SYARH MATAN ‘AQIDAH THOHAWIYYAH 19 – 24

Oleh : Nanang Imam Safi’i Ma’had Aly Al Islam SYARH MATAN ‘AQIDAH THOHAWIYYAH 19 – 24 19 قَوْلُهُ: (وَقَدَّرَ لَهُمْ أَقْدَار...

Oleh : Nanang Imam Safi’i
Ma’had Aly Al Islam
SYARH MATAN ‘AQIDAH THOHAWIYYAH 19 – 24
19
قَوْلُهُ: (وَقَدَّرَ لَهُمْ أَقْدَارًا) .
Dan Ia Telah Menetapkan Ketetapan Takdir Bagi Mereka
Bahwa seluruh makhluk telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana sabda Nabi SAW didalam riwayat Muslim :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «قَدَّرَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلْقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ، وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ» .[1]
Artinya : “Allah SWT telah menentukan takdir bagi semua makhluk lima puluh tahun sebelum Allah SWT menciptakan langit dan bumi.’ Rasulullah menambahkan: ‘dan arsy Allah SWT itu berada di atas air.”[2]
Dan takdir yang telah Ia tetapkan pasti berlaku dan terjadi, sebagaimana firman Allah SWT :
وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا
Artinya : “Dan adalah ketetapan Allah SWT itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,” [Al-Ahzab:38]
Selain ia menetapkan takdir, ia juga menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya untuk seluruh makhluknya di alam semesta, sebagaimana firman Allah SWT :
وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا
Artinya : Dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.[3] [Al-Furqon:2]

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
Artinya : “Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” [Al-Qomar:49]
Mengimani kepada takdir merupakan sesuatu yang prinsip, dan buah dari mengimaninya adalah sebagai berikut:
a.          Manusia akan senantiasa bergantung kepada Allah SWT . Tawakkal kepadanya.
b.         Kalau mendapatkan keberhasilan, maka kita akan jauh dari sifat sombong, ujub, karena ia meyakini bahwa itu adalah bukan usahanya semata, namun takdir dari Allah SWT.
c.          Kalau ada musibah yang tidak mengenakan, maka kita tidak putus asa, tenang dan terhibur.

20.
قَوْلُهُ: وَضَرَبَ لَهُمْ آجَالًا
 Dan Ia Telah Menetapkan Ajal Bagi Mereka

Maksud dari matan ini adalah bahwasanya Allah SWT telah menentukan setiap ajal makhluknya. Sebagaimana sabda nabi SAW ketika menjelaskan tentang penciptaan manusia didalam rahim seorang ibu :
فَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ فَيُكْتَبُ رِزْقُهُ وَأَجَلُهُ وَعَمَلُهُ ثُمَّ يُكْتَبُ شَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ
Artinya : “kemudian diutus seorang malaikat dan diperintahkan untuk mencatat empat perkara; lalu ditulislah rizkinya, ajalnya, amalnya, sengsara atau bahagia. Setelah itu, ditiupkan ruh kepadanya [4]
Adapun  ajal yang telah ditetapkan Allah SWT itu tidak ada yang bisa mengakhirkan atau bahkan mendahulukannya. Sebagaimana Allah SWT berfirman :
فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Artinya : “Maka apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya. (An-Nahl:61)
Juga firmanNya :
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا
Artinya : “Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah SWT, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.” (Al-Imran:145)
Dan didalam shohih riwayat muslim disebutkan dari ‘abdillah bin mas’ud ia berkata :
: “قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ زَوْجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: اللَّهُمَّ أَمْتِعْنِي بِزَوْجِي رَسُولِ اللَّهِ، وبأبي سُفْيَانَ، وَبِأَخِي مُعَاوِيَةَ، قَالَ: فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “قَدْ سَأَلَتِ اللَّهَ لِآجَالٍ مَضْرُوبَةٍ، وَأَيَّامٍ مَعْدُودَةٍ، وَأَرْزَاقٍ مَقْسُومَةٍ، لَنْ يُعَجِّلَ شَيْئًا قَبْلَ أَجَلِهِ، وَلَنْ يُؤَخِّرَ شَيْئًا عَنْ أَجَلِهِ، وَلَوْ كُنْتِ سَأَلْتِ اللَّهَ أَنْ يُعِيذَكِ من عذاب في النار وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ كَانَ خَيْرًا وَأَفْضَلَ”
Artinya : “ya Allah SWT, berikanlah aku kenikmatan (panjangkanlah usiaku) bersama suamiku, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, ayahku, abu sufyan, dan saudaraku, mu’awiyah.’ abdullah berkata; mendengar doa itu, maka Rasulullah SAW berkata kepada istrinya, ummu habibah: ‘sesungguhnya kamu memohon kepada Allah SWT: ajal, kematian, dan rezeki yang telah ditentukan, di mana Allah SWT tidak akan mengajukan ataupun memundurkan sebelum waktunya. Apabila kamu memohon kepada Allah SWT suhhanahu wa ta’ala agar dia menyelamatkanmu dari siksa neraka dan siksa kubur, maka hal itu lebih baik bagimu dan lebih utama.’[5]
Seorang yang terbunuh itu mati karena telah ditentukan ajalnya. Dan Allah SWT telah mengetahui, menentukan serta mentetapkan ajar tersebut, baik ia mati karena sebab sakit, terbunuh, hancur, terbakar, tenggelam, dan lain sebagainya. Dan Allah SWT lah yang menciptakan kehidupan juga kematian, demikian pula sebab dari kematian serta kehidupannya.
Adapun bagi mu’tazilah : seorang yang mati terbunuh itu terputus ajalnya, (artinya ajal yang telah ditakdirkan tidak sampai) karenanya seandainya seseorang itu tidak terbunuh maka ia akan hidup sampai pada ajalnya, yang demikian seperti mempunyai dua ajal (satu ajal ketika mati, dan ajal yang telah ditentukan oleh Allah SWT), aqidah yang demikian adalah bathil. Karena tidaklah pantas untuk dinisbatkan kepada Allah SWT bahwa ia mentakdirkan (menciptakan) ajal sedangkan ia tidak tahu kapan ia hidup sampai ajal tersebut (hampir sama dengan sifat bada yang merupakan tuduhan rofidhah. Pent.), atau menjadikan ajalnya salah satu dari diantara dua hal,
Nabi SAW bersabda : “صِلَةُ الرَّحِمِ تَزِيدُ فِي الْعُمُرِ silaturrahmi itu dapat menambah umur. Maksudnya adalah bahwa silatuirrahmi itu merupakan sebab dari panjangnya umur. Dan Allah SWT telah menakdirkan bahwa silaturrahmi itu  sebab  sampai ia tercapai tujuannya panjang umur sebagai mana diriwayatkan dalam hadits tsb. Pent ) . Walaupun terkadang ketika seseroang yang melaksanakan hadits ini (degnan memperbanyuak silarurahmi) ia tidak bisa sampai pada maksud (panjang umur). Namun demikian Allah SWT telah menetepkan ajalnya degnan sebab ini.
Akan tetapi ada sebuah permasalahan, apakah meruakan sesuatu yang lazim bahwa silaturahmi dapat memperngaruhi tambahnya umur maupun berkurangnya ? Juga pengaruh do’a terhadap nya ?
Maka jawabannya adalah : tidak lazim (tidak mesti) hal ini sebagaimana hadits yang telah disampaikan diatas dan juga sabda Nabi SAW yang telah terlampir diatas,
 لَنْ يُعَجِّلَ شَيْئًا قَبْلَ أَجَلِ
Artinya : Allah SWT tidak akan mengajukan ataupun memundurkan sebelum waktunya
Dan dapat diketuahui bahwa umur itu telah ditetapkan, namun  keberadaan do’a itu sendiri merupakan syari’at yang telah Rasul ajarkan, dan dengannya pula seseorang bisa mengubah takdirnya, namun takidr yang telah berubah dengan do’a tersebut pun telah ditetapkan didalam kitab Nya (lauhul mahfudz). Dan ini sebagaimana Allah SWT berfirman :
وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ
Artinya : “Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah SWT adalah mudah.” (Fathir:11)
Dan Rasul bersabda :
 ”لَا يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلَّا الدُّعَاءُ، وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمُرِ إِلَّا الْبِرُّ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ”
Artinya :  ” Tidak menambah umur kecuali perbuatan baik, tidak ada yang menolak takdir kecuali doa, dan sungguh, seorang laki-laki tertahan dari rizkinya karena kesalahan yang telah ia lakukan.”[6]
Namun meskipun demikian, do’a itu merupakan sesuatu yang disyari’atkan, Imam Ahmad membenci (mengkatagorikan sebagai makruh) untuk berdo’a agar diperpanjang umurnya. Wallohu a’lam bishowab.[7]

21
وَلَمْ يَخْفَ عَلَيْهِ شَيْءٌ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَهُمْ وَعَلِمَ مَا هُمْ عَامِلُونَ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَهُمْ
(Dan Tidak Ada Yang Tersembunyi Darinya Sebelum Ia Ciptakan, Dan Ia Mengetahui Perbuatan Makhluknya Sebelum Ia Menciptakannya)

Allah SWT berfirman :
ö@t/ #y‰t/ Mçlm; $¨B (#qçR%x. tbqàÿøƒä† `ÏB ã@ö6s% ( öqs9ur (#r–Šâ‘ (#rߊ$yès9 $yJÏ9 (#qåkçX çm÷Ytã öNåk¨XÎ)ur tbqç/É‹»s3s9
Artinya : Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya.[8] Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.” [Al-An’am:28]
Juga firmannya :
öqs9ur zNÎ=tæ ª!$# öNÍkŽÏù #ZŽöyz öNßgyèyJó™`{ ( öqs9ur öNßgyèyJó™r& (#q©9uqtGs9 Nèd¨r šcqàÊ̍÷è•B ÇËÌÈ
Artinya : “Kalau sekiranya Allah SWT mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah SWT menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jikalau Allah SWT menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu).” [Al-Anfal:23]
Matan ini merupakan bantahan terhadap kalangan Rofidhoh dan Qodariyyah yang mengatkan : bahwa Allah SWT tidak mengetahui seseuatu sebelulum diciptakan dan sebelum terwujud (sudah ada) (aqidah ini dinamakan aqidah bada’, sebagaimana syaikh Abdullah bin Muhammad menjelaskan bahwa rofidhoh menuduh Allah SWT bersifat bada’[9]) dan perkataan demikian itu adalah cabang dari permasalahan takdir, dan penjelasannya akan ditambah setelah ini insya Allah.
22
وأمرهم بطاعته ونهاهم عن معصيته
Ia Memerintahkan Makhluknya Untuk Ta’at, Dan Melarangnya Untuk Berbuat Maksiat.

Syaikh Ibnu Abi Al ‘Izziy menyebutkan bahwa ini adalah perkara perintah dan larangan setelah Allah SWT menciptakan dan menentukan takdir. Yang demikian merupakan isyarat bahwa Allah SWT menciptakan hambanya untuk beribada kepadanya sebagaimana Allah SWT berfirman :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya : “Dan tidaklah aku ciptakan jinn dn manusia melainkan untuk beribadah kepadanya.” (Adz-dzariyat:56)
FirmanNya lagi :
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Artinya : “Dia lah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji diantara kalian mana yang baik amalannya.” (Al-Mulk:2)

23
وَكُلُّ شَيْءٍ يَجْرِي بِتَقْدِيرِهِ وَمَشِيئَتِهِ وَمَشِيئَتُهُ تَنْفُذُ لَا مَشِيئَةَ لِلْعِبَادِ إِلَّا مَا شَاءَ لَهُمْ فَمَا شَاءَ لَهُمْ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأْ لم يكن
Segala Sesuatu Itu Berjalan Sesuai Dengan Ketentuannya Dan Kehendaknya, Dan Kehendaknya Itu Pasti Terlaksana, Tidak Ada Kehendak Bagi Hamba Kecuali Yang Dikehendaki Bagi Allah SWT Bagi Mereka. Maka Apa Yang Dikehendaki Bagi Mereka Pasti Terjadi, Dan Apa Yang Tidak Dikehendaki Bagi Mereka Pasti Tidak Akan Terjadi.

Dalam foot note yang di ta’liq oleh syaikh Al Albani dijelaskan sebagai berikut :
Allah SWT dan ketentuan-Nya (keinginan) itu menyeluruh terhadap setiap apa yang terjadi di jagat raya, dari mulai baik dan buruk, petunjuk ataupun kesesatan. Dan ayat-ayat yang menunjukan hal demikian itu banyak adanya.
Namun maksud dari adanya matan ini adalah bantahan terhadap Mu’tazilah yang meniadakan akan keumuman kehendak Allah SWT.
Akan tetapi harusnya kita mengetahui bahwa tidak mesti Allah SWT itu mencintai setiap apa yang terjadi, maka dari sini kecintaan itu tidak sama dengan ketentuan kehendak (keinginan/kehendak) tidak ada bedanya disisi Allah SWT antara orang yang taat dan orang yang bermaksiat. Hal ini sebagaimana sya’ir bada’a alamaliy dengan perkataannya : ia (Allah SWT) adalah yang menginginkan/menghendaki kebaikan dan kejelekan serta keburukan, akan tetapi ia tidak ridha terhadap (mahal/mihal)
Syaikhul islam ibnu taimiyyah berkata :
Kalangan Qodariyyah berkata : ia (Allah SWT) tidak mencintai kekafiran, kefasikan dan kemaksiatan, dan ia tidak menginginkannya. Maka dengan demikian apa yang tidak terjadi maka terjadi, dan yang ia kehendaki maka tidak terjadi.
Syarh :
Segala sesuatu berjalan sesuai ketentuan dan kehendaknya, setiap yang dikehendakinya pasti terlaksana, tidak ada kehendak bagi hamba kecuali apa ytang ia kehendaki untuk mereka. Apa yang dia kehendaki untuk mereka pasti terjadi, dan apa yang ia tidak kehendaki tidak akan terjadi.
Kebaian dan keburukan, kekafiran dan keimanan, sakit dan sehat adalah kehendak Allah SWT, kaya dan miskin, ilmu dan kebodohan adalah kehendak Allah SWT. Karena kita berada didalam kerejaan Allah SWT, karenanya kita tidak akan pernah lepas dari kerajaan ini. Walaupun demikian manusia mempunyai kehendak.
Kalau sudah ada kehendak Allah SWT, kehendak hamba pasti kalah terhadap kehendaknya. Tapi yang pasti Allah SWT itu adil tidak mungkin dhalim. Ini adalah bathil.
Seperti sebauh pernyataan bahwa seseorang yang kafir bukan berarti Allah SWT menghendaki dia  beriman, namun dia menghendaki untuk kafir sendiri, maka kehendak Allah SWT kalah atas kehendak orang tersebut. (hal ini insya Allah SWT terbahas dalam bnab keadilan Allah SWT ). Pemahaman semacam ini adalah bathil dan yang benar adalah Allah SWT mengehdaki ia kafir, tapi bukan karena dia itu dhalim, hal ini karena Allah SWT maha tahu bahwa dia itu seperti itu.
Matan ini merupakan bantahan dari dua kelompok sesat yaitu Qadariyah dari kalangan Mu’tazilah dan kelompok Jabbariyah.
Qadariyah dari kalangan Mu’tazilah menafikan kehendak Allah SWT terhadap perbuatan hamba-hamba, dan menjadikan kehendak bagi hamba-hamba secara mutlak, dan bahwasanya seorang hamba berdiri sendiri dengan segala perbuatannya, kemauan dan kehendaknya.
Sedangkan kelompok Jabbariyah mengatakan : hamba tidak memiliki kehendak, akan tetapi kehendak hanya miliki Allah SWT semata, dan seorang hamba bergerak (dan berbuat) tanpa ada ikhtiyar dan tanpa ada kemauan, persis seperti bergerak (dan bekerjanya) alat dan mesin.
Perndapat kelompok sesat yang pertama guhluw (berlebih-lebihan) dalam metetapkan kehendak Allah SWT, sedangkan kelompok yang kedua ghuluw dalam menetapkan kehendak hamba.
Adapun Ahlusunnah Wal Jama’ah menetapkan kedua kehendak tersebut, dan menjadikan kehendak hamba terikat dengan kehendak Allah SWT. Sebagaimana firmanNya:
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ
Artinya : “Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah SWT.   Sesungguhnya Allah SWT adalah maha mengetahui lagi maha bijaksana.” (Al-Insan:30)
وَمَا تَشَاءُونَ
“Tidaklah mereka berkehendak”, merupakan penetapan bahwa makhluk mempunyai kehendak.
إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ
“kecuali atas kehendak Allah SWT”, merupakan penetapan bahwa Allah SWT mempunyai kehendak. Namun demikian, kehendak dan keinginan kita berada dibawah kehendak Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam ayat diatas. Juga firmanNya :
$tBur tbrâä!$t±n@ HwÎ) br& uä!$t±o„ ª!$# >u‘ šúüÏJn=»yèø9$# ÇËÒÈ
Artidnya : Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah SWT, tuhan semesta alam. (At-takwir: 29).

24
يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَيَعْصِمُ وَيُعَافِي فَضْلًا وَيُضِلُّ من يشاء ويخذل ويبتلي عدلا
Dia memberikan hidayah bagi siapa yang dikehendakinya, kemudian memberikn perlindungan dam kefaitan sebagai sutu karunia, dan menyesatkan siapa yang dikehendakinya, dan menghinakan serta memberikan cobaan sebagai suatu keadilan.

Pada matan ke-23 disebutkan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, maka dari sini timbul pernyataan bahwa tidak adil, menetapkan seseorang kafir, kemudian Ia mengadzabnya. Pemahaman tersebut terbantah pada matan ini (ke-24)
Ia memberikan hidayah (petunjuk), melindungi, memaafkan (memberikan kesejeahteraan) bagi siapa yang dikehendaki karena karunianya. Ia menelantarkan bagi siapa yang ia kehendaki karena keadilannya.
Kalau orang diberi hidayah, maka ini adalah karunia Allah SWT. Diberikan nikmat adalah karunia Allah SWT. Kalau ada orang disesatkan oleh Allah SWT, maka itu adalah keadilan Allah SWT karena ia layak untuk disesatkan (karena Allah SWT maha tahu akan hamba-hambanya). Kalau ada orang yang ditelantarkan oleh Allah SWT, maka itu adalah keadilan Allah SWT karena ia layak untuk ditelantarkan (karena Allah SWT maha tahu akan hamba-hambanya). Kalau ada orang yang diberikan oleh Allah SWT kesusahan, maka ini adalh keadilan Allah SWT. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى (5) وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى (6) فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى (7) وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى (8) وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى (9) فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى (10(
Artinya : “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah SWT) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. dan Adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup[10] serta mendustakan pahala terbaik, Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.” (Al-Lail:5-10)
Ayat ini menjelaskan bahwa sebab itu merupakan bersumber dari hamba itu sendiri, dan ketetapan takdir adalah dari Allah SWT, akan tetapi ketetapan takdir tersebut sebagai hukuman baginya.
Dalam ayat ini dijelaskan pula tentang dua jalan, juga sebagaima firmanNya:
إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا
Artinya :  “Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” (Al-Insan:3)
Oleh karenanya, yang jadi pertanyaan bukanlah “kenapa Allah SWT mentakdirkan begini begitu?” akan tetapi pertanyaan yang benar  adalah “kenapa saya memilih begini begitu?” (hal ini insya Allah SWT terbahas dalam bab keadilan Allah SWT ).
Beberapa pertanyaan seputar qadha dan qadar :
Seseorang tidak akan masuk kedalam syurga dengan amalnya.
Hadits ini memang benar, seseoang tidak akan masuk syurga dengan amalnya, namun dengan rahmat Allah SWT, serta tambahan derajat darinya, dan yang demikian itu selaras dan sesuai dengan amalannya. [11] Sebagaimana Allah SWT berfirman :
لَا جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
Artinya : “Tidak diragukan lagi bahwa Sesungguhnya Allah SWT mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang sombong.” (An-nahl:23)
Para ulama menjelaskan bahwa maksud dari hadits ini adalah untuk memperbaiki niat ikhlas lillahi ta’ala dalam beramal.[12] karena barang tentu juga banyak amal namun yang terterima hanyalah sedikit. Sebagaimana syaikh sholih fauzan mengatakan syarat diterimanya amal : ikhlas dan mengikuti rasul. Maka syarat benar dan ikhlas harus ada dalam diri seseorang ketika beramal.

Wallohu A’lam Bishowab
Referensi :
  1. Alquran Al Karim
  2. Mutun Aqidah At-Thohawiyah Bita’liqil Al Albaniy oleh Syaikh Abu Ja’far Ahmad Bin Muhammad Software maktabah syamilah
  3. Syarh ‘Aqidah At-Thohawiyah oleh Syaikh Abi Al ‘Iziy, Software maktabah syamilah
  4. Syarh ‘Aqidah At-Thohawiyah oleh Syaikh Sholih Bin Fauzan Al Fauzan terjemahan bahasa indonesia.
  5. Umdatul Qory Syarh Shohih Bukhori oleh Syaikh Badr Addin Al ‘Ainiy Al Hanafiy, Software maktabah syamilah
  6. Syarh Shohih Al Bukhori Li Ibn Bathol, oleh Syaikh Abu Al Hasan ‘Aliy Bin Kholaf ‘Abdul Malik Bin Bathol Al Bakriy Al Qurthubiy, software maktabah syamilah
  7. ‘Aqoidu Syi’ah oleh Syaikh Abdullah Bin Muhammad
  8.  Shohih Muslim software sembilan imam
  9. Sunan Abu Dawud software sembilan imam

[1] Syarh Al ‘Qidah Ath-Thohawiyah Oleh Syaikh Shodruddin Muhammad Bin ‘Alaauddin ‘Aliy Bin Muhammad Abnu Abii Al ‘Izziy Al Hanafiy, juz 1 hal 126, software maktabah syamilah.
[2] Kitab Muslim Hadist no – 4797
[3] (Maksudnya: segala sesuatu yang dijadikan tuhan diberi-nya perlengkapan-perlengkapan dan persiapan-persiapan, sesuai dengan naluri, sifat-sifat dan fungsinya masing-masing dalam hidup.)
[4] Kitab Abu Dawud Hadist No – 4085
[5] Kitab Muslim Hadist No – 4814
[6] Hadits ini hasan, tanpa perkataan : “sesungguhnya seorang laki-laki …….”, dan Al Hakim telah menshohihkannya dan juga telah disepakati oleh Adzahabiy.  didalamnya terdapat seorang perowy yang majhul.
[7] Syarh Al ‘Qidah Ath-Thohawiyah Oleh Syaikh Shodruddin Muhammad Bin ‘Alaauddin ‘Aliy Bin Muhammad Abnu Abii Al ‘Izziy Al Hanafiy, software maktabah syamilah.  juz 1 hal 142-144
[8] Maksudnya: mereka sebenarnya tidak bercita-cita ingin dikembalikan ke dunia untuk beriman kepada Allah SWT, tetapi perkataan itu semata-mata diucapkan karena melihat kedahsyatan neraka.
[9] ‘Aqoidu Syi’ah oleh Syaikh Abdullah Bin Muhammad
[10] Yang dimaksud dengan merasa dirinya cukup ialah tidak memerlukan lagi pertolongan Allah SWT dan tidak bertakwa kepada-Nya.
[11] ‘Umdatul Qory Syarh Shohih Al Bukhori oleh Syaikh Badruddin Al ‘Ainiy An Hanafiy, juz 11 hal 344, software maktabah syamilah
[12] Syarh Shohih Al Bukhori Li Ibn Bathol, oleh Syaikh Abu Al Hasan ‘Aliy Bin Kholaf ‘Abdul Malik Bin Bathol Al Bakriy Al Qurthubiy, juz 10 hal 501, software maktabah syamilah

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: SYARH MATAN ‘AQIDAH THOHAWIYYAH 19 – 24
SYARH MATAN ‘AQIDAH THOHAWIYYAH 19 – 24
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2013/01/syarh-matan-aqidah-thohawiyyah-19-24.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2013/01/syarh-matan-aqidah-thohawiyyah-19-24.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy