c AMIR BIN ABDILLAH AT-TAMIMI "Puncak orang yang zuhud ada delapan orang dan yang terdepan adalah Amir bin Abdillah At-Tamimi.&...


c
AMIR BIN ABDILLAH AT-TAMIMI

"Puncak orang yang zuhud ada delapan orang dan yang terdepan adalah Amir bin Abdillah At-Tamimi." (Alqamah bin Martsad)
sekarang kita berada di tahun 14 H. disaat itu dimana para pebimbing generasi dan guru utama dikalangan para shabat dab senior tabi'in membuat perbatasan kota Basrah atas perintah Khalifah Umar bin Khathab a.
mereka bertekad untuk membangun kota baru sebagai markas bagi pasukan kaum muslimin untuk berperang di negeri Persi. Sekaligus sebagi titik tolak untuk berdakwah ilallah lserta sebagai menara untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi.
Di kota ini kaum muslimin dari segala penjuru Jazirah Arab, ada yang dari Najd, Hijaz dan Yaman berkumul untuk menjaga perbatasan daerah kaum muslimin. Diantara yang turut berhirah tersebut terdapat pemuda Najd dari Bani Tamim yang dipanggil dengan nama Amir bin Abdullah At-Tamimi Al Anbari. Usianya masih remaja, masih lunak kulitnya, putih wajahnya, suci jieranya dan takwa haitinya.
Kendati masih berstatus baru, kota Basrah menjadi kota yang terkaya di negeri kaum muslimin dan paling berlimpah hartanya, karena tertumpuk di dalamnya hasil ghanimah perang dan tambang emas murni.
Namun begitu, bagi pemuda dari Bani Tamim hal itu bukanlah yang dia cari. Beliau dikenal zuhud terhadap apa yang dimiliki manusia, berharap terhadap apa yang ada disisi Allah, berpaling dari dunia dan perhisannya, menghadapkan jiwanya kepada Allah dan keridhaan-Nya.
Ketika itu pemuka Basrah adalah seorang sahabat agung Abu Musa Al-Asy'ari a. beliau adalah wali kota Basrah yang bercahaya. Beliau juga panglima perang kaum muslimin yang berasal dari Basrah setiap kali menghadapi musuh. Beliau adalah imam penduduk Basrah, pengajar dan pembimbingnya menuju ke jalan Allah l.
Kepada Abu Musa Al-Asy'ari inilah Amir bin Abddillah berguru baik dalam konkisi perang maupun damai. Aktif menemani beliau setiap menempuh perjalanan, meneguk ilmu darinya tentang kitabullah yang masih segar seperti tatkala diturunkan di hati Muhammad n. juga mengambil hadits shahih yang bersambung hingga Nabi n yang mulia. Beliau menuntut ilmu tentang agama Allah dihadapan Abu Musa Al-Asy'ari.
Setelah beliau menyempurnakan sesuai yang dikehendaki, maka beliau membagi hidupnya menjadi tiga bagian.
Bagian pertama adalah untuk halaqah dzikir di masjid Basrah yang disana dibacakan dan diajarkan Al-Qur`an kepada manusia.
Kedua beliau pergunakan untuk mengenyam manisnya ibadah, beliau pancangkan kakinya di hadapan Allahk hingga letih kedua telapak kakinya.
Ketiga, untuk terjun ke medan jihad, beliau menghunus pedangnya untuk berperang di jalan Allahk . seluruh umurnya tidak pernah absent sedikitpun dari tiga kesibukan tersebut, sehingga beliau dikenal sebagai abid (ahli ibadah) dan ahli zuhudnya peduduk Basrah.
Diantara berita tentang Amir bin Abdillah adalah seperti yang dikisahkan oleh seorang putera Basrah yang mengatakan:
"Aku pernah mengikuti safar bersama rombongan yang ada di dalamnya terdapar Amir bin Abdillah, tatkala menjelang malam, kami singgah di hutan. Aku melihat Amir mengemasi barang-barangnya, mengikat kendaraannya di pohonan dan memanjangkan tali pengikatnya., mengumpulkan rerumputan yang dapat mengenyangkan kendaraannya dan meletakkan di hadapannya. Kemudian beliau masuk kedalam hutan dan menghilang di dalamnya. Aku berkata kepada diriku sendiri, "Demi Allahk aku akan mengikutinya dan aku ingin melihat apa yang sedang ia lakukan di tengah hutan malam ini." Aku melihat Amir berjalan hingga berhenti disuatu tempat yang lebat pepohonannya dan tersembunyi dari pandangan manusia. Lalu dia menghadap ke kiblat, berdiri untuk shalat. Aku tidak melihat shalat yang lebih bagus, lebih sempurna dan lebih khusyuk dari shalarnya. Setelah beberapa rakaat berlalu yang di kehendaki Allahk, dia berdo`a kepada Allahkdan bemunajat kepada-Nya, diantara yang ia ucapkan adalah, "Wahai Ilahi, sungguh Engkau telah menciptakan aku dengan perintah-Mu, Engau tempatkan aku di dunia ini sesuai kehendak-Mu, lalu Engkau perintahkan, "Berpegang teguhlah!", bagaimana aku akan berpegang teguh jika Engkau tidak meneguhkan aku dengan kelembutan-Mu ya Qawwiyu ya Matiin! Wahai Ilahi… sesungguhnya Engkau mengetahui seandainya aku memiliki dunia dan seluruh isinya, kemudian diminta demi meraih ridha-Mu niscaya aku akan memberikan kepada orang yang memintanya, maka berikanlah jiwaku kepadaku ya.. Ar-Rahman Ar-Rahim. Wahai Ilahi…kecintaanku kepada-Mu yang sangat, membuatku terasa ringan menghadapi musibah, ridha atas segala qadha`, maka aku tidak peduli apapun yang meminta diriku pagi dan sore harinya selagi masih bisa mencintai-Mu."
Putera Basrah itu melanjutkan, "Kemudian rasa kantuk mendatangiku hingga aku tertidur. Berkali-kali aku tidur dan bangun sedangkan Amir masih tega di tempatnya, tetap dalam shalat dan munajahnya sampai datangnya waktu subuh.
Usai shalat subuh beliau berdo`a, "Ya Allahk, waktu subuh telah datang, manusia segera bangun dan pergi untuk mencari karunia-Mu. Sesungguhnya masing-masing mereka memiliki keperluan, dan sesungguhnya keperluan Amir disisi-Mu adalah agar Engkau mengampuninya. Kabulkanlah keperluanku dan juga keperluan mereka Ya Akramal Akramin. Ya Allahk sesungguguhnya aku telah memohon kepada-Mu tiga perkara, lalu Engaku mengabulkan dua diantaranya dan tinggal satu saja yang belum. Ya Allahk perkenankanlah permohonan tersebut sehingga aku bisa beriabadah kepada-Mu sesuka hatiku dan sekehendakku."
Beliau beranjak dari tempat duduknya dan tiba-tiba pandangan matanya tertuju kepadaku. Beliau terperanjat dan berkata, "Apakah Anda membuntutiku sejak kemarin malam wahai saudaraku dari Basrah?" Aku menjawab, "Benar." Beliau berkata, "Rahasiakanlah apa yang Anda lihat semoga Allahk merahasiakan aib Anda!" Aku menjawab, "Demi Allah, engkau beritahukan aku terlebih dahulu tentang titga permohonanmu tersebut kepada Allah, atau aku akan memberitahukan kepada manusia tentang apa yang aku lihat darimu." Beliau berkata, "Duhai celaka, jangan sampai Anda beritahukan kepada orang lain!" Aku katakan, "Dengan syarat engkau penuhi permintaanku padamu." Maka tatkala beliau melihat keseriusanku, beliau berkata, "Akan aku ceritakan asal anda mau berjanji kepada Allah untuk tidak menceritakan hal ini kepada siapapun." Aku berkata, "Baiklah aku berjanji kepada Allah untuk tidak menyebarkan rahasia ini selagi Anda masih hidup." Lalu beliau berkata:
"Tiada sesuatu yang memudharatkan agama yang lebih aku takuti dari fitnah wanita, maka aku memohon kepada Rabb-ku agar mencabut rasa cinta (syahwatku) kepada manusia, maka Allah mengabulkan do`aku sehingga tatkala aku berjalan, aku tidak peduli apakah yang aku lihat seorang wanita ataukah tembok." Aku berkata, "ini yang pertama, lantas apa yang kedua?" beliau menjawab, "Yang kedua adalah aku memohon kepada Rabb-ku agar tidak diberi rasa takut kepada     siapa selain Dia, maka Allah mengabulkan aku, sehingga demi Allah, tidaklah aku takuti baik yang di langit dan di bumi selain  Dia."
Lantas aku bertanya, "Lantas apa do`a yang ke tiga?" Beliau menjawab, "Aku memohon kepada Allah agar menghilangkan rasa kantuk dan tidur hingga aku sehingga aku bisa beribadah kepada-Nya di malam dan siang hari sesuai dengan sesuka hatiku, namun Allah belum mengabulkannya." Tatkala aku mendengar dari beliau, aku berkata: kasihanilah dirimu, Anda telah melakukan shalat di malam hari dan shaum di siang hari, padahal Jannaah dapat raih dengan amalan yang lebih ringan dari apa yang Anda kerjakan. Dan neraka dapat dihindari dengan perjuangan yang lebih ringan dari apa yang Anda usahakan." Beliau berkata lagi: "Aku takut jika nantinya aku menyeleshan selagi tiada bermanfaat sedikitpun penyesalan itu. Demi Allah aku akan bersungguh-sungguh untuk beribadah, tidak ada pilihan lain, jika aku selamat itu semata-mata karena rahmat Allah, jika aku masuk neraka maka itu karena keteledoranku."

            Amir bin Abdillah bukan sekedar ahli ibadah di waktu malam saja, namun juga mujahid di siang harinya. Tiada penyeru jihad fi sabilillah memanggil melainkan beliau segera mendatanginya,
            Sudah menjadi kebiasaan beliau, manakala hendak bergabung bersama para mujahidin yang hendak berperang, beliau melihat-lihat kelompok pasukan untuk memilihnya. Jika beliau dapatkan yang sesuai, beliau berkata kepada mereka: "wahai saudara, sesungguhnya aku ingin bergabung bersama kalian jika kalian mengabulkan tiga permintaanku." Maka mereka bertanya: "Apa tiga pemintaan tersebut ?" beliau menjawab: "pertama, hendaklah kalian memperkanankan aku  untuk menjadi pelayan bagi keperluan kalian, meka tidak boleh seorangpun diantara kalianmerebut tugas tersebut. Kedua, hendaknya akulah yang dijadikan mu'adzin, maka seorang pun tidak boleh seorang pun merebut tugas sdzzan untuk shalat. Ketiga, hendaknya kalian izinkan aku untuk menginfakkan hartaku kepada kalian sesuai kemampuanku". Jika mereka menjawab "ya", maka beliau segera bergabung, namun jika kdijawab tidak, meka beliau mencari pasukan lain yang mau meneima permintaan beliau tersebut.
            Sungguh dikalangan para mujahidin tersebut Amir bin Abdillah mengambil bagian yang banyak daam hal resiko dan kesusahan, namun mengambil bagian terkecil dalam hal yang menyenangkan (pembagian ghanimah). Beliau terjun di kancah peperangan dengan gigihyang tiada orang lain yang segigih beliaudalam berperang. Akan tetapi disaat pembagian ghaimah, tiada yang lebih enggan menerima selain beliau.
            Inilah Sa`ad bin Abi Waqqash tatkala usai perang Qadisiyahdi istana Kisra, beliau perintahkan Amru bin Muqarrin untuk mengumpulkan ghanimah dan menghitungnya agar kemudian seperlima dari ghanimah tersebut dapat dikirim  ke baitul maal bagi kaum muslimin. Adapun sissnya dibagikan kepada para mujahidin. Maka dikumpulkanlah harta benda yang luar biasa banyaknya, disana ada keranjang besar yang tertutup oleh tumpukan bebatuan berisi penuh bejana-bejana dari emas dan perak yang biasa dipakai oleh raja-raja Persi untuk makan dan minum.
            Ada pula sebuah kotak dari kayu mewah yang tatkala dibuka ternyata berisi baju-baju, pakaian dan selendang kaisar yang berenda permata dan mutiara ada kotak perhiasan yang berisi barang-barang yang berharga sepert kalung dan perhiasan yang beraneka ragam. Ada juga kotak-kotak yang berisi senjata-senjata milik raja-raja Persi terdahulu, dan pedang-pedang para raja maupun pemimpin yang tunduk Persi sepanjang perjalanan sejarah.
Disaat orang-orang bekerja menghitung ghanimah dibawah pengawasan kaum muslimin, tiba-tiba muncullah seorang lelaki yang kusut dan berdebu sedang membawa kotak perhiasan yang berukuran besar dan berat bebannya, dia mengangkat dengan kedua tangannya sekaligus.
Mereka memperhatikan sengan seksama, mata mereka belum pernah mel;ihat kotak perhiasan sebesar itu, belum pula terkumpul kotak perhiasan yang setara atau mendekati besarnya kotak tersebut. Mereka melihat apa yang ada di dalamnya, ternyata berisi penuh perhiasan permata dan intan, lalu mereka bertanya kepada lelaki tersebut, "dimanakah anda mendapat simpanan yang berharga itu?" orang tersebut menjawab,"aku dapatkan dari peperangan anu…di tempat anu.." mereka bertanya, "sudahkah anda mengambil sebagiannya?" orang itu menjawab,"semoga Allah memberikan hidayah kepada kalian. Demi Allah, sesungguhnya kotak perhiasan ini dan seluruh harta yang dimiliki raja-raja Persi bagiku tidaklah sebanding dengan kuku hitamku. Kalaulah bukan karena ini merupakan hak bagi kaum muslimin niscaya aku tidak sudi mengangkatnya dari dalam tanah dan tidak akan aku bawa ke sini." Mereka bertanya,"siapakah anda, semoga Allah memuliakan anda !" orang itu menjawab,"demi Allah, aku tidak akan memberittahukannya karena kalian nanti akan memujiku, tidak pula aku ceritakan kepada kalian karena mereka akan menyanjungku. Akan tetapi aku memuji Allah ta`ala dan mengharap pahala-Nya." Kemudian ia meninggalkan mereka dan pergi. Mereka menyuruh seseorang untuk mengikuti laki-laki tersebut guna memberitahukan kepada mereka siapa sebenarnya lelaki tersebut. Utusan tersebut terus membuntuti di belakangnya tanpa sepengetahuan beliau hingga sampai kepada para sahabatnya. Utusan tersebut bertanya kepada mereka perihal laki-laki teresebut, lalu mereka menjawab, "apakah anda belum tahu laki-laki itu ?, dialah ahli zuhudnya orang-orang Bashrah…Amir bin Abdillah at Tamimi."
Meski demikian gemilangnya perjalanan hidup Amir bin abdillah at Tamimi –sebagaimana yang anda lihat- namun beliau tidak terhindar pula dari hasutan dan gangguan manusia.
Beliau menghadapi resiko seperti yang biasa dialami oleh orang yang lantang menyuarakan kebenaran, mencegah kemunkaran dn berusaha untuk menghilangkannya.
Peristiwa yang melatar belakangi beliau mendapatkan hasutan tersebut bermula ketika beliau melihat salah seorang anak buah dari kepala polisi Bashrah yang sedang memegang leher ahli dzimmah dan menariknya. Sementara orang dzimmi itu berteriak meminta tolong kepada manusia, "tolonglah aku semoga Allah menolong kalian! Tolonglah ahli dzimmah (yang dilindungi) Nabi kalian wahai muslimin !" maka Amir bin Abdillah menghampirinya dan bertanya, "apakah kamu sudah menunaikan jizyah yang menjadi kewajibanmu?"ahli dzimmah itu menjawab, "ya aku sudah menunaikannya." Kemudian Amir menoleh kepada orang yang memgang ahli dzimmah  tersebut dan bertanya,"apa yang anda inginkan darinya?" dia menjawab, "aku ingin dia pergi bersamaku untuk membersihkan kebun milik kepala polisi." Amir bertanya kepada si dzimmi, anda berhasrat untuk bekerja di tempat tersebut?" dia menjawab, "tidak, karena tugas tersebut akan memeras tenagaku dan aku tidak mencaridan aku tidak bisa mencari makan untuk keluargaku !" lalu Amir menoleh lagi kepada orang yang memegang leher dzimi tersebut, "lepaskan dia!" ia menjawab, "aku tidak akan melepaskannya."
Maka tidak ada pilihan lain bagi Amir selain menyelamatkan orang dzimmi tersebut sembari berkata, "demi Allah, tidak boleh perjanjian orang dzimmi dengan Rasulullah dibatalkan selagi saya masih hidup." Kemudian berkumpullah manusia dan turut membantu Amir mengalahkan polisi itu dan akhirnya elamatlah orang dzimmi tersebut. Sebagai pelampiasannya teman-teman lelaki tersebut menuduh Amir sebagai orang yang tidak taat pemerintah dan keluar dari ahlus sunnah wal Jama`ah. Mereka berkat, "dia tidak mau menikahi wanita…, tidak mau makan daging hewan dan susunya…, serta tidak mau menghadiri pertemuan yang diadakan pemerintah.." dan mereka mengadukan persoalan tersebut kepada Amirul Mu'minin Utsman Bin `Affan.
Khalifah memerintahkan wali Bashrah untuk memanggil Amir bin Abdillah dan meminta keterangan kepadanya perihal tuduhan yuag ditujaukan atasnya, lalu hasilnya akan dilaporkan kepada khalifah. Maka wali Bashrah memanggil Amir dan berkata, "sesungguhnya Amirul mukminin –semoga Allah memanjangkan umurnya- menturuhku untuk menanyakan perihal perhara-perkara yang dituduhkan kepadamu." Amir menjawab, "silahkan anda bertanya sesuai yang siinginkan Amirul mu'minin. Lalu wali Bashrah bertanya,mengapa anda menjauhi sunnah Rasulullah dan tidak menikah ?" beliau menjawab, "aku tidak menikah bukan karena menyimpang dari sunnah Rasulullah karena aku tahu bahwa tidak ada kerahiban (hidup untuk membujang) dalam islam. Namaun aku hanya memiliki satu jiwa saja, maka aku jadikan ia untuk Allah dan aku khawatir kelak istriku akan mengalahkan hal itu."
Wali berkata, "lalu mengapa anda tidalk mau memakan daging?" beliau menjawab,"aku bersedia memakannya jika aku berselera dan aku mendapatkannya. Namun apabila aku tidk berselera atau aku berselera namun tidak mendapatkannya maka akutidak memakannya." Beliau ditanya lagi, "mangapa anda tidak mau memakan keju?" baliau menjawab, sesungguhkya di daerah saya banyak tinggal orang-orang majusi yang membuat keju, mereka adalah kaum yang tidak membadakan antara bangkai dan hewan yang disembelih, sehingga khawatir jika minyak yang merupakan satu bagian dari bahan pembuat keju berasal dari hewan yang tidak disembelih. Jika telah ada dua orang muslim yang melihat bhwa keju tersebut terbuat dari minyak hewan yang disembelih, tentulah aku akan memakannya." Beliau ditanya, "apa yang menghalangi anda untuk menghadiri pertemuan dengan pemerintah dan menyaksikannya?" beliau menjawab, "sesungguhnya di depan pintu kalian begitu banyak orang yang ingin dipenuhi hajatnya, maka undanglah mereka ke tempat kalian dan cukupilah kebutuhan mereka dengan apa yang kalian punya, dan biarkan orang yang tidak meminta kebutuhan kepada kalian."
Usai pertemuan tersebut jawaban Amir bin Abdillah ini dilaporkan kepada amirul mu'minin Utsman bin Affan dan khalifah memandang tidak ada indikasi menyimpang dari ketaatan atau keluar dari ahlus sunnah wal jama`ah pada diri Amir.
Hanyasaja api kejahatan belum padam sampai disitu, isu yang mmrbicarkan keburukan Amir bin Abdillah maki gencar, hingga nyaris terjadi fitnah antara pembela beliau dengan orang-orang yang manjadi saingannya, lalu Utsman bin Affan memerintahkan beliau untuk pindah ke negeri syam dan menjadikan negri tersebut sebagai tempat tinggalnya. Khalifah mewasiatkan wali kota Syam Mu`awiyyah bin abi sufyan untuk menyambut baik kadatangan Amir dan menjaga kehormatannya.
Sampailah hari di mana Amir bin Abdillah memutuskan untuk berpindah dari Bashrah. Para sahabat baliau keluar untuk mengucapkan perpisahan denganbeliau. Mereka mengantar beliau hingga sampai di Marbad, setibanya disana beliau berkata kepadamereka, "sesungguhnya saya adalah penyeru maka jagalah seruanku." laluorang-orang melongok a dapat melihat beliau dan mereka tenang tak bergerak dan mata mereka tertuju kepada beliau, sementara beliau mengangkat kedua tangannya dan berdo`a "ya allah, orang yang telah menghasut dan mendustaiku serta menjadi sebab terusirnya aku dari negeriku, memisahkan aku dari sahabatku….ya Allah, sesungguhnya aku telah memaafkannya, maka maafkanlah dia. Berilah ia keselamatan dalam agama dan dunianya. Limpahkanlah kepadaku, dia, dan seluruh muslimin sengan rahmat-Mu, ampunan-Mu, dan kebaikan-Mu wahai yang paling pengasih". Kemudian beliau mengarahkan kendaraannya menuju syam.
Amir bin Abdillah memutuskan hidup di negeri Syam untuk mengisi sisa-sisa umurnya. Beliau memilih Baitul Maqdis sebagai tempat tinggal dan beliau mendapat perlakuan baik dari pemimpin Syam Mu`awiyah bin Abi sufyan, dihormati dan dihargai.
Tatkala beliau sakit menjelang  wafatnya, para sehabat beliau menjenguknya dan mereka mendapatkan beliau sedang dalam keadaan menangis. Mereka bertanya, "Aapa yang menyebabkan anda menangis sedangkan anda mempunyai keutamaan ini dan itu?" beliau menjawab, "demi Allah, aku menangis bukan karena ingin hidup lama di duniaatau takut menghadapi kematian, aku manangis karena jauhnya perjalanan dan sedikkitnya bekal. Sungguh aku berada diantara ebing dan jurang… bisa jadi ke jannah bisa juga tergelincir ke neraka, aku tidak tahu di mana aku akan sampai…" kemudian beliau menghela nafas pelan sedabg lisannya basah dengan dzikrullah…disana…disana…di kiblat yang pertama…haramain yang ketiga… tempat Rasul ,elakukan Isra… Amir bin Abdillah at Tamimi berdiam diri.
Semoga allah menerangi Amir bin Abdillah dalam kuburnya dan membahagiakannya di jannah-Nya yang kekal.

           


COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2013/05/c-amir-bin-abdillah-at-tamimi-puncak.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2013/05/c-amir-bin-abdillah-at-tamimi-puncak.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy