Fenomena Kaum Muslimin yang Terjerumus Kedalam Perbuatan Syirik

Illustrasi; Syirik Persembahan Jurnalmuslim.com - Sungguh benar ucapan Rasul al-Amin, yang sanga...

Illustrasi; Syirik Persembahan
Jurnalmuslim.com - Sungguh benar ucapan Rasul al-Amin, yang sangat bersemangat untuk menjaga keimanan dan keutuhan kaum mukminin dari kotoran dan bahaya syirik, tatkala beliau bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « الشرك أخفى في أمتي من دبيب الذر على الصفا  » [أخرجه أبو نعيم في الحلية]

"Kesyirikan lebih tersamar perkaranya dari pada semut kecil yang merayap di bukit Shafa".[1]

Dimana sebagian perbuatan syirik ada yang tersamar bagi sebagian para ulama, sehingga mereka terjerumus ke dalamnya. Penulis kitab ad-Diinul Khalish mengatakan, "Diantara jenis kesyirikan ada beberapa perkara yang tidak diketahui oleh para sahabat kecuali setelah lewat beberapa waktu lamanya, Lantas bagaimana dengan dirimu hingga dirimu dapat mengetahuinya tanpa memiliki ilmu. Sedangkan Allah Shubhanahu wa ta’alla mengatakan kepada Nabi      -Nya:

فَٱعۡلَمۡ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُؤۡمِنَٰتِ

"Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, yang hak) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan". (QS Muhammad: 19).

Baca juga artikel berikut:
1. Akar Kesyirikan Dalam Asma dan Shifat Allah
2. Kapan Dan Bagaimana Kesyirikan Bisa Terjadi Di Umat Ini
3. Ta'thil Nama & Sifat Allah; Kesyirikan Pertama dalam Rububiyah
4. Membuat Tandingan Selain Allah; Awal Kemunculan Syirik Rububiyah
5. Awal Mula Munculnya Syirik Uluhiyah dan Ibadah
6. Fenomena Kaum Muslimin yang Terjerumus Kedalam Perbuatan Syirik
7. Peran Ulama dalam Memberantas Praktek Syirik dan Penyelewengan Aqidah


Dan Allah ta'ala juga menyatakan dalam firman -Nya:

وَلَقَدۡ أُوحِيَ إِلَيۡكَ وَإِلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكَ لَئِنۡ أَشۡرَكۡتَ لَيَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ٦٥﴾[ الزمر: 65]

"Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu."Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi". (QS az-Zumar: 65).


Jika ini ditujukan kepada penghulu dan penutup para Rasul, lantas bagaimana kiranya dengan selain beliau dari kalangan manusia secara umum? Nabi Ibrahim 'alaihi sallam pernah berdoa yang diabadikan oleh Allah ta'ala didalam firman -Nya:

 ﴿وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا ٱلۡبَلَدَ ءَامِنا وَٱجۡنُبۡنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعۡبُدَ ٱلۡأَصۡنَام

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala". (QS Ibrahim: 35).

Jika saja bapaknya para Nabi juga merasa takut terhadap dirinya serta anak keturunannya yang termasuk dari kalangan para nabi lalu apalagi yang bisa diharapkan dari selain beliau dari kalangan manusia yang bukan termasuk anggota kenabian? Dimana kesyirikan, perkaranya begitu samar lebih samar daripada semut kecil yang sedang merayap, yang menguji sebagian orang yang tidak memahami sedikit demi sedikit tentang masalah ini, biarpun suaranya lantang mengingkari namun hakekatnya dia bodoh tentang hakekat itu".[2]

Hingga ada sebagian ulama yang ditimpa musibah yaitu dengan terjatuh kedalam beberapa perbuatan syirik karena begitu samarnya perkara syirik dan belum tergambar dalam benak mereka hakekat kesyirikan yang dengannya Allah Shubhanahu wa ta’alla mengutus para Rasul untuk memberantasnya. Barangkali sebagian ulama tadi memiliki niat yang tulus pada sebagian ucapan dan perbuatan mereka yang telah terkontaminasi dengan kesyirikan. Akan tetapi, sebagaimana perkataan Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, "Betapa banyak orang yang menghendaki kebaikan namun ia tidak memperolehnya".[3]

Kemudian, para ulama tadi yang akan kita sebutkan sebentar lagi, bukan berarti saya sedang menjatuhkan vonis bahwasannya mereka adalah orang-orang musyrik, sebab menghukumi secara umum itu lebih mudah dan ringan pada banyak kasus permasalahan dari pada memvonis secara individu. Karena bisa jadi ada kasus tertentu yang mengharuskan seseorang divonis kafir atau musyrik akan tetapi tercegah karena hilangnya salah satu syarat dari syarat-syarat yang ada atau terhalangi oleh penghalang yang menyebabkan dirinya dihukumi kafir atau musyrik.

Contohnya, jika ada seorang muslim yang mempunyai syubhat tentang beberapa perkara syirik, maka untuk menghukuminya secara langsung harus hilang dahulu syubhat yang mengganjal tersebut, kemudian menegakankan hujah padanya terlebih dahulu, maka sebelum dilakukan dua hal tadi maka tidak boleh menghukumi pelakunya sebagai seorang musyrik atau kafir selama-lamanya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh para ulama kita. Seperti yang dijelaskan oleh Syaikh Abdullah bin Abdurahman Abu Bathin[4], salah seorang ulama Nejed, beliau mengatakan, "Pendapat kami tentang hal itu, bahwa barangsiapa diantara pelaku kesyirikan ada yang meninggal sebelum sampainya hujah dan dakwah kepadanya (maka tidak dihukumi musyrik). Tapi, yang dihukumi ialah orang yang telah terkenal getol melakukan perbuatan syirik dan menjadikan sebagai bagian dari agamanya, lantas dirinya meninggal dalam kondisi seperti itu, maka dhohir orang tersebut, dirinya telah meninggal dalam kondisi kafir. Sehingga tidak boleh mendoakannya, menyembelih kurban untuknya dan bersedekah atas namanya. Adapun hakekat perkaranya maka kita serahkan kepada Allah azza wa jalla.

Sedangkan orang yang meninggal dalam kondisi seperti itu, lalu semasa hidupnya telah ditegakan hujah atasnya, kemudian dia tetap ingkar dan sombong maka orang seperti ini telah kafir baik secara dhohir maupun batinnya. Adapun sebelum ditegakkan hujah atasnya maka perkaranya kita serahkan kepada Allah ta'ala. Adapun orang yang tidak kita ketahui perilaku dan kondisi semasa hidupnya, kita juga tidak mengetahui mati dalam keadaan seperti apa, maka kita tidak boleh menghukumi kafir padanya, adapun perkaranya maka kita serahkan kepada Allah azza wa jalla".[5]

Imam Mujadid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab juga mengatakan, "Dan kisah ini[6] memberikan sebuah faidah bahwa seorang muslim –bahkan seorang alim sekalipun- bisa saja terjatuh kedalam perbuatan syirik sedang dirinya tidak menyadarinya. Didalam kisah ini pula terdapat pelajaran untuk senantiasa belajar dan berhati-hati. Demikian pula memberi pelajaran bahwa seorang muslim yang berijtihad apabila berbicara dengan ucapan dusta sedang dirinya tidak mengetahuinya, lalu dirinya sadar kemudian bertaubat kepada Allah Shubhanahu wa ta’alla seketika itu juga maka tidak boleh dihukumi kafir".[7]

Dalam kesempatan lain beliau juga menjelaskan, "Kita tidak menghukumi kafir orang yang menyembah patung, yang berada diatas kuburannya Abdul Qadir Jailani dan patung yang berada diatas kuburan Ahmad Badawi, dan yang semisal dengan keduanya, karena ketidaktahuan mereka, dan tidak adanya orang yang mengingatkan perbuatan menyimpang tersebut".[8] Imam Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahab juga mengatakan berkaitan tentang sebagian orang yang melakukan perbuatan syirik tidak semuanya kafir, dengan penjelasannya, "Karena tidak adanya orang yang melarang perbuatan tersebut dimasanya baik dengan lisan, atau dengan senjata dan pedang, begitu juga belum tegak hujah atas dirinya, dan belum ada yang menjelaskan jalan yang lurus".[9]

Maka pendapat yang benar dalam masalah menjatuhkan vonis syirik pada individu ialah tidak boleh menisbatkan kesyirikan pada seseorang yang melakukannya melainkan setelah hilang syubhat yang ada didalam benaknya, dan setelah iqamatul hujah padanya. Oleh karena itu Syaikhul Islam menjelaskan tentang sekte Jahmiyah (yang telah terjatuh dalam kesyirikan dengan cara menta'thil), beliau menerangkan, "Oleb sebab itu saya katakan tentang Jahmiyah dari kalangan haluliyah dan nufaat yang menafikan kalau Allah ta'ala berada diatas Asry -Nya dan juga bencana yang mereka hasilkan. Yang kalau seandainya saya mencocoki pemikirannya niscaya saya menjadi kafir, sebab saya telah mengetahui bahwa pemikirannya adalah kafir, tapi kalian bagiku tidaklah kafir karena kalian tidak mengetahui hakekatnya".[10] Hal ini Beliau sampaikan kepada para ulama mereka, qadhi, guru dan juga para penguasanya.

Maka setiap orang dari kalangan umat ini yang terjatuh kedalam salah satu dari perbuatan syirik maka kita tidak boleh menghukuminya bahwa mereka adalah kaum musyrikin kecuali bila ada bukti yang menunjukan bahwa hujah telah ditegakkan atas mereka, dan syubhat yang ada dikepalanya telah dihilangkan. Sebab tidak semua orang yang kedapatan melakukan perbuatan syirik dihukumi dirinya seorang musyrik -kecuali dari perkara yang telah diketahui secara pasti didalam agama ini-  Sebagaimana keterangan para ulama kita.

Dan jika kita perhatikan pada mayoritas firqah yang terjatuh ke dalam kesyirikan maka kita dapati bahwa kebanyakan diantara mereka memiliki syubhat dari apa yang mereka ucapkan dan mereka kerjakan. Inilah faktor yang menghalangi kita untuk menghukumi mereka secara individu bahwa mereka adalah orang-orang musyrik. Akan tetapi, jangan dipahami bahwa orang yang tidak mempunyai syubhat, atau syubhatnya termasuk dari perkara agama yang telah banyak diketahui secara pasti oleh orang banyak, lalu hujahpun telah ditegakkan atasnya, kemudian kita tidak menghukumi pelakunya sebagai seorang musyrik, semacam aliran Batiniyah, Nushairiyah, dan orang-orang ekstrim dari aliran Rafidah. Sebab banyak bukti yang menunjukan bahwa para ulama kita telah menjatuhkan vonis kafir secara individu pada sekte-sekte tadi.

Selanjutnya, walaupun kita tidak menyematkan pada seseorang secara person bahwa dirinya termasuk orang musyrik, tapi, tidak mengapa bila kita menyebut orang yang telah melakukan salah satu dari perbuatan syirik tersebut, dalam rangka untuk mengingatkan orang banyak dari bahaya syirik dan nasehat bagi umat secara umum. Berpijak dari asas inilah maka akan saya sampaikan beberapa orang yang telah terjatuh pada salah satu dari perbuatan syirik, baik dirinya melakukan dengan sengaja atau tanpa unsur kesengajaan.

Misalkan, perbuatan syirik dengan menyekutukan Allah Shubhanahu wa ta’alla dalam perkara yang berkaitan dengan Dzat, sifat dan perbuatan -Nya, dengan cara menta'thilnya maka banyak dikalangan para ulama besar dari kalangan Jahmiyah dan Mu'tazilah yang telah terjatuh kedalamnya. Sebagaimana hal itu juga banyak menimpa para ulama besar dari kalangan Asya'irah dan Maturidiyah. Atau sebagian ulama yang condong pada pendapat Qadariyah atau condong pada pendapat Jabriyah. Begitu pula ada sebagian ulama yang jatuh dalam pemikiran sufi yang mempunyai keyakinan wihdatul wujud.

Adapun kesyirikan dalam perkara yang berkaitan dengan Dzat Allah, nama, sifat dan perbuatan -Nya, dengan cara mengambil tandingan bagi -Nya, maka hal ini juga telah banyak menimpa kalangan Syi'ah dan Ahlu Sunah yang terlalu ektsrim didalam menyerupakan Allah Shubhanahu wa ta’alla dengan makhluk. Baik penyerupaannya dari segi Dzat -Nya, sifat atau perbuatan -Nya.

Yaitu dengan menetapkan sebagian sifat-sifat yang menjadi kekhususan  Allah ta'ala dengan sifat makhluk. Seperti yang dilakukan oleh orang Rafidah terhadap Ali dan para imamnya. Begitu pula yang dilakukan oleh orang-orang yang ghuluw terhadap Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sebagian orang yang berprasangka baik pada orang-orang tertentu bahwasannya mereka adalah para wali Allah Shubhanahu wa ta’alla yang punya kesempurnaan dan punya kekhususan ini dan itu. Hingga sampai pada tingkat menjadikan mereka sebagai tandingan bagi Allah azza wa jalla. Dan akan datang insya Allah beberapa contoh dalam masalah ini.

Adapun kesyirikan dalam perkara menyekutukan Allah Shubhanahu wa ta’alla dalam peribadatan, maka tidak mengapa bila kita sampaikan. Betapa banyak dari kalangan para ulama yang ma'ruf didalam umat ini, yang terjatuh dalam perbuatan syirik kepada Allah ta'ala –dan mereka masih dalam kesyirikannya-, semacam berdoa kepada selain Allah Shubhanahu wa ta’alla, beristighotsah kepada selain Allah pada perkara yang harus ditujukan kepadaNya, meminta perlindungan kepada selain Allah Shubhanahu wa ta’alla pada perkara yang menjadi kekhususan –Nya, bernadzar, melakukan penyembelihan, serta berbagai macam ibadah kepada selain Allah ta'ala. Dengan argumen sedang bertawasul kepada -Nya melalui jalan para wali dan penghuni kubur.

Maka tatkala kesyirikan semacam tadi banyak menyebar ditubuh kaum muslimin hingga sampai pada tingkatan seperti ini maka para ulama yang telah mendapat cahaya -Nya dengan tersinari hatinya dengan cahaya tauhid dan mengetahui hakekat syirik bergerak untuk memberantas dan menjelaskan kepada umat, selaras dengan kandungan yang ada dalam ucapan kenabian, seperti sabdanya:



قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « لَا يَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ على الحق لا يضرهم من خالفهم ولا من خذلهم حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ » [أخرجه البخاري ]

"Senantiasa akan ada sekelompok dari kalangan umatku yang berada dalam kebenaran, orang yang menyelisihi dan menterlantarkannya tidak akan memadharatkannya hingga datang urusan Allah (hari kiamat)".

Mereka adalah para ahli hadits dan atsar dari kalangan umat ini. Dan akan datang penukilan beberapa contoh para ulama mujtahid yang terkenal dalam masalah ini yang telah memerangi perbuatan syirik dan khurafat dengan berbagai macam jenisnya pada pembahasan yang akan datang.

[1] . HR Abu Nu'aim didalam kitabnya Hilyahtu Auliya 3/36. Dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam shahihul Jami no: 3730.

[2] . Dinul Khalis 1/138-141 oleh Shidiq Hasan Khan.

[3] . Atsar ini diriwayatkan oleh Darimi dalam sunannya 1/79 no: 204.

[4] . Beliau adalah Abdullah bin Abdurahman Abu Bathin. Lahir pada tahun 1194 H. Menjadi Qadhi dibeberapa wilayah, beliau banyak mempunyai tulisan yang berkaitan tentang masalah Aqidah, dan pembelaan kepada dakwah Imam Mujadid, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Mendapat julukan sebagai Mufti negeri Nejed. Meninggal di kota Syaqraa' pada tahun 1282 H. Lihat biografinya dalam kitab Ulama Nejed Khilal Sitata Qurun 2/234 oleh Abdullah bin Abdurahman al-Bassam.

[5] . Majmu'ah Rasa'il wal Masa'il Nejdiyah 4/735.

[6] . Maksudnya ialah kisah yang disebutkan dalam hadits ada seseorang yang begitu senang mendapatkan perbekalaanya setelah putus asa dan pasrah untuk mati, "Ya Allah Engkau adalah hambuku dan saya adalah Rabbmu".

[7] . Kasyfu Syubhat hal: 45-46.

[8] . Majmu'ah Mu'alifaat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, Fatawa wa Masa'il 9/11.

[9] . Dinukil dari kitab Hidayah Saniyah 46/47 oleh Sulaiman bin Samhan.

[10] . Radd ala Bukairi hal: 46.

Diambil dari e-book "Akar Kesyirikan Dalam Asma dan Shifat Allah". Dinukil dari Buku: “Syirik pada Zaman Dahulu dan Sekarang” (2/647-679) oleh Syaikh  Abu Bakar Muhammad Zakaria.

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Fenomena Kaum Muslimin yang Terjerumus Kedalam Perbuatan Syirik
Fenomena Kaum Muslimin yang Terjerumus Kedalam Perbuatan Syirik
https://4.bp.blogspot.com/-XrlGzBTxeXM/VwW6ijcp9gI/AAAAAAAAE88/Mkha011uEnoHGimNbEQ7stRxYNZh_C6FQ/s640/persembahansesaji.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-XrlGzBTxeXM/VwW6ijcp9gI/AAAAAAAAE88/Mkha011uEnoHGimNbEQ7stRxYNZh_C6FQ/s72-c/persembahansesaji.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2016/04/fenomena-kaum-muslimin-yang-terjerumus-kedalam-perbuatan-syirik.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2016/04/fenomena-kaum-muslimin-yang-terjerumus-kedalam-perbuatan-syirik.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy