Larangan menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang untuk selain Allah

Larangan menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang untuk se...


Larangan menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang untuk selain Allah

Muqadimah
Menyembelih binatang dengan niatan untuk selain Allah adalah haram hukumnya dan dagingnya pun di hukumi sebagai bangkai, menyembelih adalah ibadah
. Berarti memalingkannya untuk selain Allah adalah kesyiriksn besar dan menafikan keimanan pada diri seseorang. Adapun menyembelih dengan niatan untuk Allah namun menyembelihnya di tempat  orang orang musyrik menyembelih untuk meminta berkah maka hal ini tidak boleh. Islam adalah agama yang sangat sempurna. Sehingga orang yang menyembelih binatang pada tempat orang orang pun dilarang karena beberapa faktor:
*      Menyerupai dengan perbuatan orang orang musyik secara dhohir. Orang orang yang menyerupai pada suatu kaum maka dia dianggap golongan mereka, manusia akan selalu mengikuti sesuatu yang dicintainya, dan seorang muwahid harus betul betul berlepas dari orang orang musyrik dan segala perbuatan yang menyelisihi demi menjaga keutuhan tauhidbnya. Hal ini sudah jelas dalam dien kecuali orang orang yang dibutakan matanya dari cahaya wahyu.
*      Bisa jadi setan memasukkan ke dalam hatinya niat yang jelek, seperti meyakini bahwa menyembelih ditempat tersebut adalah lebih afdal atau yang semisalnya dan ini sangat berbahaya sekali.
Dalam hal ini hendaknya kita hati hati. Karena kadang kadang manusia dapat terperosok kepada kesyirikan ataupun kema'siatan yang dia sendiri tidak menyadarinya. Syirik akbar tidak diudzur dengan kebodohan. Lebih lebih bodoh karena sabab berpaling ataupun karena keras kepala[1].
Hukum menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang yang bukan untuk Allah.
Menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang yang bukan untuk Allah adalah haram, karena dua hal:
*      Menyerupai dengan perbuatan orang orang musyrik secara dhohir.
*      Bisa jadi setan memasukkan ke dalam hatinya niat yang jelek, seperti meyakini bahwa menyembelih ditempat tersebut adalah lebih mulia atau yang semisalnya, dan ini sangat bahaya sekali.
Seorang muslim ketika melihat kema'siatan hendak dia merubah dengan tangannya, kalau tidak mampu maka dengan lisannya, kalau tidak mampu juga maka dengan hatinya. Hal ini sebagaimana perintah Rosulullah, tapi perlu digaris bawahi bahwa mengingkari dengan hati   tidak sah kecuali menjauhi perbuatan tersebut.mengingkari dengan hati tapi masih bercokol dengan orang orang musyik bahkan ikut dalam perbuatan orang musyik, maka dia tidak dianggap orang yang mengingkari orang musyik. Bahkan orang tersebut dianggap orang musyrik. Hal ini sesuai dengan perkataan "kita menghukumi sesuatu dengan yang dhahir, adapun Allah menghukumi yang tidak nampak.
Dan Allah berfirman :
ôs%ur tA¨tR öNà6øn=tæ Îû É=»tGÅ3ø9$# ÷br& #sŒÎ) ÷Läê÷èÏÿxœ ÏM»tƒ#uä «!$# ãxÿõ3ム$pkÍ5 é&töktJó¡çur $pkÍ5 Ÿxsù (#rßãèø)s? óOßgyètB 4Ó®Lym (#qàÊqèƒs Îû B]ƒÏtn ÿ¾ÍnÎŽöxî 4 ö/ä3¯RÎ) #]ŒÎ) óOßgè=÷VÏiB 3 ¨bÎ) ©!$# ßìÏB%y` tûüÉ)Ïÿ»uZßJø9$# tûï̍Ïÿ»s3ø9$#ur Îû tL©èygy_ $·èŠÏHsd ÇÊÍÉÈ
140.  Dan sungguh Allah Telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), Maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena Sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam,
DALIL YANG MENGHARAMKAN LARANGAN MENYEMBELIH BINATANG DENGAN NIATAN UNTUK ALLAH DI TEMPAT PENYEMBELIHAN BINATANG YANG BUKAN UNTUK ALLAH
A.DALIL DARI AL QUR'AN
šúïÏ%©!$#ur (#räsƒªB$# #YÉfó¡tB #Y#uŽÅÑ #\øÿà2ur $K)ƒÌøÿs?ur šú÷üt/ šúüÏZÏB÷sßJø9$# #YŠ$|¹öÎ)ur ô`yJÏj9 šUu%tn ©!$# ¼ã&s!qßuur `ÏB ã@ö6s% 4 £`àÿÎ=ósuŠs9ur ÷bÎ) !$tR÷Šur& žwÎ) 4Óo_ó¡ßsø9$# ( ª!$#ur ßpkôtƒ öNåk¨XÎ) šcqç/É»s3s9 ÇÊÉÐÈ Ÿw óOà)s? ÏmÏù #Yt/r& 4 îÉfó¡yJ©9 }§Åcé& n?tã 3uqø)­G9$# ô`ÏB ÉA¨rr& BQöqtƒ ,ymr& br& tPqà)s? ÏmÏù 4 ÏmÏù ×A%y`Í šcq7Ïtä br& (#r㍣gsÜtGtƒ 4 ª!$#ur =Ïtä šúï̍Îdg©ÜßJø9$# ÇÊÉÑÈ
menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang Telah memerangi Allah dan rasul-Nya sejak dahulu[660]. mereka Sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." dan Allah menjadi saksi bahwa Sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).
108.  Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. sesungguh- nya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. dan Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.
Sejarah berdirinya masjid dhiror.
Sebelum kedatangan rosulullah dan para sahabat beliau kemadinah. Disana terdapat seorang lelaki yang bernama abu amir arrohib. Dia terkenal sebagai orang yang memahami ilmu ahli kitab dan memiliki kedudukan yang tinggi di kalangan kaum khajraj. Setelah kedatangan rosulullah beserta para sahabat. Dan kalimat Allah menjadi tinggi di madinah. Maka abu amr arrohib mulai menampakkan permusuhan. Dia bergabung dengan orang orang quraisy dalam memusuhi rosulullah dan para sahabat. Pada perang uhud abu amir bergabung dengan pasukan quraisy dan ikut andil besar dalam memusuhi kaum muslimin.
      Pasca perang uhud abu amir arrahib mendatangi kaisar heraklius untuk memintanya melawan rosulullah. Maka kaisar heraklius pun menjanjikan bantuan kepadanya. Abu amir mengutus kaumnya orang orang munafik supaya mereka menyampaikan ancaman bahwa abu amir akan datang dengan pasukan yang memerangi rosulullah dan mengalahkannya dan mengembalikan ke asalnya. Dia menyuruh mereka supaya menyediakan benteng bagi orang yang datang untuk menyampaikan surqtnyq, benteng itu menjadi tempat pengintai jika rosulullah datang pada mereka. Maka mereka membangun sebuah masjid yang kemudian disebut masjid dhiror. Selain itu ada tujuan tersembunyi yaitu. Dengan berdirinya masjid tersebut orang orang dapt menginggalkan sholat dengan alasan telah sholat dimasjid dhiror. Adapun yang membangun masjid tersebut adalah, 12 orang munafik yaitu: khodam bin kholid. Tsa'labah bin hatib. Mawali bin umayah bin yazid, mat'ab bin qusyair, abu habibah bin az'ar, ubaid bin hanif, haritsah bin amir, majma' bin haritsah, zaid bin haritsah, nabtal bin alharits, yujad bin umron dan wadiah bin tsabit.
      Setelah menyelesaikan bangunan mereka mendatangi rosulullah. Mereka memohon pada beliau untuk melakukan sholat didalamnya. Akan tetapi jawab rosulullah "sesungguhnya kita akan melakukan perjalanan(perang tabuk) akan tetapi (kita akan sholat) jika telah kembali insyaallah"
      Ketika beliau dalam perjalanan kembali kemadinah, waktu yang tersisa antara beliau dan madinah hanya satu hari atau kurang dari itu. Wahyu telah turun dengan mengkabarkan tentang masjd itu. Maka nabi menyuruh dua orang sahabat, yaitu malik bin dakhsyam dan ma'n bin adi. Beliau bersabda kepada keduanya "bergegaslah kalian menuju masjid yang dholim penghuninya, hancurkan dan bakarlah dia[2] 
      Adapun tujuan mereka membangun masjid dhiror secara terperinci adalah sebagai berikut :
*      Menimbulkan kemudharatan bagi masjid quba' yang terletak tidak jauh darinya, maka dari ini masjid ini dinamakan masjid dhiror(yang menimbulkan kemudharatan).
*      Kekufuran pada Allah, karena didalamnya diikrarkan kekufuran-perlindungan hanyalah milik Allah- hal tersebut karena yang membangun adalah orang orang munafik.
*      Memecah barisan kaum muslimin. Mengirangi jama'ah yang sholat di masjid quba'.
*      Untuk mempersiapkan kedatangan orang telah memerangi Allah dan rosulnya (abu amir arrohib).
Berkata ibnu katsir "sesungguhnya Allah melarang rosulullah untuk sholat di masjid dhiror. Kareja kaum muslimin juga akan mengikuti beliau dalam larangan tersebut. Kemudian Allah memerintahkan untuk sholat dimasjid quba'. Yang didirikan sejak pertama kali di atas landasan taqwa. Yaitu taat pada Allah dan rosulnya dan untuk mempersatukan kalimat kaum muslimin dan sebagai benteng serta tempat berteduh bagi islam dan kaumnya. Untuk itu Allah berfirman "masjid yang didirikan atas dasar taqwa semenjak hari pertamanya,(masjid inilah )yang lebih patut kamu lakukan sholat didalamnya[3].
         Berkata syaikh abdur rohman bin hasan " bentuk kesesuaian dengan judul adalah. Bahwa tempat tempat yang digunakan untuk sembelihan kepada selain Allah harus dijauhi ketika mennyembelih karena Allah, seperti halnya masjid yang digunakan  untuk ma'siat pada Allah.maka jadilah dia tempat kemurkaan karena Allah karenanya, oleh karena itu, pelaksanaan sholat karena Allah tidak diperbolehkan di dalamnya. Ini adalah analogi yang benar yang diperkuat dengan hadits tsabit bin dhohak yang akan datang[4].
      Berkata syaikh utsaimin:bentuk kesesuaian dengan ayat (dengan judul bab diatas) adalah, sesungguhnya ketika masjid digunakan untuk ma'siat pada Allah. Menimbulkan kemudaratan, kekufuran pada Allah dan rosulnya serta untuk memecah belah kaum muslimin, maka Allah dan rosulnya melarang untuk sholat di dalamnya, walaupun sholat untuk Allah. Hal ini menunjukkan bahwa tempat yang dugunakan untuk berma'siat pada Allah tidal boleh mendirikan sholat didalamnya. Dan begitu pula apabila seseorang ingim menyembelih di tempat penyembelihan untuk selain Allah maka haram hukumnya. Karena hal ini menyerupai sholat di masjid dhiror. Dan contoh dari hal ini adalah sholat ketika terbit matahari dan terbenamnya. Karena dua waktu tersebut adalah waktu orang orang kafir menyembah matahari. Ini adalah larangan yang berdasarkan kesesuaiana waktu. Adapun hadits adalah kesesuaian dengan tempat[5].
B. DALIL DARI HADITS
            Dari tsabit bin addahak menuturkan, bahwa ada orang yang bernazar[6]. Akan menyembelih seekor unta di bawabah. Lalu dia menanyakan kepada nabi muhammad. Nabi pun bertanya kepadanya "apakah di tempat itu pernah ada salah satu dari berhala berhala jahiliyah yang disembah ?" para sahabat menjawab, "tidak". Beliau bertanya lagi "apakah di tempat itu terdapat perayaan hari raya mereka ?". mereka menjawab. "tidak". Maka rosulullah bersabda "penuhilah nadzarmu itu. Akan tetapi tidak boleh dipenuhi suatu nadzar dalam rangka berma'siat pada Allah dan nadzar diluar hak milik seseorang"[7].
            Berkata syaikh islam ibnu taimiyah[8] "ied (hari besar)[9] adalah suatu pertemuan yang bersifat umum untuk semua yang berulang kali dengan corak tradisi. Bisa jadi itu menjdi tahunan. Mingguan atau bulanan atau yang sejenis. Yang dimaksud disini adalah pertemuan yang biasa dilakukan oleh orang orang jahiliah. Karena hari besar adalah memuat banyak hal. Diantaranya hari besar yanga acap kali dirayakan. Seperti hari idul fitri dan hari  jum'at. Diantaranya lagi adalah hari untuk suatu pertemuan juga. Hari yang banyak diisi aktifitas ibadah dan tradisi yang berkesinambungan. Terkadang hari besar di khususkan pada tempat tertentu.  Dan terkadang bersifat umum. Semua ini sering disebut dengan hari perayaan. Yang berkaitan dengan waktu adalah sebagaimana yang disabdakan oleh nabi muhammad "sesungguhnya hari ini adalah hari yang telah Allah jadikan hari besar bagi kaum muslimin"[10].
            Dan rosulullah juga bersabda "janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan[11].
            Kesimpulan yang dapat diambil dari hadits tsabit bin addhahak adalah, tidak boleh menyembelih binatang ditempat penyembelihan untuk selain Allah. Adapun hikmah[12] yang dapat diambil darinya adalah sebagai berikut :
*      Perbuatan itu akan membawa pada suatu bentuk tasyabuh (menyerupai )perbuatan orang orang kufar[13].
*      Hal itu juga akan mengakibatkan igtiror(tipu daya). Karena, jika orang orang musyik melihat kamu berbuat seperti itu maka mereka akan menyangka bahwa perbuatan orang orang musyrik itu di perbolehkan.
*      Orang musyrik akan mengukuhkan perbuatan mereka ketika melihat ada orang yang berbuat seperti perbuatan mereka. Dan tidak diragukan lagi bahwa memperkukuh orang orang musyrik adalah perbuatan yang dilarang dan perbuatan yang membuat mereka marah adalah bentuk amal shaleh. Allah berfirman :
$tB tb%Ÿ2 È@÷dL{ ÏpuZƒÏyJø9$# ô`tBur Oçlm;öqym z`ÏiB É>#{ôãF{$# br& (#qàÿ¯=ytGtƒ `tã ÉAqߧ «!$# Ÿwur (#qç7xîötƒ öNÍkŦàÿRr'Î/ `tã ¾ÏmÅ¡øÿ¯R 4 šÏ9ºsŒ óOßg¯Rr'Î/ Ÿw óOßgç6ÅÁムØ'yJsß Ÿwur Ò=|ÁtR Ÿwur ×p|ÁyJøƒxC Îû È@Î6y «!$# Ÿwur šcqä«sÜtƒ $Y¥ÏÛöqtB àáÉótƒ u$¤ÿà6ø9$# Ÿwur šcqä9$uZtƒ ô`ÏB 5irßtã ¸xø¯R žwÎ) |=ÏGä. Oßgs9 ¾ÏmÎ/ ×@yJtã ìxÎ=»|¹ 4 žcÎ) ©!$# Ÿw ßìÅÒムtô_r& tûüÏZÅ¡ósßJø9$# ÇÊËÉÈ
4. penutup
            sesungguhnya ketaatan dan kema'siatan masing masing berpengaruh pada tempat dilakukan keduanya. Allah mencitai tempat yang di gunakan untuk ketaatan kepadanya. Sebagaimana dia membenci tempat  untuk kema'siatan kepadanya pula. Allah lebih mencitai masjid dari pada pasar. Karena pasar tempat dimana sering digunakan untuk kema'siatan.
Referensi:
ü  Alqur'an karim
ü  Tafsir qur'an adhim al imam abu fida'  alhafidz  ibnu katsir ad damsyiki. Darul fikr cetakan baru tahun 1412H/1992M.
ü  Fathul madjid sarah kitab tauhid syaikh abdurrohman bin hasan alu syaikh. Tahqiq syaikh muhammad hamid alfaqi. Muroja'ah syaikh abdul aziz bin abdullah bin baz. Darul fikr cetakan tahun 1412H/1992M.
ü  Alqoulu mufid ala kitabib tauhid syaikh muhammad sholeh altsaimin, tahqiq hani al hajj. Maktabah al ilmu cetakan ke II tahun 1424H/2003M.





























Benadzar bukan karena Allah termasuk syirik
Pengertian nadzar
a.     secara bahasa nadzar adalah. Yaitu, mewajibkan sesuatu pada dirinya sendiri. Contoh, dia menadzarkan hartanya untuk Allah atau dia mewajibkan atas dirinya untuk berbuat demikian dan demikian[14]. Adapun makna dasar nadzar artinya: mewajibkan pada dirinya sendiri dan berjanji[15].
b.     Secara istilah. Adalah : seorang mukalaf mewajibkan atas dirinya sendiri melakukan sesuatu untuk Allah pada sesuatu yang tidak wajib. Sebagian ulama' mengatakan "kata tidak membutuhkan adanya Ikatan (dalam nadzar) sesuatu yang tidak wajib, yaitu jika seseorang bernadzar dengan sesuatu yang wajib maka nadzarnya sah dan sekaligus memenuhinya adalah wajib dari dua sisi :
a.     sisi nadzarnya.
b.     Dari sisi adanya perintah syar'i.
Hukum nadzar.
            Nadzar pada hukumnya adalah makruh[16] (dibenci) dan sebagian ulama' mengharamkannya[17] karena nabi melarang hal tersebut dengan sabdanya "sesungguhnya nadzar tidak mendatangkan kebaikan. Dan sesunguhnya hal tersebut hanya muncul dari orang orang yang kikir[18]. Namun seorang muslim yang telah bernadzar untuk melakukan ketaatan, maka wajib baginya untuk memenuhinya. Rosulullah bersabda "barang siapa yang bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaaaklah dia mentaatinya. Akan tetapi barang siapa yang bernadzar untuk berma'siat pada Allah, maka janganlah berma'siat padanya"[19]
            Hadits di atas sesuai dengan firman Allah:
* (#qßJ|¡ø%r&ur «!$$Î/ yôgy_ öNÍkÈ]»yJ÷ƒr& ÷ûÈõs9 öNåksEötBr& £`ã_ã÷us9 ( @è% žw (#qßJÅ¡ø)è? ( ×ptã$sÛ îpsùrã÷è¨B 4 ¨bÎ) ©!$# 7ŽÎ7yz $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ÇÎÌÈ
imam ibnu katsir mengungkapkan bahwa, ayat diatas adalah celaan bagi orang orang munafik. Mereka tidak melakanakan suatu ketaatan kecuali didahului dengan sumpah. Beda halnya dengan orang orang mukmin yang melaksanakan ketaatan tanpa didahului sumpah[20].
            Syaiukh utsaimin mengatakan mengenai ayat ini " artinya hendaklah kamu melaksanakan ketaatan tanpa sumpah"[21].
            Perlu diketahui bahwa setiap manusia yang tidak melakukan ketaatan kecuali dengan nadzar dan sumpah berarti hakekatnya kewajiban itu sangat berat baginya. Dan ini adalah salah satu sifat orang orang munafik sebagaimana yang disebutkan ibnu katsir dalam tafsirnya.
Macam macam nadzar.
Nadzar secara global dibagi menjadi dua:
a)    Nadzar yang ditujukan untuk Allah.
b)    Nadzar yang ditujukan untuk selain Allah.
Adapun nadzar yang ditujukan untuk Allah. Syaikh al utsaimin membaginya menjadi empat macam[22] yaitu :
1)     Nadzar yang wajib memenuhinya, yaitu nadzar untuk melaksanakan ketaatan. Hal ini berdasarkan sanda rosulullah " barang siapa yang bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaknya dia mentaatinya[23].
2)     Nadzar yang haram untuk memenuhinya, yaitu nadzar ma'siat. Hal ini sesuai dengan sabda nabi " barang siapa yang bernadzar untuk berma'siat pada Allah, maka janganlah berma'siat padanya"[24]. Dan sabda nabi yang lainnya "tidak boleh dipenuhi suatu nadzar dalam rangka berma'siat pada Allah"[25].
3)     Nadzar yang berlaku hukum sumpah. Dan ini adalah nadzar yang sifatnya mubah. Seoraang yang bernadzar boleh memilih antara memenuhi nadzarnya ataupun melaksanakan denda melanggar sumpah[26].
4)     Nadzar karena sebab berkeras kepala (ketika berdebat) atau marah. Dan disebut dengan nama seperti itu karena berkeras kepada (ketika berdebat) atau marah adalah penyebab dominan munculnya nadzar ini. Dan pada waktu itu tidak bermaksud berkeras kepala (ketika berdebat) atau marah. Hanya saja tujuannya adalah untuk melakukan sumpah,memotifasi, melarang, membenarkan atau mendustakan. Seorang berkata,"hari ini akan terjadi bergini dan begini". Berkata yang lain, "tidak akan terajdi". Maka dia membalas lagi. "jika benar terjadi maka saya bernadzar untuk Allah puasa satu tahun penuh". Dan di maksud dari nadzar adalah untuk mendustakan. Maka jika sudah jelas bahwa hal tersebut terjadi maka, bagi seorang yang bernadzar hendaknya memilih antara puasa sati tahun penuh ataupun membayar denda melanggar sumpah.karena jika dia melakukan puasa setahun penuh berarti dia telah memenuhi sumpahnya, sebaliknya jika dia tidak berpuasa berarti dia telah melanggar janji. Dan yang bagi melanggar janji wajib membayar denda.
5)     Nadzar makruh. Nadzar semacam ini makruh untuk ditunaikan dan baginya cukup menunaikan denda melanggar sumpah.
6)     Nadzar mutlak (umum) : yaitu yang disebutkan di dalamnya lafadz nadzar seperti seorang yang berkata, " aku bernadzar pada Allah," dan hal yang seperti ini dendanya adalah seperti dendan melanggar sumpah. Sebagaimana sabda nabi "denda nadzar yang tidak disebutkan (jenis nadzarnya) adalah seperti denda melanggar sumpah".
Permasalahan.
Apakah ada denda bagi yang membatalkan nadzar ma'siat?
Terjadi perbedaan pendapat ulama' dalam hal ini. Berkata sebagian ulama' bahwa hal tersebut tidak perlu adanya denda. Mereka berhujah dengan hadits rosulullah " tidak boleh dipenuhi suatu nadZar untuk berma'siat pada Allah" dan "  barang siapa bernadzar untuk berma'siat pada Allah. Maka janganlah berma'siat padanya". Mereka beralasan bahwa rosulullah tidak menyebutkan adanya denda dalam dua hadits ini.  Berkata sebagian ulama' yang lain bahwa bagi yang tidak memenuhi nadzar semacam ini maka baginya denda seperti denda pelanggar sumpah. Ini adalah pendapat yang mashur. Mereka beralasan bahwa rosulullah menyebutkan dalam hadits yang lain adanya denda dalam hal ini. Dan sepertinya pendapat ini yang lebih sohih karena dalam kaidah bahwa hukum yang sifatnya umum hendakny dibawa kepada yang khusus dan yang mutlak kepada muqoyat. Hal ini sudah jelas bagi ulama' ushul[27].
4. hukum nadzar untuk selain Allah
nadzar untuk selain Allah adalah seperti perkataan seseorang, "aku bernadzar untuk si fulan atau untuk kuburan ini dan wali ini dan yang semisal dengannya. Perbedaan dengan nadzar ma'siat adalah. Bahwa nadzar untuk selain Allah adalah pada dasarnya memang bukan untuk Allah. Tapi sebaliknya nadzar ma'siat adalah pada dasarnya untuk Allah, akan tetapi dalam ma'siat padanya[28].
            Nadzar adalah ibadah, maka barang siapa yang memalingkannya untuk selain Allah [29] maka dia telah menyekutukannya dalam tauhid uluhiah ini adalah kesyirikan karena didalam nadzar terkandung pengagungan bagi yang dinadzari dan taqorub kepadanya. Maka barang siapa yang bernadzar, menyembelih untuk selain Allah maka dia adalah seorang musyrik yang dosanya tidak akan diampuni selama belum bertaubat. Allah berfirman "sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik. Tetapi dia mengampuni dosa dibawah (syirik), itu bagi siapa pun yang dikehendakinya"[30]. Orang orang seperti ini, kaka tidak sah salat dibelakangnya. Haram sembelihannya dan tidak sah perwaliaannya[31].
Dalil yang berkenaan dengan nadzar
A. Firman Allah:
tbqèùqムÍõ¨Z9$$Î/ tbqèù$sƒsur $YBöqtƒ tb%x. ¼çnŽŸ° #ZŽÏÜtGó¡ãB ÇÐÈ
dan firman Allah yang lainnya:
!$tBur OçFø)xÿRr& `ÏiB >ps)xÿ¯R ÷rr& Nè?öxtR `ÏiB 9õ¯R  cÎ*sù ©!$# ¼çmßJn=÷ètƒ 3 $tBur šúüÏJÎ=»©à=Ï9 ô`ÏB A$|ÁRr& ÇËÐÉÈ
bekata ibnu katsir "Allah memberi kabar bahwa dia maha mengetahui segala apa yang dikerjakan orang orang berupa kebaikan, nafkah dan nadzar. Itu semua mencakup pembalasannya atas perbuatan itu dengan sebanyak banyaknya balasan bai orang orang yang berbuat karena mengharap wajahnya[32].
      Berkata syaikh abdurrohman bin hasan[33]" jika anda mengetahui, maka nadzar nadzar yang dilakukan para pemuja pemuja kuburan karena untuk bertaqorub kepadanya agar penghuni kubur itu memenuhi hajat mereka dan memberi syafa'at pada mereka, semua itu adalah syirik dalam hal ibadah tanpa diragukan lagi. Sebagaimana firman Allah "
(#qè=yèy_ur ¬! $£JÏB r&usŒ šÆÏB Ï^öysø9$# ÉO»yè÷RF{$#ur $Y7ŠÅÁtR (#qä9$s)sù #x»yd ¬! óOÎgÏJôãtÎ/ #x»ydur $oYͬ!%x.uŽà³Ï9 ( $yJsù šc%Ÿ2 öNÎgͬ!%Ÿ2uŽà³Ï9 Ÿxsù ã@ÅÁtƒ n<Î) «!$# ( $tBur šc%Ÿ2 ¬! uqßgsù ã@ÅÁtƒ 4n<Î) óOÎgͬ!%Ÿ2uŽà° 3 uä!$y $tB šcqßJà6óstƒ ÇÊÌÏÈ
      berkata syaikh islam ibnu taimiyah "adapun nadzar kepada selain Allah seperti nadzar pada patung, matahari, bulan, kuburan dan yang lain sebagainya. Maka itu semua bagaikan bersumpah dengan selain Allah berupa mahluk. Sedangkan orang yang bersumpah dengan mahluk. Tidak wajib atasnya menepati sumpahnya dan tidak pula membayar kafarat(denda). Begitu pula orang yang bernadzar karena mahluk. Karena keduanya adalah syirik, sedangkan syirik. Tidak ada kehormatan baginya. Orang itu wajib meminta ampun kepada Allah dari perbuatan itu dab membaca apa yang disabdakan nabi[34]. "barang siapa yang bersumpah dan dia berkata dalam sumpahnya : demi latta dan uzza, maka hendaklah dia membaca lailaha illallah"[35].
            Berkata syaikh sun'ullah al halabi al hanafi ketika membantah orang yang memperbolehkan sembelihan dan nadzar kepada para wali, "sembelihan dan nadzar ini jika disebut dengan nama fulan, maka itu bukan karena Allah. Dan itu adalah bathil."[36]. dan alqur'an menyatakan :
Ÿwur (#qè=à2ù's? $£JÏB óOs9 ̍x.õムÞOó$# «!$# Ïmøn=tã ¼çm¯RÎ)ur ×,ó¡Ïÿs9 3 ¨bÎ)ur šúüÏÜ»u¤±9$# tbqãmqãs9 #n<Î) óOÎgͬ!$uÏ9÷rr& öNä.qä9Ï»yfãÏ9 ( ÷bÎ)ur öNèdqßJçG÷èsÛr& öNä3¯RÎ) tbqä.ÎŽô³çRmQ ÇÊËÊÈ
dan firmannya yang lain :
ö@è% ¨bÎ) ÎAŸx|¹ Å5Ý¡èSur y$uøtxCur ÎA$yJtBur ¬! Éb>u tûüÏHs>»yèø9$# ÇÊÏËÈ
            Bernadzar kepada selain Allah adalah syirik kepada Allah, sama halnya menyembelih kepada selain Allah[37].
B .hadits
      Dalam sahih bukhari dari aisyah, bahwa rosulullah bersabda " barang siapa yang bernadzar untuk mentaati Allah. Maka hendaklah dia mentaatinya. Akan tetapi barang siapa yang bernadzar untuk ma'siat kepada Allah. Maka janganlah berma'siat kepadanya[38].
Penutup.
            Semoga Allah menyelamatkan kita dari fitnah orang orang yang menjikan kebanyakan waktunya untuk berbuat syirik kepada Allah[39].


Referensi:
  1. Al qur'an.
  2. Al mu'jamul wasit
  3. Tafsir qur'anul adhim ibnu katsir
  4. Fathul madjid
  5. Qoulu mufid
  6. Fatwa lajnah daimah syaikh ahmad bin abdur rozaq.
























Isti'adzah
 (minta perlindungan ) kepada selain Allah adalah termasuk syirik
*                  Pengertian isti'adzah
·         Secara bahasa.
Isti'adzah adalah memohon perlindungan perlindungan. Atau bernaung dan berlindung. Untuk itu dzat yang dimintai perlindungan disebut dengan ma'adz dan malja' . karena orang yang berlindung kepada Allah[40]. sungguh dia telah menjauh dari sesuatu yang menyakitinya atau membinasakannyaSecara istilah[41]
Isti'adzah adalah berlindung kepada Allah dan mendekatkan diri di sisinya agar terhindar dari kejahatan segala penjahat. Al iyadz adalah untuk menolak keburukan, sedangkan al liydz untuk meminta kebaikan.[42]
·         Secara istilah
Sedangkan makna "aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk" adalah aku memohon perlindungan di sisi Allah dari setan yang terkutuk yang hendak menimpakan marabahaya atas agama dan duniaku, atau yang akan menghalangiku untuk mengerjakan segala sesuatu yang diperintahkan kepadaku. Atau pun  yang akan memerintahkan kepadaku untuk melanggar segala sesuatu yang dilarang kepadaku[43].
*                  Di syareatkannya berlindung kepada Allah
·         Dalil dari alqur’an. Firman Allah :
$¨BÎ)ur š¨Zxîu\tƒ z`ÏB Ç`»sÜø¤±9$# Øø÷tR õÏètGó$$sù «!$$Î/ 4 ¼çm¯RÎ) ììÏJy íOŠÎ=tæ ÇËÉÉÈ
berkata imam ibnu katsir “sesungguhnya Allah menunjukan bagaimana cara bermuamalah dengan orang yang berbuat ma’siat dari kalangan manusia berupa muamalah yang makruf(membalas kejahatan mereka) dengan yang lebih baik. Karena hal tersebut dapat mencegah kedurhakaanya dengan izin dari Allah. Kemudian Allah menunjukan supaya meminta perlindungan kepadanya dari setan jenis jin. Karena dia tidak cukup hanya dicegah dengan kebaikan. Sebenarnya dia menginginkan kehancuran dan kebinasaanmu secara total. Sesungguhnya dia adalah musuh yang nyata bagimu dan bagi bapakmu (adam ) sebelum kamu”[44].
Berkarta ibnu jarir  dalam menafsirkan ayat diatas “ dan apabila setan itu menimpakan kepadamu suatu kemarahan yang dapat menghalangi kamu untuk berpaling dari orang orang jahil dan menjadikan kamu tidak peduli dengannya maka mohonlah ampunlah perlindungan kepada Allah dari godaanya "[45].
            Dalam hadits sohih yang diriwayatkan dari abi hurairoh bahwa seorang laki laki berkata kepada Nabi " berilah wasiat kepadaku". Nabi berkata : " janganlah engkau marah" lalu dia minta nasehat lagi sampai beberapa kali. Sabdanya . "janganlah engkau marah"[46].
            Ibnu rajab berkata "hal ini menunjukan bahwa marah adalah kumpulan dari kejelekan. Sedangkan menjaga marah adalah kumpulan dari kebaikan"[47].
            Berkata ja'far bin muhammad "marah adalah kunci dari segala kejahatan"[48]
            Pernah suatu ketika dikatakan kepada ibnu al mubarok "kumpulkan kepada kami suatu ahlak yang dalam satu kalimat, beliau menjawab "tinggalkan marah"[49].
            Dari hadits abil ala' bin asy syukair bahsanya ada seorang laki laki yang mendatangi nabi dari arah depan beliau, dia berkata "wahai rosulullah amal apakah yang paling utama ?" beliau menjawab "berahlak mulia" . kemudian dia datang dari arah kanan beliau, dan berkata, "wahai rosulullah amal apakah yang paling mulia ?" beliau menjawab "berahlak mulia" kemudian dia datang dari arah kiri beliau dan berkata ”wahai rosulullah amal apakah yang paling mulia ? beliau menjawab "berahlak mulia". Kemudian dia mendatangi beliau dari arah belakang dan berkata "wahai rosulullah amal apakah yang paling mulia ? kemudian rosulullah menoleh kepadanya dan berkata ," apakah kamu tidak faham ? bahwa berahlak mulia adalah kamu tidak marah selagi kamu bisa"[50].
            Dalam pembahasan ini menunjukan bahwa isti'adzah dianjurkan dibaca ketika seseorang sedang marah. Diriwayatkan dalam sahihain (bukhari dan muslim) dari sulaiman bin shord berkata " ada dua orang di sisi nabi saling memcaci . sedang kami berada disana waktu itu salah satu dari keduanya mencaci temannya (dalam kondisi) marah dan merah padam mukanya. Bersabdalah nabi "sesungguhnya aku mengtahui sesuatu kalimat kalau dia ucapkan maka lenyaplah apa apa yang dia dapatkan (berupa marah), yaitu andai dia mau mengucapkan "aku berlidung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk ". maka (mereka para sahabat) . berkata kepada laki laki tersebut, "dia menjawab, "tidakkah engkau mendengar sabda nabi . " dia menjawab "aku bukan orang gila "[51].
            Dalam hadits sohih disebutkan "tidaaklah orang yang kuat itu adalah yang pandai bergulat tapi orang kuat adalah orang yang bisa menahan waha nafsunya ketika marah[52] . dan firman Allah "dan, katakanlah: " ya tuhanku aku berlindung kepada engkau dari bisikan bisikan setan (al mukminun:97).
            Allah berfirman "dan tidaklah sama kebaikan dan keburukan. Tolaklah(kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik. Maka tiba tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah olah telah menjadi teman yang setia,sifat sifat yang baik itu tidak di anugrahkan meliankan kepada orang orang yang sabar dan tidak di anugrahkan melainkan kepada porang orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. Dab jika setan mengganggumu dengan suatu godaan maka mohonlah perlindungan pada Allah. Sesungguhnya Dialah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.[53].
            Allah berfirman , "apabila kamu membaca Alqur'an,hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya setan itu tidak adaa kekeuasaan atas orang orang yang beriman dan bertawakal kepada tuhannya. Sesungguhnya kekuasaanny (setan) hanyalah atas orang orang yang mengambilnya sebagai pemimpin dan atas orang orang yang mempersekutukannya dengan Allah".[54]
            Berkata ibnu katsir "ini adalah perintah dari Allah atas hamba hambanya melalui lisan nabinya,yaitu ketika membaca Alqur'an hendaknya memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.perintah ini sifatnya sunah dan tidak wajib.[55]
            Ulama' berbeda pendapat mengenai isti'adzah ini, apakah dia dibaca sebelum atau sesudah











Mensyukuri dan mengakui nikmat Allah
A.    Wajibnyamengakui dan mensyukuri nikmat Allah.
Sesungguhnya bersyukur atas nikmat Allah adalah wajib. Adapun yang menunjukkan hal tersebut adalah firman Allah : " Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu[56], dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. "(2/152).
            Dan firman Allah : "  Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."(2/172)
            Dan Firman Allah : " karena itu, maka henaklah  Allah saja engkau sembah, dan hendaklah kamu termasuk orang orang yang bersyukur "(azzumar:66)
            Dan sabda Rosulullah "sesungguhnya Allah ridho kepada seorang yang apabila makan sesuatu makanan dia memuji Allah atas makanana itu, dan bila meminum suatu minuman lalu dia memuji Allah atas nikmat minuman itu"[57]
B.     Macam macam sikap manusia dalam menerima nikmat Allah dan ujian darinya.
Adapun sikap manusia dalam menerima nikmat Allah dan ujian dariNya ada tiga:
        i.      Bersyukur atas nikmat Allah. Namun golongan ini sangat sedikit jumlahnya. Sebagaimana firman Allah : dan sangat sedikit hamba hambaku yang pandai bersyukur".[58]
      ii.      Ada sebagian manusia ketika dalam kondisi sempit tunduk kepada Allah, selalu taubat dan menyeru kepadanya. Namun ketika diberikan nikmat mereka lupa kepada Allah, dan mereka berbuat perbuatan yang melampaui batas. Firman Allah : "  Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru kami, Kemudian apabila kami berikan kepadanya nikmat dari kami ia berkata: "Sesungguhnya Aku diberi nikmat itu hanyalah Karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak Mengetahui.Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) Telah mengatakan itu pula, Maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan.[59]
Berkata ibnu katsir menafsirkan ayat ini "Allah memberi kabar bahwa manusia pada saat kesulitan, dia merendahkan diri pada Allah, bertaubat dan berdo'a kepdaNya. Kemudian jika Allah memberikan nikmat kepadanya. Dia melewati batas dan durhaka. Dan dia berkata. "sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Maksudnya karena Allah mengetahui bahwa aku berhak untuk diberi. Seandainya aku di sisi Allah bukan orang yang berhak. Niscaya Allah tidak akan memberikan kepadaku.![60]. berkata qotadah "karena kepintaranku, karena kebaikanku"[61].
            Allah berfirman "Dan jika kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari kami sesudah dia ditimpa kesusahan, Pastilah dia berkata: "Ini adalah hakku, dan Aku tidak yakin bahwa hari kiamat itu akan datang. dan jika Aku dikembalikan kepada Tuhanku Maka Sesungguhnya Aku akan memperoleh kebaikan pada sisiNya." Maka kami benar-benar akan memberitakan kepada orang-orang kafir apa yang Telah mereka kerjakan dan akan kami rasakan kepada mereka azab yang keras.(fushilat /50)
            Berkata ibnu katsir, 'jika didapatkan suatu kebaikan dan rizki setelah kondisi  yang sangat susah dia akan berkata. "ini adalah untukku, sungguh aku berhak untuk mendapatkannya di sisi Tuhanku"[62]
                Dalam menafsirkan ayat ini . mujahid mengatakan "ini adalah karena usahaku. Dan aku berhak dengannya" ibnu abbas mengatakan "maksudnya. Ini adalah dari diriku sendiri."
            Firman Allah, "(qorun) berkata, sesungguhnya aku diberi harta itu, hanyalah ilmu yang ada padaku." (al qhashas:78)
            Qotadah dalam menafsirkan ayat ini mengatakan , "karena pengatahuanku tentang cara cara berusaha," ahli tafsir lainnya, mengatakan "karena Allah mengetahui bahwa aku adalah yang patut untuk menerima harta kekayaan ini," inilah maksud dari kata kata Mujahid " aku diberi kekayaan ini atas kemuliyaanku"[63].
Beberapa faedah yang dapat diambil dari ayat diatas adalah:
a)      Wajibnya bersyukur atas nikmat Allah serta mengakui bahwa nikmat tersebut berasal dariNya saja.
b)     Haramnya ujub, dan terperdaya dengan kemampuan dan kekuatan .
c)      Wajibnya beriman dengan hari akhir
d)     Wajibnya takut akan adzab Allah.
e)      Ancaman bagi orang orang yang kufur dengan nikmat Allah.
   iii.      Ada sebagian manusia yang bersyukur dan puas ketika mendapat nikmat berupa kebaikan, namun ketika mendapat ujian berbalik arah.
Firman Allah," dan diantara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas, dan jika dia tertimpa suatu cobaan, dia berbalik kebelakang, dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata." (al hajj-11)
   Maksud ayat ini adalah menerangkan kondisi orang yang beriman kepada Allah dengan iman yang tipis. Ketika mendapat kelaparan, dia masih beriman, namun ketika lenyap kelaparan itu dan berganti dengan kesempitan, segeralah dia kembali kepada kekafiran.[64]
C.     Rukun rukun syukur kepada Allah.
Rukun rukun syukur kepada Allah ada tiga :
*                  Mengakui nikmat Allah dalam hati.
*                  Menisbahkan nikmat tersebut kepada Allah dan memujiNya dengan lisan.
*                  Menggunakan dalam hal yang dicintai dan diridhoi oleh Allah.
Berkata syaikh abdurrohman " dengan tiga rukun syukur yang tidak dapat tegak syukur itu kecuali dengannya, yaitu, mengakui nikmat tersebut dan menisbatkannya kepada yang memberi nikmat serta menggunakannya untuk hal yang dicintai."[65]
Berkata syaikh utsaimin "syukur nikmat mempunyai tiga rukun,
*      Mengakui nikmat tersebut dari (Allah dalam) hati.
*      Memuji Allah atas nikmat tersebut dengan lisan.
*      Mengamalkannya dengan anggota badan sesuai dengan keridhoaanNya.[66]"
Ibnu qoyyim berkata "syukur menurut asalnya adalah mengakui nikmat yang diberikan oleh Allah yang memberi nikmat dengan cara tunduk kepadaNya, merendahkan diri dan mencintaiNya. Barang siapa yang tidak mengetahui dari mana nikmat itu berasal, maka dia tidak akan mensyukurinya. Barang siapa yang mengetahuinya dan tidak mengetahui siapa yang memberinya, dia tidak termasuk yang mensyukurinya pula. Barang siapa yang mengetahui nikmat dan siapa yang memberinya, tetapi dia mengingkarinya seperti ingkarnya orang yang mengingkari Allah yang memberi nikmat. Maka dia telah kafir. Barang siapa yang mengetahui nimat dan mengetahui siapa yang memberi nikmat, mengakui dan tidak mengingkarinya, akan tetapi tidak tunduk kepadaNya atau ridho kepadaNya, dia tidak mensyukurinya. Barang siapa yang mengetahuinya dang mengetahui siapa yang memberi nikmat dan mengakui dan tunduk kepadaNya, mencintainya dan ridho kepadaNya. Dan menggunakannya dalam kecintaan dan ketaatan kepadaNya. Maka inilah yang disebut orang yang bersyukur. Maka, dalam syukur itu seharusnya ada pengetahuan dengan hati yang diikuti amal berdasarkan pengatahuan itu. Yaitu condong kepada Tuhan yang memberi nikmat, mencintaiNya dab tunduk kepadaNya[67].
D.    Penutup.
Segala puji hanya untuk Allah.
Referensi:
v  Shahih bukhari,muslim dan yang lain lainnya.
v  Tafsir qur'anul adhim
v  Tafsir as sa'di
v  Fathul madjid
v  Qoulu mufid.


[1] Qoulu mufid 1/145
[2] tafsir ibnu katsir 2/472-473
[3] tafsir qur'an adhim 2/473
[4] fathul majid 183
[5] Qoulu mufid 1/146-147.
[6] Nazar secara bahasa adalah :mewajibkan pada diri sendiri dan berjanji. Dan secara istilah adalah seorang mukalaf. Mewajibkan pada dirinya sendiri melakukan sesuatu untuk Allah pada sesuatu yang tidak wajib. Sebagian ulama' mengatakan "kita tidak membutuhkan adanya ikatan (dalam nazar ) perkataan sesuatu yang tidak wajib. Yaitu jika seseorang bernazar dengan sesuatu yang wajib maka nazarnya adalah sah dan sekaligus memenuhinya adalah wajib dari dua segi:
                1.sisi nadzarnya.
                2.dari sisi adanya perintah syar'i
adapun pada dasarnya sendiri nadzar adalah makruh. Bahkan para ulama' sendiri cenderung mengharamkan (qoulu mufid 1/147).

[7] H.R abu dawud dan disahihkan ibnu hajar 4/170 dan albani shahihu jami' 2548.
[8] Dinukil dari fathul majid 184-185.
[9] Syaikh muhammad hamid alfakki berkata berkenaan dengan perkataan ibnu taimiyah di atas," yaitu hari yang orang orang sekarang menyebutnya dengan hari kelahiran dan hari peringatan yang telah memenuhi berbagai negara dengan nama nama wali wali itu termasuk dari bagian macam ibadah mereka.(fathul mahjid 185). Syaikh abdul aziz bin abdullah bin baz mengomentari perkataan syaikh hamid almakki  yaitu " itu termasuk bagian ibadah mereka, "beliau berkata,"ini masih global, dan perlu diperinci,yaitu dikatakan: barang siapa yang mengadakan peringatan hari kelahiran untuk tujuan taqorub kepada pemiliknya, mengharap manfaat berkahnya. Atau untuk menolak bahaya dan lain sebagainya. Maka peringatan hari kelahiran (maulid) ini termasuk beribadah kepada pemiliknya. Jika saat itu ada doa, memohon pertolongan, bernadzar, menyembelih binatang atau melakukan ibadah yang lainnya. Maka jadilah peringatan itu syirik yang bertumpuk tumpuk. Ini yang dilakukan banyak orang,  yaitu orang orang yang mendirikan maulid nabi, husain,badawi atau yang lainnya. Adapun orang yang mengadakah maulid dengan tujuan taqorub pada Allah dengan mengira itu adalah ibadah yang di cintai Alla. Maka ini tidak termasuk ibadah kepada pemiliknya. Meskipun tidak terjadi syirik dalam peringatan maulid itu. Akan tetapi dia telah melakukan suatu bid'ah yang tidak disyariatkan oleh Allah dan rosulnya, dan para ulama' salaf soleh.n meskipun tujuannnya baik karena ibadah sifatnya taufiqie(wahyu/paket). Tidak boleh melakukannya kecuali dengan syareat Allah dan rosulnya. Dan akan menhgakibatkan musibah yang semakin besar yang akan mengakibatkan kesyirikan yang tidak  mampu dihitung kerugiannya kecuali Allah yang maha esa. Kami memohon kepada Allah supaya memberikan kepahaman pada agama kepada mereka,mengikuti assunah dan menginggalkan bid'ah. Sesungguhnya Allah maha mendenagar dan maha dekat (fathul majid 175) 
[10] riwayat ibnu majah kitab iqomatus sholah 1097 dari sahabat ibnu abbas. Dan disahihkan oleh albani dalam jami'nya 2254.
[11] Riwayat abu dawud2042. ahmad2/367
[12] qoulu mufid1/150
[13] ibnu taimiyah menyatakan bahwa tasyabuh dengan orang orang musyik dilarang. Walaupun tidak bermaksud tasyabuh. Sedangkan tasyabuh yang diiringi niatan maka hal itu lebih besar dosanya (1/152)
[14] al mu'jam wasit 912
[15] qoulu mufid ala kirabit tauhid 1/147
[16] adapun makruh menurut istilah syar'I adalah sesuatu yang jika dikerjakan tidak berdosa dan jika ditinggalkan mendapatkan pahala.
[17] Qoulu mufid 1/147. fatawa lajnah addaimah lilbuhus wal ifta' oleh syaikh ahmad bin abdur rozak no.9913, 1/187 bab aqidah.
[18] Bhukari 7/232. an nasa'I 7/16.
[19] Bhukari 7/233. abu dawud 3/593. attirmidzi 4/104. annasa'I 7/17. ibnu majah 1/687
[20] tafsir alqu'an adhim 3/364
[21] alqoulu mufid 1/155
[22] alqoulu mufid 1/148-149
[23] lihat cat ke-19.
[24]  lihat cat ke-19.

[25] H.R abu dawud. Disahihkan ibnu hajar dalam attahlis 4/170 dan albani dalam tahrijul misykat 3437 dan shahih jami'2548.
[26] Qs al maidah:89
[27] qoulu mufid 1/149-150
[28] ibid 1/153
[29] nadzar untuk selain Allah tidal boleh ditepati dan tidak ada kafaratnya dalam melanggarnya (qoulu mufid 1/153 dan fathul madjid 190)
[30] q.s 4:48/116
[31] qoulu mufid 11/147 dan fatwa lajnah daimah oleh syaikh amad bin abdurrozak. No:2251.3863.1/180.183
[32] tafsir qor'an adhim 1/397
[33] fathul madjid189
[34] fathul madjid 190
[35] al-bhukari kitab iman wannudzur(6650).muslimkitabul iman(1648)
[36] fathul madjid 192
[37] fathul madjid 192

[38]albhukari 7/233. abu dawud 3/593. attirmidzi 4/104/ annasa'I 7/17. ibnu majah 1/687
[39] termasuk dalam makna syirik adalah berziarah ke kuburan para sunan atau wali untuk memohon berkah atau untuk menunaikan nadzar kepadanya. Kita bisa menyaksikan kondisi kuburan kuburan di indonesia. Kuburan sunan kali jogo misalnya. Kuburan hampir tidak pernah sepi dari pengunjung. Bahkan pada hari hari khusus pengunjung bisa mencapai ribuan. Mereka memuliakan kuburan ini di luar ketentuan syar'i. para juhal menyangka bahwa sunan kali jogo yang telah meninggal dapat memenuhi kebutuhan mereka. Atau minimal dapat menjadi wasilah antara dia dan Allah, sungguh setan telah menghiasi amal amal syirik mereka seakan akan baik. Maka janganlah kaget mendengar jawaban ketika ditanya mengenai perbuatan mereka," dalilmu apa melarang kami? Ini adalah sunah turun temurun yang diajarkan oleh para kyai kami. Ilmu kamu tidak ada apa apanya dibanding dengan ilmu kyai kami". Kondisi mereka tidak berbeda dengan kondisi dengan orang orang kafir ketika datang kepada mereka rosul rosul dengan membawa keterangan, :"maka tatkala datang kepada mereka rosul rosul (yangdiutus kepada) mereka dengan membawa keterangan keterangan, mereka senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh adzab Allah yang selalu mereka perolok olokkan(Q.S 40:83). Semoga Allah segera melenyapkan kesyirikan di negeri ini dan yang lainnya. Amin.
[40] Almu'jamul wasit 635
[41] fathul madjid 195
[42] tafsir qur'anul adhim 1/23
[43] ibid
[44] rafsir qur’an adhim 2/340
[45] dinukil dari tafsir ibnu katsir 2/340
[46] al bukhari kitab al adab 6116
[47] jami'ul ulum wal hikam 190

[48]jamiul ulum wal hikam191
[49] ibid
[50] dikeluarkan oleh al mawarzi dalam kitab ta'dzimu qodri as sholah878 . hadits ini adalah mursal karena abu ala' adalah tabi'in yang wafat pada tahun108H    
[51] al bhukari 6115. muslim 2610 attirmidzi 2300
[52]bhukari 6114. muslim 2609
[53] Fusilat 34-36
[54] Annahl 89-100
[55] Tafsir alqur'an adhim 2/713
[56] Maksudnya: Aku limpahkan rahmat dan ampunan-Ku kepadamu
[57] riwayat muslim
[58] saba' :13
[59] azzumar 49-50
[60] tafsir qur'anul adhim IV/71.
[61]tafsir qur'anul adhim IV/71
[62]tafsir qur'anul adhimIV/126.lihat juga assa'di 752
[63] fathul madjid 527
[64] tafsir as sa'di 534-535
[65] fathul madjid 529
[66] qoulu mufid II/169
[67] fathul madjid 530

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: Larangan menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang untuk selain Allah
Larangan menyembelih binatang dengan niatan untuk Allah di tempat penyembelihan binatang untuk selain Allah
http://img2.blogblog.com/img/video_object.png
http://4.bp.blogspot.com/-0_yGjPgq9LE/Tx8IC2PbJgI/AAAAAAAAAWQ/ISHUjpWchEo/s72-c/dscf7336.jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/larangan-menyembelih-binatang-dengan.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/larangan-menyembelih-binatang-dengan.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy