$type=grid$meta=0$readmmore=0$snippet=0$count=4$hide=mobile$show=home

$type=ticker$meta=0$readmore=0$snippet=0$columns=4$hide=mobile$show=home

Mengenang Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) 23 Mei 1920

Jurnalmuslim.com - Tanpa terasa masyarakat akan segera diingatkan kembali kepada peristiwa pemberontakan yang dilancarkan partai komunis Indonesia alias PKI pada 30 September 1965 yang tidak hanya mengakibatkan gugurnya beberapa jenderal TNI-AD yang terbaik tapi juga meninggalnya banyak warga tak berdosa.

gambaran pembantaian oleh PKI

Jenderal Achmad Yani, Jenderal Soetojo, Jenderal DI Pandjaitan, Jenderal Suprapto, Jenderal Harjono serta Jenderal S Parman gugur akibat penculikan dan pembunuhan oleh antek-antek PKI. Juga gugur adalah putri kedua Jenderal Abdul Haris Nasution yang bernama Ade Irma Nasution. Kemudian di Yogyakarta yang gugur antara lain adalah Kolonel Katamso dan Kolonel Sugiono.

Salah satu pimpinan pemberontakan PKI itu adalah Letnan Kolonel Untung yang merupakan salah seorang pimpinan resimen Tjakrabirawa yang merupakan satuan pengamanan presiden.

Sebuah kelompok di Belanda yang menamakan dirinya "pengadilan rakyat " pada tahun 2016 menuduh bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap ribuan orang di Tanah Air saat itu. Namun untungnya dengan tegas pemerintah Indonesia telah menyatakan tidak terikat pada" keputusan atau vonis" di luar negeri itu.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan telah menyatakan secara tegas bahwa pemerintahannya tidak akan memberi maaf kepada para pemberontak itu.

Seorang" pengamat kebudayaan" pada pertengahan bulan Agustus tahun 2015 telah mendesak pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla agar memberikan maaf kepada perusuh itu.

Namun di lain pihak, hanya beberapa hari permintaan" pengamat itu" dilontarkan maka secara tegas Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat menolak seruan "tokoh masyarakat" itu.

Beberapa waktu lalu, beberapa putra dan putri Pahlawan Revolusi-- sebutan bagi para putra-putri yang ayahnya kehilangan nyawanya akibat diculik dan dibunuh anggota PKI itu-- bertemu dengan anak-anak yang ayah dan atau ibunya menjadi tokoh-tokoh PKI untuk berkenalan dan beramah tamah.

Tapi tentu saja, pertemuan itu tidak boleh dianggap bahwa pemberontakan G-30S/PKI itu patut dimaafkan atau bahkan dilupakan.

Karena peristiwa itu berlangsung tahun 1965 sedangkan sekarang sudah tahun 2016 maka banyak saksi mata yang sudah meninggal dunia sehingga ada saja tokoh- tokoh di Indonesia yang bermaksud tidak memberikan gambaran yang sebenarnya kepada generasi muda.

Karena itu, sampai kini masih ada pengertian yang salah tentang pemberontakan yang didalangi orang-orang komunis itu diantara orang-orang muda sekarang ini.

Sementara itu, tokoh-tokoh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang berperan besar dallam menggulung para pemberontak itu antara lain adalah Jenderal Soeharto, Jenderal Umar Wirahadikusumah serta Jenderal Sarwo Edhie.

Sarwo Edhie yang saat itu menjadi Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat, sebuah satuan elit di lingkungan Angkatan Darat --yang kini namanya menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat pernah dikutip pernyatannya dalam buku berjudul " Gerakan 30 September yang merupakan" Catatan Julius Pour"-- pernah berujar tentang pengejaran terhadap anggota gerakan wanita Indonesia atau gerwani yang merupakan organisasi di bawah PKI.

"Tembak mereka ...", kata Sarwo Edhie kepada anak buahnya saat mengejar sejumlah anggota gerwani..

Sementara itu Kolonel Yoga Soegomo yang saat itu menjadi Asisten Intelijen Komando Cadangan Strategis AD merasa sangat yakin bahwa pemberontakan itu didalangi oleh PKI termasuk para jenderal terbaik Angkatan Darat.

"Itu pasti perbuatan PKI," kata Yoga yang pada masa Orde Baru menjadi Kepala Pusat Intelijen dan Strategis (Pusintelstrat) Departemen Pertahanan dan Keamanan yang kini berubah namanya menjadi Badan Intelijen dan Strategis(Bais) Markas Besar TNI.

Haruskah dilupakan? Sekalipun pemberontakan G-30 S/PKI telah terjadi 51 tahun yang lalu, bukan berarti masyarakat boleh melupakan peristiwa berdarah. Apalagi tahun 1965 itu bukanlah pemberontakan yang pertama kali dilancarkan para anggota dan simpatisan PKI.

Setelah peristiwa itu, banyak sekali dedengkot atau tokoh PKI yang dibawa ke meja hijau yang pengadilan saat itu diberi nama Mahmilub atau Mahkamah Luar Biasa. Yang diadili itu umumnya adalah para pemimpin partai yang dikelompokkan sebagai tahanan golongan A. Sementara itu, tokoh-tokoh partai komunis yang berada dibawah para pemimpinnya dimasukkan ke dalam golongan B dan banyak dikirim ke Pulau Buru ,Maluku dan disana ditahan karena dianggap berdosa terhadap rakyat Indonesia.

Saat ini partai komunis Indonesia sudah tidak ada lagi karena sudah dibubarkan oleh pemerintah.

Sekalipun sudah dibubarkan dan banyak tokohnya yang sudah meninggal, bukan berarti bahwa ajaran komunis sudah lenyap atau tidak ada lagi di Tanah Air. Baru-baru ini aparat keamanan menemukan penjualan kaos-kaos berlogo gambar palu arit yang merupakan lambang PKI.

Para pedagang kaos-kaos itu merasa "khilaf" dan "tidak tahu" bahwa palu arit adalah lambang partai politik yang puluhan tahun lalu sudah dibubarkan pemerintah.

Memang benar bahwa PKI telah dibubarkan dan banyak sekali tokoh dan simpatisannya pada masa lalu sudah meninggal. Tapi bisa saja ajaran komunis bisa masuk lagi ke Tanah Air, karena masih ada beberapa negara yang secara resmi ataupun tidak resmi masih menggenggam kuat atau menganut ajaran-ajaran komunis, sedangkan pemerintah Indonesia masih memiliki hubungan diplomatik yang resmi dengan negara-negara itu.

Kalau begitu, apakah yang harus dilakukan para pejabat pemerintah terutama yang bertangung jawab di bidang pertahanan dan keamanan untuk mengatasi atau mengantisipasi masuknya ajaran komunis yang dibawa oleh arang-orang asing ataupun warga negara Indonesia sendiri? Sekarang saja, ada orang-orang asing yang masuk ke Tanah Air dengan niat yang buruk sekali misalnya dari Tiongkok untuk bergabung dengan kelompok ekstrim Santoso yang bergerilya di Poso,Sulawesi Tengah.

Belum lagi ada orang-orang Indonesia yang bepergian ke luar negeri misalnya ke Suriah atau Turki untuk bergabung dengan aliran keras ISIS. Kemudian ada juga, segelintir orang Indonesia yang pergi ke Filipina selatan untuk bergabung dengan kelompok "pemberontak".

Sementara itu, para pejabat keamanan jarang sekali berbicara secara terbuka kepada rakyat untuk menceritakan "pengalaman" mereka mencegah masuknya orang-orang asing yang ingin membawa ajaran komunis ke Indonesia ataupun orang Indonesia sendiri yang telah berguru" tentang ajaran komunis di negara lain.

Karena sebagian besar rakyat Indonesia masih bergulat untuk mencari serupiah dua rupiah guna menghidupi dirinya dan keluarganya sehingga tak mau memikirkan ajaran-ajaran terlarang dan sesat itu, maka sama sekali tidak salah jika aparat intelijen dan kepolisian untuk memantau sangat ketat terhadap kemungkinan masuknya orang asing ataupun Indonesia untuk menyebarkan ajaran komunis.

Walaupun semakin banyak orang Indonesia yang menjadi pintar dan agamis maka tugas utama pemerintah adalah tetap terus mencegah masuknya komunisme kesini dan sama sekali tidak membuka pintu peluang masuknya ajaran terlarang itu kesini. (wartasolo)

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

Nama

''1a,10,'Umdatul Ahkam,52,25 november,2,4 november,34,aa gym,15,aadc2,1,abu bakar ashidiq,1,aceh,14,Adab,8,ade armando,16,ade komaruddin,2,adik ahok,2,administrasi,5,adsense,3,advertorial,2,afrika,2,aher,2,ahmad baidhowi,1,ahmad dhani,1,ahmad zainuddin,1,ahok,274,ahok djarot,1,ahok illuminati,1,ahokers,2,akhlak,8,akmal sjafril,1,aksi bela islam iii,2,Al Hikmah,1,al quran palsu,1,al umm,1,al-quran,14,Alex Naddour,3,ali bin abi thalib,1,ali jaber,3,aliansi pemuda makassar,1,aliran sesat,3,allepo,1,am fatwa,1,amerika,9,amien rais,8,amir faishol fath,1,an najah,12,anis baswedan,1,anis dan sandiaga,1,anton medan,2,april,1,Aqidah,97,aqidah syiah,14,arab saudi,4,archandra,2,ariana grande,1,arief rahman,1,arifin ilham,2,arik banyadhu,3,artikel ilmiah,5,Artikel Ramadhan,7,australlia,3,bab thoharoh,1,bachtiar nasir,7,backmasking,1,badai pasir arab saudi,1,balaraja,1,band,1,bandung,3,bangka belitung,2,bangkalan,1,bangladesh,1,banjar,1,banjarmasjin,1,bank,1,banten,1,banyuwangi,1,bareskrim,2,bashar asad,5,bawaslu,1,beasiswa,27,beasiswa iain antasari,1,beasiswa kuwait,2,beasiswa tahfidz,1,beasiswa turki,1,bedah buku syiah,1,bekal dakwah,25,bekam,4,bekasi,3,berita,14,bid'ah,13,bima arya,1,bina qalam,1,biografi,2,bireun,1,Bisnis Online,3,bitung,1,blog tutorial,49,bmh,7,bmh jatim,2,bmh lumajang,3,bnn,1,bnpt,2,bogor,4,bom saudi,2,bpi,1,bpjs,4,brebes,1,britney spears,1,brunei,1,buddha,1,budha,3,bukit duri,2,buku,1,buku gratis,1,Buletin,35,bungkul,1,buni yani,6,burhan shodiq,1,bus pendemo,1,buya hamka,2,buya yahya,4,cadar,1,cakung,2,cangkul,8,car free day,1,cba,1,Ceramah,5,charlie hebdo,1,china,20,cholil nafis,1,cholil ridwan,1,cilacap,1,cina,5,cire,1,colil ridhwan,1,cut nyak din,3,dahnil anzar,1,darul hijrah,1,dasrul,10,Data Kesesatan Syi'ah,15,dauroh,1,debat bahasa arab internasional mesir,1,demo tolak ahok,40,demonstrasi,2,densus 88,4,depok,1,didin hafidhuddin,2,dimas kanjeng,2,din syamsuddin,3,djarot,2,do'a,1,donald frans,1,donald trump,11,Download,5,dprd,2,dr miftah el banjari,1,dr zakir naik,3,Dr. Adian Husaini,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,3,dr. aidh al qarni,3,dr. warsito,2,dzulhijjah,1,emilia renita,3,erdogan,7,Esra Panese,1,facebook,1,fadel muhammad,1,fadl zon,5,fahira idris,1,fahri hamzah,4,fakta,3,fans celtic,1,farid okbah,1,fatih seferagic,1,Featured,4,felix siauw,12,ferihana,1,filipina,1,film,2,Fiqih,144,fiqih dakwah,20,fiqih haji,8,fiqih ihram,2,fiqih jenazah,11,fiqih jihad,5,fiqih jual beli,3,fiqih madzhab imam syaf'i,1,fiqih nikah,8,fiqih puasa,2,fiqih qurban,2,firanda andirja,1,florida,1,foto,7,Foto-Foto kesesatan Syi'ah,4,fpi,9,freddy budiman,2,gafatar,1,gajah,1,gallery,1,gambar,3,game online,1,game pes,1,garut,5,gatot nurmantyo,4,gaza,7,gerhana matahari,1,gerindra,2,golkar,3,gontor,1,google,1,gp anshor,2,gresik,1,guru,13,gus manan,1,gus sholah,1,habib rizieq,10,hacker,1,Hadits,17,hadyu,2,hafidz quran,2,haiti,1,halal.ad,3,ham,3,hamdan zoelva,1,hari pancasila,1,Harits Abu Ulya,1,hartoyo,6,harvard,1,hary tanoesoedibjo,7,headline,90,hidayat nur wahid,2,hidayatullah,1,hikmah,8,hmi,12,hollywood,1,home,4,hukum seputar ta'ziyah,2,husain syahid,1,husni thamrin,1,hut ri 71,2,ibadah,5,ibnu khaldun,1,ibu saeni,15,ical,1,idc,1,ihw,1,iklan,1,ilc 8 november,1,illuminati,3,Ilmu Faroidh,20,ilyas karim,1,imam masjid al aqsa,2,imamah,5,imunisasi,1,india,4,indonesia,650,indramayu,1,info kajian,1,inggris,2,inspiratif,1,intermezo,1,internasional,200,ipw,1,irak,1,iran,6,irena handono,2,irlandia,2,Islamophobia,2,islandia,1,israel,10,istanbul,1,istiqlal,1,istri ahok,1,istri gus dur,1,jabar,2,jack ma,1,jakarta,20,jakut,1,jamaah tabligh,1,janet jackson,1,jatim,5,jawa barat,2,jawa timur,2,Jayawijaya,2,Jeffry Winters,1,jember,1,jepang,4,jerman,4,jihad,1,jihad internasional,5,jil,8,jilbab,5,jk,11,jokowi,96,jokowi dan ahok,2,jonru,1,Kabar Muslim Burma 2012,3,kalimantan,4,kammi,3,kampung rambutan,1,kanada,1,Kapolda,1,kapolri,2,kapry nanda,1,karawang,1,kashmir,1,kasih,1,keluarga,4,Kemendag,1,kenan nabil,1,kereta cepat,1,kesehatan,3,KH Ali Mustafa Ya'qub,1,KH Hasyim Muzadi,1,khairul anwar,1,Khutbah jum'at,6,Kiamat,3,king abdul aziz,1,king saudi university,2,kiriman pembaca,7,kisah,11,kisah hikmah,5,kisah para nabi,6,kivlan zen,5,kiwil,1,knrp,1,koko,1,kolombia,1,komnas ham,1,komnas perempuan,1,kompas,7,kompastv,2,komunis,17,kopi jessica,1,korea utara,1,kotamabagu,1,kpai,1,kpk,3,kpu,1,kristen,6,kristenisasi,9,kristologi,25,ktp,1,kuba,1,kuburan,1,kuliner,1,kurma iran,2,kutab al fatih,1,kyai nur,2,labuhbatu,1,Lain-lain,8,lalu heru rojak,1,lampung,2,Laurence Rossignol,1,lbh paham,1,lenteng agung,1,lgbt,19,liberal,1,Liberalisme,6,Lieus sungkharisma,1,lipia,2,lira,1,lomba,1,lomba tahfidz,1,lombok,1,london,1,luar batang,1,lucky hakim,1,Lucu,5,luhut,1,ma'ruf amin,1,mabuk,1,madina,2,madrasah,1,madura,3,magelang,2,mahfud md,2,Makalah Menarik,96,Makalah Thoharoh,35,makassar,5,make money blog,12,malang,1,malaysia,3,manado,1,mark zuckberg,1,maroko,1,marwah daud,1,masjid nabawi,2,mataram,1,media mainstream,5,megawati,9,menag,3,menakjubkan,7,mendagri,8,mengerikan,4,menhan,4,merdeka,4,mesir,3,metrotv,9,miras,5,mizanul muslim,6,mnctv,1,ms kaban,1,muallaf,23,muda mudi,1,mudik 2016,1,muhammad ali,3,muhammad taufik,1,muhammadiyah,20,muharram,1,muhasabah,66,mui,21,mukjizat,6,mulyono,1,munarman,4,musa,6,musik,3,muslim uyghur,1,muslimah,12,Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,Mustholahul Hadits,1,Mustolahat Fil fiqh,30,myanmar,12,nabil,1,narkoba,3,nasi uduk babi,2,nasyiatul aisyiyah,1,natal,1,new york,4,nigeria,1,niken taradina,1,ntb,3,nu,10,nur tajib,1,nusairiyah,3,nusantara,2,nushairiyah,1,nushron wahid,26,oemar mita,14,oezil,1,olahraga,1,omran,2,opini,1,ozil,1,padang,2,Paham Sesat,22,pajak,1,pakistan,1,palestina,41,palu,1,pan,1,Panduan Ibadah Qurban,3,pangi syarwi chaniago,1,papua,2,paris,1,pasar ikan,2,patani,1,pbnu,3,pdip,2,pekerja asing,1,Pemerintah Indonesia,11,pendeta cabul,2,pendeta vatikan,1,pendidikan,14,penemu muslim,1,pengungsi suriah,6,penjaringan,3,perda islam,2,pers,1,pesantren,1,pilkada dki jakarta,3,pki,90,pks,1,Pluralisme,5,pokemon,28,polisi,6,politik,1,ponorogo,1,pontianak,1,pp muhammadiyah,2,ppp,2,prabowo,1,prancis,3,probolinggo,1,Prof DR Abdul Hadi,3,profil,4,proxy war,3,puisi,1,punk,1,purbalingga,2,purworejo,1,pwnu,2,qishash,2,rachmawati,3,reklamasi,3,retorika dakwah,26,revenuehits,2,riau,1,ridwan kamil,4,rio haryanto,1,risma,4,Riyadh Badr Bajrey,4,rizal ramli,1,rohingya,7,rokok,3,ronaldo,1,rudal jokowi,1,ruhut,4,rumah tangga,4,rusia,1,Sahabat,4,sahabat nabi,1,said aqil,11,sains,1,salafy indonesia,4,salibis,1,salim a. fillah,1,samarinda,1,sambudi,5,sampang,1,sandiago uno,1,santoso,1,santri,1,sayidiman suryohadiprojo,1,sby,9,sd cilegon,1,Sejarah,18,sekjen pbb,1,sekte dan aliran,5,Sekularisme,6,selandia,1,sepak bola,1,Shahnaz Laghari,1,shalawat badar,8,shalawat nabi,18,shared2earn,1,sidoarjo,1,simposium anti pki,4,siroh,16,siyono,4,skotlandia,2,sma,1,soekarno,1,solo,2,spanyol,1,spbu,1,sragen,2,stand up comedy,1,stevanus,2,stiba makassar,1,sudan,1,sukabumi,2,sukmawati,1,sulawesi,2,sumbar,2,sumedang,1,sumsel,1,sumut,2,surabaya,3,suriah,32,susanto,1,swedia,1,syafii maarif,8,syaikh sudais,1,Syarh 'Umdatul Ahkam,42,Syarh Matan Thawiyah,20,syariat islam,3,syarifah salsabila,1,Syiah,195,syiah mencela nabi muhammad,6,syiah mencela sahabat,22,syiah menghina muawiyah,4,syiah mengkafirkan aisyah,6,syiah mengkafirkan asyariyah,4,syiah mengkafirkan sahabat,1,syiah suriah,1,syiah takfiri,1,syirik,7,syubhat pengagung kubur,2,Syubhat Sejarah Rosululloh SAW,9,Tabi'in,12,Tabi'ut Tabi'in,13,Tafsir,4,tafsir al maidah,1,tahukah?,4,takbir keliling,2,tanjungbalai,15,tawasul,4,Tax Amnesty,1,Tazkiyyatunnafs,24,tebet,2,tebingtinggi,1,teknologi,18,tema ceramah,20,tema dakwah,3,teman ahok,8,tempelate blog,6,tempo,1,tengger,3,Tengku Erry Nuradi,1,terbaru,1,tere liye,1,Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,terompet dari sampul al quran,4,teroris,8,teroris separatis,1,terorisme,2,terorisme medan,3,teuku nasrullah,2,teungku zulkarnain,7,thailand,2,thibun nabawi,1,timor leste,1,tionghoa,4,tiongkok,2,Tips,4,tki,1,tni,4,tni au keroyok jamaah masjid,3,Tsaqofah,6,tuban,1,tulisan,1,turki,11,tutorial,1,tvone,2,tvri,1,uea,1,ui,1,uighur,1,uim,2,uin,1,ulil,4,ullcok,1,Ulumul Quran,3,umroh gratis,1,unas,1,unesco,1,Unik,19,universitas islam madinah,3,universitas paramadina,1,unj,1,Ushulul Fiqh,1,ust. budi ashari,1,ust. zaitun rasmin,2,ust. zulkifli,2,vaksin palsu,1,valentine day,3,van dame,1,video,37,wacana,12,wahdah islamiyah,2,walisongo,1,wasilah,1,wawasan,34,wtc,3,yahudi,7,yaman,1,yogya,1,yogyakarta,5,yordania,1,yusril,1,yusuf al qardawi,1,yusuf mansur,2,yuyuk andriati,1,zaid royani,4,zakat,4,
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Mengenang Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) 23 Mei 1920
Mengenang Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) 23 Mei 1920
https://2.bp.blogspot.com/-Bcwq7k87uQg/V-4jy06wtGI/AAAAAAAAJ64/PZGL6Tz7FnY7FihRJGUi087fzIzBScLHwCLcB/s640/056408500_1412150961-z6.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-Bcwq7k87uQg/V-4jy06wtGI/AAAAAAAAJ64/PZGL6Tz7FnY7FihRJGUi087fzIzBScLHwCLcB/s72-c/056408500_1412150961-z6.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/09/hari-ini-adalah-hari-pemberontakan-pki-telaah-g-30-spki-jangan-terulang-lagi.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/09/hari-ini-adalah-hari-pemberontakan-pki-telaah-g-30-spki-jangan-terulang-lagi.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy