$type=grid$meta=0$readmmore=0$snippet=0$count=4$hide=mobile$show=home

$type=ticker$meta=0$readmore=0$snippet=0$columns=4$hide=mobile$show=home

Indonesia Di Tepi Jurang; Negara Terpuruk, Hutang Menumpuk, Aset Terkeruk

Oleh: Risnawati, STP
(Staf Dinas Pertanian & Aktivis MHTI Kolaka)


Jurnalmuslim.com - Indonesia memang telah merdeka dari penjajahan fisik negara-negara asing. Meskipun demikian, proses intervensi dan dominasi asing dalam berbagai aspek di negeri ini baik dalam aspek politik, ekonomi, hukum dan sosial justru makin kuat. Kerugian dan kerusakannya juga jauh lebih parah dibandingkan dengan penjajahan fisik masa lalu. Ironis, banyak pihak termasuk pemimpin negeri ini, sadar atau tidak, telah menjadi bagian yang membantu proses penjajahan tersebut. Utang luar negeri melonjak sementara kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan. Ironis!, dari waktu ke waktu kekuatan bangsa ini terus merosot karena perekonomian dikuasai kekuatan asing.

illustrasi, pemerintahan Jokowi

Seperti dilansir situs resmi bank Indonesia (www.bi.go.id), Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2016 tercatat sebesar USD314,3 miliar atau melambat 3,7%. Berdasarkan jangka waktu asal, utang luar negeri berjangka panjang menyusut, dan utang luar negeri berjangka pendek masih mengalami penurunan.

Menurut Analis Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Dani Setiawan mengungkapkan, bahwa keinginan pemerintah yang melakukan penambahan utang sebesar Rp 605,3 triliun pada tahun awal tahun 2016 hanya akan menambah sulit perekonomian dan menambah beban bagi rakyat Indonesia. “Negara yang bergantung pada utang sudah pasti perekonomiannya tidak sehat,” ungkapnya di Jakarta, Sabtu (2/1/2016).

Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal I-2016 sebesar 316 miliar dollar AS, atau tumbuh 5,7 persen secara tahunan. Jika dihitung dengan kurs Rp. 13.278,-/dolar, maka hutang tersebut telah setara dengan 4.195 triliun rupiah lebih.

Berdasarkan rincian tenor, ULN jangka panjang tercatat meningkat, sementara ULN jangka pendek menurun. Jika ditilik kelompok peminjam, ULN sektor publik tercatat meningkat, sementara ULN sektor swasta menurun. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir kuartal I-2016 tercatat sebesar 36,5 persen, meningkat dari 36 persen pada akhir kuartal IV 2015. ULN jangka panjang pada akhir kuartal I-2016 nilainya mencapai 277,9 miliar dollar AS (87,9 persen dari total ULN) atau naik 7,9 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk ULN berjangka pendek pada akhir kuartal I-2016 tercatat sebesar 38,1 miliar dollar AS atau turun 8,4 persen (kompas.com, 17/05/16).

Hutang negara membludak, statistik membuktikan bahwa aset pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Indonesia di kendalikan oleh 80 persen perusahaan negara luar. Perusahaan pertambangan emas, perak, dan tembaga milik Freeport Mc Moran asal Amerika sudah bercokol hampir 32 tahun. Mengeruk sedalam-dalamnya hasil bumi yang bisa dikeruk yang kemudian meninggalkan ratusan kawah dan tanah tandus. Ironis!
Sehingga tekanan utang dan dominasi asing dalam ekonomi itu membuat rakyat banyak tidak sejahtera. Bagaimana tidak, hasil mineral dan tambang, banyak diekspor, padahal di dalam negeri, mineral dan tambang itu sangat dibutuhkan.


Kapitalisme: Bahaya Nyata!

Sebagaimana diketahui bahwa dalam sistem negara kapitalisme-sekularistik, sumber pembiayaan negara yang paling utama berasal dari pajak. Pajak adalah pungutan yang ditetapkan oleh negara dan ditarik dari rakyat tanpa pandang bulu. Dari dana-dana pajak inilah negara membiayai seluruh komponen belanja negara, membiayai pembangunan termasuk untuk membayar cicilan hutang. Jadi, hakekatnya rakyatlah yang berkewajiban membayar utang negara. Meskipun, seringkali hutang-hutang yang dibuat Pemerintah lebih menguntungkan pihak-pihak tertentu, termasuk memberikan untung besar pada negara pemberi hutang. Dengan demikian, dapat dipastikan beban tanggungan atas hutang-hutan yang terus ditumpuk pemerintahan Jokowi-JK ini akan dipanggulkan pada pundak rakyat. Padahal, sekedar untuk memenuhi hajat asasinya sendiri, rakyat sudah terseok dan hampir jatuh ditekan berbagai himpitan kebutuhan dan kesulitan ekonomi. Akibat beban dan kewajiban utang, SDM dan SDA Indonesia akan dieksploitasi untuk mendapatkan Devisa guna melakukan pembayaran utang.

Ketika negara sudah tidak lagi independen dan berjalan sesuai dengan arahan asing, inilah wujud nyata penjajahan atau imperialisme. Melalui penjajahan gaya baru atau neoimperialisme inilah, Barat mencengkeram negara Dunia Ketiga, termasuk Indonesia. Amerika dan Barat kemudian mengeruk kekayaan alam Indonesia dengan legitimasi perundang-undangan hasil karya wakil-wakil rakyat yang dipilih secara demokratis oleh rakyat.

Karena itu jangan heran jika rezim menganut paham neoliberalisme dalam mengatur negeri ini. Paham ini menghendaki pengurangan peran negara di bidang ekonomi. Dalam pandangan neoliberalisme, negara dianggap sebagai penghambat utama penguasaan ekonomi oleh individu/korporat. Pengurangan peran negara dilakukan dengan privatisasi sektor public seperti migas, listrik, jalan tol dan lainnya; pencabutan subsidi komoditas strategis seperti migas, listrik, pupuk dan lainnya; penghilangan hak-hak istimewa BUMN melalui berbagai ketentuan dan perundang-undangan yang menyetarakan BUMN dengan usaha swasta.

Neoliberalisme dan neoimperialisme tentu saja berdampak sangat dampak buruk buat kita semua. Di antaranya, tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi, kerusakan moral, korupsi yang makin menjadi-jadi, dan kriminalitas yang kian merajalela. Banyaknya pejabat dan anggota legislatif yang menjadi tersangka korupsi menjadi bukti sangat nyata perilaku mereka yang menghalalkan segala cara guna mengembalikan investasi politiknya. Eksploitasi SDA di negeri ini secara brutal juga menunjukkan bagaimana para pemimpin negeri ini telah gelap mata dalam memperdagangkan kewenangannya sehingga membiarkan kekayaan alam yang semestinya untuk kesejahteraan rakyat itu dihisap oleh korporasi domestik maupun asing. Kenyataan buruk itu makin diperparah oleh kebijakan-kebijakan politik seperti kenaikan harga BBM, elpiji, tarif listrik, dan lain-lain.

Jadi, neoliberalisme sesungguhnya merupakan upaya pelumpuhan negara, selangkah menuju corporate state (korporatokrasi). Ketika itu terjadi, negara dikendalikan oleh persekutuan jahat antara politikus dan pengusaha. Konsekuensinya, keputusan-keputusan politik tidak dibuat untuk kepentingan rakyat, tetapi untuk kepentingan korporat baik domestik maupun asing. Maka, sistem Kapitalisme-Sekularistik merupakan bahaya besar yang dihadapi Indonesia. Ini bukan sekadar teori atau ancaman, tetapi sudah menjadi kenyataan di depan mata.

Oleh karena itu, jelas negeri ini harus segera diselamatkan. Tak ada pilihan lain kecuali dengan Islam. Jadi, selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah. (sholihah)

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

Nama

'Umdatul Ahkam,52,25 november,2,4 nove,1,4 november,52,aa gym,19,aadc2,1,Abdul Chair Ramadhan,1,abu bakar ashidiq,1,aceh,15,Adab,8,ade armando,22,ade komaruddin,2,adik ahok,2,administrasi,5,adsense,3,advertorial,2,afrika,2,aher,2,ahmad baidhowi,1,ahmad dhani,1,ahmad zainuddin,1,ahok,459,ahok djarot,3,ahok illuminati,1,ahokers,5,akhlak,8,akmal sjafril,1,aksi bela islam iii,2,Al Hikmah,1,al quran palsu,1,al umm,1,al washiliyah,1,al-quran,14,Alex Naddour,3,alfian tanjung,2,ali bin abi thalib,1,ali jaber,6,aliansi pemuda makassar,1,aliran sesat,3,allepo,1,alwi shihab,1,am fatwa,2,amerika,12,amien rais,12,amir faishol fath,1,amir hamzah,1,an najah,12,anis baswedan,2,anis dan sandiaga,1,anton medan,3,anton tabah,1,antv,3,april,1,Aqidah,97,aqidah syiah,14,arab saudi,6,archandra,3,ariana grande,1,arief rahman,1,arifin ilham,4,arik banyadhu,3,artikel ilmiah,5,Artikel Ramadhan,7,atmiwiloto,1,australlia,3,bab thoharoh,1,bachtiar nasir,13,backmasking,1,badai pasir arab saudi,1,balaraja,1,band,1,bandung,3,bangka belitung,2,bangkalan,1,bangladesh,1,banjar,1,banjarmasjin,1,bank,1,banten,2,banyuwangi,1,barcelona,1,bareskrim,3,bashar asad,5,bawaslu,1,bbc,1,beasiswa,27,beasiswa iain antasari,1,beasiswa kuwait,2,beasiswa tahfidz,1,beasiswa turki,1,bedah buku syiah,1,bekal dakwah,25,bekam,4,bekasi,3,berita,14,bid'ah,13,bima arya,1,bina qalam,1,biografi,2,bireun,1,Bisnis Online,3,bitung,1,blog tutorial,49,bmh,7,bmh jatim,2,bmh lumajang,3,bnn,1,bnpt,2,bogor,7,bom saudi,2,bpi,1,bpjs,8,brebes,1,britney spears,1,brunei,1,buddha,1,budha,4,bukit duri,4,buku,1,buku gratis,1,Buletin,35,bungkul,1,buni yani,7,burhan shodiq,1,bus pendemo,1,buya hamka,3,buya yahya,4,cadar,1,cakung,2,cangkul,9,car free day,1,cba,2,Ceramah,5,charlie hebdo,1,china,39,cholil nafis,1,cholil ridwan,2,cilacap,1,cina,12,colil ridhwan,1,cut nyak din,3,dahnil anzar,2,darul hijrah,1,dasrul,12,Data Kesesatan Syi'ah,15,dauroh,1,ddi,2,debat bahasa arab internasional mesir,1,dede,1,demo tolak ahok,74,demonstrasi,5,densus 88,4,depok,1,detik,3,didin hafidhuddin,2,dimas kanjeng,2,din syamsuddin,3,dina y sulaeman,2,djarot,2,do'a,1,donald frans,1,donald trump,11,Download,5,dprd,3,dr miftah el banjari,1,dr tiar,1,dr zakir naik,3,Dr. Adian Husaini,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,4,dr. aidh al qarni,3,dr. warsito,2,dream,1,dzan farid,1,dzulhijjah,1,emilia renita,3,erdogan,7,Esra Panese,1,event,1,facebook,1,fadel muhammad,1,fadl zon,8,fahira idris,2,fahri hamzah,6,fakta,3,fans celtic,1,farid okbah,1,fatih seferagic,1,Featured,4,felix siauw,16,ferdinand hutahean,1,ferihana,1,filipina,1,film,2,Fiqih,144,fiqih dakwah,20,fiqih haji,8,fiqih ihram,2,fiqih jenazah,11,fiqih jihad,5,fiqih jual beli,3,fiqih madzhab imam syaf'i,1,fiqih nikah,8,fiqih puasa,2,fiqih qurban,2,firanda andirja,1,florida,1,foto,7,Foto-Foto kesesatan Syi'ah,4,fpi,18,freddy budiman,2,gafatar,1,gajah,1,gallery,1,gambar,3,game online,1,game pes,1,garut,8,gatot nurmantyo,3,gaza,7,gerhana matahari,1,gerindra,4,Gilbert Lumoindong,1,globaltv,1,golkar,3,gontor,1,google,1,gp anshor,4,gresik,1,gubernur ntb,1,guru,13,gus manan,1,gus sholah,2,habib rizieq,23,hacker,1,Hadits,17,hadyu,2,hafidz quran,2,haiti,1,halal.ad,3,ham,3,hamdan zoelva,1,hari pancasila,1,Harits Abu Ulya,1,hartoyo,6,harvard,1,hary tanoesoedibjo,9,headline,90,hidayat nur wahid,3,hidayatullah,1,hikmah,8,hmi,14,hollywood,1,hukum seputar ta'ziyah,2,husain syahid,1,husni thamrin,1,hut ri 71,4,ibadah,5,ibnu khaldun,1,ibu saeni,15,ical,1,idc,1,ihw,1,ikhsan modjo,1,iklan,1,ilc 8 november,1,illuminati,3,Ilmu Faroidh,20,ilyas karim,2,imam masjid al aqsa,2,imamah,5,imunisasi,1,india,6,indonesia,721,indramayu,1,inews,1,info kajian,1,inggris,2,insan mokoginta,1,inspiratif,1,intermezo,1,internasional,205,ipb,1,ipw,1,irak,2,iran,6,irena handono,3,irlandia,2,Islamophobia,2,islandia,1,israel,15,istanbul,1,istiqlal,1,istri ahok,1,istri gus dur,1,jabar,2,jack ma,1,jakarta,25,jakut,1,jamaah tabligh,1,janet jackson,1,jas,1,jatim,5,jawa barat,2,jawa timur,3,Jayawijaya,2,Jeffry Winters,1,jember,1,jepang,4,jerman,4,jihad,1,jihad internasional,5,jil,10,jilbab,5,jk,14,jokowi,149,jokowi dan ahok,9,jonru,4,jpnn,1,Kabar Muslim Burma 2012,3,kalbar,1,kalimantan,6,kammi,3,kampung rambutan,1,kanada,1,Kapolda,1,kapolri,3,kapry nanda,1,karawang,1,kashmir,2,kasih,1,keluarga,4,Kemendag,1,kenan nabil,1,kereta cepat,1,kesehatan,3,KH Ali Mustafa Ya'qub,1,KH Hasyim Muzadi,4,kh. abdur rasyid,1,khairul anwar,1,Khutbah jum'at,6,Kiamat,3,king abdul aziz,1,king saudi university,2,kiriman pembaca,7,kisah,11,kisah hikmah,5,kisah para nabi,6,kivlan zen,6,kiwil,1,knrp,1,koko,1,kolombia,1,komnas ham,1,komnas perempuan,2,kompas,11,kompastv,3,komunis,19,koneksi,1,kopi jessica,3,korea utara,1,kotamabagu,1,kpai,1,kpk,5,kpu,1,kristen,14,kristenisasi,12,kristologi,25,ktp,1,kuba,1,kuburan,1,kuliner,1,kurma iran,2,kutab al fatih,1,kyai nur,2,labuhbatu,1,Lain-lain,8,lalu heru rojak,1,lampung,3,Laurence Rossignol,1,lbh paham,1,lenteng agung,1,lgbt,20,liberal,1,Liberalisme,6,Lieus sungkharisma,1,lipia,2,lira,1,lomba,1,lomba tahfidz,1,lombok,1,london,1,luar batang,1,lucky hakim,1,Lucu,6,luhut,1,lukman hakim,1,luthfi bashori,1,ma'ruf amin,1,mabuk,1,madina,2,madrasah,1,madura,5,magelang,2,mahfud md,2,Makalah Menarik,96,Makalah Thoharoh,35,makassar,5,make money blog,12,malang,1,malaysia,4,maluku,2,manado,3,mark zuckberg,1,maroko,1,marwah daud,1,marzukie alie,1,masjid nabawi,2,mataram,1,medan,1,media mainstream,23,megawati,13,menag,7,menakjubkan,7,mendagri,8,mengerikan,4,menhan,4,merdeka,5,mesir,4,metrotv,19,minahasa,1,miras,5,mizanul muslim,6,mnctv,2,mpr,1,ms kaban,1,muallaf,27,muda mudi,1,mudik 2016,1,muhammad ali,3,muhammad taufik,1,muhammadiyah,24,muharram,1,muhasabah,71,mui,34,mukidi,1,mukjizat,6,mulyono,1,munarman,5,musa,6,musik,3,muslim uyghur,1,muslimah,12,Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,Mustholahul Hadits,1,Mustolahat Fil fiqh,30,myanmar,17,nabil,1,narkoba,3,nasi uduk babi,2,nasyiatul aisyiyah,1,natal,1,new york,7,nigeria,1,niken taradina,1,ntb,4,nu,16,nur tajib,1,nusairiyah,3,nusantara,2,nushairiyah,1,nushron wahid,56,oemar mita,14,oezil,1,olahraga,1,omran,4,opini,1,ozil,1,padang,2,Paham Sesat,22,pajak,2,pakistan,1,palestina,44,palu,1,pamekasan,1,pan,1,Panduan Ibadah Qurban,3,pangeran harry,1,pangi syarwi chaniago,1,papua,2,paris,1,pasar ikan,2,patani,2,pbnu,3,pdip,2,pekerja asing,1,Pemerintah Indonesia,11,pendeta cabul,3,pendeta vatikan,1,pendidikan,15,penemu muslim,1,pengungsi suriah,6,penjaringan,3,penyerangan polisi tangerang,1,perda islam,2,pers,1,persis,1,pesantren,1,petisi,1,pilkada dki jakarta,5,pki,100,pks,1,Pluralisme,5,pokemon,28,polisi,7,politik,1,ponorogo,1,pontianak,1,poso,1,pp muhammadiyah,2,ppp,3,prabowo,1,prancis,3,probolinggo,1,Prof DR Abdul Hadi,3,profil,4,proxy war,3,psq,1,puisi,1,punk,1,purbalingga,2,purworejo,1,pushami,1,pwnu,3,qishash,2,quraish shihab,1,rachmawati,4,rawajati,1,rcti,1,reklamasi,4,retorika dakwah,26,revenuehits,2,Rezim Penguasa,1,riau,3,ridwan kamil,4,rifkoh abriani,1,rio haryanto,1,risma,4,Riyadh Badr Bajrey,4,rizal ramli,2,robithoh alam islami,1,rohingya,15,rokok,3,ronaldo,1,rudal jokowi,1,ruhut,6,rumah tangga,4,rusia,1,Sahabat,4,sahabat nabi,1,said aqil,17,sains,1,salafy indonesia,4,salib mampang,3,salibis,1,salim a. fillah,1,samarinda,1,sambudi,5,sampang,1,sandiago uno,1,santoso,1,santri,2,sayidiman suryohadiprojo,1,sby,10,sd cilegon,1,Sejarah,18,sekjen pbb,1,sekte dan aliran,5,Sekularisme,6,selandia,1,sepak bola,1,Shahnaz Laghari,1,shalawat badar,8,shalawat nabi,18,shared2earn,1,sidoarjo,1,simposium anti pki,4,siroh,16,siyono,4,skotlandia,2,Slank,1,sma,1,soekarno,1,solo,4,spanyol,1,spbu,1,sragen,2,stand up comedy,1,stevanus,2,stiba makassar,1,subang,1,sudan,1,sukabumi,2,sukmawati,1,sulawesi,2,sulteng,1,sumbar,2,sumedang,1,sumsel,1,sumut,2,surabaya,3,suriah,36,surya prabowo,1,susanto,1,swedia,1,syafii maarif,11,syaikh sudais,1,Syarh 'Umdatul Ahkam,42,Syarh Matan Thawiyah,20,syariat islam,3,syarifah salsabila,1,Syiah,197,syiah mencela nabi muhammad,6,syiah mencela sahabat,22,syiah menghina muawiyah,4,syiah mengkafirkan aisyah,6,syiah mengkafirkan asyariyah,4,syiah mengkafirkan sahabat,1,syiah suriah,1,syiah takfiri,1,syirik,7,syubhat pengagung kubur,2,Syubhat Sejarah Rosululloh SAW,9,Tabi'in,12,Tabi'ut Tabi'in,13,Tafsir,4,tafsir al maidah,1,tahukah?,4,takbir keliling,2,tangerang,1,tanjungbalai,15,tawasul,4,Tax Amnesty,1,Tazkiyyatunnafs,24,tebet,2,tebingtinggi,1,teknologi,19,tema ceramah,20,tema dakwah,3,teman ahok,17,tempelate blog,6,tempo,3,tengger,3,Tengku Erry Nuradi,1,terbaru,1,tere liye,1,Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,terompet dari sampul al quran,4,teroris,8,teroris separatis,1,terorisme,4,terorisme medan,7,teuku nasrullah,2,teungku zulkarnain,14,thailand,3,thibun nabawi,1,timor leste,1,tionghoa,5,tiongkok,2,Tips,4,tki,1,tni,7,tni au keroyok jamaah masjid,10,trans7,1,Tsaqofah,6,tuban,1,tulisan,1,turki,11,tutorial,1,tvone,2,tvri,1,uea,1,ui,1,uighur,2,uika bogor,1,uim,2,uin,1,ulil,7,ullcok,1,Ulumul Quran,3,umroh gratis,1,unas,1,unesco,1,Unik,19,universitas islam madinah,3,universitas paramadina,1,unj,2,Ushulul Fiqh,1,ust. budi ashari,1,ust. zaitun rasmin,4,ust. zulkifli,2,vaksin palsu,1,valentine day,3,van dame,1,video,50,vietnam,1,wacana,15,wahdah islamiyah,2,walisongo,1,wasilah,1,wawasan,38,wtc,3,yahudi,11,yaman,1,yogya,1,yogyakarta,7,yordania,1,yusril,2,yusuf al qardawi,1,yusuf mansur,3,yuyuk andriati,1,zaid royani,4,zakat,4,zulkifli hasan,1,
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Indonesia Di Tepi Jurang; Negara Terpuruk, Hutang Menumpuk, Aset Terkeruk
Indonesia Di Tepi Jurang; Negara Terpuruk, Hutang Menumpuk, Aset Terkeruk
https://1.bp.blogspot.com/-A2PwGmlGpJQ/V8TBVIY_pAI/AAAAAAAAIlA/ICyxrtjZdikcppeSATrge7_iqVeO_AGpwCLcB/s640/JOKOWI%2BJK%2BDOLAR_5.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-A2PwGmlGpJQ/V8TBVIY_pAI/AAAAAAAAIlA/ICyxrtjZdikcppeSATrge7_iqVeO_AGpwCLcB/s72-c/JOKOWI%2BJK%2BDOLAR_5.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/indonesia-di-tepi-jurang-negara-terpuruk-hutang-menumpuk-aset-terkeruk.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/08/indonesia-di-tepi-jurang-negara-terpuruk-hutang-menumpuk-aset-terkeruk.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy