VI. BUNGA RAMPAI AJARAN SYI’AH A. AL IMAMAH SUMBER DOKTRIN FAHAM SYI’AH

VI.    BUNGA RAMPAI AJARAN SYI’AH A.    AL IMAMAH SUMBER DOKTRIN FAHAM SYI’AH 1.    Syiah Imamiyah Itsna ‘Asyariyyah lebih tepat disebut a...

VI.    BUNGA RAMPAI AJARAN SYI’AH
A.    AL IMAMAH SUMBER DOKTRIN FAHAM SYI’AH
1.    Syiah Imamiyah Itsna ‘Asyariyyah lebih tepat disebut aliran politik daripada aliran aqidah (tauhid dan syari’ah).
Ini dapat dilihat dari definisi para ulama Syi’ah tentang faham ini. Sebutan Syi’ah imamiyah itsna ‘asyariyyah memperkuat makna Syi’ah sebagai faham politik seperti masalah siapa yang berhak menjadi kepala negara sesudah Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam wafat, bagaimana bentuk negara islam, apa UUD islam, dls.
Pengaruh Imamah (Ali dan anak keturunannya) lebih menonjol dalam kegiatan dan moralitas Syi’ah, sehingga mewarnai semua ajarannya seperti aqidah, syari’ah, pembuatan dan penjelasan hadits dan sumber kekuatan setelah Allah subhanahu wa Ta’ala dan Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam.

2.    Imamah dan ayat-ayat suci Al Qur’an
Hampir semua kalimat waliyah dalam al Qur’an (wali, maupun wilayah dan isytiqaq lainnya) dikaitkan dengan imam Ali dan putranya.
Contoh ayat (55-56) surat al-Maidah sebagai berikut :

إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللهُ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ {55} وَمَن يَتَوَلَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ الْغَالِبُونَ {56}

“Sesungguhnya penolong kamu (وَلِيِّكُمْ) hanyalah Allah, Rosul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan sholat dan membayar zakat dan mereka tunduk (kepada Allah). Dan barangsiapa yang menjadikan Allah dan Rosul-Nya serta orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, sesungguhnya Allah itulah yang pasti menang”.

Ahli tafsir Syi’ah, Muhammad Husain ath-Thabathaba’I dalam kitab tafsirnya yang banyak beredar di Indonesia, mengatakan bahwa yang dimaksud oleh ayat tersebut adalah imam Ali dan anak keturunannya (Al-Aimmah/para imam).
Demikian juga kalimat “Tawalla تَوَلَّى” yang terdapat dalam ayat 56, diartikan : “Wilayah Allah, Rosul shollallahu ‘alaihi wasallam dan wilayah Ali dan anak keturunannya”, semula ath-Thababa’I berusaha menafsirkan dua ayat di atas secara obyektif berdasarkan bahasa, tetapi sulit sampai kepada tujuan yang diinginkan, yaitu wilayatul imam ali. Akhirnya penulis tafsir al-Mizan itu harus kembali kepada nara sumber Syi’ah seperti Al-Kaafi (Al-Kulaini). Dari buku inilah al-Mizan dengan mudah mengartikan kalimat wilayah dalam surat al-Maidah ayat 55-56 dan jumlah ayat lainnya dengan wilayah (kepemimpinan) imam Ali bin Abi Tholib dan keturunannya.
Selain kata al wilayah yang dihubungkan kepada kedudukan imam Ali adalah kata “Al Amanat”. Dalam buku Al-Hukuma al-Islamiyyah, Al Khumaini, halaman 81 disebutkan :

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا اْلأَمَانَةِ إِلَى أَهْلِهَا
فَقَدْ أَمَرَ اللهُ الرَّسُولَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَهْلِهَا وَهُوَ أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ (عَلِي بْنُ أَبِي طَالِبٍ) وَعَلَيْهِ هُوَ أَنْ يُرَادَهَا إِلَى مَا يَلِيْهِ وَهَكَذَا

“Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kamu agar menyerahkan amanat kepada ahlinya”.  Maka Allah memerintahkan kepada RasulNya untuk menyerahkan amanat kepada ahlinya yaitu Amirul Mukminin (Ali biun Abi Thalib) dan kepadanya agar menyerahkan kepada yang  sesudahnya.

3.    Imamah dan hadits Nabi shollallahu ‘aklaihi wasallam
Syi’ah tidak menerima hadits Nabi shollallhu ‘alaihi wasallam kecuali dari salah seorang imam mereka, seperti imam Ali, Hasan, Husain dan seterusnya (dua belas imam). Kalau kita baca al-Kaafi, kitab hadits Syi’ah imamiyyah itsna ‘asyariyyah seperti hadits shohih Al-Bukhori untuk Ahlus Sunnah, kita selalu menjumpai imam-imam tersebut. Sebagai berikut :
1.    Hadits Syi’ah yang memurtadkan para sahabat
Dari Hannan dari bapaknya, dari Abi Ja’far berkata : “Semua manusia telah murtad sesudah Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam wafat kecuali tiga orang, mereka itu adalah Miqdad, Salman dan Abu Dzar”.


2.    Pengkafiran terhadap khulafaur rosyidin
Dari Abi Abdillah berkenaan dengan firman Allah ta’ala : “Sesungguhnya orang-oang yang kafir sesudah mereka beriman kemudian bertambah kekafiran mereka, sekali-kali taubat mereka tidak akan diterima dan mereka orang-orang yang dzalim”. (QS. Ali Imron : 90).
Dari Abi Abdillah berkenaan dengan firman Allah :
“Sesungguhnya orang-orang beriman kemudian kafir, kemudian beriman, lantas kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah akan memberi ampunan kepda mereka dan tidak pula memberi petunjuk kepada meereka jalan yang lurus”. (QS, An Nisa’ : 137).

قاَلَ أَبُوا عَبْدِ اللهِ : نَزَلَتْ (اَلْآياَتُ الْمَذْكُورَةُ) فِي فُلَانٍ وَفُلَانٍ وَفُلَانٍ آمَنُوا بِالْبَيْعَةِ بِأَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ ثُمَّ كَفَرُوا حَيْثُ قَضَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُقِرُّوا بِالْبَيْعَةِ ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا .......
“Abu abdillah berkata : Ayat-ayat diatas turun berkaitan dengan orang-orang tertentu (al kaafi) merahasiakannya, yaitu (Abu Bakar, Umar dan Utsman bin Affan). Mereka pertama kali beriman dengan membai’at amirul mukminin (imam Ali), kemudian kafir mengingkari setelah Rosulullah wafat, ketika itu mereka tidak lagi berbai’at. Kemudian mereka bertambah kufur ….. (Al Kaafi : 1/488).
Masih dalam satu kitab (al-Kaafi), riwayat dari Abu Abdillah tentang firman Allah subhanahu wata’a : “Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (menjadi kafir lagi) sesudah mereka mendapatkan petunjuk”. (QS. 47 : 25).


B.    DASAR-DASAR IMAN MENURUT FAHAM AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

1.    Percaya kepada Allah
2.    Percaya kepada para malaikat
3.    Percaya kepada kitab-kitab samawi
4.    Percaya kepada para rosul
5.    Percaya kepada hari akhir
6.    Percaya kepada qodar yang baik dan yang buruk


C.    DASAR-DASAR IMAN MENURUT FAHAM SYI’AH IMAMIYAH ITSNA     ‘ASYARIYYAH

1.    Iman kepada ke-Esaan Allah
2.    Percaya kepada keadilan
3.    Percaya kepada kenabian
4.    Percaya kepada Imamah
5.    Percaya kepada hari ma’ad/kiamat

D.    DASAR-DASAR IMAN MENURUT FAHAM MU’TAZILAH

1.    Percaya kepada ke-Esaan Allah
2.    Percaya kepada keadilan
3.    Percaya kepada satu tempat diantara dua tempat (al manzilah baina manzilataini)
4.    Percaya kepada janji Allah
5.    Percaya kepada amar ma’ruf nahi mungkar

E.    PERSAMAAN DAN PERBEDAAN DASAR-DASAR DARI TIGA ALIRAN

Dari tiga versi dasar-dasar rukun-rukun iman di atas dapat diketahui aspek persamaan, perbedaan dan kelebihannya :

1. PERSAMAAN
Tiga aliran sepakat terhadap tiga asas dasar keimanan Islam, tiga asas itu masing-masing ialah :
1.1.    Percaya kepada Allah, termasuk sifat-sifat nafsiyah-Nya, salbiyah-Nya dan sifat ma’ani-Nya secara umum
1.2.    Percaya kepada kenabian Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam dan yang diterima dari Allah subhanahu wata’ala
1.3.    Percaya kepada hari kebangkitan, pembalasan, pahala dan hukumannya

Tiga landasan menjadi syarat mutlak seseorang untuk disebut seoarang mukmin. Disamping tiga dasar tersebut dipersyaratkan tidak mengingkari  ketentuan-ketentuan agama Allah yang qot’I, seperti percaya kepada para malaikat, kitab-kitab suci, para rosul terdahulu, sholat, zakat, haji dan sebagainya yang termasuk ketentuan-ketentuan agama yang qot’I mengingkari hal-hal tersebut bertentangan dengan dasar diatas (percaya kepada Nabi Muhammad dan ajarannya). Atas dasar ini maka termasuk orang kafir orang yang mengingkari satu dari tiga dasar keimanan di atas atau mengingkari dari ketentuan-ketentuan agama yang qot’i.

2. PERBEDAAN
Itulah tiga dasar yang disepakati oleh ummat Islam dari berbagai aliran dan madzhab. Ada beberapa daar yang disebutkan oleh satu aliran sebagai dasar-dasar utama keimanan, sedang aliran lainnya tidak menyebutkan seperti dasar percaya kepada para malaikat, kitab-kitab suci dan para rosul sebelum Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam.
Tiga dasar ini dicantumkan oleh faham Ahlus Sunnah wal jama’ah sebagai dasar keimanan secara nyata atas dasar adanya nash-nash yang menyebutkan secara nyata pula yan tidak cukup dimasukkan ke dalam salah satu dari tiga dasar utama (percaya kepada Allah, nabi Muhammad dan hari akhir).
Seperti diketahui bahwa percaya kepada para malaikat, para rosul sebelum Nabi Muhammad dan hari akhir merupakan syarat keimanan dan keislaman menurut semua golongan, baik secara tertulis atau tersurat maupun tersirat. , mengingkari hal-hal yang telah menjadi ketentuan agama dengan pasti hukumnya kafir menurut kesepakatan ummat seluruhnya, karena mengingkari hal-hal tersebut sama halnya mengingkari Nabi Muhammad shollalhu ‘alaihi wasallam dan mengingkari Al-Qur’an dan semua ajarannya.
Dasar-dasar keimanan lainnya yang terdapat perbedaan antar aliran ialah dasar qodho’ dan qodar yang menurut faham Ahlus Sunnah wal Jamaah disebutkan sebagai dasar keimanan ke enam, Ahlus Sunnah mencantumkan dasar ke enam ini selain dasar pada sebuah hadits nabi yang terkenal dengan hadits Jibril (apakah iman itu ?) juga dimaksudkan juga untuk membantah faham al Jahmiyyah yang mengatakan “Al Jabrul Mutlaq” dan menentang Mu’tazilah yang mengatakan “Al irodah al insaniyyah al hurroh” (kemauan mutlak manusia) dan menjawab faham Syi’ah yang mengatakan “Biamrin baina amroini”. Sebaliknya Ahlus Sunnah tidak menyebutkan dasar al ‘adl seperti yang disebutkan oleh mu’tazilah dan Syi’ah, demikian pula Ahlus Sunnah tidak menebutkan dasar al wa’ad dan al wa’id, seperti disebutkan oleh Mu’tazilah dalam dasar-dasar keimanannya, karena dasar pertama yaitu percaya kepada Allah subhanahu wata’ala termasuk sifat-sifat kamal-Nya.

     MENURUT AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

1.    Imamiyyah ditetapkan dengan musyawarah, pemilihan, ikhtiyar pendapat dan ijma’ bukan dengan pengangkatan dan penunjukan (Allah dan Rosul-Nya) nash wa ta’ayun.
2.    Imamiyah tidak termasuk katagori ushulud dien tetapi masalah rububiyyah
3.    Syarat imam orangnya ada atau tampak, bukan tersembunyi dan bukan sedang ditunggu (muntadzor) tidak disyaratkan harus ma’shum imam diharuskan memiliki ilmu pengetahuan, kemampuan dan sempurna anggota badan
4.    Sebagian besar ulama Ahlus Sunnah mengharuskan berasal dari keturunan Quraisy, tetapi pendapat ulama mutaakkhirin (abad IV dan sesudahnya) tidak mensyaratkan nasab tersebut.


     MENURUT MU’TAZILAH

Seperti Ahlus Sunnah jumhur Mu’tazilah menetapkan imamiyah secara ijma’ dengan ikhtiyar dan pendapat. Pakar sejarah al Mas’udi dalam bukunya Muruj Adz Dzahab III/236 mengatakan : “Mu’tazilah dan golongan lain berpendapat bahwa imamiyyah dipilih oleh ummat dari ummat. Mereka berpendapat bahwa Allah tidak mengangkat seseorang tertentu (dengan nash), demikian Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam ….. urusan Imamah diserahkan kepada ummat. Umat memilih seorang untuk menjadi imam untuk melaksanakan pemerintahan. Setiap muslim yang berpegang  kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits berhak dipilih menjadi imam baik dari golongan quraisy maupun bukan. Syaratnya seorang muslim, adil dan jujur. Tidak disyaratkan harus dari nasab”.
Dari keterangan di atas Mu’tazilah bersepakat dengan Ahlu Sunnah untuk menolak penetapan Imamah dengan pengangkatan dan penunjukkan secara nash dan ta’yin (dari Allah dan Rosul-Nya, faham Imamah menurut Syi’ah).
Syi’ah az-Zaidiyyah berpendapat sama dengan Mu’tazilah dan Ahlus Sunnah bahwa : “Imamah dipilih. Siapa yang dipilih oleh ahlu halli wal ‘aqdi, maka ia menjadi seorang imam yang harus ditaati”. (Ibnu Kholdun : Al Muqoddimah : 354).


     MENURUT SYI’AH ITSNA ‘ASYARIYYAH

Imamah termasuk dasar utama agama dan rukun iman. Imamah bukan termasuk kepentingan umum yang dapat diserahkan masalahnya kepada ummat. Imam harus ditunjuk unutk ummat. Abu Fatih al-Khajiki dalam kitab Al Ibanah, terdapat dalam perpustakaan Hakim an-Nejef. No. 278, berkata : “Imamah satu dasar yang berhubungan dengan kenabian. Siapa yang bertenangan dengan dasar itu hukumnya kufur. Dan sama hukumnya dengan tidak mengakui risalah (risalah Islam). Imamah itu ushuluddien bukan furu’ ….. Imamah termasuk pokok-pokok agama dan pilar-pilarnya yang bersumber nash dan ta’ayun (ketetapan) dari Allah subhanahu wata’ala melalui Rosul-Nya shollallahu ‘alaihi wasallam kepada imam (Ali). Kemudian dari imam (Ali) kepada imam berikutnya dan seterusnya”. (Al Baghdadi. Ushulud dien : 279).
Syi’ah mensyaratkan ‘Ishmah Mutlaqoh (tidak pernah berbuat salah) pada imam. Dengan sifat-sifat imam seperti itu, maka Imamah menurut Syi’ah Iimamiyah Itsna ‘Asyariyah adalah system kepemimpinan kerohanian kharismatik (Charismatic Leadership). Imam adalah manusia luar biasa (Super Human), memiliki sifat-sifat yang tidak mungkin diperoleh oleh manusia biasa. Ia betul-betul anugrah Rob (Mihnah Robbaniyyah), memiliki sifat-sifat laduniyyah yang diwarisi (Spiritual Mission).


     ARGUMENTASI IMAMAH MENURUT ULAMA SYI’AH

Seorang ulama Syi’ah abad 5 H/11H M. (413 H/1022 M) yang menjadi marja’ (tempat kembali) utama dalam masalah Syi’ah. Syaikh Al Mufid memberi batasan tentang  Syi’ah sebagai berikut : “Syi’ah adalah pengikut amirul mukminin (Ali) sholawatullah ‘alaihi atas dasar kecintaan dan keyakinan terhadap kepemimpinannya sesudah wafat Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam secara langsung. Syi’ah berkeyakinan mengingkari kekhilafahan orang-orang sebelumnya (Abu Bakar, Umar dan Utsman) dan menjadikan mereka pengikut imam Ali”.
Ulama Syi’ah menjadikan ayat 67 dari surat Al Maidah sebagai nash (dalil naqli) ditetapkannya Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu sebagai imam/washi dari Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi waslalam untuk meneruskan risalah Nabi dan memimpin ummat. Dalam nash tersebut Allah subhanahu wata’ala memerintahkan Nabi dengan keras untuk mengangkat Ali bin Abi Tholib dan mengumumkan kepadanya ummat (para sahabat).
  Ayat itu berbunyi :
يَاآيُّهَا الرُّسُلُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ وَإِنَْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ وَاللهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ


 “Hai rosul ! sampaikanlah apa yang telah diturunkan kepadamu dari Robbmu. Dan jika (hal itu) tidak kamu kerjakan, (berarti) kamu (dianggap) tidak menyampaikan risalah-Nya. Allah subhanahu wata’ala memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala tidak memberi petunjuk kepada orng-orang kafir”.

Muhammad Husain ath-Thabatha’I dalam kitab tafsirnya “Al Mizan” (VI/59) menukil riwayat yang dikatakan berasal dari Ibnu Mas’ud yang mengatakan bahwa ayat tersebut berbunyi :
يَاآيُّهَا الرُّسُلُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ أَنَّ عَلِيًّا مَوْلَى اْلمُؤْمِنِيْنَ وَإِنَْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ وَاللهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ
“Hai para rosul ! sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Robmu. Sesungguhnya Ali pemimpin ummat Islam, jika engkau tidak melaksanakannya, maka berarti engkau sama saja dengan tidak menyampaikan risalah-Nya, dan Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia”. (Al Mizan : 6/59).


     SYI’AH DAN TAHRIF )PENOLAKAN) AL QUR’AN

Syi’ah seperti yang dijelaskan dalam kitab Al Kaafi, berpegang kepada Al Qur’an yang sekarang berada di tangan Imam Mahdi al muntadhor yang masih menghilang dan ditunggu kehadirannya untuk menjadi pemerintah yang adil. (Faham ar Roj’ah).
Sebagai contoh nyata dari ayat-ayat yang dirubah oleh Syi’ah untuk dijadikannya hujjah terhadap kepemimpinan imam ali dapaT disebutkan sebagai berikut :
    Dalam surat Al Ahzab : 71 tertulis :
“Allah akan memperbaiki kamu (lantaran) amal-amal kamu dan mengampuni dosa-dosamu, dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rosul-Nya maka sesungguhnya ia telah mendapat kejayaan yang besar”.

Ayat ini dirubah oleh Syi’ah sebagai berikut :
“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rosul-Nya dalam kepemimpinan Ali dan kepemimpinan para imam sesudahnya maka sesungguhnya ia telah mendapat kejayaan yang besar”. (Al Kaafi : 1/414. baris ke 8).
Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang diselewengkan oleh Syi’ah.


     PENGANUT IMAMAH DALAM MASALAH FIQIH

    Sholat jama’ bisa dilakukan sampai imam Mahdi muncul kembali dari persembunyaiannya. Syi’ah berkeyakinan bahwa imam al Mahdi ke 12 hilang pada tahun 260 dalam usia remaja. Golongan Syi’ah memberikan lambang kepada imam al Mahdi dengan munculnya sebuah tangan di dalam bumi.
Al Qaaim, imam yang akan bangkit kembali dari bumi tempat menghilang. Ia bangkit untuk membangun keadilan dan menghukum orang-orang yang dianggap berkhianat (Abu Bakar, Umar dan Utsman).
    Sujud di dalam sholat harus bersajadahkan sebuah bata atau sehelai daun atau batang rumput (tikar dan tumbuh-tumbuhan). Nash fiqh Syi’ah mengatakan : “Tidak boleh sujud kecuali beralaskan bata (tanah yang dipadatkan)”.
Tanah yang paling utama untuk dibuat bata sajadah ialah tanah kota Nejet, tempat imam Ali bin Abi Tholib, imam pertama dari 12 imam Syi’ah Imamiyah al Itsna ‘asyariyyah. Batu sajadah itu harus dibawa kemana-mana untuk sholat dan apabila tertinggal dapat diganti dengan daun.

     KAWIN MUT’AH DIANGGAP MULIA

Dikatakan : “Siapa yang melakukan mut’ah sekali saja, maka derajatnya sama dengan derajat sayyidina Husain, dua kali sama dengan derajat imam Hasan, tiga kali mut’ah sama dengan derajat imam Ali dan empat kali sama dengan derajat Nabi Muhammad shollalahu ‘alaihi wasallam. Demikian anggapan Syi’ah terhadap kawin mut’ah yang di Indonesia disebut “Kawin Kontrak”.
 Kitab fiqih Syi’ah memberi nama “An Nikah Al Mu’aqqot”, hanya semata-mata memenuhi kemauan hawa nafsu. Mut’ah pada umumnya dilakukan di dekat makam para imam. Prakteknya bukan hanya dekat makam imam, tetapi dilakukan dimana-mana. Imam Khomaini pernah melokalisir tempat mut’ah di kota Mashad (tempat dimakamkan imam Ali Ridho – 203 -, imam ke sembilan).


     TIDAK ADA SHOLAT JUM’AT

Syi’ah tidak melakukan sholat jum’at seperti diwajibkan dalam syari’at Islam menurut Ahlus Sunnah wal jama’ah berdasarkan Al Qur’an, Al Hadits dan ijma’ ulama. Alasan tidak dilakukan sholat jum’at itu karena imam asli tidak ada. Pemerintah Khomaini dengan dasar wilayah Al Faqih yang dibuatnya membolehkan sholat jum’at dengan syarat khotib dan imamnya diangkat oleh imam Khomaini dan penggantinya. (kasus sholat jum’at dilakukan  dilapangan Universitas Theheran yang dibatalkan…..).


     AL HUSAINIYYAH

Tempat ibadah (Sholat dan sebagainya) disebut Al Husainiyyah. Ahlus Sunnah wal jama’ah menyebut tempat itu dengan masjid, seperti Masjid Haram, Nabawi dan sebagainya.
Dalam Al Qur’an disebutkan :
مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ اْلأَقْصَى (dari Masjid Harom ke Masjid Aqsho).
Pengaruh Imamah dalam tempat ibadah sangat jelas dengan sebutan Al Husainiyyah. Al Husainiyyah berasal dari nama imam ketiga, yaitu Husain bin Ali bin Abi Tholib rodiyallahu ‘anhu (61 H). Al Husainiyyah digunakan untuk makam imam bukan untuk sholat, sedang sholat dilakukan diluar bangunan. Didalam bangunan Al Husainiyyah berkumpul penganut Syi’ah yang berziarah ke makam imamnya.


     PERINGATAN MUHARRAM

Orang Syi’ah setiap bulan Muharram memperingati gugurnya imam Husain di Karbala 61 H. Peringatan tersebut dilakukan dengan cara berlebih-lebihan. Dari tanggal 1 Muharrom sampai 9 Muharrom. Diadakan pawai hanya mengenakan sarung saja sedang badannya terbuka. Selama pawai mereka memukul-mukul dada dan punggungnya dengan rantai besi sehingga luka memar.
Acara puncak dilakukan dengan melukai kepala terutama dahinya sehingga berlumuran darah. Darah yang mengalir ke kain putih yang dikenakan sehingga tampak sangat mencolok. Suasana seperti itu membuat mereka yang hadir merasa sedih, bahkan tidak sedikit yang menangis histeris.
Di Lahore, acara Muharram itu ditutup dengan malam gembira berupa mut’ah masal. Kaum ibu membuat makanan yang disebut “Bubur Muharrom”. Bubur itu dibagi-bagikan kepada tetangga.


     AIR IMAM HUSAIN

Di halaman Al Husainiyyah atau pinggir jalan menuju tempat ibadah tersebut diletakkan tangki air yang dibalut kain hitam bertuliskan
اِشْرَبْ وَاذْكُرِ اْلإِمَامَ اْلحُسَيْنِ ( Minumlah dan sebutlahImam  Husain ).
Pengkultusan terhadap imam membuat Syi’ah menghukum murtad para sahabat termasuk Khulafaur Rasyidin kecuali Ahlul Bait dan beberapa sahabat seperti : Salman, Ammar bin Yasir dan Abu Dzar, Al Miqdad dan Bilal”.
Khusus Abu Bakar dan Umar yang dianggap musuh bebuyutan mereka disebutkan dalam kitab Al Kaafi : 20. “Saya bertanya kepada Abu Ja’far tentang As Syaikhon (Abu Bakar dan Umar) dia berkata : “Mereka meninggal dalam keadaan belum bertaubat (kepada Ali bin Abi Tholib). Mereka mendapat laknat dari Allah subhanahu wata’ala, malaikat-Nya dan manusia semuanya”. Dalam halaman 107. “Keduanya kafir dan dilaknat Allah, Malaikat dan manusia semua…..”. Na’udzubillahi mindzalik




DAFTAR PUSTAKA

1.    Al Qur’an dan terjemahnya
2.    Tafsir Al Qur’anul ‘Adzim, Ibnu Katsir
3.    Jami’il Bayan fi tafsir Al Qur’an, at Thobari
4.    Al Qomus Al Muhith
5.    As Syi’ah wa At tasyayyu’. Pro. DR. Ilahi Dhohir
6.    Firaq Al Mu’ashiroh, Syaikh Gholib bin Ali ‘Iwaji
7.    Al Mausu’ah Al Muyassaroh Fie Adyan Wa Al Madzahin Al Mu’ashiroh, Murajaah: DR. Mani’ bin Hammad
8.    Beberapa Kekeliruan Aqidah Syi’ah. M. Abdus Sattar At Tunsawi
9.    Penyimpangan-penyimpangan dalam penafsiran Al Qur’an. DR. M. Husain Adz Dzahabi
10.    Khumainisme Aqidah dan Sikap yang Aneh. Sa’id Hawa
11.    Dua Wajah Saling Menentang antara Ahlus Sunnah dan Syi’ah. Abul Hasan Ali Ahasan An Nadawi
12.    Mengapa Kita Menolak Syi’ah. LPPI Jakarta
13.    Mengenal Perkembangan Aliran Sempalan dan Mensikapinya. Ust. Hartono A. Jaiz
14.    Majalah As Sunnah, edisi 16/th ke 2

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: VI. BUNGA RAMPAI AJARAN SYI’AH A. AL IMAMAH SUMBER DOKTRIN FAHAM SYI’AH
VI. BUNGA RAMPAI AJARAN SYI’AH A. AL IMAMAH SUMBER DOKTRIN FAHAM SYI’AH
http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/1/syiah.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/vi-bunga-rampai-ajaran-syiah-al-imamah.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/vi-bunga-rampai-ajaran-syiah-al-imamah.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy