Syarh Matan Aqidah Thahawiyah 61-66

Syarh Matan Aqidah Thahawiyah  61-66 ولا يخرج العبد من الإيمان إلا بجحود ما أدخله فيه “Seorang hamba tidak keluar dari Iman kecuali karena ...

Syarh Matan Aqidah Thahawiyah  61-66

ولا يخرج العبد من الإيمان إلا بجحود ما أدخله فيه
“Seorang hamba tidak keluar dari Iman kecuali karena mengingkari apa yang telah memasukkan dirinya ke dalam Iman itu sendiri.”
Dalam lafadznya ini beliau ingin membantah pemikiran kelompok Khawarij juga Mu’tazilah tentang pendapat mereka yang mengeluarkan ahlul iman dari keimanan bahkan menghukuminya dengan khulud/kekal di dalam neraka hanya karena sebab dosa besar yang dilanggarnya, akan tetapi terdapat hal-hal yang perlu diteliti dan dikaji secara lebih mendalam dari perkataan tersebut, karena membatasi kekufuran hanya dengan pengingkaran termasuk ke dalam pemikiran madzhab murjiah, padahal pembatal-pembatal keislaman sangatlah banyak diantaranya; pengingkaran, syirik kepada Allah, istihza' terhadap diin maupun sesuatu yang berkaitan dengannya walaupun dia tidak mengingkarinya, dan masih banyak sekali pembatal keislaman yang disebutkan oleh para ulama dan fuqoha' dalam bab riddah/murtad, termasuk di dalamnya juga menghalalkan apa yang telah diharamkan (oleh Allah dan Rasul-Nya), dan mengharamkan apa yang telah dihalalkan (oleh Allah dan Rasul-Nya).

Juhud di dalam bahasa berarti menolak dan ingkar maka juhud kalau diartikan secara etimologi dia bisa mencakup makna takdzib/mendustakan secara dlohir maupun batin. Akan tetapi Al-Qur'an menerangkan bahwa kata jahd terkadang mencakup makna takdzib/pendustaan dan terkadang juga maknanya terpisah darinya. Allah sebutkan dalam salah satu firman-Nya:
فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ(Al-An’am:33)
    Sehingga hakikat juhud menurut ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah terikat dengan (dlohirnya) perkataan merujuk kepada firman-Nya tersebut: {فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ}yakni secara batin, akan tetapi {وَلَكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ}secara dlahirnya. Sehingga penolakan mereka terhadap Nabi shallallahu alaihi wasallam terikat dengan dlohirnya perkataan mereka meski bagaimanapun batin mereka tidak mendustakan.
    Sudahlah pasti kesalahan besar jikalau hanya membatasi pembatal keislaman dengan kejuhudan saja, walaupun ada beberapa kalangan yang memandang adanya keleluasaan di dalam dinul Islam yang kemudian bagi siapa yang tarafnya belum sampai tingkatan juhud menurut mereka masih muslim, walaupun dia telah sujud kepada berhala dan berkata saya tidak juhud saya masih bertauhid menurut mereka kalau seperti ini kadarnya hanya sebatas dosa tidak sampai membatalkan keislaman. Sungguh hal yang seperti ini adalah kekeliruan yang sangat fatal, padahal dari hal tersebut seseorang bisa keluar dari millah secara total dan tidak ada sedikitpun yang tersisa dari keislamannya, sehingga wajib untuk selalu berhati-hati dari bahaya yang besar seperti itu.

والإيمان: هو الإقرار باللسان، والتصديق بالجنان.
“Iman adalah pengakuan dengan lisan dan pembenaran dengan hati.”
Akan tetapi pendefinisan semacam itu harus dikaji dan ditafshil lagi, meskipun dari beberapa kalangan mendudukkan penyataan beliau ini bahwa iman yang dimaksudkan oleh muallif dari definisi tersebut adalah Iman yang Allah serukan manusia kepadanya yang dengannya menjadi konsekuensi haramnya darah serta harta seseorang. Karena memang penyebutan definisi iman sebagaimana tersebut di atas diidentifikasikan sebagai pendifisan Iman oleh kelompok yang disebut-sebut sebagian ulama’ dengan nama “murjiatul fuqoha’”.
Maka definisi iman adalah ucapan dengan lisan, pembenaran dengan hati, dan amal dengan anggota badan, yang bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Sebab terjadi perbedaan yang sangat beragam di dalam pendefinisan iman ini. Imam Malik, imam Syafi’i, imam Ahmad, Auza’i, Ishaq bin Rohuyah beserta seluruh ahlul hadits dan ahlul Madinah rahimahumullah begitu juga kelompok Dlohiriyah dan beberapa dari kalangan mutakallimin, mereka semua mendefinisikan iman dengan pembenaran dengan hati, pengakuan dengan lisan dan pengamalan dengan anggota badan inilah yang shahih dan dianut oleh mayoritas ulama’ Ahlus Sunnah.
Di lain sisi para pengikut madzhab hanafiah semisal; Imam Ibnu Abil ‘Izz Al-Hanafi, imam Abu Ja’far Ath-Thahawi penyusun aqidah Thahawiyah sendiri, bahkan termasuk imam Abu Hanifah mereka rahimahumullah berpendapat tentang pendefinisan iman seperti yang tersebutkan di dalam matan yakni; pengakuan dengan lisan dan pembenaran dengan hati.
Tidak seperti yang diartikan oleh kelompok Karamiyah: iman adalah ucapan dengan lisan saja, tidak juga sebagaimana yang dikatakan Asy-‘Ariyah: iman itu keyakinan dalam hati saja, dan juga tidak seperti yang diyakini oleh Jahmiyah: bahwa iman adalah ma’rifat dengan hati semata.
Sangat jelas sekali dari sekian pendapat tersebut yang mencerminkan kebatilan, secara logisnya sebagaimana pendapat Asy’ariyah maka konsekuensinya adalah Abu Thalib, Abu Jahal dan Abu Lahab adalah orang-orang Mukmin, karena mereka yakin dengan hati mereka dan membenarkan Nabi shallallahu alaihi wasallam akan tetapi oleh karena rasa angkuh dan dengkilah mereka terhalangi dari mengikuti Nabi shallallahu alaihi wasallam. Bahkan lebih jauh lagi bahwa dalam pandangan Jahmiyah Iblis adalah mukmin yang lengkap keimanannya, Fir’aun pun mukmin yang lengkap keimanannya hanya karena mereka mengenal Rabb (Allah) dengan hati mereka.

وجميع ما صح عن رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم من الشرع والبيان كله حق.
“Apa saja yang (telah diriwayatkan) secara shahih dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berupa syariat dan penjelasan, semuanya adalah haq (benar) adanya.”
Dari pernyataan tersebut menunjukkan bahwasanya hakikat sikap seorang mukmin adalah tidak pernah membedakan antara kalamullah Azza wa Jalla dengan Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam di dalam menerima dalil naqli, maka setiap sesuatu yang datang dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkenaan dengan perkara aqidah maupun syari'ah wajib bagi setiap muslim untuk menerimanya bahwasanya semua itu adalah haq/benar wajib untuk diimani. Allah Azza wa Jalla mensifati orang-orang Yahudi:
{أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ}[البقرة:85] {لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ}[البقرة:285]
Maka yang wajib adalah beriman kepada setiap apa-apa yang diturunkan oleh Allah Ta’ala kepada Rasul-Nya yakni Al-Qur’an dan setiap hal yang shahih dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yakni Sunnah.
Akan tetapi ada beberapa kalangan yang menyelisihi hal ini, mereka mengatakan: apa yang datang dari Rasulullah terbagi menjadi 2: mutawatir dan ahad. Mereka tidak mau mengambil kecuali yang mutawatir saja karena mereka berkesimpulan bahwasanya: hadits ahad tidak memberikan keyakinan (secara pasti) hanya mengandung ilmu (untuk dipahami bukan diyakini), maka tidak bisa untuk dijadikan dalil/hujjah di dalam permasalahan aqidah tidak dijadikan hujjah sanad maupun matannya.
Dari pemahaman mereka ini berkonsekuensi untuk meniadakan segala keterangan tentang asma’ wa sifat wa af’al yang datang dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, sehingga setiap keterangan dari nash sunnah yang derajatnya ahad mereka nafikan kemudian mereka menyimpulkan bahwasanya perkara tersebut adalah mutaysabih mereka mengambil sikap dengan tawaquf padahal ada keterangan dari nash yang menjelaskannya dan mereka sebut sikap mereka sendiri ini dengan istilah tafwidh yang oleh Ahlus Sunnah sikap yang demikian ini sangat dikecam.

والإيمان واحد وأهله في أصله سواء، والتفاضل بينهم بالخشية والتقى، ومخالفة الهوى، وملازمة الأولى.
“Iman adalah satu, dan orang-orang yang beriman adalah sama, perbedaan tingkatan keutaman di antara mereka adalah dengan rasa takut dan ketakwaan (kepada Allah), melawan hawa nafsu, dan senantiasa mencari yang paling utama.”
Dalam lafadz matan tersebut muallif menetapkannya dari perkataan Imam Abu Hanifah beserta para pengikut madzhab Hanafiah yang mengatakan bahwasanya iman itu hanya satu pokok yang pada intinya iman itu hanyalah satu kalau disebutkan iman maka mengandung satu unsur saja yaitu pengertian iman menurut mereka jika tidak terdapat iman maka tidak disebut mukmin. Sehingga karena pokok iman itu hanya satu menunjukkan bahwa ahlul iman sama setara semua tidak dibeda-bedakan karena pangkalnya satu keimanan, sekali lagi ini dikembalikan lagi kepada pendapat mereka bahwa menurut mereka tashdiq/pembenaran dan yang berkenaan dengan aktivitas hati intinya hanyalah satu, jadi walaupun mereka juga memiliki konsep perbedaan tingkatan iman di antara mereka akan tetapi bagi mereka semua amal perbuatan yang menghasilkan tingkatan keimanan itu hanya bermuara kepada satu keimanan memang sepintas konsep tingkatannya adalah ketika seorang yang telah berpondasi iman dan menjalankan amal perbuatan terutama menyangkut hati imannya lebih utama daripada yang tidak, akan tetapi perbedaannya tidak ada pembedaan tingkat ‘amalul qolbi semisal khosyah, mahabbah, roja’ dan khouf yang dilakukan oleh ahlul iman tersebut, jadi dari hal tersebut berkonsekuensi untuk menyama ratakan keimanan para ahlul iman tanpa pembedaan tingkatan sehingga ‘amalul qolbinya Abu Bakar disamakan dengan ‘amalul qolbinya orang-orang fajir dari kaum muslimin. Hal demikian dikemukakan oleh Imam Abu Hanifah:
والإيمان هو الإقرار والتصديق وإيمان أهل السماء والأرض لا يزيد ولا ينقص من جهة المؤمن بها ويزيد وينقص من جهة اليقين والتصديق والمؤمنون مستوون في الإيمان والتوحيد متفاضلون في الأعمال
Jadi ‘amal menurut imam Abu Hanifah hanyalah satu macam tidak ada tingkatan-tingktatan di dalamnya bahwasanya at-tashdiq wahid, wa annat tawakkul wahid, wal mahabbatu wahid, wa annal khosyah khosyatul qolbi wahid, beliau sebutkan pernyataan ini di dalam Al-Fiqhul Akbar.

والمؤمنون كلهم أولياء الرحمن، وأكرمهم عند الله أطوعهم وأتبعهم للقرآن.
“Orang-orang mukmin semuanya adalah para wali-wali (kekasih-kekasih) Allah yang Maha Pengasih, dan yang paling mulia di antara mereka di sisi Allah adalah yang paling taat dan paling mantap mengikuti Al-Qur’an.”
Kata wali diambil dari kata "wilayah" maknanya loyalitas kebalikan dari kata "'adawah" artinya permusuhan, Imam Thahawi menyatakan bahwa keyakinan yang di anut oleh ahlus sunnah adalah hakekat perwalian Allah meliputi setiap orang mukmin, maka auliyaur Rahman mereka adalah orang-orang yang beriman, dan setiap orang mukmin pasti mempunyai bagian dari perwilayahan Allah Azza wa Jalla yang Allah Ta'ala telah janjikan bagi para hamba-Nya yang beriman lagi bertaqwa. Allah Ta'ala berfirman:
{أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (62) الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (63) لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ} [يونس:62-64]
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُون[Al-Baqarah:257]
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ مَوْلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لَا مَوْلَى لَهُمْ[Muhammad:11]
Setiap orang mukmin adalah auliyaullah yakni para kekasih Allah sebab Allah mencintai orang-orang yang mukmin yang bertaqwa, mencintai orang-orang muhsinin juga orang-orang yang bertaubat lagi menyucikan diri, sebagaimana Dia membenci orang-orang yang kafir dan orang-orang yang fasiq.
Keutamaan di antara mereka berdasarkan dengan ittiba' mereka terhadap Al-Qur'an dan Sunnah, berdasarkan kepada ketaqwaan dan ketaatan mereka terhadap Allah Azza wa Jalla, maka semakin seseorang itu taat kepada Allah Ta'ala dan memperbagus ketaatannya tersebut dengan senantiasa ittiba' Al-Qur'an dan Sunnah maka dia lah yang  paling berhak atas kemuliaan wilayatullah Azza wa Jalla melebihi orang mukmin yang lainnya. Inilah yang ditetapkan oleh para imam di dalam Aqidah mereka bahwa setiap orang mukmin adalah waliyullah Ta'ala akan tetapi keutamaan wilayah masing-masing mereka bertingkat-tingkat sesuai dengan tingkatan iman dan taqwa.
Begitu juga orang-orang mukmin yang satu dengan yang lainnya adalah wali bagi orang mukmin yang lain. Allah Ta’ala berfirman:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ[At-Taubah:71]
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ[Al-Anfal:72]
إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ () وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُون[Al-Maidah:55-56]
Nash-nash tersebut menunjukkan adanya perwalian antara seorang mukmin yang satu dengan yang lainnya, dan mereka adalah auliyaullah Allah juga wali bagi mereka, Allah berwala’ kepada hamba-hamba-Nya yang beriman juga mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, Dia ridla kepada mereka dan mereka pun ridla Allah sebagai Rabbnya, maka barang siapa saja yang mengadakan permusuhan dengan para wali-Nya artinya orang tersebut telah mengumumkan peperangan dengan Allah Ta’ala.
Yang perlu dipahami bahwa perwala’an Allah kepada makhluq berbeda dengan perwala’an makhluq dengan makhluq karena saling membutuhkan, Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا
[Al-Isra’:111]
Jadi, dari ayat tersebut bisa dipahami dengan jelas bahwa Allah Ta’ala tidak sedikit pun butuh kepada penolong/wali yang berwala’ kepadanya akan tetapi segala kemuliaan seluruhnya milik Allah Azza wa Jalla, berbeda dengan para raja, orang-orang yang loyal kepadanya karena memang raja tersebut butuh kepada orang-orang yang berloyal kepadanya.


والإيمان: هو الإيمان بالله، وملائكته، ورسله، واليوم الآخر، والقدر: خيره وشره، وحلوه ومره، من الله تعالى.
“Iman adalah; beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, Hari Akhir da Qadar yang baik maupun yang buruk, yang manis maupun yang pahit, (semuanya) adalah dari Allah Ta’ala.
Apa yang disebutkan oleh muallif di sini adalah rukun-rukun iman bukan ta'rif, karena pembahasan definisi sebagaimana yang telah lalu, yaitu ucapan dengan lisan, pembenaran dengan hati dan amal dengan anggota badan, bertambah dengan kemaksiatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Pernyataan muallif tersebut sebagaimana yang terdapat di dalam hadits Jibril alaihis salam ketika bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang iman:
"قال: أخبرني عن الإيمان، قال: الإيمان أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره"
Dan dari rukun iman yang enam ini lah yang wajib untuk diyakini dan diikrarkan oleh lisan bahwa seseorang itu dikatakan beriman dengan meyakini dalam hatinya dan mengucapkan dengan lisannya bahwa dia beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, Hari Akhir dan Takdir baik dan buruk-Nya.
Iman sendiri pun memiliki banyak cabang seperti yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:
"الإيمان بضع وسبعون شعبة -أو بضع وستون شعبة- أعلاها قول: لا إله إلا الله، وأدناها إماطة الأذى عن الطريق"
Yang jelas, rukun iman yang enam ini adalah rukun-rukun dan pondasi-pondasi prinsip aqidah islamiyah ini.

Wallahu Ta’ala a’lam, wa ‘ilmuhu ahkam wa atamm, wa shalawatuhu ‘ala nabiyyihi wa aalihi wa shohbihi wa salam.

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Syarh Matan Aqidah Thahawiyah 61-66
Syarh Matan Aqidah Thahawiyah 61-66
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2013/01/syarh-matan-aqidah-thahawiyah-61-66.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2013/01/syarh-matan-aqidah-thahawiyah-61-66.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy