikit dimodifikasi dari novel 'Prahara Cinta' karya ustadz Abu Umar)

*****

Ulama sudah sepakat... berbicara dengan lawan jenis hanyalah pada tingkatan 'jika perlu' saja. Fitnah... kerusakan... perpecahan seperti yang terjadi dicerita ini mungkin bukan satu dua kali terjadi. Maka hendaklah kita berhati-hati dalam berhubungan dengan lawan jenis.

Taubatilah semua kejahilan-kejahilan yang dahulu kita lakukan. Yang kita tidak tahu ilmunya sehingga kita melakukannya. Ngobrol ngalor ngidul dengan perempuan, chatingan, jalan bareng, ketawa-ketiwi, hingga pacaran. Taubatilah semua... sehingga tidak ada yang bersisa di hati kita kecuali penyesalan... penyesalan telah melanggar batasan-batasan yang sudah Allah tetapkan... dan rasa tak ingin melakukan perbuatan-perbuatan semacam itu lagi. Hingga ketika sosok itu hadir kembali, tidak ada yang datang dihatimu kecuali pertolongan-pertolongan Allah.

****
Di tengah rintik hujan di kota Tanjungpinang

Source:  Facebook Bima Sanjaya

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

Nama

''1a,10,'Umdatul Ahkam,52,25 november,2,4 november,34,aa gym,15,aadc2,1,abu bakar ashidiq,1,aceh,14,Adab,8,ade armando,16,ade komaruddin,2,adik ahok,2,administrasi,5,adsense,3,advertorial,2,afrika,2,aher,2,ahmad baidhowi,1,ahmad dhani,1,ahmad zainuddin,1,ahok,274,ahok djarot,1,ahok illuminati,1,ahokers,2,akhlak,8,akmal sjafril,1,aksi bela islam iii,2,Al Hikmah,1,al quran palsu,1,al umm,1,al-quran,14,Alex Naddour,3,ali bin abi thalib,1,ali jaber,3,aliansi pemuda makassar,1,aliran sesat,3,allepo,1,am fatwa,1,amerika,9,amien rais,8,amir faishol fath,1,an najah,12,anis baswedan,1,anis dan sandiaga,1,anton medan,2,april,1,Aqidah,97,aqidah syiah,14,arab saudi,4,archandra,2,ariana grande,1,arief rahman,1,arifin ilham,2,arik banyadhu,3,artikel ilmiah,5,Artikel Ramadhan,7,australlia,3,bab thoharoh,1,bachtiar nasir,7,backmasking,1,badai pasir arab saudi,1,balaraja,1,band,1,bandung,3,bangka belitung,2,bangkalan,1,bangladesh,1,banjar,1,banjarmasjin,1,bank,1,banten,1,banyuwangi,1,bareskrim,2,bashar asad,5,bawaslu,1,beasiswa,27,beasiswa iain antasari,1,beasiswa kuwait,2,beasiswa tahfidz,1,beasiswa turki,1,bedah buku syiah,1,bekal dakwah,25,bekam,4,bekasi,3,berita,14,bid'ah,13,bima arya,1,bina qalam,1,biografi,2,bireun,1,Bisnis Online,3,bitung,1,blog tutorial,49,bmh,7,bmh jatim,2,bmh lumajang,3,bnn,1,bnpt,2,bogor,4,bom saudi,2,bpi,1,bpjs,4,brebes,1,britney spears,1,brunei,1,buddha,1,budha,3,bukit duri,2,buku,1,buku gratis,1,Buletin,35,bungkul,1,buni yani,6,burhan shodiq,1,bus pendemo,1,buya hamka,2,buya yahya,4,cadar,1,cakung,2,cangkul,8,car free day,1,cba,1,Ceramah,5,charlie hebdo,1,china,20,cholil nafis,1,cholil ridwan,1,cilacap,1,cina,5,cire,1,colil ridhwan,1,cut nyak din,3,dahnil anzar,1,darul hijrah,1,dasrul,10,Data Kesesatan Syi'ah,15,dauroh,1,debat bahasa arab internasional mesir,1,demo tolak ahok,40,demonstrasi,2,densus 88,4,depok,1,didin hafidhuddin,2,dimas kanjeng,2,din syamsuddin,3,djarot,2,do'a,1,donald frans,1,donald trump,11,Download,5,dprd,2,dr miftah el banjari,1,dr zakir naik,3,Dr. Adian Husaini,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,3,dr. aidh al qarni,3,dr. warsito,2,dzulhijjah,1,emilia renita,3,erdogan,7,Esra Panese,1,facebook,1,fadel muhammad,1,fadl zon,5,fahira idris,1,fahri hamzah,4,fakta,3,fans celtic,1,farid okbah,1,fatih seferagic,1,Featured,4,felix siauw,12,ferihana,1,filipina,1,film,2,Fiqih,144,fiqih dakwah,20,fiqih haji,8,fiqih ihram,2,fiqih jenazah,11,fiqih jihad,5,fiqih jual beli,3,fiqih madzhab imam syaf'i,1,fiqih nikah,8,fiqih puasa,2,fiqih qurban,2,firanda andirja,1,florida,1,foto,7,Foto-Foto kesesatan Syi'ah,4,fpi,9,freddy budiman,2,gafatar,1,gajah,1,gallery,1,gambar,3,game online,1,game pes,1,garut,5,gatot nurmantyo,4,gaza,7,gerhana matahari,1,gerindra,2,golkar,3,gontor,1,google,1,gp anshor,2,gresik,1,guru,13,gus manan,1,gus sholah,1,habib rizieq,10,hacker,1,Hadits,17,hadyu,2,hafidz quran,2,haiti,1,halal.ad,3,ham,3,hamdan zoelva,1,hari pancasila,1,Harits Abu Ulya,1,hartoyo,6,harvard,1,hary tanoesoedibjo,7,headline,90,hidayat nur wahid,2,hidayatullah,1,hikmah,8,hmi,12,hollywood,1,home,4,hukum seputar ta'ziyah,2,husain syahid,1,husni thamrin,1,hut ri 71,2,ibadah,5,ibnu khaldun,1,ibu saeni,15,ical,1,idc,1,ihw,1,iklan,1,ilc 8 november,1,illuminati,3,Ilmu Faroidh,20,ilyas karim,1,imam masjid al aqsa,2,imamah,5,imunisasi,1,india,4,indonesia,650,indramayu,1,info kajian,1,inggris,2,inspiratif,1,intermezo,1,internasional,200,ipw,1,irak,1,iran,6,irena handono,2,irlandia,2,Islamophobia,2,islandia,1,israel,10,istanbul,1,istiqlal,1,istri ahok,1,istri gus dur,1,jabar,2,jack ma,1,jakarta,20,jakut,1,jamaah tabligh,1,janet jackson,1,jatim,5,jawa barat,2,jawa timur,2,Jayawijaya,2,Jeffry Winters,1,jember,1,jepang,4,jerman,4,jihad,1,jihad internasional,5,jil,8,jilbab,5,jk,11,jokowi,96,jokowi dan ahok,2,jonru,1,Kabar Muslim Burma 2012,3,kalimantan,4,kammi,3,kampung rambutan,1,kanada,1,Kapolda,1,kapolri,2,kapry nanda,1,karawang,1,kashmir,1,kasih,1,keluarga,4,Kemendag,1,kenan nabil,1,kereta cepat,1,kesehatan,3,KH Ali Mustafa Ya'qub,1,KH Hasyim Muzadi,1,khairul anwar,1,Khutbah jum'at,6,Kiamat,3,king abdul aziz,1,king saudi university,2,kiriman pembaca,7,kisah,11,kisah hikmah,5,kisah para nabi,6,kivlan zen,5,kiwil,1,knrp,1,koko,1,kolombia,1,komnas ham,1,komnas perempuan,1,kompas,7,kompastv,2,komunis,17,kopi jessica,1,korea utara,1,kotamabagu,1,kpai,1,kpk,3,kpu,1,kristen,6,kristenisasi,9,kristologi,25,ktp,1,kuba,1,kuburan,1,kuliner,1,kurma iran,2,kutab al fatih,1,kyai nur,2,labuhbatu,1,Lain-lain,8,lalu heru rojak,1,lampung,2,Laurence Rossignol,1,lbh paham,1,lenteng agung,1,lgbt,19,liberal,1,Liberalisme,6,Lieus sungkharisma,1,lipia,2,lira,1,lomba,1,lomba tahfidz,1,lombok,1,london,1,luar batang,1,lucky hakim,1,Lucu,5,luhut,1,ma'ruf amin,1,mabuk,1,madina,2,madrasah,1,madura,3,magelang,2,mahfud md,2,Makalah Menarik,96,Makalah Thoharoh,35,makassar,5,make money blog,12,malang,1,malaysia,3,manado,1,mark zuckberg,1,maroko,1,marwah daud,1,masjid nabawi,2,mataram,1,media mainstream,5,megawati,9,menag,3,menakjubkan,7,mendagri,8,mengerikan,4,menhan,4,merdeka,4,mesir,3,metrotv,9,miras,5,mizanul muslim,6,mnctv,1,ms kaban,1,muallaf,23,muda mudi,1,mudik 2016,1,muhammad ali,3,muhammad taufik,1,muhammadiyah,20,muharram,1,muhasabah,66,mui,21,mukjizat,6,mulyono,1,munarman,4,musa,6,musik,3,muslim uyghur,1,muslimah,12,Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,Mustholahul Hadits,1,Mustolahat Fil fiqh,30,myanmar,12,nabil,1,narkoba,3,nasi uduk babi,2,nasyiatul aisyiyah,1,natal,1,new york,4,nigeria,1,niken taradina,1,ntb,3,nu,10,nur tajib,1,nusairiyah,3,nusantara,2,nushairiyah,1,nushron wahid,26,oemar mita,14,oezil,1,olahraga,1,omran,2,opini,1,ozil,1,padang,2,Paham Sesat,22,pajak,1,pakistan,1,palestina,41,palu,1,pan,1,Panduan Ibadah Qurban,3,pangi syarwi chaniago,1,papua,2,paris,1,pasar ikan,2,patani,1,pbnu,3,pdip,2,pekerja asing,1,Pemerintah Indonesia,11,pendeta cabul,2,pendeta vatikan,1,pendidikan,14,penemu muslim,1,pengungsi suriah,6,penjaringan,3,perda islam,2,pers,1,pesantren,1,pilkada dki jakarta,3,pki,90,pks,1,Pluralisme,5,pokemon,28,polisi,6,politik,1,ponorogo,1,pontianak,1,pp muhammadiyah,2,ppp,2,prabowo,1,prancis,3,probolinggo,1,Prof DR Abdul Hadi,3,profil,4,proxy war,3,puisi,1,punk,1,purbalingga,2,purworejo,1,pwnu,2,qishash,2,rachmawati,3,reklamasi,3,retorika dakwah,26,revenuehits,2,riau,1,ridwan kamil,4,rio haryanto,1,risma,4,Riyadh Badr Bajrey,4,rizal ramli,1,rohingya,7,rokok,3,ronaldo,1,rudal jokowi,1,ruhut,4,rumah tangga,4,rusia,1,Sahabat,4,sahabat nabi,1,said aqil,11,sains,1,salafy indonesia,4,salibis,1,salim a. fillah,1,samarinda,1,sambudi,5,sampang,1,sandiago uno,1,santoso,1,santri,1,sayidiman suryohadiprojo,1,sby,9,sd cilegon,1,Sejarah,18,sekjen pbb,1,sekte dan aliran,5,Sekularisme,6,selandia,1,sepak bola,1,Shahnaz Laghari,1,shalawat badar,8,shalawat nabi,18,shared2earn,1,sidoarjo,1,simposium anti pki,4,siroh,16,siyono,4,skotlandia,2,sma,1,soekarno,1,solo,2,spanyol,1,spbu,1,sragen,2,stand up comedy,1,stevanus,2,stiba makassar,1,sudan,1,sukabumi,2,sukmawati,1,sulawesi,2,sumbar,2,sumedang,1,sumsel,1,sumut,2,surabaya,3,suriah,32,susanto,1,swedia,1,syafii maarif,8,syaikh sudais,1,Syarh 'Umdatul Ahkam,42,Syarh Matan Thawiyah,20,syariat islam,3,syarifah salsabila,1,Syiah,195,syiah mencela nabi muhammad,6,syiah mencela sahabat,22,syiah menghina muawiyah,4,syiah mengkafirkan aisyah,6,syiah mengkafirkan asyariyah,4,syiah mengkafirkan sahabat,1,syiah suriah,1,syiah takfiri,1,syirik,7,syubhat pengagung kubur,2,Syubhat Sejarah Rosululloh SAW,9,Tabi'in,12,Tabi'ut Tabi'in,13,Tafsir,4,tafsir al maidah,1,tahukah?,4,takbir keliling,2,tanjungbalai,15,tawasul,4,Tax Amnesty,1,Tazkiyyatunnafs,24,tebet,2,tebingtinggi,1,teknologi,18,tema ceramah,20,tema dakwah,3,teman ahok,8,tempelate blog,6,tempo,1,tengger,3,Tengku Erry Nuradi,1,terbaru,1,tere liye,1,Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,terompet dari sampul al quran,4,teroris,8,teroris separatis,1,terorisme,2,terorisme medan,3,teuku nasrullah,2,teungku zulkarnain,7,thailand,2,thibun nabawi,1,timor leste,1,tionghoa,4,tiongkok,2,Tips,4,tki,1,tni,4,tni au keroyok jamaah masjid,3,Tsaqofah,6,tuban,1,tulisan,1,turki,11,tutorial,1,tvone,2,tvri,1,uea,1,ui,1,uighur,1,uim,2,uin,1,ulil,4,ullcok,1,Ulumul Quran,3,umroh gratis,1,unas,1,unesco,1,Unik,19,universitas islam madinah,3,universitas paramadina,1,unj,1,Ushulul Fiqh,1,ust. budi ashari,1,ust. zaitun rasmin,2,ust. zulkifli,2,vaksin palsu,1,valentine day,3,van dame,1,video,37,wacana,12,wahdah islamiyah,2,walisongo,1,wasilah,1,wawasan,34,wtc,3,yahudi,7,yaman,1,yogya,1,yogyakarta,5,yordania,1,yusril,1,yusuf al qardawi,1,yusuf mansur,2,yuyuk andriati,1,zaid royani,4,zakat,4,
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Tentang Rasa Yang Harusnya Sirna (Sebuah Kisah Nyata)
Tentang Rasa Yang Harusnya Sirna (Sebuah Kisah Nyata)
https://3.bp.blogspot.com/-t8bPwTz275I/V-CXrT1mxwI/AAAAAAAAJYc/Zk05xDO_6GUf-h_8TPPoUbiM4XNfdp6yQCLcB/s640/pasangan1.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-t8bPwTz275I/V-CXrT1mxwI/AAAAAAAAJYc/Zk05xDO_6GUf-h_8TPPoUbiM4XNfdp6yQCLcB/s72-c/pasangan1.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/09/tentang-rasa-yang-harusnya-sirna-sebuah-kisah-nyata.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/09/tentang-rasa-yang-harusnya-sirna-sebuah-kisah-nyata.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy