Penganut Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme, Dapatkah Dianggap Kafir?

Pengusung Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme, Dapatkah Dianggap Kafir? Assalamualaikum Wr....


Pengusung Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme, Dapatkah Dianggap Kafir?

Assalamualaikum Wr. Wb.
1. Apakah pada zaman Rosulullah SAW telah ada faham liberalisme, pluralisme dan sekularisme.

2. Bagaimana Nabi SAW mensikapinya, apabila telah terjadi? Apabila belum bagaiman kita menyikapinya?


3. Apakah orang yang menganut faham tadi dapat dianggap kafir atau bid'ah pola fikir atau faham?

Jawaban:

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu 'ala rasulillah, wa ba'du

Di masa Rasulullah SAW tidak dikenal orang yang berfaham liberal, plural dan sekuler seperti sekarang ini. Sebab di masa itu, semua orang yang masuk Islam telah sepenuhnya berserah diri kepada Allah SWT. Apapun yang Allah perintahkan, pastilah dijalankannya. Sebaliknya, apapun yang Allah larang, pastilah ditinggalkannya. Patuh, tunduk, taat dan menurut tanpa upaya penafsiran ulang. Sebab mereka telah menjual diri dan harta benda mereka kepada Allah SWT dengan bayaran surga.

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan al-Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS At-Taubah: 111)

Jadi mana mungkin ada shahabat yang masuk Islam lalu memain-mainkan agama Allah dengan terang-terangan, dengan mengatas-namakan kebebasan dan pluralisme?

Kalau pun ada, mereka adalah orang-orang munafik. Namun munafikin di masa Rasulullah SAW tidak pernah secara terang-terangan melakukan penentangan ajaran Islam. Yang mereka lakukan hanya melakukan pengingkaran secara sembunyi-sembunyi. Mereka tidak pernah secara berani mengingkari ajaran yang dibawa Rasulullah SAW, tidak berani mengatakan semua agama itu sama, tidak berani terang-terangan menolak ketetapan hukum Islam.

Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata, "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah." Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. (QS Al-Munafiqun: 1)

Tindakan gaya aktifis libralis, pluralis dan sekuleris di masa Rasulullah SAW sudah bukan pekerjaan orang munafik lagi, melainkan tindakan orang kafir yang secara nyata-nyata menolak Islam. Misalnya, ide mencampur baurkan antara semua agama, adalah ide orang kafir Mekkah kepada Rasulullah SAW. Sehingga Allah SWT menurunkan surat Al-Kafirun yang sangat tegas itu.

Katakanlah, "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS Al-Kafirun: 1-6)

Padahal orang kafir Arab di masa itu sama-sama menyembah Allah SWT, melakukan ibadah haji, menyembelih kurban, menghormati bulan-bulan haram dan ibadah lainnya yang sangat mirip dengan ajaran Islam. Bahkan mereka menyebut nama tuhan dengan lafadz Allah, bukan tuhan Yesus, atau Sidharta Gautawa atau nama lainnya. Karena memang tuhan yang mereka sembah itu memang Allah, kecuali mereka juga menyembah berhala lainnya. Namun kalau ditanyakan kepada mereka, jawabannya bahwa mereka tidak merasa menyembah berhala, tapi berhala-berhala itu hanya sekedar metode dalam rangka menyembah Allah juga.

Tapi dengan sangat tegas Al-Qur'an Al-Kariem turun dan menyatakan bahwa orang kafir Arab itu tidaklah menyembah tuhan yang disembah oleh Muhammad SAW dan muslimin lainnya. Dan tuhannya Muhammad SAW bukan tuhan yang disembah oleh mereka. Dan tegas sekali Al-Qur'an mengatakan bahwa masing-masing memiliki agama yang berbeda. Sekali lagi, agama yang berbeda.

Jadi bagaimana mungkin sekarang ini ada orang yang mengaku muslim tapi beranggapan bahwa semua agama itu sama saja? Di masa Rasulullah SAW, orang kafir Arab yang ingin mengembangkan ide pluralisasi langsung dibantah tegas dan sama sekali tidak diterima. Dan ide itu berhenti dengan sendirinya. Sebab di balik ide itu, sebenarnya intinya sama saja, yaitu kufur dan ingkar kepada agama Islam. Rasulullah SAW dan para shahabat terlalu cerdas untuk dikelabuhi dengan istilah-istilah kosong.

Kalau di hari ini ide seperti itu muncul lagi, apapun argumentasinya, jelas-jelas berangkat dari sikap ingkar dan kufur kepada agama Islam. Kalau memeluk agama Islam, seharusnya meyakini kebenaran agama Islam. Kalau meyakini kebenaran agama Islam, seharusnya meyakini bahwa selain Islam agama yang tidak benar alias sesat. Karena dalam konteks agama, tidak mungkin meyakini semuanya benar. Sementara anatomi semua agama tidak pernah sama. Tuhannya tidak sama, kitab sucinya tidak sama, nabinya tidak sama dan ideologinya tidak sama. Dan anak TK juga sudah tahu hal itu, bukan? Meyakini kebenaran agama lain, sama saja meyakini ketidak-benaran agama sendiri.

Liberalisme dalam arti seperti yang dipahami oleh aliran sesat JIL tidak pernah terjadi di masa Rasulllah SAW. Dalam pandangan JIL sekarang ini, liberal itu artinya seseorang boleh memahami semaunya ayat-ayat Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW. Di masa itu tidak pernah ada shahabat nabi yang bertindak semaunya terhadap pemahaman agamanya. Mereka selalu merujuk kepada Rasulllah SAW, bila ada ayat atau hadits yang kurang dipahami. Tapi kalau ayat dan hadits sudah jelas, tentu saja tidak perlu.

Di masa sekarang ini, ayat dan hadits yang sudah jelas dan mudah dimengerti kemudian ditafsir ulang (baca: heurmenetika) oleh kelompok sesat JIL. Kata-kata tafsir ulang sebenarnya hanya sebuah penghalusan bahasa secara semu. Intinya adalah kufur dan ingkar kepada ayat bahkan pada semua ayat Al-Qur'an dan sunnah. Hanya mereka kurang punya nyali untuk menyatakan secara langsung tentang kekufurannya, maka dicarilah istilah-istilah basi untuk memperhalus kekufuran dan keingkaran mereka.

Dalam masalah mental, masih mending Abu Jahal dan kawan-kawannya. Ketika mereka merasa tidak suka pada ayat Al-Qur'an dan syariat Islam, terang-terangan mereka menolaknya. Sehingga status kekafiran mereka jelas. Sedangkan apa yang dilakukan JIL sekarang ini, untuk menolak, kufur dan ingkar secara langsung terhadap Al-Qur'an dan Sunnah, kelihatannya masih agak malu-malu. Padahal sebenarnya lebih baik bila terus terang saja. Biar lebih gagah dan tidak bermental pengecut. Apa susahnya sih menyatakan kekufuran? Kalau toh setiap hari memang sudah tidak suka pada ajaran Islam, katakan saja!

Rasanya mereka tidak perlu lagi berbasa-basi menggunakan istilah aneh-aneh yang membingungkan. Liberalisme, pluralisme atau sekularisme adalah terminologi abu-abu yang tidak jelas serta multi tafsir. Sebaiknya mereka langsung to the point saja, katakan saja, "Kami tidak beriman kepada agama Islam dan menyatakan keluar dari agama ini, titik." Jadi semua orang dengan mudah mengenali bahwa mereka memang bukan pemeluk Islam. Toh kalau pun mereka murtad, mereka tidak akan dihukum mati, wong ini bukan negara Islam. Lagi pula, bukankah dalam pendirian mereka, semua agama itu sama saja. Artinya, meski mereka di luar agama Islam sekalipun, menurut keyakinan mereka, pastilah mereka masuk surga juga, bukan?. Dan dalam keyakinan mereka, Allah tidak menetapkan bahwa seseorang harus jadi muslim dulu untuk bisa masuk surga.

Kenapa mereka tidak murtad saja? Bukankah itu lebih memperlihatkan kejantanan dan konsekuensi antara lisan dan tindakan? Bukankah kalau keluar dari Islam lebih enak? Tidak wajib shalat 5 waktu, tidak wajib puasa Ramadhan, tidak wajib bayar zakat, kemudian boleh berzina, boleh melacur, boleh mabok, boleh membunuh, boleh berjudi, boleh korupsi dan bebas lepas tanpa aturan? Dan lebih enak lagi, dengan segala kenikmatan dunia itu, toh akhirnya masuk surga juga.

Inilah yang dahulu Allah perintahkan kepada orang-orang yang ingin ingkar kepada ajaran yang dibawa Rasullah SAW. Sebagaimana firman Allah SWT

Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS Fushshilat: 40)

Ini untuk menjawab pertanyaan anda yang nomor 3. Kita tidak bisa memvonis secara membabi buta bahwa pengusung faham liberalisme, pluralisme atau sekulerisme sebagai kafir. Sebab yang mereka lakukan hanya melempar ide-ide menyesatkan, lalu lempar batu sembunyi tangan. Mereka tidak ingin kena delik, yaitu dianggap murtad karena menyatakan statemen secara terbuka tentang penetangan mereka terhadap ajaran Islam. Di sinilah masalahnya, selama seseorang belum menyatakan secara terbuka di depan majelis hakim tentang kemurtadannya, kita masih belum bisa mendengar vonis hakim tentang kemurtadan seseorang.

Tapi bila sudah secara terang-terangan tanpa ada kemungkinan ditafsirkan dengan pengertian lainnya, bahwa seseorang telah menyatakan diri keluar dari Islam, maka resmilah seseorang melepas Islam sebagai agamanya. Dan sebagai non muslim, tentu bila mati jenazahnya tidak perlu dimandikan, dikafani atau dikuburkan di pekuburan muslim.

Terus terang, bila seorang penganut JIL dan orang-orang yang seide dengannya ingin murtad sekalian dari Islam, syariat Islam tidak pernah menghalangi. Bukankah sikap seperti ini cukup liberalnya?

Tulisan ini sama sekali tidak dilandasi dengan rasa benci atau sikap kasar dan arogan kepada mereka, justru sebagai konsekuensi dari ide-ide penganut pluralisme dan liberalisme sendiri. Jadi anggaplah kita menerima ide bahwa semua agama sama, tapi buktikan dulu dong dengan tindakan nyata oleh pencetus ide itu sendiri, mengapa sampai hari ini kita belum melihat ada dari kalangan mereka menyatakan keluar dari agama Islam dan pindah ke agama lain?

Kalau pencetus idenya masih belum mempraktekkan secara langsung, bagaimana mungkin ide itu akan dilaksanakan oleh orang lain? Itu saja...

Wallahu a'lam bish-shawab, Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Ahmad Sarwat, Lc.

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Penganut Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme, Dapatkah Dianggap Kafir?
Penganut Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme, Dapatkah Dianggap Kafir?
http://4.bp.blogspot.com/-nnGmxB0eytM/TxS1FfBG0PI/AAAAAAAAAVA/b1qbxJgiYTo/s200/pluralismlogo.gif
http://4.bp.blogspot.com/-nnGmxB0eytM/TxS1FfBG0PI/AAAAAAAAAVA/b1qbxJgiYTo/s72-c/pluralismlogo.gif
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/penganut-pluralisme-liberalisme-dan.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/penganut-pluralisme-liberalisme-dan.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy