Penjelasan Aqidah Thinah Syiah Rafidhah

Jurnalmuslim.com - Mereka meyakini bahwasanya mereka tercipta dari tanah yang berbeda, sedangkan mak...

Jurnalmuslim.com - Mereka meyakini bahwasanya mereka tercipta dari tanah yang berbeda, sedangkan makhluq selain mereka diciptakan dari tanah yang busuk. Lalu terjadilah pengadukan kedua tanah tadi dengan cara tertentu. Inilah yang dinamakan aqidah thinah pada agama mereka.

Dari aqidah yang demikian, mereka meyakini pula bahwasanya jika terjadi kemaksiatan dari diri mereka, maka itu dikarenakan pengaruh tanah Ahlus Sunnah, juga jika ada kebaikan yang dilakukan oleh Ahlus Sunnah maka itu dikarenakan pengaruh tanah Syi'ah. Keyakinan ini sekalipun benar namun menimbulkan ketakutan dari kalangan ulama mereka sehingga menjadi aqidah yang amat dirahasiakan, karena dicemaskan bila orang-orang awam Syi'ah mengetahuinya maka mereka akan berbuat sekehendak hati mereka dalam bermaksiat. Mengapa? Sebab dari aqidah yang demikian terdapat pula keyakinan agama mereka bahwasanya kelak di hari kiamat seluruh dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepada orang-orang selain mereka khususnya Ahlus Sunnah, dan seluruh kebaikan-kebaikan dari orang-orang selain mereka akan menjadi milik mereka.

pengikut agama syiah di indonesia

Awalnya aqidah ini ditolak oleh ulama Syi'ah terdahulu seperti Al-Murtadha dan Ibn Idris karena menurut mereka hal tersebut merupakan Hadits Ahad. Namun seiring berjalannya waktu, riwayat mengenai hal itu semakin banyak. Kemudian yang  tampak mengibarkan aqidah ini adalah dedengkot mereka yakni Al-Kulaini yang menulis sebuah bab tersendiri dalam kitabnya: ”Bab: Thinatul Mukmin wal Kafir” yang terangkum di dalamnya tujuh hadits. Kemudian hadits tentang ini semakin banyak sepeninggal Kulaini, hingga Al-Majlisi dalam Biharul-Anwar mengutip 67 hadits tentang thinah dalam bab yang berjudul “Bab: Ath-Thinah Wal-Mitsaq”.

Penjelasan terlengkap mengenai aqidah ini ada dalam kitab “Ilal Asy-Syarai’” karangan Ibnu Babawaih Al-Qummi yang memuat dalam kitabnya sebanyak 5 halaman sekaligus menjadikannya sebagai bahasan penutup kitabnya. Dan dari ulama-ulama syiah yang hidup pada saat ini memuji penjelasan Ibnu Babawaih dan menyebutnya sebagai penutup yang baik bagi kitabnya.


Semakin banyak dan semakin banyak, hingga Nikmatullah Al-Jazairy pun menegaskan kebenaran aqidah thinah dalam agama Syi'ah dengan pernyataannya sbb:


إنّ أصحابنا قد رووا هذه الأخبار بالأسانيد المتكثّرة في الأصول وغيرها، فلم يبق مجال في إنكارها، والحكم عليها بأنّها أخبار آحاد، بل صارت أخبارًا مستفيضة، بل متواترة

“Sesungguhnya ulama-ulama kami telah meriwayatkan khabar-khabar ini dengan sanad-sanad yang sangat BANYAK. Maka tidak ada lagi alasan untuk mengingkarinya dan tidak ada lagi alasan untuk mengatakan bahwa status riwayatnya adalah ahad, akan tetapi sudah menjadi khabar MUSTAFIDH BAHKAN MUTAWATIR!!!” [1]

Al-Jaza’iri mengatakan demikian ini sebagai bantahan terhadap mereka yang menolak mempercayai aqidah thinah.

Telah kita ketahui pandangan aqidah thinah pada awal pemaparan di atas, dan berikut ini diantara riwayat-riwayat mereka berkenaan aqidah thinah :

ياإسحاق ليس تدرون من أين أوتيتم ؟ قلت : لا والله ، جعلت فداك إلا  أن تخبرني ، فقال : ياإسحاق إن الله عزوجل لما كان متفردا بالوحدانية ابتدأ الاشياء لا من شئ ، فأجرى الماء العذب على أرض طيبة طاهرة سبعة أيام مع لياليها ، ثم نضب الماء عنها فقبض قبضة من صفاوة ذلك الطين ، وهي طينتنا أهل البيت ، ثم قبض قبضة من أسفل ذلك الطينة ، وهي طينة شيعتنا ، ثم اصطفانا لنفسه ، فلو أن طينة شيعتنا تركت كما تركت طينتنا لما زنى أحد منهم ، ولا سرق ، ولا لاط ، ولا شرب المسكر ، ولا اكتسب شيئا مما ذكرت ، ولكن الله عزوجل أجرى الماء المالح على أرض ملعونة سبعة أيام وليالها ، ثم نضب الماء عنها ; ثم قبض قبضة ، وهي طينة ملعونة من حمأ مسنون ، ( 2 ) وهي طينة خبال ، ( 3 ) وهي طينة أعدائنا ، فلو أن الله عزوجل ترك طينتهم كما أخذها لم تروهم في خلق الآدميين ، ولم يقروا بالشهادتين ، ولم يصوموا ، ولم يصلوا ، ولم يزكوا ، ولم يحجوا البيت ، ولم تروا أحدا منهم بحسن خلق ، ولكن الله تبارك وتعالى جمع الطينتين طينتكم وطينتهم فخلطهما وعركهما عرك الاديم ، ومزجهما بالمائين فما رأيت من أخيك من شر لفظ أو زنا ، أو شئ مما ذكرت من شرب مسكر أو غيره ، فليس من جوهريته ولا من إيمانه ، إنما هو بمسحة الناصب اجترح هذه السيئات التي ذكرت ; وما رأيت من الناصب من حسن وجه وحسن خلق ، أو صوم ، أو صلاة أو حج بيت ، أو صدقة ، أو معروف فليس من جوهريته ، إنما تلك الافاعيل من مسحة الايمان اكتسبها وهو اكتساب مسحة الايمان . قلت : جعلت فداك فإذا كان يوم القيامة فمه ؟ ( 4 ) قال لي : يا إسحاق أيجمع الله الخير والشر في موضع واحد ؟ إذا كان يوم القيامة نزع الله عزوجل مسحة الايمان منهم فردها إلى شيعتنا ، ونزع مسحة الناصب بجميع ما اكتسبوا من السيئات فردها على أعدائنا ، وعاد كل شئ إلى عنصره الاول الذي منه ابتدأ ; أما رأيت الشمس إذا هي بدت ألا ترى لها شعاعا زاجرا متصلا بها أو بائنا منها ؟ قلت : جعلت فداك الشمس إذا هي غربت بدا إليها الشعاع كما بدا منها ، ولو كان بائنا منها لما بدا إليها . قال : نعم يا إسحاق كل شئ يعود إلى جوهره الذي منه بدا ، قلت : جعلت فداك تؤخذ حسناتهم فترد إلينا ؟ وتؤخذ سيئاتنا فترد إليهم ؟ قال : إى والله الذي لا إله إلا هو ; قلت : جعلت فداك أجدها في كتاب الله عزوجل ؟ قال : نعم يا إسحاق ; قلت : في أي مكان ؟ قال لي : يا إسحاق أما تتلو هذه الآية ؟ " أولئك الذين يبدل الله سيئاتهم حسنات وكان الله غفورا رحيما " فلم يبدل الله سيئاتهم حسنات إلا لكم والله يبدل لكم

“(Berkata Imam mereka; Al-Baqir 'Alaihis Salam) : ”Wahai Ishaq (perawi riwayat) bukankah kau mengetahui dari mana kau diciptakan?" Aku berkata: ”Demi Allah aku tidak tahu, aku menjadi tebusanmu, kecuali engkau memberitahukan hal itu kepadaku." Maka Imam berkata: ”Wahai Ishaq, Sesungguhnya Allah Ta’ala ketika menyendiri dengan keEsaan-Nya, Dia memulai sesuatu dengan tanpa apapun, kemudian Dia mengalirkan air yang segar pada tanah yang baik selama tujuh hari tujuh malam, kemudian memisahkan tanah itu dari air. Kemudian Allah mengambil satu genggaman dari tanah yang bersih itu satu genggam tanah (thinah) yang kemudian Dia jadikan thinah kita, Thinah Ahlul Bait. Kemudian Dia ambil dari bawahnya satu genggaman (thinah) dan menjadikannya menjadi thinah Syi'ah kita. Kalaulah Allah Ta’ala membiarkan thinah Syi'ah tadi sebagaimana adanya, niscaya tidak ada salah seorang diantara mereka yang berzina, minum khomer, mencuri, homosex dan juga tidak akan melakukan seperti apa yang kamu sebutkan tadi. Akan tetapi Allah Ta’ala mengalirkan air yang asin pada tanah yang terlaknat selama 7 hari, lalu memisahkan air dari tanah itu, lalu Dia mengambil segenggam dari tanah itu, yaitu thinah yang terlaknat berwarna hitam dan berbau busuk, yaitu thinah musuh kita. Dan kalaulah Allah Ta’ala membiarkan thinah ini sebagaimana Dia mengambilnya niscaya kamu tidak akan melihat mereka berakhlak seperti manusia dan tidak akan bersyahadat, mereka tidak akan puasa, tidak akan shalat  dan juga tidak akan melakukan haji. Akan tetapi Allah Ta’ala mencampur kedua air tadi, maka apabila kamu melihat dari saudaramu  perkataan yang tidak baik, mereka melakukan zina, atau apapun seperti yang kamu sebutkan, mulai dari minum khomer dan yang lainnya, hakekatnya hal itu bukan dari asli mereka dan juga bukan dari iman mereka. Akan tetapi pada hakekatnya hal itu adalah pengaruh dari kaum Nashibi (maksudnya Ahlus Sunnah) yang melakukan keburukan sebagaimana yang kamu sebutkan. Adapun kebaikan-kebaikan yang dilakukan kalangan Nashibi (maksudnya Ahlus Sunnah), mulai dari akhlak yang baik, shalat, puasa, shodaqah, atau haji pada hakekatnya bukan merupakan asli mereka, akan tetapi merupakan pengaruh keimanan yang mereka dapatkan." Kemudian aku berkata: ”Aku menjadi tebusanmu, maka bagaimana nanti di hari Kiamat?" Dia berkata kepadaku: ”Wahai Ishaq,  adakah Allah akan mengumpulkan kebaikan dan keburukan dalam satu tempat? Apabila datang hari kiamat, maka Allah akan mengambil berkas keimanan dari mereka kemudian dikembalikan kepada Syi'ah kita. Dan segala sesuatu akan kembali pada unsurnya yang pertama..." Kemudian aku bertanya: ”Apakah kebaikan mereka akan diambil dan dikembalikan kepada kita? Dan apakah keburukan kita akan dikembalikan kepada mereka?"  Imam Berkata: ”Ya, Demi Allah yang tidak ada Ilah kecuali Dia." Aku kembali bertanya: "Aku menjadi tembusanmu, dapatkah aku menemukan yang demikian dalam Kitab Allah? Imam menjawab: "Iya wahai Ishaq". Aku bertanya lagi: "Pada tempat (bagian) yang mana?" Maka Imam berkata kepadaku: "Wahai Ishaq, adakah engkau telah membaca Ayat ini ? (yang artinya) : maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" [Pertengahan dari Ayat ke 70 pada Surat Al-Furqan]. (Imam melanjutkan) maka Allah tidak akan mengganti kejahatan mereka dengan kebajikan kecuali kepada kalian (Syi'ah). Dan Allah akan mengganti untuk kalian.”[2]

Banyak point yang bisa kita ambil dari riwayat di atas, yang diantaranya adalah bahwa orang-orang selain Syi'ah, khususnya Ahlus Sunnah diciptakan dari tanah yang busuk, kebaikan yang dilakukan oleh Ahlus Sunnah hakikatnya bukanlah berasal dari Ahlus Sunnah melainkan pengaruh dari thinah Syi'ah, begitu pula maksiat-maksiat yang dilakukan oleh Syi'ah hakikatnya bukanlah berasal dari Syi'ah melainkan pengaruh dari thinah Ahlus Sunnah, ringkasnya di mata Syi'ah bahwa mereka adalah sumber kebaikan, sedangkan selain mereka adalah sumber dari kebusukan. Dan sebagaimana pada bagian akhir riwayat di atas dikatakan bahwa seluruh kebaikan-kebaikan dari selain mereka akan menjadi milik mereka dan seluruh maksiat-maksiat mereka akan ditimpakan kepada selain mereka, khususnya kita, yang kemudian maksiat-maksiat tersebut diganti dengan pahala untuk mereka berdasarkan penafsiran bathil mereka terhadap Pertengahan dari Ayat ke 70 pada Surat Al-Furqan.

Dan penafsiran demikian turut pula dinyatakan oleh Ayatusy-SYAITHAN Khomeini Az-Zindiq dalam kitabnya Al-Arba'un Haditsan, terlebih dulu ia menukil seperti berikut:

عن الشيخ في أماليه بإسناده عن محمد بن مسلم الثقفي قال : «سألت أبا جعفر محمد بن علي

الاربعون حديثاً 511

عليهما السلام عن قول الله عز وجل : « فأولئك يُبدّل الله سيئاتهم حسنات وكان الله غفورا رحيما »، فقال عليه السلام : يُؤتى بالمؤمن المذنب يوم القيامة حتى يُقام بمَوقف الحساب ، فيكون الله تعالى هو الذي يتولّى حسابه لا يُطلع على حسابه أحد من الناس ، فيُعرّفه ذنوبه حتى إذا أقر بسيّئاته قال الله عز وجل للكَتَبَة : بدّلوها حسنات وأظهروها للناس ، فيقول الناس حينئذ : ما كان لهذا العبد سيّئة واحدة ! ثم يأمر الله به إلى الجنة ، فهذا تأويل الآية ، وهي في المُذنبين من شيعتنا خاصّة»

كتاب أمالي الشيخ الطوسي ، المجلد 1 ، ص 70


Dari Syaikh dalam Amaliyahnya dengan sanadnya dari Muhammad bin Muslim Ats-Tsaqafiy, berkata : "Aku bertanya kepada Abu Ja'far bin 'Ali عليهما السلام mengenai Firman Allah (yang artinya) : "maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" [Pertengahan dari Ayat ke 70 pada Surat Al-Furqan]. Maka beliau menjawab "Orang beriman yang berdosa akan dibawa ke penghakiman pada hari kiamat. Maka Allah Ta'ala yang akan menghakiminya dan tidak akan ada manusia satu pun yang menyaksikan hisabnya. Lalu Allah memberitahukan kepadanya dari dosa-dosanya. Dan ketika ia [yang dihakimi] mengakui dosa-dosanya tersebut, Allah akan berkata kepada para penulisnya: "Gantilah dosa-dosanya tersebut dengan kebajikan (Hasanat) dan tunjukkanlah kepada manusia". Maka orang-orang pun berkata "Apakah hamba ini tidak memiliki dosa walau satu pun?" Kemudian Allah memerintahkannya untuk (masuk) ke Surga" Maka inilah ta'wil ayat tersebut. Dan ia [ayat tersebut / perkara di atas] adalah khusus untuk para pendosa dari Syi'ah kita."[3]

Ketika mengomentari riwayat di atas, khomeini mengatakan :

ومن المعلوم أن هذا الأمر يختص بشيعة أهل البيت ، ويحرم عنه الناس الآخرون . لأن الإيمان ولا يحصل إلا بواسطة ولاية علي وأوصيائه من المعصومين الطاهرين عليهم السلام ، بل لا يقبل الإيمان بالله ورسوله من دون الولاية ، كما نذكر ذلك في الفصل التالي

"Dan dari yang telah diketahui bahwa perkara ini adalah khusus untuk Syi'ah Ahlul Bayt dan DIHARAMKAN darinya semua orang selain mereka (Syi'ah). Karena Iman tidak terwujud kecuali dengan Wilayah / Imamah Ali dan kepada para penerusnya dari Ma'shumin 'Alaihim As-Salam.  Bahkan tidaklah diterima Iman kepada Allah dan Rasul-Nya bila tanpa beriman kepada Wilayah. Sebagaimana kami akan menyebutkan hal tersebut dalam pasal selanjutnya."[4]

[1] Al-Anwar An-Nu'maniyyah 1/212

[2] Bihar Al-Anwar 5/247-248

[3] Kitab Amali - Syaikh Ath-Thusi 1/70

[4] Al-Arba'un Haditsan,  hal. 510-511

Diambil dari ebook Himpunan Fatwa Ulama Syi'ah, edisi: Takfir, oleh: Muhammad Jasir Nashrullah. (nisyi/jurnalmuslim.com)

Baca juga: 

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Penjelasan Aqidah Thinah Syiah Rafidhah
Penjelasan Aqidah Thinah Syiah Rafidhah
https://1.bp.blogspot.com/-mlkZLDyYvhE/VjmW6Aqk71I/AAAAAAAACt4/YiP2C4u0N4g/s640/syiah-indonesia.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-mlkZLDyYvhE/VjmW6Aqk71I/AAAAAAAACt4/YiP2C4u0N4g/s72-c/syiah-indonesia.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/penjelasan-aqidah-thinah-syiah-rafidhah.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/penjelasan-aqidah-thinah-syiah-rafidhah.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy