$type=grid$meta=0$readmmore=0$snippet=0$count=4$hide=mobile$show=home

$type=ticker$meta=0$readmore=0$snippet=0$columns=4$hide=mobile$show=home

Pembebasan Budak



Bab. Pembebasan Budak
(didalamnya disebutkan riwayat Abu Musa dari Rasululloh)
Pembimbing: Ust. Hanung al-Hamat Lc,
                                                          Oleh: Yusuf K. Anam                     

133 - [3046] - حَدَّثَنَا قُتَيبةُ بْنُ سَعِيدٍ : حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ أَبِي وَائلٍ ، عَنْ أِبِي مُوسَى (1) رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : « فكُّوا الْعَانِيَ - يَعْنِي الأَسِيرَ - وَأطْعِمُوا الجَائِعَ ، وَعُودُوا الْمَرِيضَ » . (2) . وفي رواية: «فكُّوا الْعَانِي، وَأَجِيبُوا الدَّاعِي، وَعُودُوا الْمَرِيضَ»
Artinya; Qutaybah ibn Sa’id meriwayatkan, Ibnu Jarir menuturkan dari Manshur, dari Abu Wa’il dari Abu Musa ra.  mengatakan, “Rasululloh pernah bersabda : “Bebaskanlah para tawanan – maksudnya adalah kaum muslim yang tertawan di tangan musuh-, berikanlah makanan bagi yang lapar, dan jenguklah orang yang sakit.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Bebaskanlah para budah, hadirilah undangan, dan jenguklah yang sedang sakit.”

Takhrij Ringan:
            Hadits ini diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhori, juz-4, hal. 68, Kitab al-Jihad, Bab Fukak al-Asiir, hadits ke-2819. Diulang beberapa kali; di hadits ke-4776, 4954, 5217 dan 6638  dengan sedikit perbedaan lafal. Dan dalam Musnad Ahmad, Hadits Abi Musa al-Asy’ariy, no. 18812. Juga dalam Sunan ad-Darimi, Bab fii Fukak al-Asiir, hadits ke 2356. Hadits ini juga dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 4229

Kata-kata sulit dalam hadits ini:
العاني semakna dengan kata الأسير yang artinya tawanan, dan ini adalah makna yang pas dalam hadits di atas, sebagaimana telah diterangkan oleh salah satu rawinya, sedang maksud perintah untuk membebaskannya adalah usaha untuk melepaskannya dari cengkeraman musuh. Kata العاني juga bisa digunakan untuk menyebut semua orang yang derajatnya dihinakan, tunduk dan rendah.

Biografi singkat rawi awwalus sanad:
Nama aslinya Abdulloh, nasabnya adalah Abdulloh ibn Qais ibn Sulaym ibn Hadhar ibn Harb ibn ‘Amir ibn Ghanm ibn Bakr ibn ‘Amir ibn ‘Udzr ibn Wa’il ibn Najiah ibn al-Jamahir ibn al-Asy’ar. Beliau masuk islam di Makkah dan ikut dalam rombongan hijrah ke Habasyah. Kemudian datang ke Madinah bersama 50 orang dari kaumnya pada masa perang Khaibar. Beliau adalah seorang sahabat yang agung. Dalam Musnad Ahmad disebutkan tidak kurang dari sekitar 250 hadits diriwayatkan dari beliau. Semasa hidupnya pernah diangkat oleh Rasululloh sebagai gubernur daerah Zubayd dan Udun. Di masa ‘Umar, beliau ditunjuk sebagai gubernur Bashrah dan menjadi panglima dalam beberapa futuhat.  Beliau biasa dipanggil dengan kuniyah Abu Musa al-Asy’ari, karena beliau memang berasal dari qabilah Asy’ariyyah. Pada masa Utsman, beliau diangkat sebagai gubernur di Kufah. Dan tetap tinggal di wilayah itu hingga wafat pada tahun 50-an Hijriyyah, ketika mencapai usia 63 tahun,

Dalam hadits ini ada beberapa poin yang bermuatan nilai da’wah, diantaranya adalah;
1.      Seorang juru da’wah haruslah mempunyai keinginan kuat dan tekad yang tinggi dalam mengajarkan kebaikan apapun kepada orang lain.
2.      Termasuk dalam tema da’wah yang perlu diperhatikan adalah himbauan dan seruan untuk membebaskan tawanan muslim yang ada dalam cengkeraman musuh.
3.      Termasuk tema-tema lain yang perlu diangkat dalam forum da’wah adalah; menghasung untuk meberikan makan bagi yang membutuhkan, menjenguk orang yang sakit dan mengijabahi undangan.

Berikut ini adalah penjabaran poin-poin di atas:
Poin pertama, seorang da’i haruslah berkemauan kuat untuk mengajarkan kebaikan. Sangat jelas dalam hadits ini teladan yang diberikan Rasululloh sebagai seorang da’i yang berniat ikhlash. Beliau sangat ingin menyebarkan nilai-nilai kebaikan itu pada orang lain, karenanya beliau pun menghimbau ummat untuk berusaha membebaskan tawanan muslim dari tangan musuh-musuh islam, juga mendorong ummat untuk gemar berbagi, memberikan makanan kepada semua yang membutuhkan, baik manusia ataupun makhluk lainnya. Juga menghasung mereka untuk menjenguk orang yang sakit dan menghadiri undangan. Maka sudah selayaknya seorang muslim untuk bersemangat dalam memberikan manfaat bagi saudaranya sesuai yang dia mampu, terlebih jika dia telah berstatus sebagai seorang da’i yang tulus.
            Poin ke-2, salah satu tema da’wah yang perlu diketengahkan adalah hasungan untuk membebaskan tawanan muslim dari tangan musuh islam. Membebaskan budak adalah fardhu kifayah menurut jumhur ulama’. Maka harus ada diantara muslimin yang mengupayakan hal itu, terutama bagi penduduk setempat. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai cara. Imam Malik pernah ditanya, “Apakah ummat islam diwajibkan juga membayarkan tebusan (dalam rangka membebaskan tawanan)?” “Tentu saja, bukankah kalian wajib berperang hingga berhasil menyelamatkan mereka? Mengapa membayar tebusan tidak wajib (juga)?”. Sedangkan Imam Ahmad pernah berkata, “Tawanan muslim boleh ditebus dengan tawanan kafir, adapun membayarkan upeti untuk pembebasan, itu tidak aku ketahui.” Namun perintah dalam hadits ini bersifat umum, maka hal itu boleh diusahakan dengan cara apa saja, baik dengan berjihad ataupun membayar tebusan. Bahkan saking pentingnya hal ini, maka pertukaran tawanan pun boleh dilakukan. Padahal melepaskan tawanan kafir itu tidak boleh dilakukan jika hanya ditebus dengan harta
Mengenai harta yang digunakan untuk menebus itu, Umar ra. dan sebagian ulama’ menyatakan bahwa uang penebusan itu diambil dari baitul mal. Ibnu Zubayr menukil dari Hasan ibn ‘Ali bahwa hal itu menjadi tanggungan penduduk di wilayah yang diserang. Mengingat bahwa membebaskan budak adalah fardu kifayah maka 2 pendapat itu tidak bertentangan. Jika Daulah Islamiyyah telah tegak, penebusan itu menjadi tanggungan Amirul Mu’minin. Sedang jika keadaannya seperti sekarang ini, maka pendapat Hasan lebih tepat.
            Poin ke-3, Tema-tema lain yang perlu diusung di tengah ummat adalah ajakan untuk gemar berbagi, memberi makan kepada yang membutuhkan, menjenguk orang sakit dan memenuhi undangan. Memberi makanan bukanlah hal yang patut disepelekan dalam berda’wah. Karena Rasululloh jelas-jelas memerintahkan hal itu. Ulama menilai bahwa hal ini hukumnya fardhu kifayah jika memang keadaannya benar-benar darurat. Misalnya; kelaparan yang jika tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian atau sakit. Maka jika ada orang yang mati kelaparan. Hal itu akan menjadi dosa bagi orang yang menyaksikan sedang dia mempunyai persediaan makanan. Adapun jika itu berupa rasa lapar yang biasa, maka hukumnya mustahab. Hal ini tentu saja mencakup  pelayanan kesehatan, pemeliharaan terhadap kelayakan hidup bagi fakir miskin dan juga usaha untuk menjaga kehormatan mereka agar tidak perlu menjadi peminta-minta.
Tentang urgensi berbagi makanan ini ada dalil yang shahih dari riwayat Abdulloh ibn Salam ra, dia berkisah, “Saat pertama kali Rasululloh menginjakkan kakinya di kota madinah, aku pun menghampiri kerumunan orang-orang untuk ikut melihat, saat kuperhatikan wajah beliau, aku tahu bahwa wajah seperti itu bukanlah wajah seorang pendusta. Aku ingat bahwa kalimat pertama yang kudengar dari bibirnya saat itu adalah, “Wahai sekalian khalayak, tebarkanlah ucapan salam, dan berbagilah makanan, sambunglah hubungan kerabat dan shalatlah kalian di waktu malam, disaat orang-orang tertidur lelap. Niscaya kalian akan dapat masuk surga dengan selamat.”
Ada pula riwayat lain dari Abu Malik Al-‘Asy’ariy ra. dari Nabi, beliau bersabda, “Sesungguhnya di syurga itu ada ruangan-ruangan yang bagian dalamnya tampak dari luarnya, dan bagian luarnya pun bisa dilihat dari dalam. Ruangan-ruangan itu disediakan oleh Alloh bagi Sesiapa saja yang berbagi makanan, menebar ucapan salam, memperhalus ucapan dan memperbanyak puasa serta melakukan shalat di malam hari di saat orang lain tertidur nyenyak.”
Juga disebutkan dari ‘Ali ra. berkata, Rasululloh pernah bersabda, “Sungguh di syurga ada balairung-balairung yang bagian dalamnya dapat dilihat dari luar dan bagian luarnya juga tampak dari dalam.” Lalu ada seorang arab badui menyela, “Untuk siapakah ruang-ruang itu, ya Rasululloh?” “Untuk siapa saja yang memperbagus ucapannya, dan membagikan makanannya, banyak berpuasa dan melakukan shalat dimalam hari di saat orang lain tengah tertidur.”
Intinya bahwa dalam hadits-hadits itu ada hasungan kuat untuk melakukan perbuatan-perbuatan mulia ini; memberikan makan, menebarkan salam, memperbagus ucapan, memperbanyak puasa dan melakukan shalat di tengah malam. Karena disebutkan disana bahwa siapa yang melakukan hal-hal tersebut, dia berhak mendapatkan ruangan-ruangan syurga yang telah disebutkan sifat dan keelokannya. Dan memang ruang-ruang tersebut hanya dikhususkan bagi orang-orang yang mempunyai  sifat-sifat sebagai ‘ibadur rahman yang hakiki, yaitu orang orang yang berakhlaq mulia, bagus ucapannya, selalu bersikap rendah hati dan jika bergaul dengan orang-orang bodoh senantiasa berlapang dada. Juga mereka-mereka yang memberikan hak makan, bagi keluarganya, para fakir miskin, tamu yang berkunjung dan juga selain mereka. Kemudian juga gemar berpuasa, artinya banyak melakukan puasa sunnah selain menunaikan yang fardhu. Minimal mereka melazimi puasa tiga hari setiap bulannya. Serta bagi mereka yang senantiasa menghidupkan malamnya dengan shalat, disaat orang lain lebih memilih tidur. Karena melakukan amalan di malam hari sedang orang lain tengah terlelap ini lebih selamat dari kemungkinan terbersitnya riya’ ataupun sum’ah. Dan melakukan hal ini sendiri telah membuktikan bahwa seseorang itu telah mencapai puncak tertinggi dalam keikhlasan beramal. Maka ruangan ruangan tersebut benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang mampu memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Alloh juga telah menyebutkan rauangan-rauangan khusus ini dalam surat Az-Zumar:20 yang artinya;
“Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang Tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Ini adalah janji Alloh. Allah tidak akan meigkari janji-Nya.”
Juga dalam surat Al-Ankabut:58 Alloh menyatakan, yamg artinya;
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Sesungguhnya akan kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang Tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal.”
            Termasuk tema menarik dalam berdakwah adalah hasungan untuk munjenguk orang sakit, karena orang yang sakit mempunyai perasan butuh untuk diberikan perhatian dan diperlakukan dengan penuh kelembutan. Kunjungan itu sendiri bagi mereka adalah hal yang sangat berarti dan ini mungkin mampu membantu mempercepat proses kesembuhan, menambahkan semangat untuk sembuh dan ketabahan bagi yang sedang tertimpa musibah. Karena dengan kunjungan tersebut akan tumbuh perasaan dihargai dan ini akan membantunya melawan penyakit yang sedang diderita. Lagi pula memberikan kunjungan itu sendiri juga akan menghasilkan pahala yang sangat besar. Sebab itu Rasul dengan jelas memerintahkan hal ini kepada ummatnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. ini menguatkan bahwa menjenguk muslim yang sakit adalah tema yang penting dalam da’wah.
            Mengunjungi si sakit bisa dimasukkan dalam bab mustahabnya menjaga ukhuwwah dan bersikap baik kepada sesama muslim. Atau  bisa juga dihukumi sebagai fardhu kifayah seperti hal-hal lain yang disebutkan dalam hadits ini. Hal itu jika si sakit memang seorang muslim. Adapun jika dia seorang non-muslim, maka hukumnya mubah saja. Itupun jika memang si sakit mempunyai hubungan kerabat atau tetangga sebelah rumah. Atau diharapkan dengan kunjungan itu akan menariknya masuk islam.
            Kemudian, hal lain yang perlu diperhatikan adalah anjuran untuk menghadiri undangan. Ulama sepakat bahwa undangan walimah wajib dihadiri. Karena ada dalil dalil khusus yang menyebutkan hal itu. Diantaranya adalah riwayat Ibnu ‘Umar yang menybutkan bahwa Rasululloh sas. Pernah bersabda, “Jika salah seorang diantara kalian diundang ke pesta walimah hendaklah dia menghadirinya.” Juga pernyataan Abu Hurairah ra., “Barang-siapa mengabaikan undangan walimah, maka sungguh dia telah berlaku durhaka kepada Alloh dan Rasul-Nya.”
Adapun untuk undangan lain, para ulama berbeda pendapat. Imam Malik, Tsauriy, Abu Hanifah dan yang lainnya berpendapat bahwa selain walimah tidak wajib didatangi. Sedan Imam Syafi’I mengatakan bahwa acara makan-makan semisal khitanan dan aqiqah juga harus dihadiri, meskipun jika meninggalkannya tidak sampai dihitung bermaksiat. Hal ini diperkuat adanya riwayat lain dari Ibnu umar yang menyebutkan sabda Rasululloh, “Siapa saja yang diundang ke pesta pernikahan atau semisalnya hendaklah memenuhi undangan itu.” Ada pula riwayat lain dengan lafal “Jika seseorang diundang oleh kawannya, hendaklah dia menghadirinya, baik dalam pesta pernikahan atau semisalnya.” Lagipula, kata ‘walimah’ itu sendiri menurut Ibnu Hajar dapat dimaknai sebagai makanan yang dibuat untuk momen-momen menggembirakan.
Namun kewajiban menghadiri walimah ini akan gugur jika ada sebab-sebab khusus, diantaranya; Jika makanan yang dihidangkan jelas mengandung syubhat, jika undangannya hanya dikhususkan untuk orang kaya saja tanpa menyertakan kaum papa. jika ada yang akan terganggu dengan kedatangan kita, jika majelis itu tidak pantas untuk yang diundang, jika undangan itu diberikan hanya karena dia ditakuti atau karena diharapkan kemuliaan dengan kedatangannya, atau diajak melakukan kejahatan. Begitu pula jika di dalamnya banyak kemungkaran, semisal; khomr, music dan nyanyian, tempat tidur sutra, bejana emas dan perak, patung makhluk hidup, dan sejenisnya yang diharamkan oleh Alloh dan Rasulnya. Sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibnu Mas’ud pernah menghadiri undangan dan menemukan adanya pelanggaran syari’at maka diapun pulang. Imam al-Qurthubi juga menyebutkan bahwa jika dalam walimah ada kemungkaran maka dilarang menghadirinya menurut seluruh ulama’.
Terkecuali jika dia memang mampu merubah kemungkaran itu atau menghilangkannya, maka wajib mennghadiri sekaligus mengingkari kemungkaran yang ada. Karena dengan itu dia telah melakukan dua kewajiban sekaligus; menghadiri undangan dan melakukan nahi mungkar. Dapat juga dilakukan pengingkaran dengan memberikan syarat bahwa jika kemungkaran itu masih tetap ada, maka dia tidak akan hadir. Semisal yang dilakukan oleh Abu Ayyub ketika diundang oleh Ibnu Umar, kemudian beliau melihat dirumah itu ada dinding yang berlapis kain, maka dia mengatakan, “Apakah anda melapisi dinding seperti ini hingga menyerupai ka’bah?” Lalu Ibnu ‘Umar beralasan bahwa itu atas desakan ibu-ibu setempat. Maka dengan tegas Abu Ayyub menjawab, “Semua orang aku khawatirkan akan kalah dengan desakan mereka, tapi ini engkau wahai Ibnu ‘Umar! Demi Alloh saya tidak akan memakan hidanganmu hingga kain pelapis itu dicabut.”
Maka seyogyanya seorang da’i haruslah menghasung untuk menghadiri undangan dan menghilangkan kemungkaran. Adapun jika dia tidak mampu menghilangkan kemungkaran, maka tidak mengapa untuk tidak hadir. Kecuali jika ketidak hadirannya itu menyebabkan mafsadah yang lebih besar, maka boleh menghadirinya demi menghidari mafsadah tersebut.
Sebagian ulama’ juga memakruhkan untuk menghadiri undangan yang lebih dari tiga hari. Karena menurut mereka undangan yang berlangsung dalam satu hari itulah yang sunnah, jika selama dua hari maka itu masih mubah, adapun tiga hari ke atas, itu sudah masuk dalam kategori sum’ah. Namun Imam Bukhori menolak hal ini dengan Alasan bahwa hadits yang menyebutkan perintah menghadiri undangan itu umum, tanpa ada perincian harus kurang dari tiga hari.
Dan boleh juga untuk tidak menghadiri asalkan sudah meminta izin kepada si pengundang, sehingga dia mengetahui alasan dan memaafkannya. Wallohu a’lam.







Referensi risalah ini:
1.      Fiqh Da’wah fi Shahih Bukhori, Karya Sa’id ibn ‘Ali ibn Wahb al-Qohthoni
2.      Shahih Bukhari, karya Imam Bukhori
3.      Musnad Imam Ahmad, Karya Imam Ahmad ibn Hambal
4.      Shahih Jami’us Shaghir, Karya Al-Albani
5.      Syarah Shahih Bukhari, Karya Ibnu Baththal
6.      Fathul Bari, karya Ibnu Hajar al-Atsqalani
7.      ‘Umdatul Qari, KArya Abu Muhammad Mahmud al-‘Aini
8.      At-Taysir bi Syarhi Jami’is Shagir, karya ‘Abdur Ra’uf Al-Munawi Al-Qahiri

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

Nama

''1a,10,'Umdatul Ahkam,52,25 november,2,4 november,34,aa gym,15,aadc2,1,abu bakar ashidiq,1,aceh,14,Adab,8,ade armando,16,ade komaruddin,2,adik ahok,2,administrasi,5,adsense,3,advertorial,2,afrika,2,aher,2,ahmad baidhowi,1,ahmad dhani,1,ahmad zainuddin,1,ahok,274,ahok djarot,1,ahok illuminati,1,ahokers,2,akhlak,8,akmal sjafril,1,aksi bela islam iii,2,Al Hikmah,1,al quran palsu,1,al umm,1,al-quran,14,Alex Naddour,3,ali bin abi thalib,1,ali jaber,3,aliansi pemuda makassar,1,aliran sesat,3,allepo,1,am fatwa,1,amerika,9,amien rais,8,amir faishol fath,1,an najah,12,anis baswedan,1,anis dan sandiaga,1,anton medan,2,april,1,Aqidah,97,aqidah syiah,14,arab saudi,4,archandra,2,ariana grande,1,arief rahman,1,arifin ilham,2,arik banyadhu,3,artikel ilmiah,5,Artikel Ramadhan,7,australlia,3,bab thoharoh,1,bachtiar nasir,7,backmasking,1,badai pasir arab saudi,1,balaraja,1,band,1,bandung,3,bangka belitung,2,bangkalan,1,bangladesh,1,banjar,1,banjarmasjin,1,bank,1,banten,1,banyuwangi,1,bareskrim,2,bashar asad,5,bawaslu,1,beasiswa,27,beasiswa iain antasari,1,beasiswa kuwait,2,beasiswa tahfidz,1,beasiswa turki,1,bedah buku syiah,1,bekal dakwah,25,bekam,4,bekasi,3,berita,14,bid'ah,13,bima arya,1,bina qalam,1,biografi,2,bireun,1,Bisnis Online,3,bitung,1,blog tutorial,49,bmh,7,bmh jatim,2,bmh lumajang,3,bnn,1,bnpt,2,bogor,4,bom saudi,2,bpi,1,bpjs,4,brebes,1,britney spears,1,brunei,1,buddha,1,budha,3,bukit duri,2,buku,1,buku gratis,1,Buletin,35,bungkul,1,buni yani,6,burhan shodiq,1,bus pendemo,1,buya hamka,2,buya yahya,4,cadar,1,cakung,2,cangkul,8,car free day,1,cba,1,Ceramah,5,charlie hebdo,1,china,20,cholil nafis,1,cholil ridwan,1,cilacap,1,cina,5,cire,1,colil ridhwan,1,cut nyak din,3,dahnil anzar,1,darul hijrah,1,dasrul,10,Data Kesesatan Syi'ah,15,dauroh,1,debat bahasa arab internasional mesir,1,demo tolak ahok,40,demonstrasi,2,densus 88,4,depok,1,didin hafidhuddin,2,dimas kanjeng,2,din syamsuddin,3,djarot,2,do'a,1,donald frans,1,donald trump,11,Download,5,dprd,2,dr miftah el banjari,1,dr zakir naik,3,Dr. Adian Husaini,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,3,dr. aidh al qarni,3,dr. warsito,2,dzulhijjah,1,emilia renita,3,erdogan,7,Esra Panese,1,facebook,1,fadel muhammad,1,fadl zon,5,fahira idris,1,fahri hamzah,4,fakta,3,fans celtic,1,farid okbah,1,fatih seferagic,1,Featured,4,felix siauw,12,ferihana,1,filipina,1,film,2,Fiqih,144,fiqih dakwah,20,fiqih haji,8,fiqih ihram,2,fiqih jenazah,11,fiqih jihad,5,fiqih jual beli,3,fiqih madzhab imam syaf'i,1,fiqih nikah,8,fiqih puasa,2,fiqih qurban,2,firanda andirja,1,florida,1,foto,7,Foto-Foto kesesatan Syi'ah,4,fpi,9,freddy budiman,2,gafatar,1,gajah,1,gallery,1,gambar,3,game online,1,game pes,1,garut,5,gatot nurmantyo,4,gaza,7,gerhana matahari,1,gerindra,2,golkar,3,gontor,1,google,1,gp anshor,2,gresik,1,guru,13,gus manan,1,gus sholah,1,habib rizieq,10,hacker,1,Hadits,17,hadyu,2,hafidz quran,2,haiti,1,halal.ad,3,ham,3,hamdan zoelva,1,hari pancasila,1,Harits Abu Ulya,1,hartoyo,6,harvard,1,hary tanoesoedibjo,7,headline,90,hidayat nur wahid,2,hidayatullah,1,hikmah,8,hmi,12,hollywood,1,home,4,hukum seputar ta'ziyah,2,husain syahid,1,husni thamrin,1,hut ri 71,2,ibadah,5,ibnu khaldun,1,ibu saeni,15,ical,1,idc,1,ihw,1,iklan,1,ilc 8 november,1,illuminati,3,Ilmu Faroidh,20,ilyas karim,1,imam masjid al aqsa,2,imamah,5,imunisasi,1,india,4,indonesia,650,indramayu,1,info kajian,1,inggris,2,inspiratif,1,intermezo,1,internasional,200,ipw,1,irak,1,iran,6,irena handono,2,irlandia,2,Islamophobia,2,islandia,1,israel,10,istanbul,1,istiqlal,1,istri ahok,1,istri gus dur,1,jabar,2,jack ma,1,jakarta,20,jakut,1,jamaah tabligh,1,janet jackson,1,jatim,5,jawa barat,2,jawa timur,2,Jayawijaya,2,Jeffry Winters,1,jember,1,jepang,4,jerman,4,jihad,1,jihad internasional,5,jil,8,jilbab,5,jk,11,jokowi,96,jokowi dan ahok,2,jonru,1,Kabar Muslim Burma 2012,3,kalimantan,4,kammi,3,kampung rambutan,1,kanada,1,Kapolda,1,kapolri,2,kapry nanda,1,karawang,1,kashmir,1,kasih,1,keluarga,4,Kemendag,1,kenan nabil,1,kereta cepat,1,kesehatan,3,KH Ali Mustafa Ya'qub,1,KH Hasyim Muzadi,1,khairul anwar,1,Khutbah jum'at,6,Kiamat,3,king abdul aziz,1,king saudi university,2,kiriman pembaca,7,kisah,11,kisah hikmah,5,kisah para nabi,6,kivlan zen,5,kiwil,1,knrp,1,koko,1,kolombia,1,komnas ham,1,komnas perempuan,1,kompas,7,kompastv,2,komunis,17,kopi jessica,1,korea utara,1,kotamabagu,1,kpai,1,kpk,3,kpu,1,kristen,6,kristenisasi,9,kristologi,25,ktp,1,kuba,1,kuburan,1,kuliner,1,kurma iran,2,kutab al fatih,1,kyai nur,2,labuhbatu,1,Lain-lain,8,lalu heru rojak,1,lampung,2,Laurence Rossignol,1,lbh paham,1,lenteng agung,1,lgbt,19,liberal,1,Liberalisme,6,Lieus sungkharisma,1,lipia,2,lira,1,lomba,1,lomba tahfidz,1,lombok,1,london,1,luar batang,1,lucky hakim,1,Lucu,5,luhut,1,ma'ruf amin,1,mabuk,1,madina,2,madrasah,1,madura,3,magelang,2,mahfud md,2,Makalah Menarik,96,Makalah Thoharoh,35,makassar,5,make money blog,12,malang,1,malaysia,3,manado,1,mark zuckberg,1,maroko,1,marwah daud,1,masjid nabawi,2,mataram,1,media mainstream,5,megawati,9,menag,3,menakjubkan,7,mendagri,8,mengerikan,4,menhan,4,merdeka,4,mesir,3,metrotv,9,miras,5,mizanul muslim,6,mnctv,1,ms kaban,1,muallaf,23,muda mudi,1,mudik 2016,1,muhammad ali,3,muhammad taufik,1,muhammadiyah,20,muharram,1,muhasabah,66,mui,21,mukjizat,6,mulyono,1,munarman,4,musa,6,musik,3,muslim uyghur,1,muslimah,12,Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,Mustholahul Hadits,1,Mustolahat Fil fiqh,30,myanmar,12,nabil,1,narkoba,3,nasi uduk babi,2,nasyiatul aisyiyah,1,natal,1,new york,4,nigeria,1,niken taradina,1,ntb,3,nu,10,nur tajib,1,nusairiyah,3,nusantara,2,nushairiyah,1,nushron wahid,26,oemar mita,14,oezil,1,olahraga,1,omran,2,opini,1,ozil,1,padang,2,Paham Sesat,22,pajak,1,pakistan,1,palestina,41,palu,1,pan,1,Panduan Ibadah Qurban,3,pangi syarwi chaniago,1,papua,2,paris,1,pasar ikan,2,patani,1,pbnu,3,pdip,2,pekerja asing,1,Pemerintah Indonesia,11,pendeta cabul,2,pendeta vatikan,1,pendidikan,14,penemu muslim,1,pengungsi suriah,6,penjaringan,3,perda islam,2,pers,1,pesantren,1,pilkada dki jakarta,3,pki,90,pks,1,Pluralisme,5,pokemon,28,polisi,6,politik,1,ponorogo,1,pontianak,1,pp muhammadiyah,2,ppp,2,prabowo,1,prancis,3,probolinggo,1,Prof DR Abdul Hadi,3,profil,4,proxy war,3,puisi,1,punk,1,purbalingga,2,purworejo,1,pwnu,2,qishash,2,rachmawati,3,reklamasi,3,retorika dakwah,26,revenuehits,2,riau,1,ridwan kamil,4,rio haryanto,1,risma,4,Riyadh Badr Bajrey,4,rizal ramli,1,rohingya,7,rokok,3,ronaldo,1,rudal jokowi,1,ruhut,4,rumah tangga,4,rusia,1,Sahabat,4,sahabat nabi,1,said aqil,11,sains,1,salafy indonesia,4,salibis,1,salim a. fillah,1,samarinda,1,sambudi,5,sampang,1,sandiago uno,1,santoso,1,santri,1,sayidiman suryohadiprojo,1,sby,9,sd cilegon,1,Sejarah,18,sekjen pbb,1,sekte dan aliran,5,Sekularisme,6,selandia,1,sepak bola,1,Shahnaz Laghari,1,shalawat badar,8,shalawat nabi,18,shared2earn,1,sidoarjo,1,simposium anti pki,4,siroh,16,siyono,4,skotlandia,2,sma,1,soekarno,1,solo,2,spanyol,1,spbu,1,sragen,2,stand up comedy,1,stevanus,2,stiba makassar,1,sudan,1,sukabumi,2,sukmawati,1,sulawesi,2,sumbar,2,sumedang,1,sumsel,1,sumut,2,surabaya,3,suriah,32,susanto,1,swedia,1,syafii maarif,8,syaikh sudais,1,Syarh 'Umdatul Ahkam,42,Syarh Matan Thawiyah,20,syariat islam,3,syarifah salsabila,1,Syiah,195,syiah mencela nabi muhammad,6,syiah mencela sahabat,22,syiah menghina muawiyah,4,syiah mengkafirkan aisyah,6,syiah mengkafirkan asyariyah,4,syiah mengkafirkan sahabat,1,syiah suriah,1,syiah takfiri,1,syirik,7,syubhat pengagung kubur,2,Syubhat Sejarah Rosululloh SAW,9,Tabi'in,12,Tabi'ut Tabi'in,13,Tafsir,4,tafsir al maidah,1,tahukah?,4,takbir keliling,2,tanjungbalai,15,tawasul,4,Tax Amnesty,1,Tazkiyyatunnafs,24,tebet,2,tebingtinggi,1,teknologi,18,tema ceramah,20,tema dakwah,3,teman ahok,8,tempelate blog,6,tempo,1,tengger,3,Tengku Erry Nuradi,1,terbaru,1,tere liye,1,Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin,35,terompet dari sampul al quran,4,teroris,8,teroris separatis,1,terorisme,2,terorisme medan,3,teuku nasrullah,2,teungku zulkarnain,7,thailand,2,thibun nabawi,1,timor leste,1,tionghoa,4,tiongkok,2,Tips,4,tki,1,tni,4,tni au keroyok jamaah masjid,3,Tsaqofah,6,tuban,1,tulisan,1,turki,11,tutorial,1,tvone,2,tvri,1,uea,1,ui,1,uighur,1,uim,2,uin,1,ulil,4,ullcok,1,Ulumul Quran,3,umroh gratis,1,unas,1,unesco,1,Unik,19,universitas islam madinah,3,universitas paramadina,1,unj,1,Ushulul Fiqh,1,ust. budi ashari,1,ust. zaitun rasmin,2,ust. zulkifli,2,vaksin palsu,1,valentine day,3,van dame,1,video,37,wacana,12,wahdah islamiyah,2,walisongo,1,wasilah,1,wawasan,34,wtc,3,yahudi,7,yaman,1,yogya,1,yogyakarta,5,yordania,1,yusril,1,yusuf al qardawi,1,yusuf mansur,2,yuyuk andriati,1,zaid royani,4,zakat,4,
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Pembebasan Budak
Pembebasan Budak
http://images.sehatperkasa.multiply.com/image/zQ0cFNT9z6jPLOkuNWwsQw/photos/1M/300x300/124/3130eg9.jpg?et=w8R0%2BJsqxPFR%2BkdPD8KOiQ&nmid=0
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/pembebasan-budak.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/pembebasan-budak.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy