$type=grid$meta=0$readmmore=0$snippet=0$count=4$hide=mobile$show=home

$type=ticker$meta=0$readmore=0$snippet=0$columns=4$hide=mobile$show=home

Karena Berhijab, Presenter Sandrina Malakiano dikeluarkan dari Metro TV

Jurnalmuslim.com - Sejak memutuskan untuk berjilbab, sosok Sandrina Malakiano tak lagi membawakan berita, Ia menghilang. Metro TV tempat ia bekerja dikecam karena melarang Sandrina Malakiano mengenakan jilbab pada saat siaran, meskipun Sandrina sudah memperjuangkannya selama berbulan-bulan dengan mengajak jajaran pimpinan level atas Metro TV berdiskusi panjang. Larangan inilah, alasan Sandrina keluar dari Metro TV.

foto by: islamsejati

Setiap kali sebuah musibah datang, maka sangat boleh jadi di belakangnya sesungguhnya menguntit berkah yang belum kelihatan. Saya sendiri yakin bahwa ” sebagaimana Islam mengajarkan ” di balik kebaikan boleh jadi tersembunyi keburukan dan di balik keburukan boleh jadi tersembunyi kebaikan.
Saya sendiri membuktikan itu dalam kaitan dengan keputusan memakai hijab sejak pulang berhaji di awal 2006. Segera setelah keputusan itu saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya bekerja, Metro TV.

Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan Metro TV sebetulnya sudah mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya.

Tapi, mereka yang mengelola langsung beragam tayangan di Metro TV menghambat saya di tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang sejumlah orang dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa pintu memang sudah ditutup.

Sementara itu, sebagai penyiar utama saya mendapatkan gaji yang tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta, akhirnya saya memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan saya tak memperoleh penghasilan, tapi dengan status yang tetap terikat pada institusi Metro TV.

Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya saya mengundurkan diri. Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi.

Saya sudah menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini sejak di TVRI Denpasar, ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya.

Tetapi, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi saya yang terbaik dan bahwa dunia tak selebar daun Metro TV, saya bergeming dengan keputusan itu. Saya yakin di balik musibah itu, saya akan mendapat berkah dari-Nya.

Hikmah Berjilbab

Benar saja. Sekitar satu tahun setelah saya mundur dari Metro TV, ibu saya terkena radang pankreas akut dan mesti dirawat intensif di rumah sakit. Saya tak bisa membayangkan, jika saja saya masih aktif di Metro TV, bagaimana mungkin saya bisa mendampingi Ibu selama 47 hari di rumah sakit hingga Allah memanggilnya pulang pada 28 Mei 2007 itu.

Bagaimana mungkin saya bisa menemaninya selama 28 hari di ruang rawat inap biasa, menungguinya di luar ruang operasi besar serta dua hari di ruang ICU, dan kemudian 17 hari di ruang ICCU?

Hikmah lain yang saya sungguh syukuri adalah karena berjilbab saya mendapat kesempatan untuk mempelajari Islam secara lebih baik. Kesempatan ini datang antara lain melalui beragam acara bercorak keagamaan yang saya asuh di beberapa stasiun TV. Metro TV sendiri memberi saya kesempatan sebagai tenaga kontrak untuk menjadi host dalam acara pamer cakap (talkshow) selama bulan Ramadhan.

Karena itulah, saya beroleh kesempatan untuk menjadi teman dialog para profesor di acara Ensiklopedi Al Quran selama Ramadhan tahun lalu, misalnya. Saya pun mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pemahaman baru tentang agama dan keberagamaan.

Islam tampil makin atraktif, dalam bentuknya yang tak bisa saya bayangkan sebelumnya. Saya bertemu Islam yang hanif, membebaskan, toleran, memanusiakan manusia, mengagungkan ibu dan kaum perempuan, penuh penghargaan terhadap kemajemukan, dan melindungi minoritas.

Saya sama sekali tak merasa bahwa saya sudah berislam secara baik dan mendalam. Tidak sama sekali. Berjilbab pun, perlu saya tegaskan, bukanlah sebuah proklamasi tentang kesempurnaan beragama atau tentang kesucian. Berjibab adalah upaya yang amat personal untuk memilih kenyamanan hidup.

Berjilbab adalah sebuah perangkat untuk memperbaiki diri tanpa perlu mempublikasikan segenap kebaikan itu pada orang lain. Berjilbab pada akhirnya adalah sebuah pilihan personal.

Saya menghormati pilihan personal orang lain untuk tidak berjilbab atau bahkan untuk berpakaian seminim yang ia mau atas nama kenyamanan personal mereka. Tapi, karena sebab itu, wajar saja jika saya menuntut penghormatan serupa dari siapapun atas pilihan saya menggunakan jilbab.

Hikmah lainnya adalah saya menjadi tahu bahwa fundamentalisme bisa tumbuh di mana saja. Ia bisa tumbuh kuat di kalangan yang disebut puritan. Ia juga ternyata bisa berkembang di kalangan yang mengaku dirinya liberal dalam berislam.

Tak lama setelah berjilbab, di tengah proses bernegosiasi dengan Metro TV, saya menemani suami untuk bertemu dengan Profesor William Liddle ” seseorang yang senantiasa kami perlakukan penuh hormat sebagai sahabat, mentor, bahkan kadang-kadang orang tua ” di sebuah lembaga nirlaba. Di sana kami juga bertemu dengan sejumlah teman, yang dikenali publik sebagai tokoh-tokoh liberal dalam berislam.

Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan Metro TV untuk melarang saya siaran karena berjilbab. Salah satu komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah, Kamu tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar.

Saya sungguh terkejut karena sikap mereka bertentangan secara diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di tengah kemajemukan.

Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga semestinya membolehkan seorang perempuan berjilbab untuk memperoleh hak setara?

Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung meredup dan otaknya mengkeret mengecil?

Bersama suami, saya kemudian menyimpulkan bahwa fundamentalisme “mungkin dalam bentuknya yang lebih berbahaya” ternyata bisa bersemayam di kepala orang-orang yang mengaku liberal.

                                                          ***

Catatan: Pada Mei 2006, keputusan yang sulit pun akhirnya ia ambil. Sandrina resmi keluar dari stasiun televisi tersebut. (islamsejati)

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

Nama

'Umdatul Ahkam,52,25 november,2,4 nove,1,4 november,52,aa gym,19,aadc2,1,Abdul Chair Ramadhan,1,abu bakar ashidiq,1,aceh,15,Adab,8,ade armando,22,ade komaruddin,2,adik ahok,2,administrasi,5,adsense,3,advertorial,2,afrika,2,aher,2,ahmad baidhowi,1,ahmad dhani,1,ahmad zainuddin,1,ahok,459,ahok djarot,3,ahok illuminati,1,ahokers,5,akhlak,8,akmal sjafril,1,aksi bela islam iii,2,Al Hikmah,1,al quran palsu,1,al umm,1,al washiliyah,1,al-quran,14,Alex Naddour,3,alfian tanjung,2,ali bin abi thalib,1,ali jaber,6,aliansi pemuda makassar,1,aliran sesat,3,allepo,1,alwi shihab,1,am fatwa,2,amerika,12,amien rais,12,amir faishol fath,1,amir hamzah,1,an najah,12,anis baswedan,2,anis dan sandiaga,1,anton medan,3,anton tabah,1,antv,3,april,1,Aqidah,97,aqidah syiah,14,arab saudi,6,archandra,3,ariana grande,1,arief rahman,1,arifin ilham,4,arik banyadhu,3,artikel ilmiah,5,Artikel Ramadhan,7,atmiwiloto,1,australlia,3,bab thoharoh,1,bachtiar nasir,13,backmasking,1,badai pasir arab saudi,1,balaraja,1,band,1,bandung,3,bangka belitung,2,bangkalan,1,bangladesh,1,banjar,1,banjarmasjin,1,bank,1,banten,2,banyuwangi,1,barcelona,1,bareskrim,3,bashar asad,5,bawaslu,1,bbc,1,beasiswa,27,beasiswa iain antasari,1,beasiswa kuwait,2,beasiswa tahfidz,1,beasiswa turki,1,bedah buku syiah,1,bekal dakwah,25,bekam,4,bekasi,3,berita,14,bid'ah,13,bima arya,1,bina qalam,1,biografi,2,bireun,1,Bisnis Online,3,bitung,1,blog tutorial,49,bmh,7,bmh jatim,2,bmh lumajang,3,bnn,1,bnpt,2,bogor,7,bom saudi,2,bpi,1,bpjs,8,brebes,1,britney spears,1,brunei,1,buddha,1,budha,4,bukit duri,4,buku,1,buku gratis,1,Buletin,35,bungkul,1,buni yani,7,burhan shodiq,1,bus pendemo,1,buya hamka,3,buya yahya,4,cadar,1,cakung,2,cangkul,9,car free day,1,cba,2,Ceramah,5,charlie hebdo,1,china,39,cholil nafis,1,cholil ridwan,2,cilacap,1,cina,12,colil ridhwan,1,cut nyak din,3,dahnil anzar,2,darul hijrah,1,dasrul,12,Data Kesesatan Syi'ah,15,dauroh,1,ddi,2,debat bahasa arab internasional mesir,1,dede,1,demo tolak ahok,74,demonstrasi,5,densus 88,4,depok,1,detik,3,didin hafidhuddin,2,dimas kanjeng,2,din syamsuddin,3,dina y sulaeman,2,djarot,2,do'a,1,donald frans,1,donald trump,11,Download,5,dprd,3,dr miftah el banjari,1,dr tiar,1,dr zakir naik,3,Dr. Adian Husaini,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,4,dr. aidh al qarni,3,dr. warsito,2,dream,1,dzan farid,1,dzulhijjah,1,emilia renita,3,erdogan,7,Esra Panese,1,event,1,facebook,1,fadel muhammad,1,fadl zon,8,fahira idris,2,fahri hamzah,6,fakta,3,fans celtic,1,farid okbah,1,fatih seferagic,1,Featured,4,felix siauw,16,ferdinand hutahean,1,ferihana,1,filipina,1,film,2,Fiqih,144,fiqih dakwah,20,fiqih haji,8,fiqih ihram,2,fiqih jenazah,11,fiqih jihad,5,fiqih jual beli,3,fiqih madzhab imam syaf'i,1,fiqih nikah,8,fiqih puasa,2,fiqih qurban,2,firanda andirja,1,florida,1,foto,7,Foto-Foto kesesatan Syi'ah,4,fpi,18,freddy budiman,2,gafatar,1,gajah,1,gallery,1,gambar,3,game online,1,game pes,1,garut,8,gatot nurmantyo,3,gaza,7,gerhana matahari,1,gerindra,4,Gilbert Lumoindong,1,globaltv,1,golkar,3,gontor,1,google,1,gp anshor,4,gresik,1,gubernur ntb,1,guru,13,gus manan,1,gus sholah,2,habib rizieq,23,hacker,1,Hadits,17,hadyu,2,hafidz quran,2,haiti,1,halal.ad,3,ham,3,hamdan zoelva,1,hari pancasila,1,Harits Abu Ulya,1,hartoyo,6,harvard,1,hary tanoesoedibjo,9,headline,90,hidayat nur wahid,3,hidayatullah,1,hikmah,8,hmi,14,hollywood,1,hukum seputar ta'ziyah,2,husain syahid,1,husni thamrin,1,hut ri 71,4,ibadah,5,ibnu khaldun,1,ibu saeni,15,ical,1,idc,1,ihw,1,ikhsan modjo,1,iklan,1,ilc 8 november,1,illuminati,3,Ilmu Faroidh,20,ilyas karim,2,imam masjid al aqsa,2,imamah,5,imunisasi,1,india,6,indonesia,721,indramayu,1,inews,1,info kajian,1,inggris,2,insan mokoginta,1,inspiratif,1,intermezo,1,internasional,205,ipb,1,ipw,1,irak,2,iran,6,irena handono,3,irlandia,2,Islamophobia,2,islandia,1,israel,15,istanbul,1,istiqlal,1,istri ahok,1,istri gus dur,1,jabar,2,jack ma,1,jakarta,25,jakut,1,jamaah tabligh,1,janet jackson,1,jas,1,jatim,5,jawa barat,2,jawa timur,3,Jayawijaya,2,Jeffry Winters,1,jember,1,jepang,4,jerman,4,jihad,1,jihad internasional,5,jil,10,jilbab,5,jk,14,jokowi,149,jokowi dan ahok,9,jonru,4,jpnn,1,Kabar Muslim Burma 2012,3,kalbar,1,kalimantan,6,kammi,3,kampung rambutan,1,kanada,1,Kapolda,1,kapolri,3,kapry nanda,1,karawang,1,kashmir,2,kasih,1,keluarga,4,Kemendag,1,kenan nabil,1,kereta cepat,1,kesehatan,3,KH Ali Mustafa Ya'qub,1,KH Hasyim Muzadi,4,kh. abdur rasyid,1,khairul anwar,1,Khutbah jum'at,6,Kiamat,3,king abdul aziz,1,king saudi university,2,kiriman pembaca,7,kisah,11,kisah hikmah,5,kisah para nabi,6,kivlan zen,6,kiwil,1,knrp,1,koko,1,kolombia,1,komnas ham,1,komnas perempuan,2,kompas,11,kompastv,3,komunis,19,koneksi,1,kopi jessica,3,korea utara,1,kotamabagu,1,kpai,1,kpk,5,kpu,1,kristen,14,kristenisasi,12,kristologi,25,ktp,1,kuba,1,kuburan,1,kuliner,1,kurma iran,2,kutab al fatih,1,kyai nur,2,labuhbatu,1,Lain-lain,8,lalu heru rojak,1,lampung,3,Laurence Rossignol,1,lbh paham,1,lenteng agung,1,lgbt,20,liberal,1,Liberalisme,6,Lieus sungkharisma,1,lipia,2,lira,1,lomba,1,lomba tahfidz,1,lombok,1,london,1,luar batang,1,lucky hakim,1,Lucu,6,luhut,1,lukman hakim,1,luthfi bashori,1,ma'ruf amin,1,mabuk,1,madina,2,madrasah,1,madura,5,magelang,2,mahfud md,2,Makalah Menarik,96,Makalah Thoharoh,35,makassar,5,make money blog,12,malang,1,malaysia,4,maluku,2,manado,3,mark zuckberg,1,maroko,1,marwah daud,1,marzukie alie,1,masjid nabawi,2,mataram,1,medan,1,media mainstream,23,megawati,13,menag,7,menakjubkan,7,mendagri,8,mengerikan,4,menhan,4,merdeka,5,mesir,4,metrotv,19,minahasa,1,miras,5,mizanul muslim,6,mnctv,2,mpr,1,ms kaban,1,muallaf,27,muda mudi,1,mudik 2016,1,muhammad ali,3,muhammad taufik,1,muhammadiyah,24,muharram,1,muhasabah,71,mui,34,mukidi,1,mukjizat,6,mulyono,1,munarman,5,musa,6,musik,3,muslim uyghur,1,muslimah,12,Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,Mustholahul Hadits,1,Mustolahat Fil fiqh,30,myanmar,17,nabil,1,narkoba,3,nasi uduk babi,2,nasyiatul aisyiyah,1,natal,1,new york,7,nigeria,1,niken taradina,1,ntb,4,nu,16,nur tajib,1,nusairiyah,3,nusantara,2,nushairiyah,1,nushron wahid,56,oemar mita,14,oezil,1,olahraga,1,omran,4,opini,1,ozil,1,padang,2,Paham Sesat,22,pajak,2,pakistan,1,palestina,44,palu,1,pamekasan,1,pan,1,Panduan Ibadah Qurban,3,pangeran harry,1,pangi syarwi chaniago,1,papua,2,paris,1,pasar ikan,2,patani,2,pbnu,3,pdip,2,pekerja asing,1,Pemerintah Indonesia,11,pendeta cabul,3,pendeta vatikan,1,pendidikan,15,penemu muslim,1,pengungsi suriah,6,penjaringan,3,penyerangan polisi tangerang,1,perda islam,2,pers,1,persis,1,pesantren,1,petisi,1,pilkada dki jakarta,5,pki,100,pks,1,Pluralisme,5,pokemon,28,polisi,7,politik,1,ponorogo,1,pontianak,1,poso,1,pp muhammadiyah,2,ppp,3,prabowo,1,prancis,3,probolinggo,1,Prof DR Abdul Hadi,3,profil,4,proxy war,3,psq,1,puisi,1,punk,1,purbalingga,2,purworejo,1,pushami,1,pwnu,3,qishash,2,quraish shihab,1,rachmawati,4,rawajati,1,rcti,1,reklamasi,4,retorika dakwah,26,revenuehits,2,Rezim Penguasa,1,riau,3,ridwan kamil,4,rifkoh abriani,1,rio haryanto,1,risma,4,Riyadh Badr Bajrey,4,rizal ramli,2,robithoh alam islami,1,rohingya,15,rokok,3,ronaldo,1,rudal jokowi,1,ruhut,6,rumah tangga,4,rusia,1,Sahabat,4,sahabat nabi,1,said aqil,17,sains,1,salafy indonesia,4,salib mampang,3,salibis,1,salim a. fillah,1,samarinda,1,sambudi,5,sampang,1,sandiago uno,1,santoso,1,santri,2,sayidiman suryohadiprojo,1,sby,10,sd cilegon,1,Sejarah,18,sekjen pbb,1,sekte dan aliran,5,Sekularisme,6,selandia,1,sepak bola,1,Shahnaz Laghari,1,shalawat badar,8,shalawat nabi,18,shared2earn,1,sidoarjo,1,simposium anti pki,4,siroh,16,siyono,4,skotlandia,2,Slank,1,sma,1,soekarno,1,solo,4,spanyol,1,spbu,1,sragen,2,stand up comedy,1,stevanus,2,stiba makassar,1,subang,1,sudan,1,sukabumi,2,sukmawati,1,sulawesi,2,sulteng,1,sumbar,2,sumedang,1,sumsel,1,sumut,2,surabaya,3,suriah,36,surya prabowo,1,susanto,1,swedia,1,syafii maarif,11,syaikh sudais,1,Syarh 'Umdatul Ahkam,42,Syarh Matan Thawiyah,20,syariat islam,3,syarifah salsabila,1,Syiah,197,syiah mencela nabi muhammad,6,syiah mencela sahabat,22,syiah menghina muawiyah,4,syiah mengkafirkan aisyah,6,syiah mengkafirkan asyariyah,4,syiah mengkafirkan sahabat,1,syiah suriah,1,syiah takfiri,1,syirik,7,syubhat pengagung kubur,2,Syubhat Sejarah Rosululloh SAW,9,Tabi'in,12,Tabi'ut Tabi'in,13,Tafsir,4,tafsir al maidah,1,tahukah?,4,takbir keliling,2,tangerang,1,tanjungbalai,15,tawasul,4,Tax Amnesty,1,Tazkiyyatunnafs,24,tebet,2,tebingtinggi,1,teknologi,19,tema ceramah,20,tema dakwah,3,teman ahok,17,tempelate blog,6,tempo,3,tengger,3,Tengku Erry Nuradi,1,terbaru,1,tere liye,1,Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,terompet dari sampul al quran,4,teroris,8,teroris separatis,1,terorisme,4,terorisme medan,7,teuku nasrullah,2,teungku zulkarnain,14,thailand,3,thibun nabawi,1,timor leste,1,tionghoa,5,tiongkok,2,Tips,4,tki,1,tni,7,tni au keroyok jamaah masjid,10,trans7,1,Tsaqofah,6,tuban,1,tulisan,1,turki,11,tutorial,1,tvone,2,tvri,1,uea,1,ui,1,uighur,2,uika bogor,1,uim,2,uin,1,ulil,7,ullcok,1,Ulumul Quran,3,umroh gratis,1,unas,1,unesco,1,Unik,19,universitas islam madinah,3,universitas paramadina,1,unj,2,Ushulul Fiqh,1,ust. budi ashari,1,ust. zaitun rasmin,4,ust. zulkifli,2,vaksin palsu,1,valentine day,3,van dame,1,video,50,vietnam,1,wacana,15,wahdah islamiyah,2,walisongo,1,wasilah,1,wawasan,38,wtc,3,yahudi,11,yaman,1,yogya,1,yogyakarta,7,yordania,1,yusril,2,yusuf al qardawi,1,yusuf mansur,3,yuyuk andriati,1,zaid royani,4,zakat,4,zulkifli hasan,1,
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Karena Berhijab, Presenter Sandrina Malakiano dikeluarkan dari Metro TV
Karena Berhijab, Presenter Sandrina Malakiano dikeluarkan dari Metro TV
https://1.bp.blogspot.com/-M1KM9maVDMk/V8TibYvz9AI/AAAAAAAAImE/BIzgP9Q861s-X75d6OrPYOjq63SCfsjlACLcB/s640/Sandrina%2B2.png
https://1.bp.blogspot.com/-M1KM9maVDMk/V8TibYvz9AI/AAAAAAAAImE/BIzgP9Q861s-X75d6OrPYOjq63SCfsjlACLcB/s72-c/Sandrina%2B2.png
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/karena-berhijab-presenter-sandrina-malakaiano-dikeluarkan-dari-metro-tv.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/karena-berhijab-presenter-sandrina-malakaiano-dikeluarkan-dari-metro-tv.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy