Kisah Nabi Hud As

KISAH NABI HUD AS Allah telah mengutus Nabi Hud AS kepada kaum ‘Ad yang pertama yang tinggal di daerah Ahqaf; sebuah padang pasi...


KISAH NABI HUD AS


Allah telah mengutus Nabi Hud AS kepada kaum ‘Ad yang pertama yang tinggal di daerah Ahqaf; sebuah padang pasir di Hadramaut. Ketika mereka banyak melakukan kejahatan dan kelaliman terhadap hamba-hamba Allah Ta’ala, seraya mereka berkata, “Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami.” (Fushshilat: 15). Juga mereka pun melakukan kesyirikan kepada Allah dan mendustakan para rasul-Nya.

Allah mengutus Nabi Hud AS kepada mereka untuk menyeru mereka supaya beribadah kepada Allah serta mengesakan-Nya, dan mencegah mereka dari kemusyrikan serta perbuatan zhalim terhadap hamba-hamba-Nya. Nabi Hud AS menyeru mereka dengan berbagai cara dan mengingatkan mereka terhadap ni’mat yang telah dikaruniakan Allah SWT kepada mereka berupa kemewahan dunia, kelapangan rezki dan kekuatan. Tetapi mereka menolak seruannya, tidak memenuhinya serta menunjukkan kesombongan, seraya mereka berkata, “Hai Hud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata.” (Hud: 53)

Mereka telah berbohong dalam melontarkan tuduhan itu, karena “Tidak ada seorang nabi pun kecuali Allah memberinya tanda-tanda (yang menunjukkan kekuasaan Allah dan kebenaran risalahnya) yang semestinya manusia mengimaninya.”[1]


Jika tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kebenaran kerasulan para rasul, maka agama yang dibawa mereka adalah bukti terbesar yang menunjukkan bahwa agama itu dari Allah, karena ketentuan-ketentuan hukum dan peraturan-peraturannya ditujukan untuk kemaslahatan sepanjang zaman ditinjau dari segi kemuliaan dan kebenaran beritanya. Juga memerintahkan kepada seluruh kebaikan dan melarang dari semua kejahatan. Semua rasul akan membenarkan kerasulan seorang rasul yang sebelumnya dan mempersaksikannya, dan membenarkan kerasulan seorang rasul sesudahnya dan mempersaksikannya.

Kemudian di antara tanda-tanda khusus yang menunjukkan kebenaran kerasulan Nabi Hud AS bahwa di dalam dakwahnya ia memerintahkan supaya mengesakan Allah, merendahkan pikiran dan kesesatan kaumnya serta mencela tuhan-tuhan sesembahan mereka karena mereka adalah orang-orang yang berbuat lalim, keras serta kasar. Mereka menakut-nakuti Nabi Hud AS dengan ancaman yang akan ditimpakan tuhan-tuhan mereka jika tidak menghentikan celaannya tersebut dengan menimpakan kegilaan atau keburukan kepadanya. Kemudian Nabi Hud AS menentang ancaman mereka secara terang-terangan seraya berkata kepada mereka dengan suara yang tegas dan lantang: “Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu.” Hud menjawab, “Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan, dari selain-Nya, sebab itu jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku. Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Rabbku dan Rabbmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Rabbku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 54-56). Ternyata tuhan-tuhan mereka tidak menimpakan sesuatu keburukan apapun kepada Nabi Hud AS.

Bukti terbesar apalagi yang lebih besar dari tantangan Nabi Hud AS terhadap ancaman musuh-musuh yang sangat gigih menggagalkan dakwahnya dengan berbagai cara.?

Setelah Nabi Hud AS kewalahan menghentikan kelaliman mereka, maka ia pun berpaling dari mereka dan mengingatkan mereka akan turunnya adzab. Kemudian datanglah kepada mereka adzab yang tampak di berbagai penjuru, dimana keadaan cuaca saat itu sangat panas karena kemarau yang panjang, sehingga mereka sangat membutuhkan turunnya hujan. Mereka bergembira melihat gumpalan awan yang sangat tebal, seraya berkata, “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami.” (Al-Ahqaf: 24). Allah Ta’ala berfirman, “(Bukan)! bahkan itulah adzab yang kamu minta supaya datang dengan segera.” (Al-Ahqaf: 24). Adzab tersebut diturunkan disebabkan perkataan mereka: “Maka datangkanlah kepada kami adzab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” (Al-Ahqaf: 22).

Sedangkan adzab yang ditimpakan kepada mereka: “(yaitu) angin yang mengandung adzab yang pedih.” (Al-Ahqaf: 24) yang menerpa kaum ‘Ad.

“Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kamu 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).” (Al-Haqqah: 7). Setelah itu “maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.” (Al-Ahqaf: 25)

Setelah dunia tersenyum kepada mereka, kemuliaan telah diraih, kemewahan hidup melimpah, daerah-daerah dan suku-suku yang tinggal di sekitar daerah mereka telah tunduk kepada mereka, maka berhembuslah kepada mereka angin yang sangat kencang selama beberapa hari yang sial “karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan.” (Fushshilat: 16) “Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum 'Ad itu kafir kepada Rabb mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum 'Ad (yaitu) kaum Huud itu.” (Hud: 60), sedangkan Allah menyelamatkan Nabi Hud AS dan orang-orang yang bersamanya dari kaum mukminin.

“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah).” (Asy-Syu’ara: 139), yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan dan kemurahan-Nya kepada para rasul serta orang-orang yang mengikuti mereka, dimana Allah telah menolong mereka dalam kehidupan dunia dan pada hari ditegakannya kesaksian; dan sebagai tanda pembatalan terhadap kejahatan serta akibat yang ditimpakan Allah sebab kejahatan itu adalah seburuk-buruknya akibat; serta sebagai tanda adanya kebangkitan dari kubur dan perhimpunan (setelah kebangkitan).

Di dalam hadits yang diriwayatkan keduanya dijelaskan: “…tidak ada seorang nabi pun kecuali Allah memberinya tanda-tanda (yang menunjukkan kekuasaan Allah dan kebenaran risalahnya) yang semestinya manusia mengimaninya.”
Sedang dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari (7274) dijelaskan: “… yang semestinya diimani.”
Dalam kisah Nabi Hud AS terdapat sejumlah faidah yang telah disebutkan pada kisah Nabi Nuh AS sebagai faidah yang saling berkaitan di antara para rasul.

Faidah lainnya, bahwa Allah dengan kebijaksanaan-Nya mengkisahkan kepada kita tentang berita umat-umat terdahulu sebelum kita yang tinggal di jazirah Arab dan sekitarnya, dimana Al-Qur’an menuturkannya dengan cara-cara yang luhur dan Allah telah menjelaskan sejumlah peringatan di dalamnya dengan penjelasan yang bermanfaat. Tidak perlu diragukan lagi bahwa Allah telah mengutus para rasul ke penduduk yang berdomisili di wilayah-wilayah yang sangat jauh dari kita yang berada di belahan bumi bagian timur dan barat. Tetapi Allah memberikan manfaat pada kita dengan mengingatkan kita akan berbagai peristiwa yang telah terjadi di sekeliling kita dan kisah-kisah yang dituturkan dari suatu generasi ke genarasi berikutnya. Bahkan kita tidak dapat menyaksikan peninggalan mereka, melintasi perkampungan mereka setiap waktu, memahami bahasa mereka dan tabi’at mereka sangatlah dekat dengan tabi’at kita. Tidak diragukan, bahwa manfaat dari peringatan itu sangat besar dan lebih utama daripada memperingatkan kita dengan umat-umat yang cerita dan berita mereka tidak pernah kita dengar, bahasa mereka tidak pernah kita ketahui dan berita mereka tidak pernah sampai kepada kita sesuai dengan yang diberitakan Allah kepada kita.

Kesimpulannya, bahwa memberikan peringatan kepada umat manusia dengan suatu kejadian yang sangat dekat dengan akal mereka, sesuai dengan perilaku mereka, masuk dalam jangkau kemampuan akal mereka dan memberikan manfaat daripada yang lainnya; niscaya lebih utama daripada memberikan peringatan dengan cara-cara yang lain meskipun benar, tetapi kebenaran itu bertingkat-tingkat.

Pemberi peringatan dan pendidikan yang menempuh jalan tersebut dan berusaha semaksimal mungkin menyampaikan ilmu serta kebaikan kepada umat manusia dengan cara-cara yang dapat mereka pahami dan tidak menyebabkan mereka lari dari peringatan itu, atau menempuh cara-cara yang sangat dekat kepada penegakan hujjah atas mereka, niscaya cara-cara tersebut akan mendatangkan manfaat bagi pelakunya dan bagi orang-orang yang diperingatkan.

Allah mengisyaratkan hal itu pada akhir kisah kaum ‘Ad yang tertera dalam firman-Nya, “Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang.” (Al-Ahqaf: 27). Yakni Kami telah mendatangkannya bermacam-macam “supaya mereka kembali (bertaubat).” (Al-Ahqaf: 27). Yakni supaya mendekati tercapainya faidah dari peringatan tersebut.

Faidah lainnya, bahwa pendirian bangunan-bangunan yang megah dengan maksud memperlihatkan kesombongan, keangkuhan, kebanggaan, perhiasan dan memperlakukan orang-orang dengan sewenang-wenang merupakan perbuatan tercela yang diwarisi dari umat-umat yang lalim; seperti yang difirmankan Allah dalam kisah kaum ‘Ad dan pengingkaran Nabi Hud AS terhadap ancaman mereka: “Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main.” (Asy-Syu’ara: 128).

Pendirian bangunan-bangunan yang megah itu dimaksudkan sebagai istana, benteng, rumah atau tempat lainnya.

Pendirian bangunan yang megah yang dimaksudkan sebagai rumah karena memang sangat membutuhkannya dengan kebutuhan yang bermacam-macam serta berlainan, maka hal itu termasuk perbuatan yang dibolehkan karena terkadang dengan niat yang baik dapat mendorong kepada kebaikan.

Sedang pendirian bangunan yang megah yang dimaksudkan sebagai benteng perlindungan dari serangan musuh, pembatas negara serta maksud yang lainnya yang bermanfaat bagi kaum muslimin dan memelihara mereka dari kejahatan, maka hal itu termasuk jihad di jalan Allah dan menunaikan perintah agar berhati-hati terhadap musuh.

Pendirian bangunan yang megah yang dimaksudkan sebagai kebanggaan, kesombongan dan perlakuan lalim terhadap hamba-hamba Allah dan menghambur-hamburkan harta yang semestinya digunakan di jalan yang bermanfaat, maka hal itu termasuk perbuatan tercela yang mendatangkan kebencian Allah seperti yang ditunjukkan-Nya kepada kaum ‘Ad atau kaum lainnya yang ingkar.

Faidah lainnya, bahwa akal, kecerdasan atau kejeniusan dan kekuatan materi yang berkaitan dengannya, hasil-hasil atau karya-karya yang dicapainya meski besar dan prestasi-prestasi yang luar biasa yang diraihnya, maka hal itu tidak bermanfaat bagi pemiliknya kecuali disertai dengan keimanan kepada Allah dan para rasul-Nya.

Sedangkan orang yang ingkar kepada ayat-ayat Allah dan mendustakan para rasul-Nya meski mereka mendapat kesenangan dalam kehidupan dunia serta siksaannya ditangguhkan, tetapi balasan yang akan diterimanya berupa kesengsaraan, dimana pendengarannya, penglihatannya dan akalnya tidak berfungsi ketika datang kepadanya perintah Allah, sebagaimana hal itu dijelaskan oleh Allah Ta’ala di dalam kisah kaum ‘Ad: “Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.” (Al-Ahqaf: 26).
Dalam hadits dari ‘Uqbah bin Amir dengan sanad yang marfu’ dikatakan: “Jika kamu melihat Allah memberikan dunia kepada seseorang yang telah mendurhakai-Nya berupa sesuatu yang dicintainya, niscaya hal itu sebagai istidraj (perangkap).” Kemudian Nabi SAW membacakan ayat: “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (Al An’am: 44).

Dalam ayat yang lain Allah Ta’ala berfirman, “… karena tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu adzab Rabbmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.” (QS. 11:101)

Al-Hafizh Al-‘Iraqi berkata dalam kitabnya Al-Mughni berkenaan dengan ayat yang membuat perumpamaan dengan himar yang membawa buku tulis (3772). (HR. Ahmad, Ath-Thabrani serta Al-Baihaqi dalam kitabnya Asy-Sya’b dengan sanad yang baik.




[1]  HR. Al-Bukhari, no.4981 dan Muslim, no.152 dan 239 dari hadits Abu Hurairah RA. Al-Hafizh berkata dalam kitabnya Al-Fath (8/621-622): “Pengertiannya, bahwa setiap nabi dikaruniai suatu tanda atau beberapa tanda kekuasaan Allah yang dapat disaksikan manusia supaya mereka mengimaninya karena adanya tanda kekuasaan Allah tersebut.”

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Kisah Nabi Hud As
Kisah Nabi Hud As
//img2.blogblog.com/img/video_object.png
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/kisah-nabi-hud-as.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/11/kisah-nabi-hud-as.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy