شيعة SYI’AH I. TA’RIF (DEFINISI) A.     Secara Etimologi : Berasal dari kata: اَلْأَتْبَاع : Pengikut,   اَلْأَنْصَارُ : Penolong اَلْخَ...


شيعة
SYI’AH
I. TA’RIF (DEFINISI)
A.    Secara Etimologi :
Berasal dari kata: اَلْأَتْبَاع: Pengikut,  اَلْأَنْصَارُ: Penolong اَلْخَاصَّةُ: Teman dekat
Ad Dzahiri berkata:

وَالشِّيْعَةُ أَنْصَارُ  الرَّجُلِ وَأَتْبَاعُهُ, وَكُلُّ قَوْمٍ اجَتَمَعُوا عَلَى أَمْرِ فَهْمِ شِيْعَةٍ

“Syi’ah adalah penolong dan pengikut seseorang, dan setiap kaum yang berkumpul atas suatu urusan, maka mereka disebut Syi’ah.” [1]

Az Zubaidi berkata:


كُلُّ قَوْمٍ اجْتَمَعُوا عَلَى أَمْرٍ فَهُمْ شِيْعَةٌ, وَكُلُّ قَوْمٍ عَاوَنَ إِنْسَانًا وَتَحْزُبُ لَهُ فَهُوَ شِيْعَةٌ لَهُ, وَأَصْلُهُ مِنَ الْمُشَيَعَةِ وَهِيَ لِمُطَاوَعَةِ وَالمُتَابَعَةِ

“Setiap kaum yang berkumpul atas suatu urusan, maka mereka disebut Syi’ah, dan setiap kaum yang menolong manusia dan berkelompok kepadanya disebut Syi’ah baginya. Aslinya adalah dari kata الْمُشَايَعَةُ (yang berarti) ketundukan dan mengikuti.” [2]

·      PEMAKAIAN NAMA SYI’AH DI DALAM AL QUR’AN AL KARIM


Kalimat Syi’ah dan pecahannya yang bermakna secara bahasa, yang berlaku di dalam Al Qur’an al Karim adalah:

1.      Yang bermakna firqah (kelompok) atau ummat atau jama’ah (kumpulan) manusia

Allah Ta’ala berfirman:

ثُمَّ َلنَنْزِعَنَّ مِنْ كُلِّ شِيْعَةٍ أَيُّهُمْ أَشَدُّ عَلَى الرَّحْمَنِ عِتِيًّا {69}

“Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap Syi’ah siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Ar Rahman (Yang Maha Pemurah).” (QS. Maryam: 69).
Maksud dari ‘tiap-tiap Syi’ah’ adalah “Dari tiap kelompok Jama’ah dan ummat”.

2.      Yang bermakna firqah

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اَّلذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَىْءٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah dien-Nya dan mereka menjadi Syi’ah tidak ada tanggung jawabmu sedikitpun terhadap mereka.” (QS. Al An’am: 159). Maksud dari “Mereka menjadi Syi’ah” adalah “Golongan”.[3]

3.      Bermakna Serupa

Firman Allah Ta’ala:

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَآ أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ {51}

“Dan sungguh telah Kami binasakan “As Syi’ah” dari kalian, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran.” (QS. Al Qomar: 51) Maksud dari “As Syi’ah dari kalian” adalah “Yang serupa dengan kalian dalam kekufuran, dari ummat-ummat yang terdahulu”.[4]

4.      Bermakna pengikut, teman dekat, dan penolong

Allah Ta’ala berfirman:

وَدَخَلَ الْمَدِينَةَ عَلَى حِينِ غَفْلَةٍ مِّنْ أَهْلِهَا فَوَجَدَ فِيهَا رَجُلَيْنِ يَقْتَتِلاَنِ هَذَا مِن شِيعَتِهِ وَهَذَا مِنْ عَدُوِّهِ فَاسْتَغَاثَهُ الَّذِي مِن شِيعَتِهِ عَلَى الَّذِي مِنْ عَدُوِّهِ فَوَكَزَهُ مُوسَى فَقَضَى عَلَيْهِ قَالَ هَذَا مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ عَدُوٌّ مُّضِلٌّ مُّبِينٌ {15}

“Maka didapatinya di dalam kota dua orang laki-laki yang berkelahi, yang seorang dari Syi’ahnya (bani isail) dan seorang lagi dari musuhnya (kaum Fir’aun), maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya, lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu.”       (QS. Al Qashash: 15)[5]

B.     DEFINISI SECARA TERMINOLOGI (ISTILAH).



Dalam mendefinisikan Syi’ah para ulama berbeda pendapat:
1.      Setiap orang yang berwali kepada Ali dan Ahli Baitnya
Sebagaimana perkataan Al Fairuz Abadi:
“Sungguh nama ini telah umum atas setiap orang yang berwali kepada Ali dan Ahli Baitnya sehingga jadilah nama khusus bagi mereka.” [6]
2.      Mereka adalah orang-orang yang menolong Ahli Bait dan meyakini Imamahnya Ali, dan khilafah orang yang sebelum beliau adalah mendhalimi beliau.
3.      Mereka adalah orang-orang yang mengutamakan Ali atas khalifah Ar Rasyidin sebelumnya radhiyallahu ‘anhum, dan ia berpendapat bahwa Ahlul Bait adalah orang yang paling berhak menjadi khalifah.


C.    PENDISKUSIAN TENTANG PENDAPAT-PENDAPAT DI  ATAS



-          Adapun definisi yang pertama : Itu tidak benar, karena Ahlus Sunnah berwali (berloyal) kepada Ali dan Ahli Baitnya dan mereka menyelisihi Syi’ah
-          Adapun definisi yang kedua : Itu berseberangan dengan sebagian pendapat Syi’ah yang membenarkan kekhalifahan dua syaikh (Abu Bakar dan Umar), dan sebagian mereka ada yang berwali pada Utsman, seperti pengikut Zaidiyyah, seperti yang telah disebutkan oleh Ibnu Hazm.[7]
-          Definisi yang ketiga tidak benar juga, karena berseberangan dengan sebagian pendapat Syi’ah yang berlepas diri dari Utsman, sebagaimana ungkapan sya’ir

بَرَأْتُ إِلَى اْلإِلَهِ مِنْ اِبْنِ أَرْوَى     وَمِنْ دِيْنِ اْلخَوَارِجِ أَجْمَعِِيْنَا
وَمِنْ عُمَرَ بَرَأْتُ وَمِنْ عَتِيْقِ        غَدَاةَ دَعَى أَمِيْرَ اْلمُؤْمِنِيْنَ

ٍSaya berlepas diri kepada Allah dari Ibnu ِArwa
 dan dari agama Khawarij,
 dan dari Umar dan ‘Atiq
yang disebut sebagai amirul mukminin.”

Adapun yang rajih (benar) dari semua definisi di atas adalah definisi yang keempat, karena di dalamnya bertepatan dengan pendefinisian tentang Syi’ah, seperti kelompok yang mempunyai pemikiran-pemikiran dan ideologi.[8]



II. SEJARAH BERDIRINYA (KAPAN MUNCULNYA SYI’AH ?)



Para ulama berselisih pendapat tentang kapan mulai munculnya Syi’ah.
Pendapat pertama: Bahwa Syi’ah muncul sejak zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika mereka menyeru kepada persatuan dan kelompok Ali.
Pendapat ini dijadikan dalil oleh Muhammad Husain Az Zainu dari ulama Syi’ah dan lainnya.[9] Dalil itu disebutkan juga oleh An Naubakhti dalam kitab firaqnya[10] dan dita’kidkan oleh Al Khumaini [11] pada masa kita sekarang. Bahkan Hasan As Syairazi berpendapat: “Bahwa Islam tak lain hanyalah Syi’ah, dan Syi’ah tak lain adalah Islam. Adapun Islam dan Syi’ah adalah dua nama yang sama, karena hakikat yang satu yang telah Allah turunkan dan telah disebarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”[12]

Pendapat kedua: Bahwa Syi’ah muncul ketika perang Jamal, yaitu ketika Ali, Thalhah, dan Zubair saling berhadapan (berperang).
Pendapat ini dijadikan dalih oleh Ibnu An Nadaim ketika berdalih: “Bahwa orang-orang yang berjalan dan mengikuti Ali dijuluki Syi’ah mulai saat itu.” [13]




Pendapat ketiga: Syi’ah muncul pada saat perang Shiffin

Ini adalah pendapat sebagian dari ulama Syi’ah, sebagaimana pendapat Al Khunsari, Abu Hamzah, dan Abu Hatim, begitu juga para ulama lainnya, seperti Ibnu Hazm dan Ahmad Amin.[14]

Pendapat keempat: Syi’ah muncul setelah terbunuhnya Al Husain radhiyallahu ‘anhu
Ini adalah pendapat Kamal Musthafa As Syaibi, dia adalah orang Syi’ah, dia berpendapat bahwa Syi’ah muncul setelah terbunuhnya Husain.[15]

Pendapat kelima: Syi’ah muncul pada akhir kepemimpinan Utsman dan kuat pada masa Ali
Adapun pendapat pertama, yaitu yang mengatakan bahwa Syi’ah itu sudah ada sejak zaman Nabi, adalah pendapat yang melampaui batas, bohong, dan tidak dapat diterima oleh akal maupun ucapan, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diutus oleh Allah untuk mengeluarkan manusia dari kedhaliman menuju cahaya, dan dari paganisme kepada tauhid.
Muhammad Mahdi Al Husaini As Syairazi berkata: “Mereka telah diberi nama dengan nama ini oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau bersabda pada saat pemberangkatan Ali ‘alaihis salam (ke medan perang). Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Ini (Ali) dan Syi’ahnya (kelompoknya) adalah orang-orang yang beruntung.”  Ini adalah pendapat yang batil.
Adapun pendapat yang benar adalah pendapat yang ketiga – yaitu yang berpendapat bahwa Syi’ah muncul setelah perang Shiffin – yaitu ketika pecahnya Khawarij dan berkumpulnya mereka di Nahrawain.[16]

III. SYI’AH IMAMIYAH ITSNA ‘ASYRIYAH



Ketika kita membahas masalah Syi’ah, maka gambaran yang paling kongkrit untuk melihatnya adalah Syi’ah Imamiyah Itsna ‘Asyriyah (Imam dua belas) ini. Karena ia mewakili dari semua penggambaran Syi’ah yang ada.


A.  TA’RIF (DEFINISI)

Syi’ah Imamiyyah 12 adalah sebuah kelompok yang berpegang teguh kepada keyakinan bahwa Ali adalah yang berhak mewarisi khilafah, dan bukan Abu Bakar, Umar ataupun Utsman radhiyallahu ‘anhum. Mereka meyakini adanya 12 imam. Imam yang terakhir menurut mereka sedang menghilang, masuk dalam goa di Sammara (sebuah kota di Irak dekat sungai Tigris, arah utara dari Baghdad). Sekte Imamiyah inilah yang bertentangan dengan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dalam pemikiran dan ide-idenya yang spesifik. Mereka sangat berambisi untuk menyebarkan madzhabnya ke segenap penjuru dunia Islam.


B.  SEJARAH BERDIRI DAN TOKOH-TOKOHNYA


Dua belas Imam yang dijadikan Imam oleh dan untuk mereka adalah sebagai berikut:
1.      Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu, digelari dengan "Al-Murtadha", khalifah ke empat Khulafaur Rasyidin, menantu Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam, dibunuh oleh Abdurrahman bin Muljim di Masjid Kufah pada tanggal 17 Ramadhan tahun 40 H.
2.      Hasan bin Ali radiyallahu ‘anhu, digelari "Al-Mujtaba".
3.      Husein bin Ali radliyallahu ‘anhu , digelari "Asy-Syahid" (yang mati syahid).
4.      Ali Zainal Abidin bin Husein (80-122 H), digelari "As-Sajjad".
5.      Muhammad Baqir bin Ali Zainal Abidin (wafat tahun 114 H), digelari "Baqir".
6.      Ja'far Shadiq bin Muhammad Baqir (wafat tahun 148 H), digelari "As-Shadiq" (sejati).
7.      Musa Kadzim bin Ja'far Shadiq (wafat tahun 183 H), digelari "Kadzim" (yang mampu menahan diri).
8.      Ali Ridha bin Musa Kadzim (wafat tahun 203 H), digelari"Ridha".
9.      Muhammad Jawwad bin Ali Ridha (195-226 H), digelari "Taqy" (yang banyak bertaqwa).
10.  Ali Hadi bin Muhammad Jawwad (212-254 H), digelari"Naqy"(suci-bersih).
11.  Hasan Askari bin Ali Hadi (232-260 H), digelari "Zaky"(yang suci).
12.  Muhammad Mahdi bin Muhammad Al-Askari yang digelari "Imam Muntadhar" (Imam yang dinantikan).
Diyakininya bahwa Imam yang ke dua belas telah masuk ke dalam goa.

Secara historis, di antara tokoh-tokohnya yang menonjol ialah Abdullah bin Saba', seorang Yahudi dari Yaman, yang berpura-pura memeluk Islam.
Ditransfernya apa-apa yang ditemukannya dalam ide-ide Yahudi kepada Syi’ah, seperti "Raj'ah" (munculnya kembali imam), tidak mati, menjadi raja di bumi, berkemampuan untuk melakukan sesuatu yang tak ada seorang pun yang mampu melakukannya, mengetahui apa yang tidak diketahui orang, ditetapkan sifat berpermulaan dan sifat lalai bagi Allah.
Adalah Abdullah bin Saba' yang pernah berkata ketika ia masih menganut agama Yahudi, bahwa Yusa' bin Nun telah mendapat wasiat dari Musa ‘alaihis salam, sebagaimana di dalam Islam, bahwa Ali radliyallahu ‘anhu, juga telah mendapat wasiat dari Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Abdullah bin Saba' telah berpindah dari Madinah ke Mesir, Kufah, Fusthath, dan Bashrah, kemudian berkata kepada Ali radliyallahu ‘anhu: "Engkau, Engkau!" dengan maksud engkaulah Allah. Sesuatu yang mendorong Ali radiyallahu ‘anhu, memutuskan diri untuk membunuhnya, tetapi Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu menasehatinya agar keputusan itu tidak dilaksanakan. Kemudian tokoh itu dibuang ke Madain.
Mansyur Ahmad bin Abi Thalib Al-Thabrassyi, wafat tahun 588 H, pengarang buku "Al-Ihtijaj" (Sebelum Protes, dicetak di Irak tahun 1302 H).
Kulainy, pengarang kitab "Al-Kafi", dicetak di Iran pada tahun 1278 H. Buku tersebut di kalangan mereka, setara dengan kitab Shahih Bukhari di kalangan Ahlus Sunnah. Diyakininya bahwa di dalam kitab itu terdapat 16199 buah hadits. Dan hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam, kira-kira 6000 buah hadits. Di dalam kitab itu banyak terdapat hal-hal khurafat dan palsu.
Haj Mirza Husein bin Muhammad Taqi An-Nuri At-Thabrasyi, wafat tahun 1320 H. dimakamkan di pemakaman syuhada pilihan di Nejev, pengarang buku "Fashl Khitab Fi Ishbati Tahrifil Kitab Rab El Arbab". Di dalam buku ini, dijelaskan bahwa Al-Qur'an yang ada sekarang ini banyak ditambah-tambahi dan dikurangi. Antara lain kata mereka di dalam surat "Insyirah", kurang kalimat : "Dan kami jadikan Ali menantumu." Naudzu billah. Buku tersebut telah dicetak di Iran pada tahun 1289 H.
Ayatullah Al Mamaqani, pengarang buku "Tanqih Al-Maqal Fi Ahwali Ar-Rijal." Tokoh ini menurut mereka adalah dedengkotnya "Jarh Wat Ta'dil" (sebuah pembahasan dalam ilmu Musthalahul Hadits yang mempelajari sejarah hidup dan perilaku perawi-perawi hadits untuk menilai hadits yang diriwayatkannya). Di dalam buku tersebut, terdapat sesuatu yang menggelari Abu Bakar dan Umar radliyallahu ‘anhuma, dengan gelar "Tukang sihir/Dukun dan Thaghut." Silakan periksa buku itu juz I, hal. 207. Cetakan tahun 1352 H, percetakan Murtadhawiyah di Nejev.
Abu Ja'far Al-Tusyi, pengarang buku "Tahdzib Al-Ahkam" dan Muhammad bin Murtadha yang dipanggil dengan Mala Muhsin Al Kasyi, pengarang buku "Al Wafi" dan Muhammad bin Hasan Nur 'Amily, pengarang buku "Wasail Syi’ah Ila Ahadits As Syari'ah" dan Muhammad Baqir bin Syaikh Muhammad Taqy, yang dikenal dengan "Al-Majlisi", pengarang buku "Biharul Anwar Fi Ahadits An-Nabi Wal Aimmah Al-Athhar" dan Fathullah Al-Kasyani, pengarang buku "Manhaj As Shadiqin" dan Ibnu Abi Hadid, pengarang buku "Syarah Nahjul Balaghah."
Ayatullah Khoemaini, salah satu tokoh Syi’ah kontemporer, pemimpin revolusi Syi’ah Iran, yang mengendalikan roda pemerintahan. Ia mengarang buku "Kasyful Asrar" dan "Pemerintahan Islam". Walaupun ia menyatakan tentang ide wilayatul faqih, dan menjunjung tinggi slogan-slogan Islam secara umum pada awal revolusi, namun ternyata ia masih menanamkan akar-akar Syi’ah fanatik yang sempit, yang mengendalikan negara dan membawa kepada sebuah peperangan yang kejam kontra tetangganya sendiri, Irak.

C.  PEMIKIRAN DAN DOKTRIN-DOKTRINNYA


Imamah: Harus dengan tekstual. Imam terdahulu harus menentukan imam penggantinya secara tekstual dan langsung ditunjuk orangnya, bukan dengan bahasa isyarat. Imamah, sesuatu yang sangat penting, yang tidak boleh terpisahkan antara Rasulullah SAW dengan ummat. Dan tidak boleh dibiarkan masing-masing orang menyampaikan pendapatnya tentang Imamah sendiri-sendiri. Justru harus ditentukan seseorang yang menjadi tempat bertanya dan rujukan.
Mereka berdalil, bahwa dalam Imamah, Rasulullah SAW. telah menentukan Ali bin Abi Thalib r.a. menjadi imam setelah beliau secara tekstual yang nyata pada hari "Ghadir Kham" (sebuah hari besar bagi Syi’ah yang dianggap lebih agung dari pada hari raya Fitri dan Adha. Jatuh pada tanggal 18 Dzulhijjah, berpuasa pada hari itu menurut mereka sunnah mu'akkad).
Diyakini bahwa Ali r.a. juga telah menentukan kedua putranya Hasan dan Husein secara tekstual, dan begitu seterusnya, bahwa setiap imam menentukan imam berikutnya dengan wasiat dari padanya. Mereka itu disebut " Aushiya' " (penerima wasiat).

'Ishmah: Setiap imam terpelihara (Ma'shum) dari segala kesalahan, kelalaian, dan dosa, baik dosa besar maupun dosa kecil.

'Ilmu: Setiap imam dititipi ilmu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk menyempurnakan syari'at Islam. Imam memiliki ilmu laduni. Tak ada perbedaan antara imam dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sedang yang membedakan adalah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendapat wahyu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menitipkan kepada mereka rahasia-rahasia syari'at Islam, agar mereka mampu memberikan penjelasan kepada manusia sesuai dengan kebutuhan zamannya.

Sesuatu Yang Luar Biasa: Peristiwa yang luar biasa boleh terjadi pada diri imam. Itu disebut "mu'jizat". Jika tidak ada satu teks tertulis dari imam sebelumnya, maka dalam kondisi seperti itu penentuan imam harus berlangsung dengan sesuatu yang luar biasa itu.

"Al Ghaibah" (menghilang): Diyakini bahwa zaman tidak pernah kosong dari sebuah argumentasi yang membuktikan adanya Allah, baik secara logika maupun secara hukum. Sebagai konsekuensi logisnya, bahwa imam yang ke-12 telah menghilang di sebuah goa (dalam rumahnya). Diyakininya pula, bahwa imam tersebut memiliki "ghaibah shugra" (menghilang untuk sementara) dan "ghaibah kubra" (menghilang untuk selamanya). Ini adalah salah satu mitos mereka.

Raj'ah (muncul kembali): Diyakini bahwa Imam Hasan Al Askari akan datang kembali pada akhir zaman, ketika Allah mengutusnya untuk tampil. Oleh sebab itu, setiap malam setelah shalat Maghrib, mereka berdiri di depan pintu goa itu, dan mereka telah menyediakan sebuah kendaraan, kemudian mereka pergi, dan mengulanginya lagi perbuatannya itu pada malam berikutnya. Mereka berkata, bahwa ketika kembali, imam itu akan memenuhi bumi dengan keadilan, ketika bumi sedang dibanjiri oleh kekejaman dan kedlaliman. Dan ia akan melacak lawan-lawan Syi’ah sepanjang sejarah. Syi’ah Imamiah ini benar-benar berkata, bahwa Imam itu pasti akan datang kembali, bahkan sebagian sekte-sekte Syi’ah yang lainnya menyatakan bahwa sebagian mereka yang mati pun akan datang kembali.

Taqiyah: Dianggapnya sebagai salah satu pokok ajaran agama. Barang siapa yang meninggalkan taqiyah, sama hukumnya dengan meninggalkan shalat. Taqiyah adalah suatu kewajiban yang tidak boleh dihapuskan, sampai yang berwenang tampil, barang siapa yang meninggalkannya sebelum ia tampil, maka ia telah keluar dari agama Allah dan dari agama Imamiah. Mereka mengambil dalil dengan firman Allah:
"Kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka."          (QS. Ali Imran: 28)
Ayat ini mereka hubung-hubungkan dengan Abu Ja'far, imam yang kelima dengan ucapannya: "Taqiyah adalah agamaku dan agama nenek moyangku. Tak ada imannya seseorang yang tidak memiliki taqiyah." Pemahaman taqiyah ini diperluas sampai kepada batas dusta dan haram.

Muth'ah         : Mereka berpandangan bahwa memuth'ah wanita adalah adat yang terbaik dan pengorbanan yang paling afdhal, berdasarkan kepada ayat:
"Maka isteri-isteri yang telah kamu ni'mati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban." (QS. An Nisa’: 24)
Padahal Islam telah mengharamkan sistem perkawinan tersebut. Suatu perkawinan yang persyaratannya dibatasi dengan waktu tertentu, yang menurut Ahlus Sunnah, syaratnya harus menghadirkan niat untuk mengekalkannya (kawin seterusnya, bukan kawin kontrak). Kawin muth'ah mempunyai banyak dampak negatif di tengah-tengah masyarakat.
Mereka meyakini ada mushhaf versi mereka, yang namanya "Mushhaf Fathimah." Dalam bukunya, "Al Kafi", halaman 57, cetakan tahun 1278 H, Kulainy meriwayatkan dari Abi Basyir, yakni "Ja'far Shadiq"berkata: "Kami mempunyai Mushhaf Fathimah radhiyallahu ‘anha.” Aku bertanya: “Apa itu Mushhaf Fatimah?” Ia berkata: “Sebuah Mushhaf yang isinya seperti Qur'an kalian 3 kali, demi Allah, tidak ada satu huruf pun isinya dari Al Qur'an kalian."

Lepas Tangan: Mereka lepas tangan dari ketiga orang khalifah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, Umar, dan Utsman radhiyallahu ‘anhum dan memberi mereka sifat-sifat yang tercela. Sebab menurut keyakinan mereka, ketiga orang khalifah itu telah merampas khilafah dari orang yang paling berhak untuk menerimanya. Mereka juga melaknat Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma dalam mengawali segala amal perbuatan yang baik, sebagai ganti dari membaca "Basmalah". Mereka juga tidak segan-segan untuk melaknat sebagian besar para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan tidak ketinggalan pula untuk melaknat dan menghina Ummul mu'minin 'Aisyah rhadhiyallahu ‘anha.

Berlebihan: Sebagian mereka sangat berlebihan dalam menokohkan Ali radhiyallahu ‘anhu, bahkan ada yang mengangkatnya sampai pada derajat "Tuhan" seperti sekte "Sabaisme." Sebagian mereka ada yang berpendapat, bahwa Jibril telah keliru dalam menyampaikan risalah, lalu diturunkannya kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai ganti dari Ali radhiyallahu ‘anhu Sebab Ali radhiyallahu ‘anhu itu hampir serupa dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Seperti serupanya seekor beo dengan beo yang lain. Oleh sebab itu, yang berkeyakinan seperti itu disebut "Ghuraibah" (Beoisme).

Hari Besar Ghadir Kham: Yaitu hari raya mereka yang jatuh pada tanggal 18 Dzulhijjah. Menurut mereka hari ini lebih mulia dari pada ‘Idul Adha dan ‘Idul Fithri. Hari itu disebut hari raya agung (Akbar). Mereka beranggapan bahwa berpuasa pada hari itu hukumnya sunnah mu'akkad. Pada hari itu menurut pengakuan mereka, bahwa Rasulullah SAW telah memberikan wasiat tentang pengangkatan Ali radhiyallahu ‘anhu sebagai khalifah, untuk menggantikan beliau.
Diagungkannya hari "Nairuz", yaitu hari tahun barunya bangsa Persia. Sebagian mereka ada yang berpendapat, bahwa mandi pada hari itu adalah sunnah.
Mereka juga mempunyai hari agung yang diselenggarakan pada tanggal 9 Rabi’ul Awwal, yaitu hari raya "Bapak" mereka "Baba Syuja'uddin", sebuah gelar bagi "Abu Lu'lu'ah Al-Majusi" yang telah membunuh Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu.
Diselenggarakannya pesta-pesta hiburan, kematian, kesedihan, berfoto-foto, dan menepuk dada, serta perbuatan-perbuatan terlarang lainnya yang dipentaskan oleh mereka pada sepuluh hari pertama bulan Muharram, dengan keyakinan bahwa itu semua dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, menghapuskan dosa dan kesalahan mereka; dan barang siapa yang menyaksikan mereka pada pameran suci di Karbala, Nejev, dan Qum, pasti akan melihat sesuatu yang aneh-aneh.

D.  AKAR PEMIKIRAN DAN SIFAT IDEOLOGINYA


Sebagian mereka ada yang memulangkan asal usul Syi’ah kepada peristiwa perang "Jamal", Sebagian lagi ada yang mengembalikannya kepada sejarah terbunuhnya Utsman, dan ada lagi yang berpendapat, bahwa Syi’ah dimulai sejak peristiwa perang Shiffin.
Asal usul timbulnya Syi’ah adalah sebagai akibat dari pengaruh keyakinan-keyakinan orang Persia yang menganut agama raja dan warisan nenek moyang. Orang-orang Persia telah memberikan andil besar dalam proses pertumbuhan Syi’ah untuk membalas dendam terhadap Islam yang telah menghancur-luluhkan kekuatan mereka dengan mengatas-namakan Islam sendiri.
Ide Syi’ah bercampur aduk dengan ide-ide yang datang dari keyakinan-keyakinan di Asia seperti Budhisme, Manaisme, Brahmaisme, dan mereka-mereka yang berkeyakinan tentang adanya reinkarnasi dan Pantheisme.
Syi’ah mengadopsi ide-idenya dari Yahudisme yang telah membawa tapak-tapak berhalaisme Asyurisme dan Babilisme. Pendapat mereka tentang Ali radhiyallahu ‘anhu, para imam, dan Ahlul Bait (keluarga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) mendapatkan titik temu dengan pendapat-pendapat orang Kristen tentang Isa ‘alaihis salam (Yesus Kristus).
Orang-orang Syi’ah hampir mirip dengan orang-orang Kristen dalam memperingati hari-hari besar, memperbanyak gambar dan patung, dan membuat-buat sesuatu yang luar biasa dan mengembalikannya kepada imam.


E.  PUSAT PENYEBARAN DAN KAWASAN PENGARUHNYA

Sekte Syi’ah Imamiah Dua Belas, dewasa ini tersebar di Iran, dan berpusat di negara ini. Sebagian mereka banyak pula di Irak. Keberadaan mereka terbentang luas sampai ke Pakistan. Di samping itu, mereka juga mempunyai sekte di Libanon. Adapun di Syiria, jumlahnya sedikit, tetapi mempunyai hubungan yang kuat dengan Nushairiyah yang juga termasuk Syi’ah yang ekstrim.[17]


[1] . Tahdzibul Lughah : 3/61
[2] . Tafsir Al Qur’an  Al ‘Adzimu : 3/131
[3] . Tafsir Al Manar : 8/214
[4] . Jami’u Al Bayan : 27/112
[5] . Tahdzib Al Lughah : 3/63
[6] . Al Qamus Al Muhith : 3/49
[7] . Al Fashiu: 4/92
[8] . Al Adyan Wa Al Firaq Wa Al Madzahib Al Mu’ashirah: 145
[9] . As Syi’ah Wa At Tasyayyu’: 19
[10] . Firaqu as Syi’ah Li An Naubakhti: 39
[11] . Al Khumah Al Islamiyyah: 136
[12] .  As Salamu Al Husainiyyah: 11
[13] . Al Fahrasat Liibni An Nadim: 249
[14] . As Syi’ah Wa At Tasyayyu’: 25
[15] . As Shilatu Baina At Tasawwuf Wa At Tasyayyu’ : 23
[16] . (Dinukil dari kitab Firaq Al Mu’ashirah tuntashabu Ila Al Islam Wabayanu Mauqifi Al Islam Minha : 1/134-135. Syaikh Ghalib bin Ali ‘Iwaji).

[17] . Al Maushu’ah Al Muyassarah fi Adyan Wa Al Madzahib Al Mu’ashirah : 1/

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com
http://img2.blogblog.com/img/video_object.png
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy