iman kepada takdir baik dan buruk

  IMAN KEPADA TAKDIR BAIK DAN BURUK Beriman kepada takdir Allah swt baik manis dan paitnya merua...


 IMAN KEPADA TAKDIR BAIK DAN BURUK

Beriman kepada takdir Allah swt baik manis dan paitnya meruapkan salah satu dari enam rukun iman, seorang tidak dikatakan seorang mukmin jika dia tidak beriman pada salah satu rukun ini, begitu juga jika ia kafir pada salah satu dari rukun iman, itu berarti ia kafir pada semuanya.
عن أبي الدرداء عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : لا يدخل الجنة عاق ولا مدمن خمر ولا مكذب بقدر

“Tidak akan masuk Surga orang yang durhaka, peminum arak dan orang yang mendustakan takdir[1]
I. Definisi Takdir
a. Etimologi
Kata takdir (taqdir) terambil dan kata qaddara berasal  dari akar  kata qadara yang antara lain berarti mengukur, member kadar atau ukuran, sehingga jika Anda berkata, "Allah  telah menakdirkan   demikian,"  maka  itu  berarti,  "Allah  telah memberi kadar/ukuran/batas tertentu dalam diri, sifat,  atau kemampuan maksimal makhluk-Nya."Allah swt berfirman:
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”[2]  
b. Terminologi
Al-Qodar secara syara’ adalah ketentuan Allah swt untuk segala sesuatu yang ada di jagad raya ini sesuai dengan ilmu dan hikmah yang dikehendaki-Nya.
II. Macam-Macam Takdir
1. Takdir secara umum (azali), maksudnya takdir sebelum penciptaan langit dan bumi, sebagaimana firman-Nya:
أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاء وَالأَرْضِ إِنَّ ذَلِكَ فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu Amat mudah bagi Allah.” [3]



Rasulullah saw bersabda:
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ قَالَ وَعَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ
“Allah telah menentukan takdir bagi semua makhluk lima puluh tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi”[4]
2.         Takdir Umri, yaitu  ketika pembentukan nutfah di rahim ibu, maka ditetapkanlah segala sesuatu yang akan ia jalankan dalam kehidupannya, baik sebagai laki-laki atau perempuan, kemudian ditetapjan juga ajalnya, amalnya, rizkinya dan kesengsaraan atau kebahagiaannya, dan ini tidak ditambah dan tidak pula dikurangi.
Firman Allah swt:
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجاً وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
“dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah” [5]
Rasulullah saw bersabda:
ِإنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ فِي أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ إِلَيْهِ الْمَلَكَ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعٍ يَكْتُبُ رِزْقَهُ وَأَجَلَهُ وَعَمَلَهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ
“Sesungguhnya seorang manusia mulai diciptakan dalam perut ibunya setelah diproses selama empat puluh hari. Kemudian menjadi segumpal daging pada empat puluh hari berikutnya. Lalu menjadi segumpal daging pada empat puluh hari berikutnya. Setelah empat puluh hari berikutnya, Allah pun mengutus seorang malaikat untuk menghembuskan ruh ke dalam dirinya dan diperintahkan untuk menulis empat hal; rezekinya, ajalnya, amalnya, dan sengsara atau bahagianya”[6]
3.         Takdir Hauli (tahunan), yaitu takdir yang ditetapjan pada malam lailatul qodar, ditetapkanlah pada malam itu kejadian-kejadian yang akan terjadi pada tahun itu.
Firman Allah swt:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahidan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus rasul-rasul,” [7]
4.         Takdir Yaumi (harian)
Firman Allah swt:
يَسْأَلُهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ
“Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan” [8]
III.    Dalil-Dalil Ketetapan Takdir
a.         Dari Al-Qur’an
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” [9] 
فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَى أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ
“Maka bertemu- lah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan.” [10]
وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَراً مَقْدُوراً
“Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,” [11]
b.         Dari As-Sunnah
عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ شَيْءٍ بِقَدَرٍ حَتَّى الْعَجْزِ وَالْكَيْسِ أَوْ الْكَيْسِ وَالْعَجْزِ
“'Segala sesuatu itu sesuai takdirnya, hingga kelemahan dan kecerdasan (atau kecerdasan dan kelemahan)”[12]
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَقَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ رَبِيعَةَ فَلَمْ أُنْكِرْ قَالَ الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ أَوْ أَفْضَلُ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَكُلٌّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَلَا تَعْجِزْ فَإِنْ غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ صَنَعَ وَإِيَّاكَ وَاللَّوَّ فَإِنَّ اللَّوَّ يُفْتَحُ مِنْ الشَّيْطَانِ
Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih utama serta lebih dicintai oleh Allah 'azza wajalla dari pada mukmin yang lemah. Dan setiap masing-masing darinya terdapat kebaikan, bersungguh-sungguhlah terhadap apa saja yang memberikan manfaat kepadamu dan janganlah kamu lemah, apabila kamu tertimpa suatu masalah maka katakanlah; 'Allah telah mentaqdirkannya dan apa yang telah dikehendaki-Nya pasti terlaksana' dan janganlah kalian mengatakan; 'kalau seandainya', karena sesungguhnya ucapan 'kalau seandainya' membuka peluang bagi setan”[13]

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ :قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَأْتِي ابْنَ آدَمَ النَّذْرُ بِشَيْءٍ لَمْ يَكُنْ قُدِّرَ لَهُ وَلَكِنْ يُلْقِيهِ النَّذْرُ إِلَى الْقَدَرِ قَدْ قُدِّرَ لَهُ فَيَسْتَخْرِجُ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ فَيُؤْتِي عَلَيْهِ مَا لَمْ يَكُنْ يُؤْتِي عَلَيْهِ مِنْ قَبْلُ´
“Nadzar tidak akan menghantarkan anak adam kepada sesuatu yang tidak ditakdirkan baginya, namun nadzar menghantarkannya kepada takdir yang ditakdirkan baginya, Allah mengeluarkan nadzar dari orang bakhil, sehingga menghantarkannya kepada sesuatu yang belum ia dapatkan sebelumnya”[14]
c.         Perkataan Para Ulama’ Salaf
Adapun perkataan ulama’ salaf tentang takdir sangat banyak sekali, di antaranya:
1.         Perkataan Umar bin Khottob tatkala beliau ditusuk: “وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَراً مَقْدُوراً
2.         Ibu Abbas ra berkata: “kelemahan dan kecerdasan  termasuk takdir”
3.         Thaus berkata: aku mengetahui banyak dari sahabat Rasulullah saw mengatakan: “ segala sesuatu telah ditetapkan takdirnya”
IV.    Tingkatan  iman kepada Takdir
Ahlussunnah mengatakan: tidak sempurna iman seseorang kepada takdir kecuali dengan empat perkara, yang disebut maratib Qadar atau rukun-rukunnya, empat perkara ini merupakan pintu untuk memahami masalah qadar, iman kepada qadar tidak sempurna kecuali dengan meyakini semua rukun ini; karena adanya kesinambungan antara satu dengan yang lainnya; siapa yang meyakini semua rukun ini, maka sempurnalah imannya kepada takdir, akan tetapi jika ia mengingkari satu rukun saja , maka rusaklah keimanannya kepada takdir[15] :
1.         Al-Ilmu, Artinya mengimani dan meyakini bahwa Allah Ta’ala Maha Tahu atas segala sesuatu. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, secara umum maupun terperinci, baik itu termasuk perbuatanNya sendiri atau perbuatan makhlukNya. Tak ada sesuatupun yang tersembunyi bagiNya.

Firman-Nya:
وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” [16]
2.         Al-Kitabah, Artinya mengimani bahwa Allah Ta’ala telah menuliskan ketetapan segala sesuatu dalam Lauh Mahfuzh.
Firman Allah swt:
ألم تعلم أن الله يعلم ما في السماء والأرض إن ذلك في كتاب إن ذلك على الله يسير
“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu Amat mudah bagi Allah.” [17]
Kedua martabat ini diingkari oleh Ghulat Qodariyah yang dikepalai oleh Sisuyah al-Majusi dan Susan al-Nasrani dan murid keduanya Ma’bad bin Abdullah al-Juhani al-Bashari yang mati disalib pada tahun 80 H ketika Abdullah bin Marwan menjadi Khalifah.
3.         Masyi’ah, Artinya: bahwa segala sesuatu, yang terjadi atau tidak terjadi, di langit dan di bumi, adalah dengan kehendak Allah Ta’ala . hal ini dinyatakan jelas dalam Al-Qur’an Al –Karim. Dan Allah Ta’ala telah menetapkan bahwa apa yang diperbuatNya, serta apa yang diperbuat para hambaNya juga dengan kehendakNya.
Firman Allah swt:
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia.” [18]
4.         Al-Khalq (penciptaan), Artinya mengimani bahwa Allah swt pencipta segala sesuatu. Apa yang ada di langit dan di bumi penciptanya tiada lain kecuali Allah Ta’ala. Sampai “ kematian” lawan dari kehidupan itupun diciptakan .
Firman Allah swt:
اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
“Allah menciptakan segala sesuatu” [19]
V.     Golongan-Golongan Menyimpang
1.       Al-Qodariyah al-Majusiyah
Mereka adalah orang-orang yang mengingkari takdir Allah swt, akan tetapi menetapkan perintah dan larangan, mereka inilah yang menyerupai orang majusi, mereka dibagi menjadi dua kelompok:
Pertama: Al- Ghulat (melampaui batas), mereka ini adalah orang-orang terdahulu yang mengingkari dua rukun, yaitu ilmu dan kitabah, mereka mengatakan bahwa Allah swt tidak mengetahui sesuatu kecuali setelah terjadi, seperti Sisuyah dan ma’bad al-Juhani, mereka adalah orang kafir.
Kedua: muqtashidun, mereka ini adalah orang-orang yang datang belakangan, mereka mengingkari dua rukun, yaitu al-khalq dan masyi’ah, mereka adalah mu’tazilah dan syi’ah modern yang sepakat dengan mereka.
2.      Qodariyah musyrikiyah = al-Jabariyah
Mereka ekstrim dalam menetapkan qadar dan menolak adanya kehendak dan kemampuan makhluk. Mereka berpendapat bahwa manusia sama sekali tidak mempunyai kemampuan dan keinginan, dia hanya disetir dan tidak mempunyai pilihan, laksana pohon yang tertiup angin. Mereka tidak membedakan antara perbuatan manusia yang terjadi dengan kemauannya dan perbuatan yang terjadi tanpa kemauannya, mereka lebih kufur dari Yahudi dan Nasrani, mereka termasuk orang musyrik yang mengatakan:
لَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكْنَا وَلَا آبَاؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ شَيْءٍ
“orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: "Jika Allah menghendaki, niscaya Kami dan bapak-bapak Kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) Kami mengharamkan barang sesuatu apapun.” [20]
3.      Al-Qodariyah al-Iblisiyah
Mereka menetapkan takdir, juga menetapkan perintah dan larangan, akan tetapi mereka menyandarkan semua ini kepada Allah swt, sebagaimana apa yang dikatakan oleh pemimpin mereka, yaitu Iblis:
فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
“Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus” [21]
4.      Madzhab Yang Buruk, Pengikut Setan
Mereka sering beralasan dengan takdir atas apa yang terjadi pada diri mereka, dan tidak melihat faktor-faktor yang lain seperti dosa yang mereka lakukan dan yang lainnya. Jika mereka melakukan ketaatan, maka dinisbatkan kepada diri mereka, oleh karena itu mereka dalam hal ketaatan termasuk Qodariyah Majusiyah, dan jika mereka melakukan kemaksiatan, maka mereka sandarkan kepada takdir, dalam hal kemaksiatan mereka termasuk Musyrikun Jabariyun.

IV.    Kaidah-Kaidah Pokok Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam bab Qadha’ dan Qadar
1.         Segala kenikmatan dari Allah swt merupakan keutamaan, dan kemurkaan dari-Nya adalah keadilan.
2.         Segala ketaatan yang dikerjakan oleh hamba merupakan taufik dari Allah swt, adapun kemaksiatan yang dikerjakan seorang hamba merupakan bentuk dari Allah swt menelantarkannya.
3.         - Sikap seorang mukmin terhadap apa yang ditakdirkan kepadanya, ada dua kondisi:
a.         Sebelum terjadi: dengan meminta pertolongan kepada Allah swt, tawakal serta berdoa’.
b.         Setelah terjadi: memuji Allah swt jika dalam ketaatan, sabar dan ridha jika tertimpa musibah, meminta ampunan kepada-Nya jika melakukan kemaksiatan dan meninggalkna ketaatan.
-           Sikap seorang mukmin terhadap apa yang diperintahkan kepadanya, ada dua kondisi:
a.         Sebelum terjadi: menanamkan azam yang kuat untuk melaksanakannya serta meminta pertolongan kepada Allah swt dan sabar dalam menjaga keikhlasan.
b.         Setelah terjadi: meminta ampunan dari kelalaian, bersykur kepada Allah atas nikmat yang dilimpahkan kepadanya berupa kebaikan dan sabar dalam menjaga amalan dari sum’ah dan riya’.
4.         Allah swt memberikan kebebasan kepada hamba untuk memilih apa yang akan ia kerjakan, dan tidak dipaksa dalam tindakannya.
5.         Perbuatan hamba merupakan makhluk, firman-Nya:
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ
“Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu” [22]
VII.  Buah Dari Iman Kepada Takdir
1.         Bersandar kepada Allah disaat melakukan usaha, tidak bersandar pada hukum sebab akibat semata karena segala sesuatu yang terjadi atas takdir dan kehendak Allah.
2.         Seseorang menjadi tidak bangga diri di saat mendapatkan keinginannya karena seluruhnya pemberian dan karunia Allah. Sebab bangga diri akan membuat seseorang lalai untuk mensyukuri nikmat Allah.
3.         Merasa tenang dan tentram jiwanya dalam menghadapi segala yang terjadi pada dirinya dan tidak merasa gundah dan gelisah di saat ditimpa musibah atau kehilangan sesuatu yang dicintainya. Karena hal itu terjadi atas kehendak dan takdir Allah yang menguasai langit dan bumi, semua yang Dia kehendaki pasti terjadi.[23]
Firman Allah swt:
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آَتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. dan Allah tidak menyukai Setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri” [24]



[1] Ahmad bin Hanbal, Musnad Ahmad, juz: 6, hal: 441, no: 26212
[2] Q.S al-Qomar: 49
[3] Q.S al-Haj: 70
[4] Imam Muslim Shahih Muslim, juz:13, hal: 117, no: 4797
[5] Q.S Fathir: 11
[6] Shahih Muslim, juz:13, hal: 100, no: 4781
[7] Q.S Al-Dukhon: 3-5
[8] Q.S al-Rahman: 29
[9] Q.S al-Qomar: 49
[10] Q.S al-Qomar: 12
[11] Q.S al-Ahzab: 38
[12] Shahih Muslim, juz:13, hal: 121, no: 4781
[13] Musnad Ahmad, juz: 18, hal: 15, no: 8473
[14] Imam Bukhari, Shahih Bukhari, juz: 20, hal: 395, no: 6200
[15] Al-iman, Haqiqatuhu, Khawarimuhu, Nawaqidhuhu inda  Ahlissunnah wa al- Jamaah juz: 1 hal:75
[16] Q.S al-Baqoroh: 282
[17] Q.S al-Haj: 70
[18] Q.S Yasin: 82
[19] Q.S al-Zumar: 62
[20] Q.S al-An’am: 148
[21] Q.S al-A’raf: 16
[22] Q.S al-Shaffat: 96
[23] Muhammad bin Utsaimin, Aqidah Ahlu al-Sunnah Wa al-Jama’ah, hal: 28
[24] Q.S al-Hadid: 22-23

COMMENTS

Iklan Konten$show=post

loading...

Artikel Terbaru$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$show=post$cate=2$count=9$pagination=5

Nama

'Umdatul Ahkam 25 november 4 nove 4 november aa gym aadc2 Abdul Chair Ramadhan abu bakar ashidiq aceh Adab ade armando ade komaruddin adik ahok administrasi adsense advertorial afrika aher ahmad baidhowi ahmad dhani ahmad zainuddin ahok ahok djarot ahok illuminati ahokers akhlak akmal sjafril aksi bela islam iii Al Hikmah al quran palsu al umm al washiliyah al-quran Alex Naddour alfian tanjung ali bin abi thalib ali jaber aliansi pemuda makassar aliran sesat allepo alwi shihab am fatwa amerika amien rais amir faishol fath amir hamzah an najah anis baswedan anis dan sandiaga anton medan anton tabah antv april Aqidah aqidah syiah arab saudi archandra ariana grande arief rahman arifin ilham arik banyadhu artikel ilmiah Artikel Ramadhan atmiwiloto australlia bab thoharoh bachtiar nasir backmasking badai pasir arab saudi balaraja band bandung bangka belitung bangkalan bangladesh banjar banjarmasjin bank banten banyuwangi barcelona bareskrim bashar asad bawaslu bbc beasiswa beasiswa iain antasari beasiswa kuwait beasiswa tahfidz beasiswa turki bedah buku syiah bekal dakwah bekam bekasi berita bid'ah bima arya bin bina qalam biografi bireun Bisnis Online bitung blog tutorial bmh bmh jatim bmh lumajang bnn bnpt bogor bom saudi bpi bpjs brebes britney spears brunei buddha budha bukit duri buku buku gratis Buletin bungkul buni yani burhan shodiq bus pendemo buya hamka buya yahya cadar cakung cangkul car free day cba Ceramah charlie hebdo china cholil nafis cholil ridwan cilacap cina colil ridhwan cut nyak din dahnil anzar darul hijrah dasrul Data Kesesatan Syi'ah dauroh ddi debat bahasa arab internasional mesir dede demo tolak ahok demonstrasi densus 88 depok detik didin hafidhuddin dimas kanjeng din syamsuddin dina y sulaeman djarot do'a donald frans donald trump Download dprd dr miftah el banjari dr tiar dr zakir naik Dr. Adian Husaini Dr. Ahmad Zain An-Najah dr. aidh al qarni dr. warsito dream dzan farid dzulhijjah emilia renita erdogan Esra Panese event facebook fadel muhammad fadl zon fahira idris fahri hamzah fakta fans celtic farid okbah fatih seferagic Featured felix siauw ferdinand hutahean ferihana filipina film Fiqih fiqih dakwah fiqih haji fiqih ihram fiqih jenazah fiqih jihad fiqih jual beli fiqih madzhab imam syaf'i fiqih nikah fiqih puasa fiqih qurban firanda andirja florida foto Foto-Foto kesesatan Syi'ah fpi freddy budiman gafatar gajah gallery gambar game online game pes garut gatot nurmantyo gaza gerhana matahari gerindra Gilbert Lumoindong globaltv golkar gontor google gp anshor gresik gubernur ntb guru gus manan gus sholah habib rizieq hacker Hadits hadyu hafidz quran haiti halal.ad ham hamdan zoelva hari pancasila Harits Abu Ulya hartoyo harvard hary tanoesoedibjo headline hidayat nur wahid hidayatullah hikmah hmi hollywood hukum seputar ta'ziyah husain syahid husni thamrin hut ri 71 ibadah ibnu khaldun ibu saeni ical idc ihw ikhsan modjo iklan ilc 8 november illuminati Ilmu Faroidh ilyas karim imam masjid al aqsa imamah imunisasi india indonesia indramayu inews info kajian inggris insan mokoginta inspiratif intermezo internasional ipb ipw irak iran irena handono irlandia Islamophobia islandia israel istanbul istiqlal istri ahok istri gus dur jabar jack ma jakarta jakut jamaah tabligh janet jackson jas jatim jawa barat jawa timur Jayawijaya Jeffry Winters jember jepang jerman jihad jihad internasional jil jilbab jk jokowi jokowi dan ahok jonru jpnn Kabar Muslim Burma 2012 kalbar kalimantan kammi kampung rambutan kanada Kapolda kapolri kapry nanda karawang kashmir kasih keluarga Kemendag kenan nabil kereta cepat kesehatan KH Ali Mustafa Ya'qub KH Hasyim Muzadi kh. abdur rasyid khairul anwar Khutbah jum'at Kiamat king abdul aziz king saudi university kiriman pembaca kisah kisah hikmah kisah para nabi kivlan zen kiwil knrp koko kolombia komnas ham komnas perempuan kompas kompastv komunis koneksi kopi jessica korea utara kotamabagu kpai kpk kpu kristen kristenisasi kristologi ktp kuba kuburan kuliner kurma iran kutab al fatih kyai nur labuhbatu Lain-lain lalu heru rojak lampung Laurence Rossignol lbh paham lenteng agung lgbt liberal Liberalisme Lieus sungkharisma lipia lira lomba lomba tahfidz lombok london luar batang lucky hakim Lucu luhut lukman hakim luthfi bashori ma'ruf amin mabuk madina madrasah madura magelang mahfud md Makalah Menarik Makalah Thoharoh makassar make money blog malang malaysia maluku manado mark zuckberg maroko marwah daud marzukie alie masjid nabawi mataram medan media mainstream megawati menag menakjubkan mendagri mengerikan menhan merdeka mesir metrotv minahasa miras mizanul muslim mnctv mpr ms kaban muallaf muda mudi mudik 2016 muhammad ali muhammad taufik muhammadiyah muharram muhasabah mui mukidi mukjizat mulyono munarman musa musik muslim uyghur muslimah Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin Mustholahul Hadits Mustolahat Fil fiqh myanmar nabil narkoba nasi uduk babi nasyiatul aisyiyah natal new york nigeria niken taradina ntb nu nur tajib nusairiyah nusantara nushairiyah nushron wahid oemar mita oezil olahraga omran opini ozil padang Paham Sesat pajak pakistan palestina palu pamekasan pan Panduan Ibadah Qurban pangeran harry pangi syarwi chaniago papua paris pasar ikan patani pbnu pdip pekerja asing Pemerintah Indonesia pendeta cabul pendeta vatikan pendidikan penemu muslim pengungsi suriah penjaringan penyerangan polisi tangerang perda islam pers persis pesantren petisi pilkada dki jakarta pki pks Pluralisme pokemon polisi politik ponorogo pontianak poso pp muhammadiyah ppp prabowo prancis probolinggo Prof DR Abdul Hadi profil proxy war psq puisi punk purbalingga purworejo pushami pwnu qishash quraish shihab rachmawati rawajati rcti reklamasi retorika dakwah revenuehits Rezim Penguasa riau ridwan kamil rifkoh abriani rio haryanto risma Riyadh Badr Bajrey rizal ramli robithoh alam islami rohingya rokok ronaldo rudal jokowi ruhut rumah tangga rusia Sahabat sahabat nabi said aqil sains salafy indonesia salib mampang salibis salim a. fillah samarinda sambudi sampang sandiago uno santoso santri sayidiman suryohadiprojo sby sd cilegon Sejarah sekjen pbb sekte dan aliran Sekularisme selandia sepak bola Shahnaz Laghari shalawat badar shalawat nabi shared2earn sidoarjo simposium anti pki siroh siyono skotlandia Slank sma soekarno solo spanyol spbu sragen stand up comedy stevanus stiba makassar subang sudan sukabumi sukmawati sulawesi sulteng sumbar sumedang sumsel sumut surabaya suriah surya prabowo susanto swedia syafii maarif syaikh sudais Syarh 'Umdatul Ahkam Syarh Matan Thawiyah syariat islam syarifah salsabila Syiah syiah mencela nabi muhammad syiah mencela sahabat syiah menghina muawiyah syiah mengkafirkan aisyah syiah mengkafirkan asyariyah syiah mengkafirkan sahabat syiah suriah syiah takfiri syirik syubhat pengagung kubur Syubhat Sejarah Rosululloh SAW Tabi'in Tabi'ut Tabi'in Tafsir tafsir al maidah tahukah? takbir keliling tangerang tanjungbalai tawasul Tax Amnesty Tazkiyyatunnafs tebet tebingtinggi teknologi tema ceramah tema dakwah teman ahok tempelate blog tempo tengger Tengku Erry Nuradi terbaru tere liye Terjemahan kitab Musthalahaat al-fuqaha’ wal ushuliyin terompet dari sampul al quran teroris teroris separatis terorisme terorisme medan teuku nasrullah teungku zulkarnain thailand thibun nabawi timor leste tionghoa tiongkok Tips tki tni tni au keroyok jamaah masjid trans7 Tsaqofah tuban tulisan turki tutorial tvone tvri uea ui uighur uika bogor uim uin ulil ullcok Ulumul Quran umroh gratis unas unesco Unik universitas islam madinah universitas paramadina unj Ushulul Fiqh ust. budi ashari ust. zaitun rasmin ust. zulkifli vaksin palsu valentine day van dame video vietnam wacana wahdah islamiyah walisongo wasilah wawasan wtc yahudi yaman yogya yogyakarta yordania yusril yusuf al qardawi yusuf mansur yuyuk andriati zaid royani zakat zulkifli hasan
false
ltr
item
Jurnalmuslim.com: iman kepada takdir baik dan buruk
iman kepada takdir baik dan buruk
http://2.bp.blogspot.com/-OcStyaLdjSw/Tx8NVNIkuEI/AAAAAAAAAXQ/7X4v2phLsmc/s200/IMAN+KEPADA+TAKDIR+BAIK+DAN+BURUK..jpg
http://2.bp.blogspot.com/-OcStyaLdjSw/Tx8NVNIkuEI/AAAAAAAAAXQ/7X4v2phLsmc/s72-c/IMAN+KEPADA+TAKDIR+BAIK+DAN+BURUK..jpg
Jurnalmuslim.com
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/iman-kepada-takdir-baik-dan-buruk.html
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/
http://www.jurnalmuslim.com/2012/01/iman-kepada-takdir-baik-dan-buruk.html
true
3812561232547159440
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy