Pembebasan Budak

Bab. Pembebasan Budak (didalamnya disebutkan riwayat Abu Musa dari Rasululloh) Pembimbing: Ust. Hanung al-Hamat Lc,           ...



Bab. Pembebasan Budak
(didalamnya disebutkan riwayat Abu Musa dari Rasululloh)
Pembimbing: Ust. Hanung al-Hamat Lc,
                                                          Oleh: Yusuf K. Anam                     

133 - [3046] - حَدَّثَنَا قُتَيبةُ بْنُ سَعِيدٍ : حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ أَبِي وَائلٍ ، عَنْ أِبِي مُوسَى (1) رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : « فكُّوا الْعَانِيَ - يَعْنِي الأَسِيرَ - وَأطْعِمُوا الجَائِعَ ، وَعُودُوا الْمَرِيضَ » . (2) . وفي رواية: «فكُّوا الْعَانِي، وَأَجِيبُوا الدَّاعِي، وَعُودُوا الْمَرِيضَ»
Artinya; Qutaybah ibn Sa’id meriwayatkan, Ibnu Jarir menuturkan dari Manshur, dari Abu Wa’il dari Abu Musa ra.  mengatakan, “Rasululloh pernah bersabda : “Bebaskanlah para tawanan – maksudnya adalah kaum muslim yang tertawan di tangan musuh-, berikanlah makanan bagi yang lapar, dan jenguklah orang yang sakit.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Bebaskanlah para budah, hadirilah undangan, dan jenguklah yang sedang sakit.”

Takhrij Ringan:
            Hadits ini diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhori, juz-4, hal. 68, Kitab al-Jihad, Bab Fukak al-Asiir, hadits ke-2819. Diulang beberapa kali; di hadits ke-4776, 4954, 5217 dan 6638  dengan sedikit perbedaan lafal. Dan dalam Musnad Ahmad, Hadits Abi Musa al-Asy’ariy, no. 18812. Juga dalam Sunan ad-Darimi, Bab fii Fukak al-Asiir, hadits ke 2356. Hadits ini juga dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 4229

Kata-kata sulit dalam hadits ini:
العاني semakna dengan kata الأسير yang artinya tawanan, dan ini adalah makna yang pas dalam hadits di atas, sebagaimana telah diterangkan oleh salah satu rawinya, sedang maksud perintah untuk membebaskannya adalah usaha untuk melepaskannya dari cengkeraman musuh. Kata العاني juga bisa digunakan untuk menyebut semua orang yang derajatnya dihinakan, tunduk dan rendah.

Biografi singkat rawi awwalus sanad:
Nama aslinya Abdulloh, nasabnya adalah Abdulloh ibn Qais ibn Sulaym ibn Hadhar ibn Harb ibn ‘Amir ibn Ghanm ibn Bakr ibn ‘Amir ibn ‘Udzr ibn Wa’il ibn Najiah ibn al-Jamahir ibn al-Asy’ar. Beliau masuk islam di Makkah dan ikut dalam rombongan hijrah ke Habasyah. Kemudian datang ke Madinah bersama 50 orang dari kaumnya pada masa perang Khaibar. Beliau adalah seorang sahabat yang agung. Dalam Musnad Ahmad disebutkan tidak kurang dari sekitar 250 hadits diriwayatkan dari beliau. Semasa hidupnya pernah diangkat oleh Rasululloh sebagai gubernur daerah Zubayd dan Udun. Di masa ‘Umar, beliau ditunjuk sebagai gubernur Bashrah dan menjadi panglima dalam beberapa futuhat.  Beliau biasa dipanggil dengan kuniyah Abu Musa al-Asy’ari, karena beliau memang berasal dari qabilah Asy’ariyyah. Pada masa Utsman, beliau diangkat sebagai gubernur di Kufah. Dan tetap tinggal di wilayah itu hingga wafat pada tahun 50-an Hijriyyah, ketika mencapai usia 63 tahun,

Dalam hadits ini ada beberapa poin yang bermuatan nilai da’wah, diantaranya adalah;
1.      Seorang juru da’wah haruslah mempunyai keinginan kuat dan tekad yang tinggi dalam mengajarkan kebaikan apapun kepada orang lain.
2.      Termasuk dalam tema da’wah yang perlu diperhatikan adalah himbauan dan seruan untuk membebaskan tawanan muslim yang ada dalam cengkeraman musuh.
3.      Termasuk tema-tema lain yang perlu diangkat dalam forum da’wah adalah; menghasung untuk meberikan makan bagi yang membutuhkan, menjenguk orang yang sakit dan mengijabahi undangan.

Berikut ini adalah penjabaran poin-poin di atas:
Poin pertama, seorang da’i haruslah berkemauan kuat untuk mengajarkan kebaikan. Sangat jelas dalam hadits ini teladan yang diberikan Rasululloh sebagai seorang da’i yang berniat ikhlash. Beliau sangat ingin menyebarkan nilai-nilai kebaikan itu pada orang lain, karenanya beliau pun menghimbau ummat untuk berusaha membebaskan tawanan muslim dari tangan musuh-musuh islam, juga mendorong ummat untuk gemar berbagi, memberikan makanan kepada semua yang membutuhkan, baik manusia ataupun makhluk lainnya. Juga menghasung mereka untuk menjenguk orang yang sakit dan menghadiri undangan. Maka sudah selayaknya seorang muslim untuk bersemangat dalam memberikan manfaat bagi saudaranya sesuai yang dia mampu, terlebih jika dia telah berstatus sebagai seorang da’i yang tulus.
            Poin ke-2, salah satu tema da’wah yang perlu diketengahkan adalah hasungan untuk membebaskan tawanan muslim dari tangan musuh islam. Membebaskan budak adalah fardhu kifayah menurut jumhur ulama’. Maka harus ada diantara muslimin yang mengupayakan hal itu, terutama bagi penduduk setempat. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai cara. Imam Malik pernah ditanya, “Apakah ummat islam diwajibkan juga membayarkan tebusan (dalam rangka membebaskan tawanan)?” “Tentu saja, bukankah kalian wajib berperang hingga berhasil menyelamatkan mereka? Mengapa membayar tebusan tidak wajib (juga)?”. Sedangkan Imam Ahmad pernah berkata, “Tawanan muslim boleh ditebus dengan tawanan kafir, adapun membayarkan upeti untuk pembebasan, itu tidak aku ketahui.” Namun perintah dalam hadits ini bersifat umum, maka hal itu boleh diusahakan dengan cara apa saja, baik dengan berjihad ataupun membayar tebusan. Bahkan saking pentingnya hal ini, maka pertukaran tawanan pun boleh dilakukan. Padahal melepaskan tawanan kafir itu tidak boleh dilakukan jika hanya ditebus dengan harta
Mengenai harta yang digunakan untuk menebus itu, Umar ra. dan sebagian ulama’ menyatakan bahwa uang penebusan itu diambil dari baitul mal. Ibnu Zubayr menukil dari Hasan ibn ‘Ali bahwa hal itu menjadi tanggungan penduduk di wilayah yang diserang. Mengingat bahwa membebaskan budak adalah fardu kifayah maka 2 pendapat itu tidak bertentangan. Jika Daulah Islamiyyah telah tegak, penebusan itu menjadi tanggungan Amirul Mu’minin. Sedang jika keadaannya seperti sekarang ini, maka pendapat Hasan lebih tepat.
            Poin ke-3, Tema-tema lain yang perlu diusung di tengah ummat adalah ajakan untuk gemar berbagi, memberi makan kepada yang membutuhkan, menjenguk orang sakit dan memenuhi undangan. Memberi makanan bukanlah hal yang patut disepelekan dalam berda’wah. Karena Rasululloh jelas-jelas memerintahkan hal itu. Ulama menilai bahwa hal ini hukumnya fardhu kifayah jika memang keadaannya benar-benar darurat. Misalnya; kelaparan yang jika tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian atau sakit. Maka jika ada orang yang mati kelaparan. Hal itu akan menjadi dosa bagi orang yang menyaksikan sedang dia mempunyai persediaan makanan. Adapun jika itu berupa rasa lapar yang biasa, maka hukumnya mustahab. Hal ini tentu saja mencakup  pelayanan kesehatan, pemeliharaan terhadap kelayakan hidup bagi fakir miskin dan juga usaha untuk menjaga kehormatan mereka agar tidak perlu menjadi peminta-minta.
Tentang urgensi berbagi makanan ini ada dalil yang shahih dari riwayat Abdulloh ibn Salam ra, dia berkisah, “Saat pertama kali Rasululloh menginjakkan kakinya di kota madinah, aku pun menghampiri kerumunan orang-orang untuk ikut melihat, saat kuperhatikan wajah beliau, aku tahu bahwa wajah seperti itu bukanlah wajah seorang pendusta. Aku ingat bahwa kalimat pertama yang kudengar dari bibirnya saat itu adalah, “Wahai sekalian khalayak, tebarkanlah ucapan salam, dan berbagilah makanan, sambunglah hubungan kerabat dan shalatlah kalian di waktu malam, disaat orang-orang tertidur lelap. Niscaya kalian akan dapat masuk surga dengan selamat.”
Ada pula riwayat lain dari Abu Malik Al-‘Asy’ariy ra. dari Nabi, beliau bersabda, “Sesungguhnya di syurga itu ada ruangan-ruangan yang bagian dalamnya tampak dari luarnya, dan bagian luarnya pun bisa dilihat dari dalam. Ruangan-ruangan itu disediakan oleh Alloh bagi Sesiapa saja yang berbagi makanan, menebar ucapan salam, memperhalus ucapan dan memperbanyak puasa serta melakukan shalat di malam hari di saat orang lain tertidur nyenyak.”
Juga disebutkan dari ‘Ali ra. berkata, Rasululloh pernah bersabda, “Sungguh di syurga ada balairung-balairung yang bagian dalamnya dapat dilihat dari luar dan bagian luarnya juga tampak dari dalam.” Lalu ada seorang arab badui menyela, “Untuk siapakah ruang-ruang itu, ya Rasululloh?” “Untuk siapa saja yang memperbagus ucapannya, dan membagikan makanannya, banyak berpuasa dan melakukan shalat dimalam hari di saat orang lain tengah tertidur.”
Intinya bahwa dalam hadits-hadits itu ada hasungan kuat untuk melakukan perbuatan-perbuatan mulia ini; memberikan makan, menebarkan salam, memperbagus ucapan, memperbanyak puasa dan melakukan shalat di tengah malam. Karena disebutkan disana bahwa siapa yang melakukan hal-hal tersebut, dia berhak mendapatkan ruangan-ruangan syurga yang telah disebutkan sifat dan keelokannya. Dan memang ruang-ruang tersebut hanya dikhususkan bagi orang-orang yang mempunyai  sifat-sifat sebagai ‘ibadur rahman yang hakiki, yaitu orang orang yang berakhlaq mulia, bagus ucapannya, selalu bersikap rendah hati dan jika bergaul dengan orang-orang bodoh senantiasa berlapang dada. Juga mereka-mereka yang memberikan hak makan, bagi keluarganya, para fakir miskin, tamu yang berkunjung dan juga selain mereka. Kemudian juga gemar berpuasa, artinya banyak melakukan puasa sunnah selain menunaikan yang fardhu. Minimal mereka melazimi puasa tiga hari setiap bulannya. Serta bagi mereka yang senantiasa menghidupkan malamnya dengan shalat, disaat orang lain lebih memilih tidur. Karena melakukan amalan di malam hari sedang orang lain tengah terlelap ini lebih selamat dari kemungkinan terbersitnya riya’ ataupun sum’ah. Dan melakukan hal ini sendiri telah membuktikan bahwa seseorang itu telah mencapai puncak tertinggi dalam keikhlasan beramal. Maka ruangan ruangan tersebut benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang mampu memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Alloh juga telah menyebutkan rauangan-rauangan khusus ini dalam surat Az-Zumar:20 yang artinya;
“Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang Tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Ini adalah janji Alloh. Allah tidak akan meigkari janji-Nya.”
Juga dalam surat Al-Ankabut:58 Alloh menyatakan, yamg artinya;
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Sesungguhnya akan kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang Tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal.”
            Termasuk tema menarik dalam berdakwah adalah hasungan untuk munjenguk orang sakit, karena orang yang sakit mempunyai perasan butuh untuk diberikan perhatian dan diperlakukan dengan penuh kelembutan. Kunjungan itu sendiri bagi mereka adalah hal yang sangat berarti dan ini mungkin mampu membantu mempercepat proses kesembuhan, menambahkan semangat untuk sembuh dan ketabahan bagi yang sedang tertimpa musibah. Karena dengan kunjungan tersebut akan tumbuh perasaan dihargai dan ini akan membantunya melawan penyakit yang sedang diderita. Lagi pula memberikan kunjungan itu sendiri juga akan menghasilkan pahala yang sangat besar. Sebab itu Rasul dengan jelas memerintahkan hal ini kepada ummatnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. ini menguatkan bahwa menjenguk muslim yang sakit adalah tema yang penting dalam da’wah.
            Mengunjungi si sakit bisa dimasukkan dalam bab mustahabnya menjaga ukhuwwah dan bersikap baik kepada sesama muslim. Atau  bisa juga dihukumi sebagai fardhu kifayah seperti hal-hal lain yang disebutkan dalam hadits ini. Hal itu jika si sakit memang seorang muslim. Adapun jika dia seorang non-muslim, maka hukumnya mubah saja. Itupun jika memang si sakit mempunyai hubungan kerabat atau tetangga sebelah rumah. Atau diharapkan dengan kunjungan itu akan menariknya masuk islam.
            Kemudian, hal lain yang perlu diperhatikan adalah anjuran untuk menghadiri undangan. Ulama sepakat bahwa undangan walimah wajib dihadiri. Karena ada dalil dalil khusus yang menyebutkan hal itu. Diantaranya adalah riwayat Ibnu ‘Umar yang menybutkan bahwa Rasululloh sas. Pernah bersabda, “Jika salah seorang diantara kalian diundang ke pesta walimah hendaklah dia menghadirinya.” Juga pernyataan Abu Hurairah ra., “Barang-siapa mengabaikan undangan walimah, maka sungguh dia telah berlaku durhaka kepada Alloh dan Rasul-Nya.”
Adapun untuk undangan lain, para ulama berbeda pendapat. Imam Malik, Tsauriy, Abu Hanifah dan yang lainnya berpendapat bahwa selain walimah tidak wajib didatangi. Sedan Imam Syafi’I mengatakan bahwa acara makan-makan semisal khitanan dan aqiqah juga harus dihadiri, meskipun jika meninggalkannya tidak sampai dihitung bermaksiat. Hal ini diperkuat adanya riwayat lain dari Ibnu umar yang menyebutkan sabda Rasululloh, “Siapa saja yang diundang ke pesta pernikahan atau semisalnya hendaklah memenuhi undangan itu.” Ada pula riwayat lain dengan lafal “Jika seseorang diundang oleh kawannya, hendaklah dia menghadirinya, baik dalam pesta pernikahan atau semisalnya.” Lagipula, kata ‘walimah’ itu sendiri menurut Ibnu Hajar dapat dimaknai sebagai makanan yang dibuat untuk momen-momen menggembirakan.
Namun kewajiban menghadiri walimah ini akan gugur jika ada sebab-sebab khusus, diantaranya; Jika makanan yang dihidangkan jelas mengandung syubhat, jika undangannya hanya dikhususkan untuk orang kaya saja tanpa menyertakan kaum papa. jika ada yang akan terganggu dengan kedatangan kita, jika majelis itu tidak pantas untuk yang diundang, jika undangan itu diberikan hanya karena dia ditakuti atau karena diharapkan kemuliaan dengan kedatangannya, atau diajak melakukan kejahatan. Begitu pula jika di dalamnya banyak kemungkaran, semisal; khomr, music dan nyanyian, tempat tidur sutra, bejana emas dan perak, patung makhluk hidup, dan sejenisnya yang diharamkan oleh Alloh dan Rasulnya. Sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibnu Mas’ud pernah menghadiri undangan dan menemukan adanya pelanggaran syari’at maka diapun pulang. Imam al-Qurthubi juga menyebutkan bahwa jika dalam walimah ada kemungkaran maka dilarang menghadirinya menurut seluruh ulama’.
Terkecuali jika dia memang mampu merubah kemungkaran itu atau menghilangkannya, maka wajib mennghadiri sekaligus mengingkari kemungkaran yang ada. Karena dengan itu dia telah melakukan dua kewajiban sekaligus; menghadiri undangan dan melakukan nahi mungkar. Dapat juga dilakukan pengingkaran dengan memberikan syarat bahwa jika kemungkaran itu masih tetap ada, maka dia tidak akan hadir. Semisal yang dilakukan oleh Abu Ayyub ketika diundang oleh Ibnu Umar, kemudian beliau melihat dirumah itu ada dinding yang berlapis kain, maka dia mengatakan, “Apakah anda melapisi dinding seperti ini hingga menyerupai ka’bah?” Lalu Ibnu ‘Umar beralasan bahwa itu atas desakan ibu-ibu setempat. Maka dengan tegas Abu Ayyub menjawab, “Semua orang aku khawatirkan akan kalah dengan desakan mereka, tapi ini engkau wahai Ibnu ‘Umar! Demi Alloh saya tidak akan memakan hidanganmu hingga kain pelapis itu dicabut.”
Maka seyogyanya seorang da’i haruslah menghasung untuk menghadiri undangan dan menghilangkan kemungkaran. Adapun jika dia tidak mampu menghilangkan kemungkaran, maka tidak mengapa untuk tidak hadir. Kecuali jika ketidak hadirannya itu menyebabkan mafsadah yang lebih besar, maka boleh menghadirinya demi menghidari mafsadah tersebut.
Sebagian ulama’ juga memakruhkan untuk menghadiri undangan yang lebih dari tiga hari. Karena menurut mereka undangan yang berlangsung dalam satu hari itulah yang sunnah, jika selama dua hari maka itu masih mubah, adapun tiga hari ke atas, itu sudah masuk dalam kategori sum’ah. Namun Imam Bukhori menolak hal ini dengan Alasan bahwa hadits yang menyebutkan perintah menghadiri undangan itu umum, tanpa ada perincian harus kurang dari tiga hari.
Dan boleh juga untuk tidak menghadiri asalkan sudah meminta izin kepada si pengundang, sehingga dia mengetahui alasan dan memaafkannya. Wallohu a’lam.







Referensi risalah ini:
1.      Fiqh Da’wah fi Shahih Bukhori, Karya Sa’id ibn ‘Ali ibn Wahb al-Qohthoni
2.      Shahih Bukhari, karya Imam Bukhori
3.      Musnad Imam Ahmad, Karya Imam Ahmad ibn Hambal
4.      Shahih Jami’us Shaghir, Karya Al-Albani
5.      Syarah Shahih Bukhari, Karya Ibnu Baththal
6.      Fathul Bari, karya Ibnu Hajar al-Atsqalani
7.      ‘Umdatul Qari, KArya Abu Muhammad Mahmud al-‘Aini
8.      At-Taysir bi Syarhi Jami’is Shagir, karya ‘Abdur Ra’uf Al-Munawi Al-Qahiri

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Pembebasan Budak
Pembebasan Budak
http://images.sehatperkasa.multiply.com/image/zQ0cFNT9z6jPLOkuNWwsQw/photos/1M/300x300/124/3130eg9.jpg?et=w8R0%2BJsqxPFR%2BkdPD8KOiQ&nmid=0
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/pembebasan-budak.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/pembebasan-budak.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy