IV. HAKIKAT SYI’AH

IV. HAKIKAT SYI’AH [1] Di bawah ini akan kami sebutkan beberapa ulama Syi’ah yang mengakui keberadaan Abdullah bin Saba’: 1.       Sa’a...


IV. HAKIKAT SYI’AH[1]

Di bawah ini akan kami sebutkan beberapa ulama Syi’ah yang mengakui keberadaan Abdullah bin Saba’:
1.      Sa’ad bin Abdullah Al Kummi, pemimpin dan ahli hukum Syi’ah (229-301 H.), mengakui keberadaan Abdullah bin Saba’ serta menyebutkan nama sebagian temannya yang berkomplot dengan Abdullah bin Saba’, ia menanamkan fikrah-fikrah pertama dalam Islam.

2.      Ulama Syi’ah an Naubakhti juga membicarakan Abdullah bin Saba’ di mana pembicaraannya sama dengan Al Kummi hingga dalam redaksinya syaikh An Naubakhti termasuk ulama pegangan utama kaum Syi’ah
3.      Selanjutnya ulama Syi’ah yang bernama Al Qusyi meriwayatkan enam hadits tentang Abdullah bin Saba’ dalam bukunya “Rijal Al Kursi”, buku tertua yang menjadi pegangan kaum Syi’ah yang menjelaskan bahwa Ibnu Saba’ mendakwahkan bahwa Ali radhiyallhu ‘anhu itu adalah Allah. Lalu ia disuruh taubat oleh Ali, tetapi ia tidak mau, lalu ia dibakar oleh Ali. Al Kursi pun meriwayatkan bahwa para imam mela’nati Abdullah bin Saba’.
4.      Seorang ulama Syi’ah di masa sekarang yang bernama Muhammad Husain Al Zain, telah mencabut keingkarannya terhadap keberadaan Abdullah bin Saba’, ia berkata: “Bagaimanapun juga seorang yang bernama Abdulah bin Saba’ itu ada, dan melahirkan ucapan dan faham keterlaluan. Apabila ada orang meragukan keberadaan Abdullah bin Saba’ dengan menganggapnya sebagai fiktif (bayangan), maka kita sesuai dengan penelitian terakhir tidak ragu-ragu lagi tentang keberadaan ibnu Saba’ dan perbuatannya yang berlebihan.”

A.  AJARAN SYI’AH YANG BERTENTANGAN DENGAN AJARAN AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH (ISLAM)


·         SYI’AH MENGKAFIRKAN PARA SAHABAT NABI DAN SEMUA ORANG YANG MENGIKUTI SAHABAT NABI


1.   Berkata Al Majlisi: “Mereka (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) adalah perampok-perampok yang curang dan murtad dari agama.”
2.   Abu Basyir berkata: “Sesungguhnya penduduk Makkah telah kufur kepada Allah secara terang-terangan, dan penduduk Madinah lebih jelek daripada penduduk Makkah, bahkan lebih jelek tujuh puluh kali daripada penduduk Makkah.”
  1. Pada masa Ja’far Shadiq orang Syi’ah berkata tentang penduduk Makkah dan Madinah pada zaman keemasan Islam: “Penduduk Syam lebih jelek dari pada penduduk Romawi atau lebih jelek dari pada seorang Nashrani, penduduk Madinah lebih jelek dari pada penduduk Makkah, dan penduduk Makkah lebih kufur kepada Allah dengan terang-terangan.”
  2. Al Majlisi berkata: “Mesir menjadi negara yang paling jelek pada masa (kejayaan Islam) karena penduduknya menjadi orang yang celaka dan paling kufur.”[2]
  3. Al Kulaini menafsirkan ayat :

إِنَّ الَّذِيْنَ ارْتَدُّوا عَلَى أَدْبَرِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدَى
  أَيْ فُلاَنٌ وَ فُلاَنٌ وَ فُلاَنٌْ

“Sesungguhnya orang-orang yang murtad ke belakang setelah datang kepada mereka petunjuk”
Maksudnya adalah fulan, fulan, dan fulan. Yakni Abu Bakar, Umar, dan Utsman, mereka telah keluar (murtad) dari iman, karena tidak mau mengangkat Ali radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat.[3]
  1. Abu Ja’far berkata: “Semua manusia (kaum muslimin) menjadi ahlul jahiliyyah (murtad) kecuali empat orang saja: Ali, Miqdad, Salman, dan Abu Dzar.” Aku (perawi) berkata: “Ammar termasuk?” Abu Ja’far menjawab: “Kalau kau bermaksud yang murni/bersih maka mereka bertiga itu saja.”[4]
  2. Al Kulaini menetapkan dalam bukunya Al Kaafi, katanya: “Setiap orang yang tidak beriman kepada imam dua belas maka dia adalah kafir, sekalipun dia keturunan Ali dan Fatimah.”[5]
  3. Al Khomaini berkata dalam sebuah pidatonya : “Aku katakan dengan terus terang wahai saudara-saudaraku kaum muslimin di seluruh dunia, bahwa Makkah Mukarramah sebagai tanah haram yang aman sedang diduduki/dijajah oleh sekelompok manusia yang lebih jelek daripada Yahudi.”
Sebelum itu Khomaini menyebutkan bahwa Apabila revolusi sudah stabil maka ia akan mengeksporkannya ke Al Qudsy, Makkah, Afghanistan, dan ke negara-negara yang lain. (pidato ini disiarkan dari suara revolusi Islam dari Abadan pada jam 12 siang tanggal 17/3/1979).


·      SYI’AH DAN AL QUR’AN


  1. Menurut Syi’ah, Al Qur’an yang ada sekarang ini sudah dirubah, ditambah, dan dikurangi oleh para sahabat Nabi, sedang Al Qur’an yang asli (yang lengkap) ada di tangan Ali yang kemudian diwariskan kepada putra-putranya, sekarang di tangan Imam Mahdi Al Multazam.[6]
  2. Abu Abdillah berkata: Surat Al Ahzab telah membuka keburukan wanita-wanita Quraisy, surat itu lebih panjang dari pada surat Al Baqarah, tetapi oleh para sahabat dikurangi dan dirubah.”[7]
  3. Abu Ja’far berkata: “Seandainya kitab Allah tidak ditambah dan dikurangi, maka tidak akan tertutupi hak kami bagi orang yang berakal. Dan apabila imam Mahdi sudah datang, kemudian berkata, maka akan dibenarkan oleh Al Qur’an.” [8]
  4. Ada orang yang bertanya kepada amirul mukminin (sahabat Ali radhiyallahu ‘anhu): “Bukankah Al Qur’an ini seperti yang diturunkan?” Sahabat Ali menjawab: “Tidak, telah dihapus dari Al Qur’an tujuh puluh dari orang-orang Quraisy dengan nama mereka dan ayat-ayat mereka, dan tidak disisakan kecuali Abu Lahab, untuk menghina Rasulullah, karena Abu Lahab adalah pamannya.”[9]
  5. Abu Abdillah berkata: “Al Qur’an yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ada 17.000 ayat.”[10]
  6. Seorang ulama Syi’ah, Al Khu-I, berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa Al Qur’an Ali berbeda dengan Al Qur’an yang ada sekarang ini, baik dalam susunan suratnya maupun tambahan-tambahan yang tidak terdapat dalam Al Qur’an ini.”[11]
  7. Menurut Syi’ah Al Qur’an yang ada sekarang ini tidak dapat dijadikan pedoman kecuali dengan juru tafsir, dan juru tafsirnya adalah Ali radhiyallahu ‘anhu.
Tafsir yang mereka maksud adalah tafsir kebatinan seperti kata “At Tharaqah” dalam ayat
وَأَنْ لَوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيْقِ َلأَسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًا

Ayat ini mereka tafsiri dengan : “Mengangkat Ali setelah Nabi wafat.”
Tafsir kebatinan ulama Syi’ah terhadap ayat-ayat Al Qur’an ini banyak sekali.
  1. Al Kusy berkata: “Tidak ada sedikitpun dari Al Qur’an yang dapat kita jadikan pegangan. Maka atas dasar ini bisa saja terjadi bahwa tiap ayat sudah berubah, tidak sesuai dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah. Maka Al Qur’an itu sama sekali tidak dapat kita jadikan hujjah/pegangan. Maka tidak ada faedah dan tak ada gunanya memerintahkan mengikuti Al Qur’an ataupun pesan untuk memegang teguh Al Qur’an dan lain-lain.”[12]
  2. Al Mirza Al Nuri Al Thabrasi menetapkan bahwa Al Qur’an telah berubah. Maka ia mengarang sebuah kitab yang berjudul “Fashlu Khitab fi Itsbati Tahrifi Kitabi Arbab”, yang ia karang pada tahun 1292 H.
Al Jaziri berkata: “Bukti yang menunjukkan bahwa Al Qur’an itu telah berubah, mencapai lebih dari dua ribu buah.”


·      SYI’AH DAN SUNNAH



  1. Syi’ah hanya menerima hadits-hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan melalui jalur Ahlul Bait. Adapun hadits-hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat yang bukan Ahlul Bait ditolak oleh mereka
  2. Hadits menurut Syi’ah bukan hanya yang datang dari Nabi Muhammad saja, tetapi justru lebih banyak dari imam-imam mereka.
Abu Abdillah berkata: “Haditsku berarti hadits ayahku, hadits ayahku berarti hadits kakekku, hadits kakekku berarti hadits Husain, hadits Husain berarti hadits Hasan, hadits Hasan berarti hadits Ali, hadits Ali berarti hadits Rasulullah dan hadits Rasulullah berarti firman Allah.”[13]
  1. Syi’ah menolak hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat yang tidak termasuk  Ahlil Bait, karena mereka telah menganggap para sahabat itu murtad/kafir, seperti telah diterangkan di atas.
  2. Karena Syi’ah mewajibkan bahwa imam itu harus ma’shum, perkataannya sama dengan perkataan Allah, maka tidak perlu menyandarkan/mengisnadkan ucapan imam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Perhatikanlah ucapan ulama Syi’ah: “Keyakinan bahwa imam itu ma’shum, menjadikan semua hadits yang keluar dari mereka adalah shahih, maka tidak perlu menyandarkan sanadnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana halnya di kalangan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.”
  3. Masalah rawi/pembawa hadits, bagi Syi’ah tidak diperlukan kriteria-kriteria seperti di kalangan Ahlus Sunnah. Yang penting rawi itu Syi’ah. Maka terjadilah banyak kontradiksi dan perselisihan dalam hadits dan masalah keagamaan mereka, dan semakin bertubi-tubi jumlah hadits-hadits maudhu’ tanpa ada alat penyaring sebagaimana yang dimiliki Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Banyak rawi-rawi yang terdiri dari orang-orang beraliran rusak seperti yang diakui oleh At Thusi.[14]
  4. Dalam kaitan dengan banyak hadits yang maudhu’ di kalangan Syi’ah, Al Mughirah bin Sa’id, seorang perawi hadits Syi’ah berkata: “Aku telah memalsukan ke dalam hadits kalian, hadits-hadits yang banyaknya  mendekati seratus ribu hadits.”[15]
  5. Jumlah hadits Syi’ah berkembang (semakin bertambah) karena banyaknya hadits-hadits maudhu’. Perhatikan catatan di bawah ini:
q  Al Kaafi pada tahun 460 H. terdiri dari 30 kitab, sedang pada tahun 1076 H. menjadi 50 kitab
q  Tahdzibul Ahkam menurut pengarangnya berisikan 5.000 hadits. Tetapi menurut ulama Syi’ah masa sekarang, berisikan 13.590 hadits


·      TENTANG IMAMAH DAN IMAM



  1. Imamah atau khilafah menurut keyakinan Syi’ah adalah termasuk ushuluddien atau salah satu dari rukun agama. Barangsiapa ingkar terhadap Imamah maka ia akan menjadi kafir.
Imamah menurut Syi’ah adalah dari Nubuwwah, bahkan mereka hampir tidak bisa membedakan antara Imamah dan Nubuwwah. Kalau jabatan kenabian pemegangnya ditentukan oleh Allah, maka demikian pula Imamah. Maka Allah pula yang menentukan orang yang akan memegang jabatan Imamah itu, dan Nabi berwasiat kepada orang yang dimaksud sebelum beliau wafat.
  1. kedudukan imam di mata masyarakat Syi’ah sangat tinggi. Ada di antara mereka yang menyamakan imam dengan Nabi, bahkan ada yang beranggapan bahwa imam lebih tinggi derajatnya dari pada Nabi. Bagi Syi’ah, imam adalah segala-galanya.

Mari kita perhatikan data-data di bawah ini. Kita akan mengetahui bagaimana Syi’ah mengangkat imam mereka ke derajat yang sangat tinggi.
q  Imam bagi Syi’ah adalah ma’shum, tidak pernah melakukan dosa baik besar ataupun kecil, hatta (sampai) bermaksud berdosa pun tidak, juga tidak pernah melakukan kesalahan, bahkan lupa pun tidak
q  Imam itu menerima wahyu. Bahkan mereka mengatakan bahwa imam-imam itu tidak bercakap-cakap kecuali dengan wahyu
q  Seorang Nabi disiksa karena tidak menerima tawaran wilayah Ali, Ali berkata bahwa Allah menawarkan wilayah/kedudukan-ku ke penduduk langit dan bumi, maka ada yang mengakui/menerima wilayahku dan ada yang tidak mengakui. Nabi Yunus mengingkari wilayahku maka oleh Allah ditahan/dipenjara di dalam perut ikan sampai Nabi Yunus menerima dan mengakui wilayahku
q  Al Majlisi mencantumkan bab dengan judul: “Imam itu lebih utama dari pada para Nabi dan semua makhluk”. Para Nabi, malaikat, dan semua makhluk diambil janji setia untuk imam-imam dan bahwasanya di antara para Nabi yang  menjadi Ulul ‘Azmi adalah karena mereka mencintai imam-imam.”[16]
q  Ibnu Babawaih berkata: “Seandainya tidak ada mereka (para imam) maka Allah tidak akan menciptakan langit dan bumi, tidak pula Jannah dan Neraka, Adam dan Hawa dan juga para Malaikat.”[17]
q  Akhirat adalah milik imam, ia akan meletakkannya menurut kemauannya, ia tidak akan memberikan akhirat kepada orang yang tidak ia kehendaki. Kebolehan baginya hal tersebut adalah dari Allah.[18]
q  Allah menciptakan Jannah dari cahaya Husain.[19]
q  Bahwa hisab semua makhluk pada hari kiamat diserahkan pada imam Syi’ah.[20]
q  Ali berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku: “Wahai Ali ! Engkaulah yang menentukan bagian Jannah dan Neraka. Engkaulah yang akan berkata kepada mereka: “Orang ini milikku dan orang itu milikmu.”[21]
q  Ali pemilik Jannah dan Neraka. Periwayat hadits Syi’ah berkata: “Apabila datang hari kiamat, maka dirikanlah mimbar yang bisa dilihat oleh semua makhluk. Kemudian ada seorang lelaki yang naik mimbar itu, di sebelah kanan dan kirinya adalah malaikat. Berseru malaikat yang berada di sebelah kanannya: “Wahai makhluk semuanya! ini adalah Ali bin Abi Thalib, pemilik Jannah, dia akan memasukkan ke dalam Jannah siapa yang ia sukai.” Dan berserulah malaikat yang di sebelah kirinya: “Wahai semua makhluk! ini adalah Ali bin Abi Thalib, pemilik neraka, dia akan memasukkan ke dalam neraka siapa yang ia sukai.”[22]
q  Kejadian imam-imam dari tanah liat yang disimpan di ‘Arsy, juga orang-orang Syi’ah. Maka imam-imam Syi’ah dan kaum Syi’ah adalah manusia yang sebenarnya, sedang manusia yang lain adalah seperti binatang. Mereka dari neraka dan akan kembali ke neraka.”[23]
q  Dalam hadits Syi’ah diterangkan, bahwa Ali berkata: “Aku adalah Tuhannya bumi, di mana dengan sebab akulah bumi ditempati.”[24]
q  Dunia dan akhirat adalah milik imam. Abu Abdillah berkata: “Apakah engkau tidak tahu bahwa dunia dan akhirat adalah milik imam, ia meletakkannya kapan ia mau, ia memberikannya kepada yang ia kehendaki, yang demikian itu karena ia sudah mendapatkan  izin dari Allah.”  (Ushulul Kaafi: 1/409)

B.  ANTARA TAAT DAN CINTA IMAM


  1. Agama adalah mencintai Ali.
Kata Dien dalam ayat فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا (QS. Ar Ruum: 30), diartikan dengan “Wilayatu Amiril Mukminin”.

  1. Dengan mengakui hak kekuasaan untuk imam, seorang yang dhalim dan maksiat pun bisa masuk Jannah. Sebaliknya dengan sebab tidak loyal dan mencintai imam, seorang yang baik dan yang taqwa bisa saja masuk neraka.
Abu Ja’far berkata: Allah berfirman: “Aku akan menyiksa setiap rakyat di dalam Islam yang tunduk pada kekuasaan imam yang jahat yang tidak diangkat oleh Allah, meskipun rakyat itu dari segi amalnya baik dan taqwa. Dan Aku ampuni setiap rakyat dalam Islam yang tunduk pada kekuasaan imam yang adil yang diangkat oleh Allah meskipun dalam diri rakyat tersebut terdapat sifat dhalim dan maksiat.” (Ushulul Kaafi: 1/438)

  1. Orang kafir masuk neraka karena tidak mengikuti imam Syi’ah
Kalimat dalam Al Qur’an   مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرٍ (QS. Al Mudatssir: 42) yang artinya: “Mengapa kalian masuk neraka?” Orang kafir menjawab: “Karena kami tidak sholat.”
Oleh ulama Syi’ah kata-kata “Kami tidak sholat” diartikan: “Kami tidak mengikuti imam”. (Ushulul Kaafi: 1/487)
  1. Dalam keterangan lain: “Apabila sudah mencintai Ali (imam), maka tidak ada bahayanya melakukan dosa.”


C.   FAEDAH ZIARAH KE KUBUR-KUBUR IMAM



  1. Orang Syi’ah diperintahkan untuk ziarah ke kubur Husain
Abu Ja’far berkata: “Perintahkanlah su’inah kita untuk berziarah ke kubur Husain, karena mendatangi kuburan Husain bisa menambah rizki, memanjangkan umur, dan menghindarkan musibah. Mendatangi kuburan Husain diwajibkan atas setiap orang mu’min yang mengakui tugas Imamah dari Allah untuk Husain.” (Al Faqieh: 2/217. Bab. ‘Ziarah Nabi dan Imam’)

  1. Ziarah ke kuburan Husain bisa menghapuskan dosa dan pahalanya sama dengan ibadah haji dan umrah
Abu Abdillah berkata: “Barangsiapa yang hendak berziarah ke makam Husain dengan penuh keikhlasan, maka dibersihkan dosanya, seperti biji yang dicuci di air, sehingga tidak sedikitpun kotoran yang tersisa, dan ditulis untuk orang tersebut dalam tiap langkahnya pahala satu ibadah haji dan setiap mengangkat telapak kakinya diberi pahala satu ibadah umrah.”(Tahdzibul Ahkam: 6/37)

  1. Ziarah ke makam Al Hasan hukumnya sama dengan ziarah kepada Allah di ‘Arsy-Nya.

  1. Abu Abdillah berkata: “Tidak ada sesuatupun di langit kecuali mereka mohon agar diberi izin untuk berziarah kepada Husain. Maka serombongan turun dan serombongan lagi naik.”

  1. Abu Abdillah berkata: “Ziarah ke kuburan Husain sama dengan 20 kali ibadah haji, dan lebih utama daripada 20 haji dan umrah.”

  1. Berjabatan tangan dengan 120 ribu Nabi
Abu Abdillah berkata: “Barangsiapa yang ingin berjabatan tangan dengan 120 ribu Nabi, maka hendaklah ia berziarah ke kuburan Husain pada pertengahan bulan Sya’ban. Karena arwah para Nabi memohon izin kepada Allah untuk berziarah kepada Husain, maka mereka diizinkan.” (Tahdzibul Ahkam: 6/41)

  1. Bagi orang yang tidak punya, cukup ziarah ke makam Husain. Maka itu sudah cukup menjadi ganti haji Islam. Barangsiapa yang sudah haji, kemudian sibuk tidak dapat pergi haji ke Makkah, maka cukup ziarah ke makam Husain. Maka pahalanya lebih besar dan berlipat ganda serta tidak dapat dihitung, dibanding kalau datang melaksanakan haji ke Makkah.
Abu Abdillah berkata: “Bahwasanya Allah pertama-tama melihat kepada orang-orang yang berziarah ke makam Husain pada hari Arafah sebelum Allah melihat kepada orang-orang yang wukuf di Arafah.” Aku berkata: “Bagaimana bisa  demikian?” Dia menjawab: “Karena di kalangan orang-orang yang wukuf di Arafah terdapat anak-anak zina, sedang di kalangan orang-orang yang berziarah ke makam Husain tidak terdapat anak-anak zina.”

8.   Abu Abdillah berkata: “Barangsiapa berziarah ke makam Husain pada malam nishfu (pertengahan) Sya’ban, malam hari raya Iedul Fitri, dan malam Arafah, dalam satu tahun, maka Allah akan menulis untuknya pahala 1000 haji mabrur, 1000 umrah yang diterima, dan dikabulkan untuk orang itu 1000 kebutuhan dunia dan akhirat.”


A.   SIKAP SYI’AH TERHADAP AHLUS SUNNAH



Beberapa catatan tentang sikap Syi’ah terhadap Ahlus Sunnah dan ummat Islam pada umumnya:
1.      Terhadap hakim-hakim dan pemerintah kaum muslimin, hadits-hadits Syi’ah menganggap mereka sebagai penindas-penindas dan orang-orang yang dhalim, karena terkait dengan kepemimpinan yang batil menurut mereka.
Diriwayatkan dalam kitab Al Kaafi dari Umar bin Handzalah ia berkata: “Aku bertanya kepada Abu Abdillah tentang dua orang laki-laki yang sedang cekcok dalam masalah agama atau warisan, maka keduanya minta keputusan kepada pemerintahan atau hakim, apakah hal ini diperbolehkan ataukah tidak. Abu Abdillah menjawab: “Barangsiapa minta hukum kepada mereka (pemerintah atau hakim Ahlus Sunnah) dalam perkara yang haq ataupun kebatilan, maka berarti meminta hukum kepada penjahat atau penindas. Dan keputusan apapun yang telah diberikan kepadanya sama dengan mengambil barang haram meskipun keputusan itu benar, karena ia mengambil hukumnya penindas/tiran. Padahal Allah memerintahkan untuk menentangnya. Allah berfirman:

يُرِيْدُوْنَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا بِه      

Artinya : “Mereka menghendaki untuk meminta hukum kepada thaghut, padahal mereka telah diperintahkan agar mengkufurinya.” (QS. An Nisa’: 60) (Ushulul Kaafi: 1/67)

2.      Khoemaini berkata dalam mengomentari ucapan mereka: “Imam sendiri telah melarang untuk kembali kepada pemerintah-pemerintah dan hakim-hakim (Ahlus Sunnah) dan Khoemaini menganggap kembali kepada mereka sebagai kembali kepada penindas-penindas.” (Al Hukumah Al Islamiyyah : 74)
Tetapi ada sebagian ulama Syi’ah pernah berkata kepada syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah: “Kalian (Ahlus Sunnah) bertindak adil kepada kami, sedang kami tidak bisa berbuat adil kepada kalian.” (Minhajus Sunnah: 3/37)         
Sebagian tokoh Syi’ah mengeluh kepada imamnya, karena mereka mendapatkan di kalangan Ahlus Sunnah banyak yang bersifat amanah (dapat dipercaya), akhlak dan perilaku baik, tapi justru kebalikannya mereka tidak mendapatkannya di kalangan Syi’ah. (Ushulul Kaafi:  2/4)

3.      Harun bin Kharijah berkata kepada Abu Abdillah: “Kami datang kepada Ahlus Sunnah untuk mendengarkan hadits, sehingga dapat kita jadikan hujjah utuk menghadapi mereka.” Abu Abdillah menjawab: “Jangan datang kepada mereka dan jangan dengarkan haditsnya. Semoga Allah melaknati mereka dan melaknati agama mereka yang musyrik itu.”(Bihar Al Anwar: 2/216)

4.      Budak Ali bin Husain berkata: “Saya pernah bertanya kepada Ali bin Husain tentang Abu Bakar. Maka ia menjawab keduanya kafir dan siapapun yang mencintai mereka juga kafir.”

5.      Majlisi berkata: “Tidak boleh menshalati jenazah lawan kita, baik karena dia Jabariyyah, Musyabbihah, Mu’tazilah, Khawarij, atau tidak mengakui Imamah Ali kecuali karena taqiyyah. Kalau terpaksa menshalati karena taqiyyah, maka setelah takbir ke empat agar melaknati jenazah itu”(Mir’atul ‘Uqul: 4/72-73)

6.      Syi’ah menganggap bahwa agama Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak sempurna. Adapun alasannya, maka mari kita perhatikan penjelasan Khoemaini di bawah ini:
a.       Bahwa sahabat selain Ali tidak mempunyai persiapan/tidak sanggup menghafal hukum-hukum Islam, karena mereka tidak bersahabat dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kecuali untuk kepentingan dunia bukan untuk agama dan penyebaran agama.
b.      Karena semua hukum Islam belum dihimpun secara sempurna oleh imam Ali dan teman dekat Rasulullah (seperti Al Miqdad, Salman Al Farisi, dll.)
c.       Perbedaan yang jauh antara Al Qur’an yang ada di tangan imam Syi’ah (imam Mahdi) yang akan disampaikan bila sudah keluar dari persembunyiannya. Menurut Khoemaini, bahwa adanya sebab inilah yang paling penting.
d.   Bahwa imam-imam Syi’ah itu mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh manusia lain di dalam memahami Al Kitab dan As Sunnah. Dan imam-imam itulah yang membuat undang-undang, dan tasyri’. Karena perkataan imam kedudukannya sama dengan hadits Nabi. Bagaimana tidak, karena imam-imam mempunyai kedudukan yang tidak dapat dicapai oleh Malaikat yang dekat sekalipun dengan Allah, tidak pula oleh para Nabi yang diutus. Imam-imam memiliki keadaan yang sama dengan Allah, yang tidak bisa dijangkau oleh Malaikat yang dekat dengan Allah dan tidak juga Nabi yang diutus.
Semua butir-butir yang disampaikan oleh Khoemaini di atas tak lain berangkat dari dasar pemikiran Syi’ah yang telah disampaikan oleh Ni’matullah Al Jazairi, ia berkata: “Kita tidak akan dapat berkumpul dengan mereka (Ahlus Sunnah) pada satu tahun, satu Nabi dan tidak pula satu imam.”

  1. Menurut Syi’ah bahwa perbedaan dengan Ahlus Sunnah adalah wajib dalam segala hal, sehingga standar suatu hadits dikatakan shahih bila berbeda dengan Ahlus Sunnah.
Mengapa harus berbeda dengan Ahlus Sunnah, menurut Khoemaeni dan tokoh-tokoh Syi’ah lainnya, karena pernah para sahabat mengajukan pertanyaan kepada Ali tentang beberapa masalah, setelah mereka mengetahui jawaban Ali para sahabat mengambil yang sebaliknya, dan membatalkan jawaban-jawaban Ali. Oleh sebab itu, maka Syi’ah selalu berbeda dengan Ahlus Sunnah, sebagai perwujudan balas dendam mereka. Abu Abdillah berkata: “Apabila kalian menerima dua hadits yang berbeda, maka ambillah yang berbeda dengan kaum (Ahlus Sunnah).”

  1. Menurut Khoemaini, bahwa orang Syi’ah tidak sempurna kecuali bila telah berbeda dengan Ahlu Sunnah.

  1. Menurut Khoemaini, bahwa apabila Ahlus Sunnah bersemangat mengamalkan suatu amalan ibadah dan lain-lain, maka tidak lain adalah semangat kebatilan.[25]
Maka seandainya Ahlus Sunnah sangat berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunnah Nabi, maka menurut Khoemaini tetap dianggap batil.

10.  Orang Syi’ah tidak boleh menikah dengan wanita Ahlus Sunnah, dan tidak boleh pula wanita Syi’ah menikah dengan pria Ahlus Sunnah.

11.  Menikahi wanita Yahudi lebih baik daripada menikahi wanita dari kalangan Ahlus Sunnah.

12.  Berjabat tangan dengan Ahlus Sunnah bisa memutuskan salah satu pertalian Islam.

13.   Umar bin Khaththab adalah syetan menurut Syi’ah.

14.  Tanggal 9 Rabi’ul Awwal, hari terbunuhnya sahabat Umar, adalah hari raya bagi masyarakat Syi’ah.

15.  Ahlus Sunnah adalah najis, lebih jelek daripada Yahudi, Nashrani, dan Majusi.

16.  Shalat fardhu di belakang Ahlus Sunnah adalah tidak sah.[26]


[1] . Disadur dari buku Mengapa kita menolak Syi’ah. Kumpulan materi yang membahas masalah Syi’ah. Dikumpulkan oleh LPPI. Makalah Hakikat Syi’ah ditulis oleh: Drs. K.H. Moh. Dawam Anwar: 7-22
[2] . Bihar Al anwar : 5/208
[3] . Ushulu Al Kahfi : 1/208
[4] . Tafsir Al Iayasi  : 1/119. Tafsir as Shafi : 1/389
[5] . Al Kaafi: 1/372-374
[6] . Ushulul Madzahibi As Syi’ah: 1/202
[7] . Bihar Al Anwar: 89/50
[8] . Ibid: 89/55
[9] . Ibid: 89/60
[10] . Ushulul Kaafi: 2/134
[11] . Al Bayaan: 223
[12] . As Shafi : 1/33
[13] . Ushulul Kaafi : 1/223
[14] . Al Fihris : 24-25
[15] . Mas-alatu At Taqrib : 2/300-301
[16] . Bihar Al Anwar: 26/267
[17] . I’tiqad Ibnu Babawaih: 106-107
[18] . Ushulul Kaafi: 1/409
[19] . Al Ma’alim Al Zulfah: 249
[20] . Al Fhushulu Al Muhimmah fie Ushulil ِِAimmah: 171
[21] . Bihar Al Anwar: 39/191
[22] . Ibid: 39/191
[23] . Ushulul Kaafi: 1/453
[24] . Mir’atul Anwar: 59

[26] Al Khoemaini wa At Taqiyyah

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: IV. HAKIKAT SYI’AH
IV. HAKIKAT SYI’AH
http://img2.blogblog.com/img/video_object.png
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/iv-hakikat-syiah.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/02/iv-hakikat-syiah.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy