kesalahan kesalahan dalam shalawat badar

III.VIII   Kesalahan-kesalahan dalam shalawat  badar IV.VIII.I    Apakah Taha dan Yasin nama Rasulullah r Telah sangat popular di kalang...

III.VIII   Kesalahan-kesalahan dalam shalawat  badar

IV.VIII.I    Apakah Taha dan Yasin nama Rasulullah r

Telah sangat popular di kalangan banyak dari kaum muslimin bahwa Thoha dan Yasin adalah diantara nama Nabi kita Muhammad r. Sebabnya karena mereka menyangka dua nama itu datang dalam Al Quran, dalam firman Allah,
طه  مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى

“Thaaha. Tidaklah kami menurunkan kepadamu Al Quran agar kamu sengsara.”
 Juga firman Allah,
يس  وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ  إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ

“Yaasiin. Dan demi Al Quran al Hakim. Sesungguhnya engkau termasuk rasul-rasul yang diutus.”


Mereka meyakini dengan susunan ayat ini bahwa keduanya adalah diantara nama Nabi kita Muhammad. Kemudian hal itu datang dalam syair sebagian para penyair dan sebagian orang bernama dengan kedua nama itu.Yang benar, yang dirajihkan orang jamaah dari ulama muhaqqiq ahli tafsir bahwa Thoha dan Yasin adalah termasuk huruf muqaththa’ah (yang terputus) yang ada di awal-awal surat seperti الم، كهيعص، طسم، حم، ق  dan berlaku padanya makna yang diperselisihkan para ulama dalam masalah huruf muqaththa’ah. Dalil yang paling jelas atas hal ini bahwa kedua kata ini ditulis dalam mushaf dengan طه، يس  akan tetapi dalam pelafalannya seperti huruf-huruf muqaththa’ah yang lain, طاها، ياسين

Sebagian ahli tafsir menyebutkan beberapa pendapat-pendapat yang lain bahwa keduanya termasuk nama Nabi. Akan tetapi itu adalah pendapat yang sangat lemah. Tidak ada hadits yang valid dari Nabi dan para sahabat bahwa itu adalah diantara nama Nabi r.

Adapun  nama-nama Nabi telah valid, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi r, yaitu :
·  Muhmmad, Ahmad, Al Muqaffa (sama dengan nama Al Aqib, penutup), Al Hasyir, Nabiyyut-Taubah dan Nabiyyur-Rahmah, sebagaimana dalam hadits:

و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَمِّي لَنَا نَفْسَهُ أَسْمَاءً فَقَالَ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّي وَالْحَاشِرُ وَنَبِيُّ التَّوْبَةِ وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ

“Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Handzali; Telah mengabarkan kepada kami Jarir dari Al A'masy dari 'Amru bin Murrah dari Abu 'Ubaidah dari Abu Musa Al Asy'ari dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan beberapa nama kepada kami yang merupakan nama beliau pribadi, sabdanya: "Aku bernama Muhammad, Ahmad, Al Muqaffa (sama dengan nama Al Aqib, penutup), Al Hasyir, Nabiyyut-Taubah dan Nabiyyur-Rahmah." (HR.  Muslim, dalam Kitab : Keutamaan, Bab : Nama-nama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, No. Hadist : 4344)

·  Al-Mahi (yang maksudnya menghapus kekufuran), Al-Khatim (yang maksudnya nabi penutup atau yang terakhir), dan Al-'Aqib (yang maksudnya yang setelahnya tidak ada nabi lagi).

قَالَ حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي وَحْشِيَّةَ وَقَالَ أَحَدُهُمَا جَعْفَرُ بْنُ إِيَاسٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْحَاشِرُ وَالْمَاحِي وَالْخَاتِمُ وَالْعَاقِبُ

“(Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami Hasan dan 'Affan dari Hammad bin Salamah dari Ja'far bin Abu Wahsyiyyah dan salah satunya berkata; Ja'far bin Iyash dari Nafi' bin Jubair bin Muth'im dari Bapaknya berkata; saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Saya adalah Muhammad, Ahmad, Al hasyir yang maksudnya orang-orang berkumpul di belakangku yaitu mereka yang menguikuti agamaku, Al mahi yang maksudnya menghapus kekufuran, Al khatim yang maksudnya nabi penutup atau yang terakhir, dan Al 'aqib yang maksudnya yang setelahnya tidak ada nabi lagi."  (HR. Ahmad, dalam Kitab : Musnad penduduk Madinah, Bab : Hadits Jubair bin Muth'im Radliyallahu ta'ala 'anhu, No. Hadist : 16148)

·      Nabiyyul Malhamah
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ الْمَسْعُودِيِّ وَيَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ سَمَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفْسَهُ أَسْمَاءً مِنْهَا مَا حَفِظْنَا فَقَالَ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّي وَالْحَاشِرُ وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ قَالَ يَزِيدُ وَنَبِيُّ التَّوْبَةِ وَنَبِيُّ الْمَلْحَمَةِ

"Telah menceritakan kepada kami Waki' dari Al Mas'udi dan Yazid ia berkata, telah memberitakan kepada kami Al Mas'udi dari Amru bin Murrah dari Abu Ubaidah dari Abu Musa Al Asy'ari ia berkata; Rasulullah r memberitahu kami nama-nama beliau dengan beberapa nama, diantaranya yang kami hafal, beliau bersabda: "Aku adalah Muhammad, Ahmad, Al Muqaffi, Al Haasyir, dan Nabiyyurrahmah." Yazid berkata; "Nabiyyut Taubah dan Nabiyyul Malhamah." (HR. Ahmad, dalam Kitab : Musnad penduduk Kufa, Bab : Hadits Abu Musa Al Asy'ari t, No. Hadist : 18704)

·     Nabiyul Malahim (Nabi Peperangan)
حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ قَالَ حُذَيْفَةُ بَيْنَمَا أَنَا أَمْشِي فِي طَرِيقِ الْمَدِينَةِ قَالَ إِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ وَنَبِيُّ التَّوْبَةِ وَالْحَاشِرُ وَالْمُقَفَّى وَنَبِيُّ الْمَلَاحِمِ

"Telah menceritakan kepada kami Aswad bin 'Amir telah bercerita kepada kami Abu Bakr dari 'Ashim dari Abu Wa`il berkata; Berkata Hudzaifah bin Al Yaman: Saat aku berjalan dijalan Madinah, ternyata Rasulullah r tengah berjalan, aku mendengar beliau bersabda: "Aku Muhammad, aku Ahmad, nabi rahmat, nabi taubat, Nabi yang mengumpulkan seluruh manusia, penghujung nabi dan nabi peperangan."  (HR. Ahmad, dalam Kitab : Sisa musnad sahabat Anshar, Bab : Hadits Hudzaifah bin Yaman dari Nabi r, No. Hadist : 22348)

Itulah nama-nama Nabi yang shahih sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah r sendiri dalam hadits-haditsnya yang shahih.

Akan tetapi Sebagian orang sampai berlebih-lebihan dalam hal ini. Hingga semua sifat yang dengannya Nabi disifati dijadikan nama. Mereka menyebutkannya dari riwayat-riwayat yang munkar dan batil yang banyak. Sebagian mereka menyebutkan ada lima ratus nama.

Intinya, tidak benar penamaan Nabi kita Muhammad dengan Thoha dan Yasin. Diantara yang menyebutkan hal ini adalah Ibnul Qayyim dalam “Tuhfatul Wadud” hal. 127, ia berkata, “Adapun yang dikatakan oleh orang-orang awam bahwa Yasin dan Thoha termasuk nama Nabi, maka ini tidak benar. Tidak ada hadis yang shahih, hasan dan juga mursal tentangnnya. Tidak juga terdapat dalam atsar sahabat. Dua kalimat ini hanyalah termasuk huruf muqaththa’ah seperti alif lam mim, alif lam ra dan yang lainnya.”

Ibnul Qoyim juga menyatakan yang seperti itu dalam “As Shawaa’iq Al Mursalah” (2/694), “At’Tibyan fii Aqsaam Al Quran” hal. 271[1]. Hal ini juga dikatakan oleh Ibnu ‘Aasyur, As Si’dy, Asy Syanqithy dalam tafsir mereka dan para ulama yang lainnya.
III.VIII.II   Benarkah Habibullah Gelar Rasulullah r 

Nabi r, tidak diragukan lagi adalah habibullah, beliau mencintai Allah dan dicintai  Allah, tetapi ada sebutan lain yang lebih tinggi dari itu yaitu khalilullah. Rasulullah r adalah khalilullah, seperti yang beliau sabdakan,

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ الضَّحَّاكِ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ اتَّخَذَنِي خَلِيلًا كَمَا اتَّخَذَ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا.........

“Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin Adl Dlahhak berkata, telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy dari Shafwan bin 'Amru dari Abdurrahman bin Jubair bin Nufair dari Katsir bin Murrah Al Hadlrami dari Abdullah bin 'Amru ia berkata; Rasulullah r bersabda: "Sesungguhnya Allah menjadikan diriku sebagai kekasih-Nya sebagaimana Ia menjadikan Ibrahim kekasih………….."[1]

Telah tetap bagi Rasulullah r, bahwa baginya derajat kecintaan yang paling tinggi, yaitu khullah, sebagaimana hadits di atas. Beliau r adalah kecintaan Rabbul ‘Alamin, bahkan beliau adalah al-khullah yang derajatnya lebih tinggi dari pada habiib.

Jika ada yang mengatakan al-khullah itu untuk nabi Ibrahim, sedangkan habib untuk nabi Muhammadr, maka perkataan yang mengkhususkan seperti ini adalah batil, karena al-khullah itu khusus untuk mereka berdua sedangkan al-mahabbah untuk umum.[2]

Ayat yang menarangkan kekhususan al-khullah adalah :

وَاتَّخَذَ اللّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلاً

“Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.”  (an-Nisa’ : 125)

وَإِن كَادُواْ لَيَفْتِنُونَكَ عَنِ الَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ لِتفْتَرِيَ عَلَيْنَا غَيْرَهُ وَإِذاً لاَّتَّخَذُوكَ خَلِيلاً

“Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia.” (al-Isra’ : 73)

Kemudian ayat yang menunjukan keumuman al-mahabah adalah :

فَإِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ

“Maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.” (Ali-Imran : 76)
وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali-Imran : 134)

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (Ali-Imran : 159)
إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Al-Baqarah:222).

Maka dari itu, siapa yang menyifatinya dengan habib saja, maka dia telah menurunkan beliau dari martabatnya, karena sifat khalil lebih mulia dan lebih tinggi dari habib. Setiap mukmin adalah kekasih Allah (habibullah), tetapi Rasulullah r berada pada martabat yang lebih tinggi dari itu, yaitu khalil, karena Allah telah menjadikannya sebagai khalil (kekasih) seperti Ibrahim. Maka dari itu kami katakan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, karena kata khalil mengandung di dalamnya kata habib, dan khalil puncak dari mahabbah.[3]


IV.VIII.III  Kesyirikan Dalam Shalawat Badar

Shalawat dan salam kepada Nabi adalah hal yang dianjurkan oleh Allah bagi kaum muslimin, sebagaimana firman Allah :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”  (al-Ahzab : 56)

Ibnu Katsir Rahimahullah dalam menjelaskan maksud ayat diatas berkata bahwa Allah U mengabarkan kepada para hambanya tentang kedudukan hamba dan Nabi-Nya di sisi makhluk-Nya yang tinggi. Dimana Allah U memujinya di hadapan para malaikat yang dekat, dan para malaikat pun bershalawat kepadanya. Kemudian (Allah U) memerintahkan penduduk jagad raya bagian bawah (penduduk bumi) agar bershalawat dan mengucapkan salam atasnya, sehingga berkumpul segala pujian atasnya dari dua penghuni alam jagad raya yang di atas dan di bawah.[4]

Selain itu, Rasulullah r melalui lisannya yang mulia juga telah menjelaskan :
من صلى علي صلاة واحدا صلي الله عليه وسلم عشر صلوات وطت عنه عشر خطيئات ورفعت له عشر درجات

“Barang siapa yang bershalawat kepaku dengan satu shalawat, maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali dengan shalawat yang diucapkannya itu, menghapus darinya sepuluh kejelekan, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan.” (HR. an-Nasa-I, no : 1297, dalam as-Sughro dari Anas bin Malik t; shahih) 

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه و سلّم : لا تجعلوا بيوتكم ولا تجعلوا قبري عيدا و صلوا عليّ فإنّ صلاتكم تبلغني حيث كنتم

Dari Abu Hurairah t bahwa Rosulullah r bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, dan janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapan sholawat kalian akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada.” [HR.Abu Daud no.2044 dengan sanad hasan]

Shalawat kepada Nabi memang dianjurkan dalam islam, tetapi itu harus sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi dan para sahabatnya. Jangan menggunakan shalawat-shalawat yang diada-adakan yang tidak ada tuntunannya dari Nabi, apalagi ada hal-hal yang berbau syirik atau bid’ah, maka hal itu dilarang.

Di dalam shalawat badar yang terdiri dari 28 bait itu, banyak orang menganggap bahkan meyakini bahwa shalawat badar itu mengandung fadhilah dan faedah yang besar sekali bagi siapa yang membiasakan membacanya.

Antara lain mereka menyakini shalawat tersebut untuk memohon keselamatan, bisa menghilangkan semua kesusahan, kesempitan dan segala yang menyakitkan; selamat dari bahaya musuh; untuk menangkis orang-orang yang berbuat kema’shiatan dan kerusakan, untuk memperoleh ampunan Allah, dihindarkan dari marabahaya dan bencana, mohon keuntungan dan meluaskan rezeki serta mendapatkan keberkahan dan sebagainya , dengan sebab berkah sahabat ahli badar. Selain itu juga mendapatkan pahala yang besar membaca shalawat ini.[5]

Keyakinan seperti ini adalah keyakinan yang salah, karena mengannggap suatu amalan bisa menjadikan hal-hal di atas terkabulkan, apalagi amalan yang tidak ada contohnya dari nabi dan sahabatnya (amalan bid’ah).

Dan seandainya mereka menggunakan shalawat ini untuk bertawasul kepada Nabi r supaya Allah mengabulkan keinginannya, maka ini adalah jenis tawasul yang tidak diperbolehkan karena bertawasul dengan orang yang sudah mati itu dilarang. Dan seandainya mereka mengucapkan shalawat ini karena bertawasul dengan kedudukan Nabi atau dengan dzat (pribadi) nya Nabi r, maka hal ini adalah  adalah keyakinan yang salah bahkan termasuk syirik.[6]

Karena tidak ada yang bisa mendatangkan manfaat dan bahaya di alam jagad raya ini kecuali hanya allah semata. Allah berfirman :
قُلِ ادْعُواْ الَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِهِ فَلاَ يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنكُمْ وَلاَ تَحْوِيلاً أُولَـئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُوراً

“Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.” (al-Isra’ : 56-57)

Para ahli tafsir mengatakan, ayat di atas turun sehubungan dengan sekelompok orang yang berdo’a dan meminta kepada isa al-masih, malaikat, dan hamba-hamba Allah yang shalih dari jenis makhluk jin.


IV.VIII.IV  Kebid’ahan Dalam Shalawat Badar

Sejak kurang lebih 1400 tahun yang lalu Rasulullah r telah berpesan kepada kita selaku umatnya; dengan bersabda :
فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

“Hendaklah kalian berpegang dengan sunahku, sunah para khalifah yang lurus dan mendapat petunjuk, berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah dengan gigi geraham. Jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru (dalam urusan agama), sebab setiap perkara yang baru adalah bid'ah dan setaip bid'ah adalah sesat." (HR. Abu Dawud No : 4607, 4609)[7]

Karena shalawat merupakan ibadah, maka segala sesuatunya harus berdasarkan contoh dari Rasulullah r.
Rasulullah r bersabda :
من أحدث في أمرنا هذا ما ليس فيه فهو رد

“Barang siapa yang berbuat hal yang baru dalam perkara kami ini (islam) maka ia tertolak.” (HR. Bukhari No: 255, Abu Dawud No : 4608)

من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد

“Barang siapa yang beramal yang tidak ada dalam perkara kami (islam), maka ia tertolak.” (HR. Bukhari No: 2530, Muslim No : 18, Ahmad No : 262141, 26945)

Perlu diketahui bahwa shalawat badar ini bukanlah dari Rasulullah r. Shalawat ini adalah buatan manusia yang sama sekali tidak ditunjang dengan dalil yang shahih. Atas dasar ini, maka shalawat ini adalah shalawat bid’ah yang sudah selayaknya untuk ditinggalkan. Otomatis, segala keutamaan yang dinisbatkan kepada shalawat ini adalah tidak benar. Wallahu A’lam.

Nb : Sebuah karya ilmiyah telah selesai digarap oleh seorang thullab di Islamic Center Bekasi berupa Project Paper, yang menjawab semua hakikat dari shalawat nabi terkhusus shawalat badar yang banyak dilamalkan ummat. Silahkan bagi pembaca yang ingin mendownloadnya klik URL berikut ini : http://www.ziddu.com/download/19041390/shalawatbadar.rar.html


[1] HR. Ibnu Majah, dalam Kitab : Mukadimah, Bab : Keutamaan Al Abbas bin Abdul Muthallib t, No. Hadist : 138. Dalam kitab Zawaid disebutkan isnad hadits ini dhoif , karena ada 'Abdul Wahab. Imam Abu Dawud berkata : Haditsnya dho'if, Syaikh al-Albani berkata hadits ini maudhu'.
Tetapi dalam riwayat Ibnu Hiban dalam shahihnya, bab : Min Shifati SAW , juz : 14, hal : 334. no : 6425. disebutkan hadits yang menjelaskan bahwa “Sesungguhnya Allah menjadikan diriku sebagai kekasih-Nya sebagaimana Ia menjadikan Ibrahim kekasih” adalah shahih.

[2] ‘Ali bin ‘Ali bin Muhammad bin Abi al-‘Iz ad-Dimsyaqi, Syarh al-Aqidah ath-Thahaqiyah, Beirut Lebanon, Muasasah ar-Risalah, Cet 13, Thn 1421 H./ 2000 M. Juz : I, hal : 164-165.
[3] Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji (Fatawa Arkanul islam), Darul Falah, 2007.
[4] Imaduddin Abul Fida’ Isma’il bin Katsir, Tafsir Ibnu Katsir (terjemahan), Pentahqiq DR. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh, Pustaka Imam Syafi’i, Cet III 1427 H/ 2006 M,  Juz III, hal : 508.
[5] Dr. Muhammad Utsman al-Khusyt, Kumpulan Keistimewaan Shalawat Nabi Ditinjau Dari Beberapa Segi, Bandung, Husaini Bandung, Maret 1990 M, hal : 87.
[6] Lihat Abu Anas Ali bin Husain Abu Lauz, Kupas Tuntas Tentang Tawasul, Jati Negara Jakarta Timur, Darus Sunnah Press, Cet II, 2011 M. hal : 68.
[7] Syaikh al-Albani menshahihkan hadits ini. Imam at-Tirmidzi no 2676 juga meriwayatkan dengan lafadz yang berbeda dan dishahihkan oleh Abu Isa.



[1] Muhamamd bin Abi Bakar Ayub az-Zar'i Abu Abdillah, at-Tibyan Fii Aqsamil Qur'an (Ibnu Qoyim al-Jauziyah), Darul Fikr, Juz 1 hal 267. (Software Maktabah Syamilah)

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: kesalahan kesalahan dalam shalawat badar
kesalahan kesalahan dalam shalawat badar
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/04/kesalahan-kesalahan-dalam-shalawat.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/04/kesalahan-kesalahan-dalam-shalawat.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy